• Tidak ada hasil yang ditemukan

Novel Hujan karya Tere Liye - BAB V

N/A
N/A
Subinarto Subinarto

Academic year: 2024

Membagikan "Novel Hujan karya Tere Liye - BAB V"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan analisis unsur intrinsik dapat disimpulkan bahwa novel

“Hujan” karya Tere Liye memiliki tema kasih sayang yang terpisah oleh jarak dan waktu, serta kisah perjuangan cinta antar Lail dan Esok. Adapun tokoh dan penokohan dalam novel “Hujan” karya Tere Liye diantaranya tokoh utama adalah Lail. Lail memiliki watak dan sifat yang baik hati dan pemberani, tokoh pendamping Lail adalah Esok, Esok memiliki watak dan sifat bijak dan peduli. Terdapat banyak lagi tokoh-tokoh figuran. Alur dalam novel “Hujan” karya Tele Liye adalah alur campuran, dimana pada awal cerita Lail berada pada tahun 2050, setelah itu Lail menceritakan keadaan yang berada pada tahun 2042 (flashback) kemudian menggunakan alur maju ke tahun 2050 yang menggunakan tahap pengenalan, konflik, klimaks, antiklimaks, dan resolusi.

Latar atau setting dalam novel “Hujan” karya Tere Liye terdapat latar tempat yang disebutkan pada bagian awal cerita, Lail berada di ruangan terapi saraf kota, latar waktu disebutkan secara garis besar pada tahun 2042, dan latar suasana yang beragam, diantaranya sedih, genting, dan bahagia. Novel ini menggunakan sudut pandang orang ketiga sebagai pengamat dan serba tahu, dengan gaya bahasa yang menggunakan majas perbandingan, pertentangan, sindiran, dan penegasan. Amanat

(2)

dalam novel “Hujan” karya Tere Liye ini adalah tetap tegar dalam menerima keadaan atau tantangan yang terjadi dalam kehidupan dan tetap semangat berjuang menjalani kehidupan.

Berdasarkan analisis unsur ektrinsik dalam novel “Hujan” karya Tere Liye ini, novel ini memiliki nilai sosial, agama, moral, dan budaya.

5.2 Saran

Kepada peneliti selanjutnya agar dapat melanjutkan penelitian ini dengan melengkapi analisis dari tokoh pendampin atau pun tokoh figuran, dan pada unsur ekstrinsik agar peneliti selanjutnya dapat menghadirkan nilai-nilai sosial di sekitar sebagai bahan perbandingan atau dapat meneliti dalam segi lain.

Kepada pembaca agar dapat mempergunakan hasil penelitian ini sebagai bahan masukan meningkatkan tentang wawasan sastra yang berkaitan dengan analisis unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik dalam sebuah novel, serta peneliti berharap agar penelitian ini dapat menjadi bahan pelajaran terhadap diri dalam bersikap agar sesuai dengan nilai yang berlaku. Mengingat nilai sosial, agama, moral dan budaya adalah nilai yang penting dalam bersikap dan menjalani kehidupan.

(3)

DAFTAR PUSTAKA

Referensi

Dokumen terkait

Nila Hapsari. Perbandingan Novel Hujan Karya Tere Liye dan Novel tentang Rasa yang Ingin Mencari Jawab Karya Ratna Dks. Skripsi.Program Studi Pendidikan Bahasa dan

Tidak ada peneliti- peneliti sebelumnya yang menganalisis latar cerita pada novel Sunset Bersama Rosie karya Tere Liye, sehingga penulis merasa tepat untuk menganalisis latar

Fokus kajian dalam penelitian ini adalah analisis bentuk stilistika dalam novel Hujan karya Tere Liye dengan sub fokus kajiannya berupa bahasa figuratif (majas perbandingan dan

Hasil analisis data menunjukkan nilai sosial yang ditemukan pada novel Hujan karya Tere Liye terdiri atas nilai sosial kasih sayang yang terbagi menjadi empat, yaitu

Materi pembelajaran nilai moral pada novel Hujan karya Tere Liye disesuaikan dengan indikator yang terdapat dalam RPP. Materi tersebut disajikan sebagai berikut. 1)

Hasil penelitian fungsi relasi makna yang terdapat dalam Novel Hujan Karya Tere Liye sebagai berikut : Repitisi Repetisi adalah pengulangan satuan bahasa bunyi, suku kata, kata, atau

Sesuai dengan judul, novel ini mengisahkan tentang bagaimana kehidupan Lail setelah terjadinya bencana yang dimana peristiwa bencana tersebut terjadi ditempat kejadian Lail saat turun

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada novel Hujan karya Tere Liye mengandung banyak nilai moral yaitu tolong menolong, memaafkan kesalahan orang lain, kepedulian, empati dan kerja