• Tidak ada hasil yang ditemukan

Organ Tumbuhan Tingkat Tinggi

N/A
N/A
yohana trivena manurung

Academic year: 2024

Membagikan "Organ Tumbuhan Tingkat Tinggi"

Copied!
90
0
0

Teks penuh

(1)

BOTANI

BAB. V

ORGAN TUMBUHAN

Ir. Arnis En Yulia, Msi.

AGROTEKNOLOGI

Fakultas Pertanian Universitas Riau

(2)

Tumbuhan Tingkat Tinggi

Tumbuhan tingkat tinggi adalah tumbuhan

berpembuluh (tracheophyta) yaitu Pteridophyta (Paku2an), dan Spermatophyta (Angiospermae, gymnospermae)

Angiospermae adalah bagian utama dari vegetasi alamiah dan budidaya saat ini meliputi : tumbuhan monokotil dan dikotil.

(3)

Karakteristik tumbuhan dikotil dan monokotil:

   

(4)

Perbedaan struktur tanaman dikotil dan monokotil

(5)

Tumbuhan tingkat tinggi mempunyai 3 organ pokok yaitu:

• 1. Akar (Radix)

• 2. Batang (Caulis)

• 3. Daun (Follium)

Organ-organ lain seperti kuncup (gemma), bunga (flos), duri (Spina), alat pembelit (cirrhus), umbi

(tuber), rimpang (rhizoma) dan umbi lapis (bulbus) adalah merupakan modifikasi atau penjelmaan dari satu atau dua organ pokok tumbuhan

(6)

Pertumbuhan pada tanaman terbagi 2 fase yaitu:

• 1. Pertumbuhan Vegetatif yaitu

berkembangnya atau bertumbuhnya alat vegetatif seperti akar, batang dan daun

• 2. Pertumbuhan Generaif yaitu ditandai

dengan bertumbuhnya bunga, buah dan biji disebut juga dengan alat generatif yang

fungsinya sebagai alat perkembangbiakan

(7)

1. AKAR (Radix)

Bervariasi dalam struktur dan perkembangan System perakaran ada 2:

System akar tunggang :

Dijumpai pada tumbuhan dikotil dan gimnospermae Terdiri dari akar primer,dan percabangan yang banyak Pada tanaman tahunan (pertumbuhan skunder)

System akar serabut

Dijumpai pada tumbuhan monokotil Umumnya akar adventif

Bentuk dan ukuranya homogeny Tanpa pertumbuhan sekunder

(8)

Sistem akar tunggang dan sistem akar serabut, dapat bercabang-cabang untuk memperluas bidang penyerapan dan untuk memperkuat berdirinya batang tumbuhan.

Perlu diingat, bahwa akar tunggang hanya kita jumpai kalau tumbuhan ditanam dari biji, pada golongan dicotyledoneae), suatu tumbuhan tidak akan mempunyai akar tunggang, jika tidak ditanam dari biji, seperti misalnya berbagai jenis tanaman budidaya yang diperbanyak dengan cangkokan atau turusan (setek).

(9)

Gambar akar tunggang dan Serabut

(10)

Fungsi akar :

Melekatkan tumbuhan di dalam tanah, dan memperkuat berdirinya tumbuhan

Menyerap air dan garam mineral

Mengangkut air dan garam mineral yang diserap ke bagian tubuh yang memerlukan

Kadang-kadang sebagai tempat menyimpan cadangan makanan

(11)

Bagian-bagian akar 1. Collum radix

2. Corpus radiksi 3. Radix lateralis 4. Fibrilla radiksi 5. Apex radiksi 6. Pilus radicalis 7. Kaliptra

(12)

Pada beberapa tanaman akar

mempunyai sifat dan fungsi khusus

Akar Tunjang sebagai organ penyokong dan pengambilan oksigen dari udara pada tan.

