• Tidak ada hasil yang ditemukan

Norma teknis dan permainan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "Norma teknis dan permainan"

Copied!
101
0
0

Teks penuh

Tesis penulis bertujuan untuk memenuhi syarat menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Makassar. Permasalahan dalam penelitian ini adalah dalam kegiatan perdagangan peristiwa yang perlu diperhatikan, perilaku atau cara kerjanya khususnya berdagang dengan islami.

Tabel 2.1    Penelitian Terdahulu                 30  Tabel 3.1    Daftar Informan                    41  Tabel 4.1  Jumlah Pedagang di Pasar Wonomulyo         45
Tabel 2.1 Penelitian Terdahulu 30 Tabel 3.1 Daftar Informan 41 Tabel 4.1 Jumlah Pedagang di Pasar Wonomulyo 45

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Manfaat Penulisan

  • Pengertian Etika
  • Pengertian Pedagang
  • Pengertian Pasar
  • Pengertian Etika Bisnis
  • Etika Bisnis Dalam Islam

Etika bisnis dapat kita rumuskan berdasarkan moralitas dan nilai-nilai yang kita yakini ada. Penerapan prinsip etika bisnis dalam menjalankan aktivitas bisnis dapat membawa manfaat yang sangat besar bagi perusahaan. Etika bisnis dalam Islam merupakan sejumlah etika bisnis (akhlak Islam) yang dibalut dengan nilai-nilai syariah yang mengutamakan halal dan haram.

Tinjauan Empiris

Ketiga, penelitian yang dilakukan oleh Fauzan dan Ida Nuryana (2014) dengan judul Pengaruh Penerapan Etika Bisnis Terhadap Kepuasan Pelanggan Pada Warung Bebek H.Slamet Kota Malang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan etika bisnis dihasilkan dengan sikap adil, jujur ​​dan amanah pada Warung Bebek H. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa konsep etika bisnis Islam pada Warung Steack baik terhadap konsep Siddiq. yaitu menjamin bahan yang baik dan halal serta kejujuran dalam bertransaksi.

Bedanya penelitian ini adalah penelitian ini menganalisis manajemen bisnis, sedangkan penelitian yang akan dilakukan peneliti adalah penerapan etika bisnis Islam. Kelima, penelitian yang dilakukan oleh Lina Juliana Haurissa dan Maria Praptiningsih (2014) analisis penerapan etika bisnis pada PT Maju Jaya di Pare-pare, Jawa Timur. Hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa penegakan etika bisnis di PT Maj kurang baik jika menggunakan etika deotologis, sehingga penegakan etika bisnis di perusahaan ini dapat dikatakan belum sempurna.

Keenam, penelitian yang dilakukan oleh Norvadewi (2014), Review Etika Bisnis Islam pada Bisnis Salon Muslimah Zhafira Samarinda. Hasil dari penelitian ini adalah pengelolaan suatu usaha memegang peranan penting dalam keberhasilan dan kelanggengan suatu usaha dan dalam menjalankan suatu usaha harus berlandaskan Al-Qur'an dan Hadist.

Kerangka Konsep

Kerangka Pikir

Penerapan etika bisnis sebagai seperangkat nilai tentang baik, buruk, benar dan salah dalam dunia bisnis, berdasarkan pada prinsip moralitas. Dalam arti lain, etika bisnis berarti seperangkat prinsip dan standar yang harus dipatuhi oleh para pelaku bisnis dalam bertransaksi, berperilaku, dan menjalin hubungan untuk mencapai tujuan negara atau bisnis secara aman. Pentingnya penerapan etika bisnis dalam persaingan usaha di pasar sangat dirasakan oleh para pedagang. Salah satu hal positif dari penerapan etika bisnis adalah adanya kenyamanan dalam persaingan bisnis di kalangan pedagang.

Masih banyak masyarakat yang belum menerapkan etika bisnis tidak hanya di perusahaan tetapi juga di pasar. Pasar juga sangat berpengaruh dalam penerapan etika bisnis, oleh karena itu pasar Wonomulyo menjadi salah satu tempat yang cocok untuk diteliti.Tidak hanya itu, pasar Wonomulyo juga sangat ketat persaingan bisnisnya. Jadi persaingan usaha adalah usaha dua perusahaan atau lebih yang masing-masing perusahaan aktif memperoleh pesanan dengan menawarkan harga atau syarat yang paling menguntungkan.

