PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Faktor apa saja yang menghambat dan mendukung penerapan nilai akhlakul karimah siswa di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng. Bagaimana bentuk implementasi tanggung jawab penanaman nilai moral pada siswa oleh guru agama di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng.
Tujuan Penelitian
Kegunaan Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan Teori
20 Sumayya, 'Implementasi Nilai-Nilai Akhlakul Karimah melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Siswa di Sma Negeri 2 Pangkajene Kabupaten Pangkep', Ilmu Implementasi. Ada beberapa nilai akhlakul karimah sebagai perilaku dan sikap yang diharapkan dari peserta didik. Uraian tersebut mengenai pelaksanaan tanggung jawab penanaman nilai moral pada siswa oleh guru agama Islam yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng.
Metode ini digunakan untuk mengetahui bagaimana implementasi tanggung jawab guru agama dalam penerapan nilai-nilai akhlakul karimah pada siswa di SMP Negri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng. Sebelum membahas secara mendalam mengenai hasil penelitian, terlebih dahulu proses pelaksanaannya berkaitan dengan “Penerapan tanggung jawab penanaman nilai-nilai Akhlakul Karimah pada siswa oleh guru agama Islam (Studi di SMP Negeri 1 Kabupaten Lilirilau. Maka peneliti melakukan wawancara dengan Guru dan siswa Pendidikan Agama Islam SMP Negeri 1 Lilirilau Kab.
Implementasi tanggung jawab guru agama Islam untuk menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah pada diri siswa dilaksanakan di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng, dalam hal ini dapat dilihat pada intra dan ekstra- kegiatan kurikuler para siswa. Berikut wawancara yang dilakukan peneliti terhadap guru agama Islam terhadap kondisi objektif akhlak siswa di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng. Sedangkan pelaksanaan penanaman nilai moral demokrasi dilakukan oleh guru agama Islam dengan mengajar PAI di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng yaitu dalam pembelajaran di kelas guru agama memperhatikan pendapat siswa.
Dalam mengimplementasikan nilai-nilai akhlakul karimah pada peserta didik, metode yang efektif digunakan adalah metode keteladanan. Dalam mengimplementasikan nilai-nilai akhlakul karimah di kalangan siswa SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng tidak lepas dari adanya kerjasama yang baik antara guru pendidikan agama Islam dengan orang tua siswa. Misalnya saja amalan ibadah seperti salat dan amalan keagamaan lainnya yang dapat membantu penanaman nilai-nilai moral pada diri siswa.
Implementasi nilai-nilai Akhlakul Karimah melalui pembelajaran pendidikan agama Islam pada siswa di SMA Negeri 2 Pangkajene Kabupaten Pangkep. Judul Penelitian: Implementasi Tanggung Jawab Penanaman Nilai Moral dan Karimah Pada Siswa Oleh Guru Agama (Studi Pada SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng). Apa saja faktor yang mendukung pelaksanaan tanggung jawab pembentukan nilai moral siswa SMPN 1 Liliriau.
Kerangka Konseptual
Kerangka Pikir
METODE PENELITIAN
Lokasi dan Waktu Penelitian
Kegiatan penelitian ini berlangsung dalam kurun waktu satu bulan sehingga peneliti dapat memperoleh data-data yang dibutuhkan.
Fokus Penelitian
Jenis dan Sumber Data
Sedangkan untuk teknik pengambilan sampel sumber data, peneliti memilih orang-orang tertentu yang dianggap mampu memberikan data yang diperlukan, kemudian berdasarkan data atau informasi dari sampel sebelumnya, peneliti dapat menentukan sampel lain yang dianggap mampu. memberikan data yang lebih lengkap yang diberikan.39. Data sekunder adalah data yang diperoleh peneliti secara tidak langsung melalui media perantara, dengan kata lain data sekunder adalah data yang sudah ada.
Teknik Pengumpulan dan Pengolahan Data
Dalam penanaman nilai-nilai akhlakul kharimah kepada siswa, guru menggunakan beberapa cara agar siswa mempunyai kepribadian yang lebih baik. Dari hasil wawancara dan pernyataan diatas dapat disimpulkan bahwa dalam penerapan nilai toleransi dalam menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah oleh guru pendidikan agama Islam berarti guru mempunyai tanggung jawab terhadap anaknya. siswa untuk mengajarkan rasa hormat dan hormat kepada guru dan teman sekelas tanpa membedakan kebangsaan dan ras, golongan, status sosial dan ekonomi. Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa nilai-nilai demokrasi yang ditanamkan guru agama melalui pembelajaran di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng yaitu guru memberikan ruang berdialog kepada siswa untuk bertanya atau memberikan saran agar kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan baik. berlangsung dengan baik. .. faktor pendukung dan penghambat penerapan nilai akhlakul karimah siswa di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng.