Bakau (Rhizophora conjugata) dan Pandanus sp

Akar nafas (pneumatophora) sebagai organ pernafasan pada tan.kayu api (Avicennia)

Akar pembelit (cirrhus radicalis) pada tan.Vanila

Akar pelekat (Radix adligans) pada tan. Lada dan sirih

(13)

Akar penghisap(haustorium) pada tan.Benalu(Loranthus)

Akar udara/gantung (Radix aereus) pada angrek,beringin

Akar lutut, tumbuh pada tanah kurang oksigen pada pohon tanjang

Akar banir, untuk memperkokoh berdirinya batang pohon yang tinggi besar mis. Pada sukun (Artocarpus communis), kenari

(Canarium commune)

(14)
(15)

Gambar akar

(16)

2. Batang (Caulis) FUNGSI BATANG:

1. Mendukung bagian tumbuhan yang ada diatas tanah seperti daun bunga dan buah.

2. Memperluas bidang asimilasi dengan memperbanyak percabangan.

3. Sebagai sarana pengangkut hasil serapan akar dan hasil fotosintat dari daun.

4. Tempat penimbunan cadangan makanan Perbedaan morfologi batang dan akar

Batang memiliki buku dan ruas,tetapi akar tidak

Pada batang terdapat tunas ,tetapi pada akar tidak

(17)

Arah tumbuh batang

Tegak lurus (erectus)

Menggantung (dependens) tmbuhan yg tumbuh di lereng atau pohon sebagai epifit, mis Anggrek

Berbaring (humifusus), batang terletak dipermukaan tanah, hanya ujungnya saja yg membengkok keatas, mis. Pada semangka

Menjalar atau merayap (repens), batang berbaring, tetapi dari buku-bukunya keluar akar-akar, mis pada ubi jalar

Mengangguk (nutans), batang tumbuh tegak lurus keatas, tetapi ujungnya membengkok kebawah, mis pada bunga matahari

(18)

Arah tumbuh batang

Memanjat (scandens), jika batang tumbuh keatas menggunakan penunjang (penunjang dapat berupa benda mati atau tmbuhan lain) dan pada waktu naik keatas, batang menggunakan alat-alat khusus utk

berpegangan, mis dg akar pelekat (sirih), akar

pembelit (vanile), sulur dahan (anggur), sulur daun (kembang sungsang), tangkai pembelit (kacang

kapri), duri batang (mawar, bougenvill) dan duri daun (rotan)

Membelit (volubilis), jika batang naik keatas tanpa menggunakan alat khusus, melainkan batangnya sendiri naik dengan melilit penunjangnya mis

kembang telang

(19)

Tumbuhan dapat dibedakan berdasarkan umur

Tumbuhan Annual (satu tahun): yaitu

tumbuhan yang umurnya dibawah satu tahun

Tumbuhan Bienial (dua tahun): yaitu

tumbuhan yang umurnya sekitar 2 tahun

Tumbuhan menahun atau tumbuhan keras:

yaitu tumbuhan yang umurnya panjang bahkan sampai ratusan tahun

(20)

3. Daun ( folium)

Merupakan organ tumbuhan yang paling bervariasi (morfologi/anatomi)

FUNGSI DAUN

Tempat berlangsungnya proses fotosintesis

• Tempat terjadinya proses transpirasi

• Tempat proses respirasi

• Proses absorbsi: penyerapan CO₂ dan O₂ dari udara

(21)

Daun memiliki 3 bagian utama yaitu:

Pelepah atau upih daun (vagina)

Tangkai daun (petiolus)

Helaian daun (lamina)

Daun dapat dibedakan menjadi:

daun lengkap

daun tidak lengkap

(22)

Daun lengkap:

daun yang mempunyai ke 3 bagian daun (lamina, vagina dan petiolus )

Terdapat pada tanaman:

Pisang (Musa paradisiaca), Pinang (Areca catecu),

Talas (Caladium sp)

(23)