Persaingan tidak sehat adalah persaingan dimana persaingan tersebut dilakukan dengan cara yang tidak sehat atau dengan cara yang melanggar hukum atau menghambat persaingan usaha dan persaingan usaha yang tidak sehat ini sangat merugikan konsumen. Persaingan usaha berbasis syariah merupakan suatu konsep persaingan yang mendorong para pelaku usaha untuk bersaing secara positif (fastabikul Khairat) dengan memberikan kontribusi yang baik dari usahanya, tidak menjatuhkan pelaku usaha lain, dan mendorong para pelaku usaha untuk tidak merugikan atau merendahkan pelaku usaha lain.

Gambar 2.2. Kerangka Pikir Penelitian
Gambar 2.2. Kerangka Pikir Penelitian

Fokus Penelitian

Menurut Sugiyono (2009:15), penelitian kualitatif adalah penelitian yang berlandaskan filsafat postpositivisme, digunakan untuk menyelidiki keadaan benda-benda alam dimana peneliti sebagai instrumen utamanya, pengambilan sampel sumber datanya dilakukan dengan sengaja, teknik pengumpulannya adalah triangulasi. , analisis bersifat induktif/kualitatif, dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. Penelitian kualitatif bertumpu pada latar belakang alam yang holistik, memposisikan manusia sebagai instrumen penelitian, melakukan analisis data secara induktif, mengutamakan proses daripada hasil, dan hasil penelitian yang dilakukan disepakati oleh peneliti dan subjek.

Waktu dan Lokasi Penelitian

Data primer merupakan data yang diperoleh dari pedagang langsung, yang dalam penelitian ini diperoleh dari pihak-pihak terkait dan berkaitan dengan masalah yang diteliti yaitu etika bisnis Islam. Data sekunder merupakan data pelengkap yang diambil dari dokumentasi, buku, jurnal dan hasil penelitian serta literatur yang berkaitan dengan etika bisnis Islam. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik wawancara mendalam.

Esteberg (dalam Sugiyono) menyatakan bahwa wawancara adalah pertemuan dua orang untuk bertukar informasi dan gagasan melalui tanya jawab sehingga dapat dikonstruksikan makna mengenai suatu topik tertentu. pihak yang diwawancara dimintai pendapat dan gagasannya (Sugiyono, 2017).

Instumen Penelitian

Analisis Data

Dilihat dari tabel diatas terlihat bahwa pedagang yang paling dominan di Pasar Wonomulyo adalah pedagang pakaian, dimana terdapat 250 pedagang pakaian, dan jumlah pedagang yang paling sedikit adalah pedagang perlengkapan bayi. Dengan banyaknya pedagang yang ada di pasar Wonomulyo, pihak pasar menjamin kebersihannya sehingga pasar tetap terjaga dan rapi. Seperti yang dikatakan oleh seorang pedagang di pasar Wonomulyo bernama Hj.. dalam berdagang, saya perlu memahami etika bisnis yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW. karena yang sangat penting bukan hanya saya saja tetapi pedagang lain harus memahami hal ini begitu juga dengan pembeli.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hampir seluruh pedagang di Pasar Wonomulyo mengetahui etika bisnis dalam berdagang seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Hal ini terlihat dari hasil penelitian yang dilakukan di lapangan dengan melakukan observasi dan wawancara kepada pedagang di pasar Wonomulyo. Dari hasil wawancara yang dilakukan peneliti dapat disimpulkan bahwa masih terdapat pedagang yang bersumpah palsu untuk menjual barangnya, padahal perbuatan tersebut termasuk dosa.

Salah satu pedagang mengatakan bahwa “mencatat secara manual sangat berguna dalam memberikan informasi berapa keuntungan yang diperoleh setiap harinya. Barang dagangan yang dijual oleh pedagang adalah milik pedagang yang sah dan sepenuhnya milik pedagang, tetapi bukan barang karena pencurian atau kejahatan lainnya.Tetapi sejak saya berdagang di pasar Wonomulyo, saya selalu berdagang sesuai perintah Allah tanpa merugikan pedagang lain karena masing-masing dari kami mempunyai pelanggan yang setia kepada kami).

Persaingan yang dilakukan oleh para pedagang di pasar Wonomulyo adalah persaingan yang sehat karena terlihat dari hasil wawancara yang berhasil dikumpulkan oleh peneliti bahwa para pedagang di pasar Wonomulyo yakin bahwa rezeki Tuhan tetap ada asalkan kita bersaing dengan cara yang sehat dan melakukannya dengan baik tanpa merugikan pedagang lain.

