• Tidak ada hasil yang ditemukan

Paparan Refreshment Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah

N/A
N/A
SMP Kristen Ensa

Academic year: 2024

Membagikan "Paparan Refreshment Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

Refreshment

Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala

Sekolah: Tahap Pelaksanaan

12 Februari 2024

(2)

Reformasi Birokrasi

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2024

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

(3)

Arahan Presiden

“Saya ingatkan bahwa kita harus tetap fokus pada misi besar kita, yaitu reformasi struktural yang harus terus tetap berjalan.

Reformasi untuk percepatan dan

pemerataan pembangunan, baik itu berupa reformasi regulasi, REFORMASI

BIROKRASI”

(Pidato Sidang Kabinet Paripurna, Video Conference, 14 April 2020, di Istana Kepresidenan Bogor)

Birokrasi yang 1.

Berdampak, Dirasakan Langsung Masyarakat

Reformasi Birokrasi 2.

Bukan Tumpukan Kertas

Birokrasi Lincah 3.

dan Cepat

(4)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

(5)

Statistik Aparatur Sipil Negara

Triwulan III Tahun 2023

Sumber: Paparan Direktur Pengelolaan Data dan Penyajian Informasi Kepegawaian 25 Oktober 2023

Jumlah JF Guru:

1.783.551

1.246.193 PNS

537.358 PPPK

40%

70%

30%

Keadaan data SIASN per 10 Oktober 2023

(6)

Sumber: Paparan Menteri PANRB pada 27 Januari 2023

✓ Paperless

Digital Signature Automasi

Transparansi

Kolaborasi

Interoperabilitas

6 Area Perubahan

Proses Layanan Kepegawaian

X

(7)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Statistik Aparatur Sipil Negara

Sumber: Paparan Direktur Pengelolaan Data dan Penyajian Informasi Kepegawaian 25 Oktober 2023

Jumlah JF Guru:

1.783.551

1.246.193 PNS

537.358 PPPK

40%

70%

30%

Keadaan data SIASN per 10 Oktober 2023

(8)

Merdeka Belajar

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2024

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

(9)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Kemendikbudristek Meluncurkan 26 Episode Kebijakan Merdeka Belajar

(10)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi

Visi Transformasi Satuan Pendidikan

● Filosofi: berpusat kepada peserta didik

● Lingkungan belajar: aman, nyaman, menyenangkan dan inklusif

● Budaya sekolah: refleksi, belajar, berbagi, berkolaborasi

● Hasil belajar murid: ada peningkatan secara

berkelanjutan

(11)

Visi Transformasi Peran Guru

Kriteria Sebelumnya Sesudahnya

Peran Pemateri Pengajar dan Pendidik

Fokus layanan ● Menyampaikan materi pelajaran.

● Orientasi pada kurikulum dan/atau buku teks

● Menumbuhkembangkan kompetensi peserta didik.

● Orientasi pada peserta didik Asesmen Awal Materi yang sudah dan belum

disampaikan kepada peserta didik Kompetensi yang sudah dan belum dikuasai oleh peserta didik

Strategi Satu strategi pembelajaran yang dianggap paling tepat untuk semua peserta didik

Diferensiasi pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing peserta didik

Keluaran yang

Dihasilkan Perencanaan pembelajaran dan laporan

administrasi proses pembelajaran Penguasaan kompetensi dari masing-masing peserta didik

Ukuran Keberhasilan

● Ketuntasan materi pelajaran

● Peningkatan nilai ujian terstandar (skor absolut)

● Peningkatan kualitas proses pembelajaran guru dari tahun ke tahun (kualitatif)

● Peningkatan literasi, numerasi dan

karakter peserta didik dari tahun ke

tahun (delta skor)

(12)

Prinsip Dasar Transformasi Guru dalam Semangat Merdeka Belajar

Menyediakan proses penilaian kinerja guru secara lebih sederhana, tetapi tetap terukur dan relevan

Mendorong kinerja guru yang berdampak pada kualitas pembelajaran peserta didik sesuai kebutuhan masa mendatang

Mengembangkan karier guru sesuai kompetensi dan kinerja dengan skema insentif finansial dan nonfinansial yang bermakna

Memfasilitasi guru melakukan pengembangan kompetensi melalui pilihan yang beragam, baik secara mandiri