Daun tidak lengkap:

daun yang tidak memiliki salah satu atau dua dari tiga bagian utama daun

Daun tidak lengkap ada 4 macam

Daun berupih,

daun terdiri dari upih dan helain saja, mis pada daun jagung, padi, tebu dan rumput rumputan

Daun bertangkai,

trdiri dari tangkai dan helaian, mis pada daun durian, daun nangka, daun mangga dll

Daun yg terdiri atas helaian saja, mis pada biduri, daun tempuyung

Daun hanya terdiri atas tangkai saja, merupakan helaian daun semu, mis pada daun acasia

(24)

Daun tidak lengkap, 1) daun duduk, 2) daun berupih, 3) daun memeluk batang, 4, daun bertangkai, dan 5) daun tak

sempurna

(25)

Pada helaian daun terdapat tulang daun

(nervasi) yang merupakan jaringan pembuluh

Bentuk pertulangan daun ada 4 macam:

• Tulang daun menyirip (penninervis), mis daun nangka, daun pisang, daun durian

• Tulang daun menjari (palminervis), mis daun jarak, daun pepaya, daun ubi kayu

• Tulang daun melengkung (cervinervis), mis daun genjer, daun sirih

• Tulang daun sejajar (rectinervis), mis daun tebu, daun jagung, daun rumput2an

(26)

Pertulangan daun: menyirip, menjari, sejajar

dan melengkung

(27)

Berdasarkan jumlah anak daun yang didukung oleh tangkai daun, daun dibedakan jadi 2 yaitu daun

tunggal dan daun majemuk

Daun Tunggal (folium simplex)

Jika hanya terdapat satu helaian daun pada tangkainya Daun Majemuk (folium compositum)

Jika terdapat lebih dari satu helaian daun pada tangkai daun

Modifikasi daun

Sebagai perangkap : pada tumbuhan insektivora

Berupa duri : pada kaktus

Berupa sulur pada kacang kapri

(28)
(29)

Alat Perekembangbiakan (Organum reproduktivum , diaspora, propagulum, disseminulum).)

Tumbuhan dapat menghasilkan tumbuhan baru (berkembang biak = reproduksi)

Bagian tubuh tumbuhan yg dapat tumbuh menjadi individu baru disebut alat perkembangbiakan

Proses perkembangbiakan pada tumbuhan dapat terjadi dengan 2 cara:

1 Secara vegetatif (a-seksual): Bagian tubuh tumbuhan yg dapat menjadi individu baru, yg sebelumnya tanpa adanya proses peleburan sel kelamin jantan dgn betina (proses

perkawinan).

2 Secara generatif (seksual): Terbentuknya tumbuhan baru yang sebelumnya terjadi proses peleburan sel kelamin

jantan dengan betina atau proses perkawinan

(30)

Pada tumbuhan berbiji dapat dijumpai kedua golongan alat perkembangbiakan itu.

Alat perkembangbiakan vegetatif dapat dibedakan:

a. Alat perkembangbiakan vegetatif alami, misal:

Umbi batang Umbi lapis Rimpang Geragih Anakan

b. Alat perkembangbiakan fegetatif buatan, misal:

Setek (setek batang, akar, daun) Cangkok

Nyambung, runduk

(31)

Perkembangbiakan secara vegetatif buatan dilakukan dengan tujuan khusus:

• Karena tumbuhan itu hanya mungkin

dikembangbiakan dengan jalan vegetatif saja

• Supaya tumbuhan baru cepat berbuah

• Tidak perlu menunggu terlalu lama, sudah dapat memperbanyak tumbuhan

• Untuk mendapatkan tumbuhan yang

mempunyai sifat-sifat yang sama seperti induknya

(32)

BUNGA; Bagian-bagian bunga

1) Tangkai bunga (pedicellus) yaitu bagian bunga yang bersifat batang.

2) Dasar bunga (receptaculum) yaitu ujung tangkai yang

seringkali melebar, dengan ruas-ruas yang amat pendek dan tempat duduknya hiasan bunga dan alat kelamin bunga.