Analisis dan Interpretasi (Pembahasan)

Namun, ada pula pedagang yang diwawancarai peneliti yang menyatakan memahami etika bisnis namun tidak menerapkannya. Ada pula pedagang yang sejak awal tidak memahami etika bisnis dengan alasan jika diterapkan maka dagangannya akan hilang. Jangan dijual nanti dia pasti rugi. Para pedagang di Pasar Wonomulyo meyakini bahwa kegiatan berbisnis bukan sekedar mengejar keuntungan melainkan bagian dari ibadah jika dilakukan dengan penuh keyakinan dan selalu mengharap ridho Allah SWT. Para pedagang di pasar telah menerapkan etika bisnis dimana para pedagang sudah mengetahui yang namanya Riba dalam berdagang merupakan suatu perbuatan yang sangat dibenci oleh Allah SWT.

Persaingan yang terjadi di Pasar Wonomulyo dapat dikatakan persaingan yang sehat karena dalam pasar ini tidak terjadi olok-olok antara pedagang yang satu dengan pedagang yang lain. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Muhammad Farid Amilatuz Zahro menyatakan bahwa dalam perdagangan ternak di pasar hewan Pasian, prinsip kejujuran masih belum cukup diterapkan, masih ada sebagian pedagang yang berbuat curang dan ada pula pedagang yang tidak patuh dalam menjaga. peraturan pasar. namun jumlahnya sangat minim. Dan masih ada lagi temuan penelitian Rizal Darwis tahun 2017 yang berjudul Etika Bisnis Pedagang Muslim di Pasar Induk Gorontalo Dalam Perspektif Hukum Bisnis Islam.

Dimana hasil penelitian ini menunjukkan bahwa para pedagang muslim dipasar masih rawan melakukan penipuan, permasalahan etika dalam berbisnis sesuai syariat islam belum dijadikan pedoman dalam berbisnis dan masih dikatakan kurang karena masih banyaknya pedagang. yang mengabaikan masalah etika bisnis, sebagaimana yang ditunjukkan oleh Rasulullah dan mereka, perdagangan hanya mengutamakan keuntungan. Berdasarkan hasil pemaparan dan pembahasan peneliti, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: Sebagian besar pedagang di pasar Wonomulyo sudah memahami etika bisnis Islam dalam berdagang dan ada pula yang mengetahui namun belum menerapkannya.

Saran

Iyau mua dia pa'alliu goweno upaungi lao mua diang barang'u kodakena siccong apa mua mappagenggei tau pa'allitta ita' tobandi madosa. WH “Iyau wahami tobandi siccong maar abode indang upogau apa mua upogau tarrrus i malai tu'u barang ubaluang nandiang ma'alli'i so iyau jasatoma, wat abode tobandi mua diang siccong kodakena upisangi tobandi lao indlingangbandi apa'alli mu”. Indangmi uisang mua pa'danggang laeng apa iyau di'e mapikkirra inna bassa mala verkoop barang'u maar op 'n coangan manier."

AD "iyau bingung toa mua simata jujur'a lao pa'alliu indangi nnalaku balu-balu'u jadi mua diang pa'alliu mittule simata ma'uangma anu malolo sannal di'e barang'u supaya masigai cappu". SS "mua ma'danggangi tau apalagi mua dini di pasar ma'dalle-dallei tau mae'di pa'balu. R "mua' masalah riba indanga upahang sannal innabassa tapi semenja'a ma'danggang dini di pasar Wonomo indangpa rua mappamasuli lao di pa'alliu apa'.

Indangtoa rua mappassa pa’alli ma’alli dini engeau apa’ pele alawena damo tia meloi ma’alli dinid ose indang yang jelas purabandi upromosikan lao barang-barang. Yang jelas iyau semenja’a ma’balu dini di pasar Wonomulyo indang toa tu’u rua mapagengge pa’alli apa’.

Gambar

Tabel 2.1    Penelitian Terdahulu                 30  Tabel 3.1    Daftar Informan                    41  Tabel 4.1  Jumlah Pedagang di Pasar Wonomulyo         45
Gambar 2.1.    Kerangka Konsep Penelitian    36
Gambar 2.1 Kerangka Konsep
Gambar 2.2. Kerangka Pikir Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

MATA PELAJARAN : ILMU PENGETAHUAN SOSIAL IPS TEMPAT KEGIATAN : SMP NEGERI 1 GIRI NO NAMA INSTANSI KET 1 RISTIN SUWITA YUNIAR WARDINI SMP 17 AGUSTUS 1945 CLURING 2 DIMAS PRATITA