(self-regulated) maupun secara kolaborasi

Mendorong pemanfaatan teknologi sebagai akselerator untuk meningkatkan kesempatan dan meringankan beban untuk semua pemangku kepentingan

Berpusat pada Peserta Didik dan Masa Depan

Budaya Belajar Guru

Sederhana Meritokrasi

Memudahkan

1

2

3

4

5

(13)

Transformasi Pengelolaan Kinerja

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2024

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

(14)

Transformasi Manajemen Talenta (Tata Kelola) Guru yang Sedang Dilakukan Kemendikbudristek

Perencanaan

Pengembangan Kompetensi Guru

Pengembangan Kompetensi Guru Berkelanjutan

Pengembangan Kompetensi PRE-SERVICE

(PRA-JABATAN) IN SERVICE (DALAM JABATAN)

Pola dan Peningkatan Karier Guru Perencanaan

dan Formasi Guru

Pendidikan Profesi Guru Prajabatan

Masa Persiapan Pensiun dan Pensiun Guru Refleksi dan

Asesmen Kompetensi Berdasar Model Kompetensi

Perencanaan Kinerja Guru Tahunan

Pelaksanaan, Pemantauan, dan Pembinaan Kinerja Guru

Evaluasi Kinerja Guru

Pengelolaan Kinerja

POST-SERVICE (PURNA JABATAN)

1 2 4 5 6

7 9

10

Remunerasi, Penghargaan, Kesejahteraan, dan Perlindungan Guru

8

Regulasi, Teknologi, dan Kolaborasi

Ruang Talenta Guru

3

(15)

Sebagai panduan teknis untuk kontekstualisasi pada bidang

pendidikan, telah terbit Perdirjen GTK No. 7607/B.B1/HK.03/2023 untuk mendukung penerapan Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah melalui PMM.

Sebagai bagian transformasi pengelolaan ASN yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, KemenPANRB melakukan transformasi pengelolaan kinerja yang diatur melalui:

❏ PermenPANRB No. 6 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara

❏ PermenPANRB No. 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional

Transformasi Pengelolaan Kinerja

Guru dan Kepala Sekolah

Transformasi ASN

Transformasi Guru & KS

Transformasi Pengelolaan Kinerja Guru/KS adalah upaya kita bersama

untuk peningkatan layanan

(16)

Pengendalian

1. Mengurangi resiko penyimpangan 2. Banyak prosedur &

administrasi

3. Membangun perilaku patuh

Kekeliruan adalah aib yang ditutupi

Transformasi Paradigma Pengelolaan Kinerja

Pencapaian

1. Memastikan

pencapaian target 2. Banyak indikator dan

monitoring

3. Membangun perilaku orientasi pada target

Kekeliruan adalah aib yang ditutupi

Pembelajaran

1. Memastikan

peningkatan individu dan tim

2. Banyak kesempatan dan dukungan belajar 3. Membangun perilaku

belajar

Kekeliruan adalah

kesempatan belajar

(17)

Selama 2023

1. Penghapusan DUPAK oleh Kemenpan dan menggunakan SKP yang disusun sendiri.

2. Menggunakan aplikasi E-Kinerja atau aplikasi dari Pemda

Masa Transisi

(Banyak tantangan &

indikator belum kontekstual)

Transformasi Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah

Sebelum 2023

1. Menggunakan DUPAK plus PKG dan PKKS 2. Transisi dari manual ke

penggunaan aplikasi

Masa Sebelumnya

(Banyak tantangan, ada tumpang tindih indikator)

Setelah 2023

1. Memilih SKP yang sudah disediakan, terintegrasi Rapor Pendidikan

2. Menggunakan aplikasi PMM terintegrasi

E-Kinerja

Masa Transformasi

(Ada tantangan & indikator

sudah kontekstual)

(18)

● Lebih sedikit dokumen yang harus disiapkan Guru/KS dan direviu oleh atasan

● Kemudahan mendapatkan bukti fisik pengembangan kompetensi

● Semua upaya Guru/KS berdampak langsung pada pembelajaran di

kelas/sekolahnya Merdeka Memilih

Indikator yang Relevan

● Guru/KS tidak perlu menyusun sendiri RHK

● Guru/KS cukup klik pilihan indikator yang relevan dengan pembelajaran.