3) Kelopak (kalyx), yaitu bagian hiasan bunga yang merupakan lingkaran luar, biasa bewarna hijau, dan sewaktu bunga

masih kuncup merupakan selubung atau pembungkus untuk melindungi kuncup. Kelopak terdiri dari beberapa daun kelopak (sepala)

4) Mahkota bunga (corola), yaitu bagian hiasan bunga terletak pada lingkaran dalam yang bewarna warni. Mahkota bunga tdr dari bberapa daun mahkota(petala)

(33)

5. Putik (Pistillum), merupakan alat kelamin betina, yang salah satu bagiannya mengandung sel telur, kalau setelah

dibuahi oleh inti sperma, akan berkembang menjadi

lembaga, dan lembaga (embrio) inilah yang akan menjadi tumbuhan baru nantinya

Bagian-bagian dari putik:

a. Bakal buah (ovarium), bagian putik yang kelihatan membesar dan duduk pada dasar bunga

b. Tangkai kepala putik (stylus), berbentuk benang, menghubungkan bakal buah dg kepala putik.

c. Kepala putik (stigma), bagian yang terletak pada ujung tangkai kepala putik yang fungsinya sebagai alat

penangkap serbuk sari

(34)

6. Benang sari (Stamen), merupakan alat kelamin jantan

Bagian-bagian dari benang sari:

a. Tangkai sari (filamentum)

b. Kepala sari(anthera), bagian ini biasanya

mempunyai 2 ruang sari (theca), dalam theca inilah tedapat serbuk sari (pollen), yaitu sel-sel kelamin jantan pada tumbuhan.

c. Penghubung ruang sari (connectivum), merupakan lanjutan tangkai sari yang menjadi penghubung

kedua ruang sari

(35)

Bagian-bagian bunga

(36)

Berdasarkan bagian bunga yang terdapat pada bunga, bunga dapat dibedakan:

a. Bunga lengkap atau bunga sempurna (flos

completus), yaitu pada bunga terdapat ke 4 macam bagian bunga (kelopak, mahkota, kelamin jantan dan betina)

b. Bunga tidak lengkap atau tidak sempurna (flos incompletus), yaitu salah satu bagian hiasan bunga atau salah satu alat kelaminnya tidak ada.

Jika bunga tidak punya hiasan bunga, disebut bunga telanjang (flos nudus)

Jika bunga mempunyai salah satu alat kelamin,

dinamakan bunga berkelamin tunggal (flos unisexualis)

(37)

Bunga merupakan organ tumbuhan yang nantinya akan menjadi buah dan dalam buah akan terjadi biji dan dalam biji terdapat calon tumbuhan baru, yaitu lembaga (embrio)

Buah, biji dan lembaga hanya akan terjadi setelah terlebih dahulu pada bunga terjadi peristiwa

penyerbukan (pollinatio) dan pembuahan (fertilisatio)

Penyerbukan: jatuhnya serbuk sari pada kepala putik(utk golongan tumbuhan biji tertutup) atau

jatuhnya serbuk sari langsung pada bakal biji (untuk tumbuhan biji telanjang.

Pembuahan (perkawinan): Proses peleburan 2 sel gamet (gamet jantan dan gamet betina)

(38)

Berdasarkan asalnya serbuk sari yg jatuh dikepala putik, penyerbukan dapat dibedakan beberap macam:

Penyerbukan sendiri (autogamy), serbuk sari yg jatuh di kepala putik berasal dari bunga itu sendiri

Penyerbukan tetangga (geitonogamy), jika serbuk sari yg jatuh di kepala putik berasal dari bunga lain pada

tumbuhan itu juga

Penyerbukan silang (allogamy), jika serbuk sari yg jatuh di kepala putik berasal dari bunga tumbuhan lain, tetapi masih tergolong dalam jenis yg sama

(39)

Penyerbukan bastar (hybridogamy), jika serbuk sari berasal dari bunga pada tumbuhan lain yg berbeda jenisnya