Apabila ada siswa yang mempunyai permasalahan yang berkaitan dengan akhlak siswa, maka guru bimbingan dan konseling atau guru Pendidikan Agama Islam akan berkonsultasi dengan orang tua siswa agar tercipta kerjasama yang baik antara pihak sekolah dan orang tua siswa. Salah satu faktor penghambat penerapan nilai-nilai akhlakul karimah adalah waktu yang disediakan untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng. di Kelas. Pendidikan agama Islam sendiri tidak hanya memuat teori saja, namun yang lebih penting adalah bagaimana mendemonstrasikan materi tersebut kepada peserta didik.
Dari hasil wawancara dan observasi serta penjelasan yang diberikan di atas dapat disimpulkan bahwa faktor penghambat penerapan nilai-nilai akhlakul karimah pada siswa adalah pembelajaran Pendidikan Agama Islam masih terbatas dan tidak semua guru atau sekolah. dapat memberikan teladan bagi siswa. . Untuk mengimplementasikan nilai-nilai akhlakul karimah di SMP Negeri 1 Lilirilau, maka peran kegiatan yang dilakukan oleh guru agama Islam dalam mengimplementasikan nilai-nilai akhlakul karimah pada siswa harus terprogram dengan baik dan dilakukan secara maksimal. Melaksanakan Sholat Dhuha sudah menjadi kebiasaan di SMP Negeri 1 Lilirilau Sebelum memulai kegiatan proses pembelajaran di kelas, siswa melaksanakan Sholat Dhuha sekitar pukul 07.00.
Membaca doa sebelum dan sesudah kelas merupakan amalan yang juga wajib dilakukan oleh siswa SMP Negeri 1 Lilirilau. Seluruh warga SMP Negeri 1 Lilirilau mulai dari guru, pegawai hingga siswa wajib mengikuti sholat magrib berjamaah kecuali jika siswa berhalangan hadir. Dari hasil wawancara peneliti dan pernyataan-pernyataan yang diberikan, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan penanaman nilai-nilai moral pada siswa dianjurkan tidak hanya untuk diterapkan di lingkungan sekolah saja, namun juga bagi siswa.
Keadaan obyektif akhlak peserta didik yang menjadi tanggung jawab penanaman nilai akhlak oleh guru pendidikan agama islam di SMP Negeri 1 Lilirilau dilaksanakan pada nilai akhlak itu sendiri, berkenaan dengan nilai akhlak yang ditanamkan oleh guru pendidikan agama islam , diantara yang lain. : nilai agama, nilai jujur dan nilai toleransi atau tasamuh. Bentuk pelaksanaan tanggung jawab penanaman nilai-nilai akhlak pada diri siswa oleh guru agama Islam di SMP Negeri 1 Lilirilau yaitu penerapan akhlak kepada Allah meliputi: melaksanakan shalat dhuha secara berjamaah di musala sekolah, melaksanakan shalat dhuhur di musala sekolah, melaksanakan shalat dhuhur di musala sekolah, berjamaah, melaksanakan KULTUM setelah selesai shalat dhuhur, melaksanakan peringatan hari-hari besar Islam seperti Maulid Nabi, Isra Mi'raj, dll. Faktor pendukung dan penghambat penerapan nilai-nilai akhlakul karimah di SMP Negeri 1 Lilirilau adalah faktor pendukung yaitu keteladanan kepala sekolah dan guru khususnya guru pendidikan agama Islam, ketersediaan sarana dan prasarana, serta kerjasama antar pihak. guru dan orang tua siswa.
Kepada pihak sekolah atau para guru khususnya guru Pendidikan Agama Islam SMP Negeri 1 Lilirilau Kabupaten Soppeng agar lebih meningkatkan teladan-teladan yang patut diteladani dan ditiru oleh para siswa dalam hal tanggung jawabnya untuk menanamkan nilai-nilai moral dalam diri siswa. siswa. Apakah ada kebijakan sekolah tentang pelaksanaan penanaman nilai moral pada siswa oleh guru PAI di SMPN 1 Lilirilau, jika iya dalam bentuk apa? Program apa saja yang ditetapkan sekolah untuk membantu guru PAI melaksanakan tanggung jawabnya dalam menanamkan nilai-nilai Akhlakul Karimah kepada siswa di SMPN 1 Lilirilau?
Upaya apa yang dilakukan guru PAI untuk mengatasi segala kendala dalam penerapan nilai-nilai moral siswa di SMPN 1 Lilirilau.