• Tidak ada hasil yang ditemukan

Norma normadalamMasyarakat

N/A
N/A
Karina Eka Pratiwi AR

Academic year: 2024

Membagikan "Norma normadalamMasyarakat"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

See discussions, stats, and author profiles for this publication at: https://www.researchgate.net/publication/330278888

Norma-norma Dalam Masyarakat

Article · January 2019

CITATION

1

READS

41,042

6 authors, including:

Priska Mutiara Audina Jakarta State University 1PUBLICATION   1CITATION   

SEE PROFILE

All content following this page was uploaded by Priska Mutiara Audina on 10 January 2019.

The user has requested enhancement of the downloaded file.

(2)

Norma-norma Dalam Masyarakat.

Priska Mutiara Audina

Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas : B2017

[email protected] Dosen : Prof.Dr.Nadiroh, M.Pd

Mata Kuliah: Perencanaan Pembelajaran PPKn

Universitas Negeri Jakarta

Jalan. Rawamangun Muka Nomor 1 Jakarta Timur,DKI Jakarta, Indonesia

Manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan terlahir sebagai makhluk individu. Seiring perkembangannya, kodrat manusia pun bergeser menjadi makhluk sosial. Mengapa demikian?

Karena sejak lahir hingga meninggal dunia manusia senantiasa membutuhkan pertolongan dan bantuan orang lain. Mereka selalu ingin hidup bermasyarakat, bergaul dan berinteraksi satu dengan yang lainnya. Demikianlah kodrat manusia disamping sebagai makhluk individu manusia juga berperan sebagai makhluk sosial.1

Dalam kehidupan sehari-hari manusia memiliki sifat, watak, selera, keinginan, dan kepentingan sendiri-sendiri. Keinginan dan kepentingan manusia tersebut, satu dengan yang lainnya tidak selalu sama atau seirama. Ketika keinginandan kepentingan berbeda atau malah bertentangan maka akan menimbulkan gangguan hubungan diantara mereka. Jika hal ini dibiarkan dalam waktu lama, akan menggangu ketentraman dan keamanan masyarakat. Oleh sebab itu, dalam masyarakat diperlukan norma, kaidah, atau peraturan hidup.

1Agus Dwiyono dkk, Pendidikan Kewarganegaraan, (Jakarta, Desember 2107). Cet 1.

(3)

Keberadaan peraturan hidup sangat diperlukan untuk memberi petunjuk kepada manusia.

Bagaimana ia harus bersikap dan bertingkah laku dalam masyarakat, agar tercipta kehidupan bersama yang tertib, tentram, aman, dan harmonis. Peraturan hidup yang bersifat mengatur dan memaksa demi terjaminnya tata tertib dalam masyarakat inilah yang sering disebut peraturan hukum atau kaidah hukum. Dengan adanya peraturan hukum tersebut, di harapkan setiap anggota masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan aman, tenteram, dan damai. Dengan demikian, setiap ancaman dan gangguan dapat dihindari.2

Kaidah atau norma berisi perintah dan larangan. Perintah merupakan keharusan bagi seseorang untuk berbuat sesuatu karena akan mendatangkan kebaikan. Sebaliknya, larangan merupakan keharusan bagi seseorang untuk tidak berbuat sesuatu karena akan menimbulkan hal yang tidak baik. Berkaitan dengan hal itu, sistem norma yang berlaku bagi manusia sekurang- kurangnya terbagi menjadi empat (4) jenis. Keempat Norma tersebut yaitu norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan dan norma hukum. Artinya, saling bertautan dan saling melengkapi antara yang satu dengan yang lainnya.3

A. Norma agama

Norma agama merupakan peraturan hidup yang diterima sebagai perintah- perintah, larangan-larangan, dan ajaran-ajaran yang berasal dari Tuhan.

B. Norma kesusilaan

Norma kesusilaan merupakan peraturan hidup yang dianggap sebagai suara hati sanubari manusia..

Contoh: berlaku jujur dan berbuat baik terhadap sesama manusia.

Norma kesusilaan dapat diajarkan dan dibiasakan mulai dari lingkungan keluarga.

Keluarga merupakan unit terkecil dalam suatu sistem masyarakat. Seiring dengan berjalannya waktu serta perkembangan jaman, keluarga selalu mengalami perubahan-

2 Agus Dwiyono dkk, Pendidikan Kewarganegaraan, (Jakarta, Desember 2107). Cet 1.

3 Agus Dwiyono dkk, Pendidikan Kewarganegaraan, (Jakarta, Desember 2107). Cet 1.

(4)

perubahan baik struktur maupun bentuk. Tetapi, pada hakikatnya subtansi keluarga tidak akan pernah hilang.Pelanggaran norma ini mengakibatkan rasa bersalah dan penyesalan mendalam bagi sipelanggar. (Uswatun & Nadiroh, 2017)

C. Norma kesopanan

Norma kesopanan merupakan suatu peraturan hidup yang timbul dari pergaulan segolongan manusia. Peraturan-peraturan itu diikuti dan ditaati sebagai pedoman yang mengatur tingkah laku manusia disekitarnya.

Contoh: yang muda harus menghormati orang yang lebih tua, tidak meludah dilantai atau sembarang tempat, mempersilakan tempat duduk kepada wanita didalam kereta api atau bus-bus, terutama wanita yang tua, wanita hamil,ataupun wanita yang membawa bayi maupun anak kecil

D. Norma hukum

Norma hukum merupakan peraturan hidup yang dibuat oleh penguasa negara.bersifat memaksa dan mempunyai sanksi-sanksi yang tegas.

Contoh: merampas nyawa orang lain maupun tiap perbuatan yang melanggar hukum akan dikenakan sanksi pidana sesuai didalam pasal-pasal yang berlaku.

(5)

Daftar pustaka

Uswatun, H. D., & Nadiroh. (2017). Pengaruh Diferensiasi Peran dan Tingkat Pendidikan Terhadap Inkeinginan Ibu Mengatasi Masalah Lingkungan Keluarga. Volume XVIII Nomor 2 eptember 2017 ISSN 1411-1829, 01-26.

Agus Dwiyono dkk, Pendidikan Kewarganegaraan, (Jakarta, Desember 2107). Cet 1.

View publication stats

Referensi

Dokumen terkait

Norma hukum, yaitu ketentuan yang dibuat oleh pejabat yang berwenang yang mempunyai sifat memaksa untuk melindungi kepentingan manusia dalam pergaulan hidup di

Selain hukum yang tertulis, terdapat pula kaidah hukum yang tidak tertulis, yang disebut dengan hukum kebiasaan.Menurut pendapat A. Ridwan Halim kebiasaan adalah tata cara

“Hukum merupakan himpunan petunjuk hidup yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat dan seharusnya ditaati oleh anggota masyarakat yang bersangkutan, oleh

Utrecht Hukum adalah himpunan petunjuk hidup (perintah atau larangan) yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat yang seharusnya ditaati oleh

Hukum adalah himpunan petunjuk hidup (perintah atau larangan) yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat yang seharusnya ditaati oleh anggota masyarakat dan

Hukum adalah himpunan peraturan-peraturan hidup yang bersifat memaksa, berisikan suatu perintah larangan atau izin untuk berbuat atau tidak berbuat sesuatu atau dengan maksud

Dari penjelasan diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa hukum merupakan peraturan yang mengatur tentang tingkah laku manusia yang di buat oleh badan berwenang dan bersifat

Utrecht mengatakan hukum merupakan kumpulan peraturan (berupa perintah dan larangan) yang mengatur tata tertib dalam masyarakat dan harus ditaati oleh anggota