Pembastaran dapat dilakukan:

Pembastaran antar varietas, mis antara mangga golek dg mangga gadung

Pembastaran antar jenis (species), mis antara mangga (Mangifera indica L) dg kuweni (Mangifera odorata Griff)

Pembastaran antar marga (genus), mis antara Cabe

(Capsicum sp) dg Terong (Solanum sp) jarang berhasil

Pembastaran dilakukan dg tujuan utk memperoleh

keturunan baru yg mewarisi sifat2 baik dari kedua orang tua (dalam dunia pertanian disebut Pemuliaan Tanaman)

(40)

Menurut vektor atau perantara yang menyebabkan dapat berlangsung penyerbukan, penyerbukan dapat dibedakan:

• Penyerbukan dgn perantara angin(anaemophyly)

• Penyerbukan dengan perantara air (hydrophyly)

• Penyerbukan dgn perantara binatang (zoidiophyly):

Serangga (enthomophyly) Burung (ornithophyly)

Kelelawar (chiropterophyly) Siput (malacophyly)

(41)

Cici-ciri bunga yg diserbuki perantara angin adalah

Menghasilkan banyak sekali serbuk sari yg kecil,

lembut serta kering tidak berlekatan, hingga mudah beterbangan jika tertiap angin

Kepala putik, bentuk sperti bulu ayam atau sperti benang, sehingga menangkap serbuk sari yg

beterbangan menjadi lebih besar

Bunga sering kali tdk mempunyai hiasan bunga, sehingga baik benang sari atau kepala putik tidak terlindunga kalau ada tiupan angin

Kepala sari tidak melekat erat pada tangkai sari ( ada goyangan sedikit serbuk sari akan berhamburan )

Tempat bunga tidak tersembunyi

(42)

Ciri-ciri bunga diserbuki dg perantara binatang

Mempunyai warna yang menarik

Menghasilkan sesuatu yang menarik yang menjadi makanan binatang

Serbuk sari sering bergumpal-gumpal dan

berperekat, sehingga mudah menempel pada tubuh binatang yg mengunjungi bunga tadi

Kadang-kadang mempunyai bentuk yang khusus sehingga bunga hanya dapat dikunjungi oleh jenis hewan tertentu saja

(43)

Gambar bunga diserbuki binatang dan angin

(44)

Buah dan Biji

Buah merupakan perkembangan lebih lanjut dari bakal buah.

Bakal biji yang terdapat di dalam bakal buah setelah mengalami pembuahan tumbuh menjadi biji.

Pada pembentukan buah, ada kalanya bagian bunga selain bakal buah ikut tumbuh dan merupakan

suatu bagian buah.

Pada umumnya bagian lain yang tidak ikut berperan dalam pembentukan buah segera setelah terjadinya penyerbukan dan pembuahan bagian-bagian bunga segera menjadi layu dan gugur.

(45)

Bagian-bagian bunga yang tidak gugur melainkan ikut berperan dalam pembentukan buah adalah :

• Daun-daun pelindung, terdapat pada buah jagung (Zea mays L.)

• Daun-daun kelopak, terdapat pada buah terung (Solanum melongena L.)

• Tangkai kepala putik, terdapat pada buah jagung (Zea mays L.)

• Kepala putik, terdapat pada buah manggis.

(46)

Morfologi berbagai Macam Buah dan Tipe-Tipe Buah

• Berdasarkan keikutsertaan bagian-bagian bunga yang berkembang menjadi buah, buah dibedakan menjadi buah semu dan buah sejati.

Buah semu

• merupakan buah yang terbentuk dari bakal buah beserta bagian-bagian lain pada bunga, sehingga bagian-bagian lain tersebut tumbuh melebihi dari buah yang sesungguhnya.

(47)

Bagian-bagian bunga yang ikut berperan dalam pembentukan buah adalah

:

Tangkai bunga, misalnya terdapat pada buah Jambu Mete (Anacardium occidentale L.)