Hanya butuh 15 menit untuk menyusun Sasaran Kinerja Pegawai,

● Fokus Guru/KS pada peningkatan pada 1 indikator praktik kinerja yang telah dipilih dan disepakati

● Dokumen Akuntabilitas:

Mengunggah dokumen lebih sedikit dan digunakan

sehari-hari

● Pengembangan

Kompetensi: Keabsahan bukti dinilai oleh Pejabat Penilai (KS/PS)

● Guru/KS memilih 1 indikator praktik kinerja dari 8 pilihan yang tersedia

● Pilihan indikator praktik kinerja relevan dengan pembelajaran dan Rapor Pendidikan

Artinya

Konsekuensi Bagi Guru/KS

Merdeka dari Beban Administrasi

Merdeka Unjuk Kinerja yang Berdampak

Apa Ciri Transformasi Pengelolaan Kinerja

Guru dan Kepala Sekolah?

(19)

Apa Manfaat Pengelolaan Kinerja

Guru dan Kepala Sekolah?

Memfasilitasi pegawai (guru dan kepala sekolah) melakukan pengembangan kompetensi dan peningkatan kinerja secara berkelanjutan.

Memberikan pengakuan dan penghargaan terhadap kontribusi pegawai (guru dan kepala sekolah) terhadap peningkatan kualitas pembelajaran.

Memberikan penguatan dan dukungan terhadap peningkatan karier pegawai

(guru dan kepala sekolah) berdasarkan kualitas kinerjanya.

(20)

Berdasarkan Rapor Pendidikan Guru: Indikator D1, Praktik Pembelajaran KS: Indikator D3, Kepemimpinan Pembelajaran

1. Praktik Kinerja

Apa Variabel Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah?

Kategori Kegiatan 1. Pendidikan 2. Pelatihan 3. Non-pelatihan 4. Kontribusi

Komunitas 5. Kontribusi

Sumber Belajar 2. Pengembangan Kompetensi

Terdapat empat variabel yang dalam penilaian kinerja seorang pegawai:

Dokumen yang menunjukkan akuntabilitas pegawai (guru dan kepala sekolah) dalam melakukan kinerja sesuai tugasnya Tidak dinilai tapi dikumpulkan.

4. Dokumen Akuntabilitas Wajib dikumpulkan Variabel pertimbangan

Variabel penilaian

Keempat variabel di atas akan menjadi acuan Pejabat Penilai Kinerja dalam melakukan Penetapan Predikat Kinerja Pegawai

Kemudian Predikat Kinerja akan menentukan Angka Kredit yang diperoleh Pegawai

Penetapan Predikat Kinerja

Konversi ke Angka Kredit 1. Praktik Kinerja

3. Perilaku Kerja

2. Pengembangan Kompetensi

(pertimbangan)

4. Dokumen Akuntabilitas

(dikumpulkan)

Penilaian Kinerja Pegawai

BERAKHLAK 1. Berorientasi

Pelayanan 2. Akuntabel 3. Kompeten 4. Harmonis 5. Loyal 6. Adaptif 7. Kolaboratif.

3. Perilaku Kerja Variabel penilaian

(21)

Mengapa dalam PMM dan Bersinergi bersama BKN?

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2024

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

(22)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Platform Manajemen Talenta dan Produk Teknologi Kemendikbudristek Lainnya

3,1Jt+ total jumlah pengguna sejak rilis di awal 2022 dengan 73%

pengguna aktif (>60 ribu pengguna berasal dari daerah 3T)

Total 306 ribu+ konten pembelajaran diunggah oleh 70 ribu+ guru

3200+ video di dalam 25+ topik pelatihan mandiri, 3800+ materi ajar, akses ke 20.000+ komunitas guru se-Indonesia

6 Indikator prioritas (dengan 200+ sub indikator)

>280 ribu Sekolah mengakses platform

>99% Dinas pendidikan daerah telah mengakses platform, mendorong standarisasi kualitas pendidikan se-Indonesia

● Dari berbagai sumber data, menyiapkan tabel akhir siap pakai untuk digunakan lintas tim/bidang

● Fokus pada Penguatan regulasi dan Data Governance,

Optimalisasi pemanfaatan data, dan Penguatan infrastruktur data

Platform Lainnya dalam ekosistem teknologi Kemendikbudristek

Satu Data

>3,6 ribu

Mitra industri Sekolah

>362 ribu

Guru

>3.5 juta

Mahasiswa

>1 juta

per Mei 2023*

Platform meningkatkan kompetensi guru, akses ke bahan pengajaran berkualitas dan tempat bagi para guru berbagi praktik baik.