Dasar bunga bersama, misalnya terdapat pada buah Lo (Ficus glomerata Roxb.)

Dasar bunga, misalnya terdapat pada buah Arbei (Fargaria vesca L.)

Kelopak bunga, misalnya terdapat pada buah Ceplukan (Physalis minima L.)

Tenda bunga dan ibu tangkai, misalnya pada buah nangka (Artocarpus integra)

(48)
(49)
(50)
(51)
(52)
(53)
(54)

Buah sejati merupakan buah yang berkembang dari bakal buah yang sesunggunya.

Buah sejati dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu:

1. Buah sejati tunggal,

yaitu buah yang terjadi dari satu bunga dengan satu bakal buah.

Mis. buah mangga (Mangifera indica L.),

buah pepaya (Carica pepaya L.) dan

buah Durian (Durio zibethinus Murr.)

(55)
(56)

2. Buah sejati ganda, yaitu buah yang terjadi dari

beberapa bakal buah yang bebas satu sama lain dan berasal dari satu kuntum bunga, dan masing-masing bakal buah bersatu menjadi satu buah. Misalnya

terdapat pada bunga Cempaka (Michelia champaca Bail.)

3. Buah sejati majemuk, buah yang berasal dari bunga majemuk, yang masing-masing bunga mendukung satu bakal buah, tetapi setelah menjadi buah tetap berkumpul, misalnya terdapat pada munga Pandan.

(57)
(58)
(59)

Morfologi macam-macam Biji

Biji merupakan alat perkembangbiakan utama kerena biji mengandung calon tumbuhan baru.

• Bagian-bagian biji adalah kulit biji, tali pusar dan inti biji atau isi biji.

1. Kulit biji (spermodermis)

• Kulit biji (dari tumbuhan biji tertutup-

Angiospermae) kulit biji trdiri dari2 lapisan yaitu

• lapisan kulit luar (tesIta) dan

• lapisan kulit dalam (tegmen).

(60)

Pada tumbuhan berbiji terbuka (Gymnospermae) biji memiliki 3 lapisan, misalnya pada biji Melinjo

.

Kulit luar (sarcotesta), biasanya tebal berdaging, pada waktu masih muda berwarna hijau,

kemudian berubah menjadi kuning dan akhirnya merah.

Kulit tengah (sclerotesta), suatu lapisan yang kuat dan keras, berkayu, menyerupai kulit dalam pada buah batu.

Kulit dalam (endotesta), biasanya tipis seperti selaput, seringkali melekat erat pada inti biji.

(61)

2. Tali pusar (Funiculus)

• Tali pusar merupakan bagian yang

menghubungkan antara biji dengan tembuni.

• Jika biji masak, biasanya biji terlepas dari tali pusarnya (tangkai biji), dan pada biji hanya tampak bekasnya yang disebut pusar biji.

(62)

3. Inti biji (Nucleus seminis)

• Inti biji (isi biji) ialah semua bagian biji yang terdapat disebelah dalam kulit biji.

Inti biji terdiri dari : a. Lembaga (embryo)

b. Putih lembaga (albumen).

Lembaga adalah calon tumbuhan baru yang nantinya akan tumbuh menjadi tanaman baru setelah biji memperoleh syarat-syarat yang

diperlukan.

(63)

Lembaga terdiri tiga bagian utama yaitu :

1. Akar lembaga atau calon akar (radicula),

Akan tumbuh terus merupakan akar tunggang (untuk tumbuhan yang tergolong dalam Dicotyledoneae).

Pada rumput (Graminae) akar lembaga dalam biji

diselubungi oleh satu sarung yang dinamakan sarung akar lembaga.

2. Daun lembaga (cotyledon),

merupakan daun pertama suatu tumbuhan.

Daun lembaga dapat mempunyai fungsi yang berbeda- beda, antara lain:

(64)

• Tempat penimbunan makanan, daun lembaga sering kali dinamakan belahan biji atau keping biji.

• sebagai alat untuk melakukan asimilasi,

• pada tumbuhan monokotil berfungsi sebagai alat penghisap makanan untuk lembaga dari putih lembaga.

(65)

Tumbuhan yang bijinya mempunyai satu daun lembaga disebut tumbuhan biji tunggal (Monokotil)

Tumbuhan yang bijinya mempunyai dua daun lembaga disebut tumbuhan biji belah (Dikotil)

Tumbuhan yang bijinya mempunyai lebih dari dua daun lembaga dapat sampai lima belas.

terdapat pada golongan tumbuhan biji telanjang (Gymnospermae)

(66)

3. Batang lembaga (cauliculus).

Batang lembaga dapat dibedakan dalam dua bagian, yaitu :

Ruas batang di atas daun lembaga

Ruas batang dibawah daun lembaga

(67)

b. Putih lembaga (Albumen)

• Putih lembaga, merupakan bagian biji yang terdiri atas suatu jaringan yang menjadi

tempat cadangan makanan bagi perkembangan lembaga.

• Tidak semua biji memiliki putih lembaga,

misalnya pada biji tumbuhan berbuah polong, cadangan makanannya tidak tersimpan dalam putih lembaga, melainkan di simpan pada

daun lembaga, sehingga daun lembaganya menjadi tebal.

(68)

Buah dan Biji sebagai Alat Penyebaran

Pemencaran biji dapat dilakukan oleh:

angin,

air,

hewan

buah pecah dengan sendirinya.

• Pada pemencaran oleh angin, biasanya biji mempunyai alat tambahan seperti rambut- rambut (bulu), sayap dan lain-lain.

(69)

• Biji pemencaran oleh air adalah:

Biji tumbuihan air, atau yang hidup dekat air memiliki buah atau biji yang dapat mengapung di air dan dapat mudah dipancarkan oleh ombak atau tertiup oleh gerakan angin di permukaan.

(70)

• Pemencaran oleh hewan ada dua, yaitu:

di luar tubuh dan lewat dalam tubuh.

Di luar tubuh dengan cara:

buah menempel pada bulu hewan karena adanya alat pengait atau semacam perekat

Memakan buah yang berdaging, sedang bijinya dibuang.

Lewat dalam tubuh yaitu buah ditelan bersama biji, dan biji masuk melewati usus tanpa mengalami kerusakan, dan keluar bersama kotoran.

(71)

• Biji terpencar karena buah pecah secara

eksplosif, misalnya pada anggota Leguminosae.

• Setelah tua, polong mengering dan mengerut oleh panas matahari, akhirnya polong pecah menjadi dua belahan dan biji keluar.

• Biasanya kedua belahan polong terpelintir menjadi spiral dan menyintik biji-biji sampai sejauh tiga sampai empat meter bahkan

terpencar sampai sejauh 10 meter, misalnya pada pohon karawitan (Hura creptans).

(72)

Beberapa Macam Perkecambahan Biji

• Pada waktu biji berkecambah, tumbuhan kecil yang dihasilkan belum mampu mencari makan sendiri, dan masih tergantung dari persediaan makanan yang terdapat di dalam biji tumbuhan kecil ini disebut kecambah (plantula).

• Perkecambahan biji dapat dibedakan dalam 2 macam, yakni :

(73)

Perkecambahan di atas tanah (Epigeal)

yaitu tipe perkecambahan yang terjadi karena pembentangan ruas batang di bawah tanah, lembaga dan daun lembaga terangkat ke atas,

muncul di atas tanah. Misalnya pada kacang hijau.

Daun lembaga biasanya berwarna hijau dan

kemudian gugur, sementara itu sudah terbentuk daun-daun normal.

(74)

Perkecambahan di bawah tanah (Hypogeal)

Bila daun-daun lembaga tetap tinggal di dalam biji.