Dasbor Asesmen Nasional untuk membantu kepala sekolah dan guru dalam melakukan perencanaan berbasis data.

Pemanfaatan data-data platform prioritas untuk memperkuat strategi kebijakan dan implementasi operasional.

(23)

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Diperlukan keterhubungan antar substansi yang spesifik bagi Guru dan ekosistem teknologi pendukung untuk mendapatkan Profil Kinerja yang dibutuhkan

Kemendikbudristek

Penetapan Sasaran Kinerja Perencanaan Kinerja

Pelaksanaan Kinerja

Penilaian Kinerja

Perilaku Kerja (BERAKHLAK)

Profil Kinerja Predikat Capaian

Kinerja Satuan Pendidikan

Atasan Portofolio Guru

Profil Kompetensi

Pengelolaan Kinerja Guru dan Kepala Sekolah

Mekanisme

Identifikasi

Setiap rangkaian pada pengelolaan kinerja

memerlukan substansi yang spesifik untuk guru

(24)

Untuk Mewujudkan Transformasi

Tata Kelola Guru, Kemendikbudristek Berkolaborasi bersama Badan

Kepegawaian Negara

Sinergi dan Interoperabilitas antar-sistem

terutama untuk

Pengelolaan Kinerja Guru Pengembangan Kompetensi Guru melalui

Identifikasi Talenta Guru

(25)

Untuk mendukung Transformasi Pengelolaan Kinerja, Kemendikbudristek berkolaborasi dengan BKN sesuai dengan amanah Pasal 35 PermenPANRB No.6 Tahun 2022

Mulai Januari 2024, Pengelolaan Kinerja bagi Guru dan Kepala Sekolah dilakukan melalui

Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang

terintegrasi dengan aplikasi e-Kinerja BKN.

(26)

Surat Edaran Bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara dan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset

dan Teknologi Nomor 17 tahun 2023 dan Nomor 9 Tahun 2023

tentang Sistem Informasi Pengelolaan Kinerja Aparatur Sipil Negara Guru.

(Masukan gambar screenshot halaman

depan SEB)

Untuk mendukung Transformasi Pengelolaan Kinerja, Kemendikbudristek bersama BKN menerbitkan Surat Edaran Bersama

Mulai Januari 2024, Pengelolaan Kinerja bagi Guru dan Kepala Sekolah dilakukan melalui

Platform Merdeka Mengajar (PMM) yang

terintegrasi dengan aplikasi e-Kinerja BKN.

(27)

Apa yang Dilakukan dalam Pelaksanaan Kinerja Guru?

Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2024

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

(28)

Praktik Kinerja

Pengelolaan Kurikulum dan Perencanaan Satuan

Pendidikan untuk Mendukung Pembelajaran Pengembangan Kompetensi

Perilaku Kerja

Pengelolaan Penugasan Guru dan Tenaga Kependidikan

Peningkatan kualitas praktik pembelajaran guru

Peningkatan praktik kinerja kepala sekolah melalui observasi kinerja

Pengelolaan kegiatan pengembangan kompetensi guru dan tendik

Pengembangan kompetensi kepala sekolah Pengelolaan tugas tambahan guru dan tendik

Penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP)

Pengelolaan pelaksanaan pembelajaran Penyusunan perencanaan satuan pendidikan Penyusunan laporan pengelolaan satuan pendidikan

Peningkatan praktik kinerja guru melalui observasi kinerja

Pengembangan kompetensi guru

Pelaksanaan tugas tambahan guru Kontribusi dalam Penyusunan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) Pelaksanaan pembelajaran

Perilaku Kerja BERAKHLAK Perilaku Kerja BERAKHLAK

Kepala Sekolah Guru

Cascading Kinerja

(29)

8 sub indikator turunan dari Indikator D1 Kualitas Pembelajaran pada Rapor Pendidikan

Guru memilih 1 sub indikator untuk ditingkatkan melalui Siklus Peningkatan Kinerja