Biji akan berkecambah bila terpenuhi syarat-syarat yang diperlukan, yaitu air, udara, cahaya dan panas.

Jika syarat-syarat tersebut tidak terpenuhi tumbuhan baru yang ada pada biji berada dalam keadaan tidur.

Dalam keadaan ini lembaga dapat hidup bertahun- tahun tanpa kehilangan daya tumbuhnya.

Tetapi adapula biji-biji sebelum, berkecambah memerlukan waktu untuk istirahat.

Sebelum waktu istirahat terpenuhi, biji tidak akan berkecambah, walau syarat-syarat perkecambahan terpenuhi. Gejala ini dikenal dengan nama dormansi.

(75)
(76)

Soal quis 2

1. Secara garis besar jaringan pada tubuh tumbuhan dibagi 2 sebutkan!

(77)

2. Jaringan meristem lateral ada 2 sebutkan !

(78)

3. Sebutkan minimal 4 macam jaringan parenkima berdasarkan fungsinya

(79)

4. Berdasarkan penebalan dinding sel, ada 4 type jaringan kolenkima sebutkan!

(80)

5. Sebutkan fungsi floem

(81)

6. Berdasarkan letak xylem dan plhoem pada batang, salah satu typenya adalah type

ampivasal, gambarkan bentuk type yang dimaksud

(82)

7. Kambium pembuluh berdiferensiasi akan menghasilkan 2 macam jaringan sebutkan

(83)

8. Sebutkan fungsi stomata

(84)

9. Jaringan mesofil pada daun ada macam sebutkan

(85)

10. Sebutkan 3 organ pokok tumbuhan,

masing-masing bahasa indonesia dan bhs laten

(86)

11. Apa itu akar pelekat dan terdapat pada tanaman apa?

(87)

12. Sebutkan minimal 3 ciri-ciri tanaman dikotil

(88)

13. Sebutkan 3 tanaman yg mempunyai daun berupih atau daun berpelepah

(89)

14. Gambarkan bentuk pertulangan daun type palminervis ...

(90)

15. Sebutkan minimal 2 tanaman yg

mempunyai daun tunggal dan 2 tanaman yg mempunyai daun majemuk

Gambar

Gambar akar tunggang dan Serabut
Gambar akar
Gambar bunga diserbuki binatang dan angin

Referensi

Dokumen terkait

Daun merupakan salah satu organ tumbuhan yang tumbuh dari batang, umumnya berwarna hijau (mengandung klorofil) dan terutama berfungsi sebagai penangkap energi dari cahaya matahari

Purata kepekatan Ni di dalam tumbuhan yang paling tinggi ditunjukkan oleh daun diikuti oleh akar dan batang pokok Dillenia suffruticosa.. Walaupun bahagian daun tumbuhan

1. Judul : Organ pada Tumbuhan ( Akar, Batang dan Daun ) 2. Tujuan : A. Untuk mengamati dan mengenal struktur jaringan akar, batang, dan daun jagung (Zea

Menentukan jenis-jenis jaringan penyusun organ vegetatif (akar, batang, daun) dan organ generatif (bunga, buah, biji). Menjelaskan perbedaan anatomi tumbuhan monokotil dengan

Siklus I (Pengamatan struktur jaringan organ akar dan batang tumbuhan). Siklus II (Pengamatan morfologi organ daun dan

Bagian-bagian tumbuhan meliputi akar, batang, daun, bunga, buah, dan biji.. Semua bagian tumbuhan secara langsung ataupun tidak langsung berguna untuk menegakkan kehidupan

Amatilah bagian-bagian yang terdapat pada tumbuhan tersebut, seperti bagian akar, batang, daun, dan organ reproduksi (bunga)?. Jika berukuran kecil, gunakanlah

Hal ini sesuai dengan pustaka yaitu pertumbuhan vegetatif adalah pertambahan volume, jumlah, bentuk dan ukuran organ-organ vegetatif seperti daun, batang dan akar yang dimulai dari