Bukti dukung pelaksanaan observasi praktik kinerja didukung melalui PMM

8 Pilihan Indikator Praktik Kinerja Guru

1. Praktik Kinerja Keteraturan

Suasana Kelas

Penerapan Disiplin Positif

Umpan Balik Konstruktif

Perhatian dan Kepedulian

Ekspektasi pada Peserta Didik

Aktivitas Interaktif

Instruksi yang Adaptif

Instruksi Pembelajaran

SKP

Jan Feb Mar Apr Mei Jun

A: Diskusi Persiapan B: Observasi Kinerja C: Diskusi Tindak Lanjut

E: Refleksi Tindak Lanjut F & G: Penilaian D: Upaya Tindak Lanjut

SKP

Jul Agu Sep Okt Nov Des

A: Diskusi Persiapan B: Observasi Kinerja C: Diskusi Tindak Lanjut

E: Refleksi Tindak Lanjut F & G: Penilaian D: Upaya Tindak Lanjut

(30)

Seorang guru menyelesaikan

kegiatan pengembangan kompetensi sejumlah 32 poin sesuai yang

direncanakan, lalu mengunggah bukti penyelesaiannya di PMM.

Besaran poin yang diperoleh akan menjadi pertimbangan dalam Penilaian Praktik Kinerja.

18 Pilihan Kegiatan Pengembangan Kompetensi

2. Pengembangan Kompetensi - Guru/Kepala Sekolah melaksanakan pelatihan mandiri sesuai model kompetensi Guru/Kepala Sekolah/Pengawas Sekolah - Guru menyelesaikan program pelatihan mandiri hingga

penyampaian aksi nyata tentang “Diferensiasi Pembelajaran PAUD” di PMM

8 poin

Per pelatihan mandiri

- Guru/Kepala Sekolah melakukan program pelatihan & pendidikan jangka pendek/menengah pada bidang kepemimpinan dan bidang teknis yang relevan

- Guru menuntaskan Program Guru Penggerak 128

poin

per semester

- Guru/Kepala Sekolah melaksanakan peran sebagai coach/mentor/fasilitator/pengajar praktik/asesor pada Pendidikan Guru Penggerak/Sekolah Penggerak/Pendidikan Profesi Guru

- Guru terlibat menjadi Guru Pamong di Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan di LPTK

12 poin

per kegiatan berdurasi 2-3

jam

Komunitas Belajar

Kategori Kegiatan

Pembuatan Sumber Belajar

Pengembangan Kompetensi Selain Pelatihan

Pelatihan

Program Prioritas

Pendidikan Guru Penggerak, Sekolah Penggerak, Pendidikan Profesi Guru, Implementasi Kurikulum Merdeka,

Perencanaan Berbasis Data

Program Non Prioritas

Kontributor

Penggerak, Asesor, Narasumber, Pengajar Praktik, Fasilitator, Guru Pamong, Coach/Mentor, Penelaah, Pembuat Konten

dll

Peserta Skala Prioritas Kategori Peran

Pendidikan

(31)

Disusun bersama Kepala Sekolah dengan melibatkan guru secara partisipatif

Dikumpulkan oleh Kepala Sekolah sebagai bukti dukung bersama sehingga guru tidak perlu mengunggah lagi.

Dokumen Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP)

3. Dokumen Akuntabilitas

Disusun oleh Kepala Sekolah untuk memastikan bahwa guru hadir dalam melaksanakan pembelajaran di ruang kelas

Dikumpulkan oleh Kepala Sekolah sebagai bukti dukung bersama sehingga guru tidak perlu mengunggah lagi.

Rangkuman Kehadiran

Seorang guru dapat menyelesaikan tugas tambahan sesuai dengan penugasan dan/atau kesepakatan bersama kepala sekolah.

Pemberian tugas tambahan dilakukan dalam bentuk surat keputusan/surat tugas yang dibuat oleh Kepala Sekolah.

Bukti dukung berupa dokumen refleksi yang dilampiri surat

keputusan/surat tugas dikumpulkan oleh guru

Bukti Dukung Tugas

Tambahan

(32)

Guru memilih 7 fokus perilaku kerja yang akan ditingkatkan untuk masing-masing aspek perilaku kerja sesuai dengan konteks pendidikan 7 fokus perilaku kerja sekaligus menjadi ekspektasi khusus atasan yang

ditunjukkan guru selama pelaksanaan kinerja

7 Aspek BERAKHLAK

4. Perilaku Kerja

NO. ASPEK INDIKATOR FOKUS PERILAKU

1 Berorientasi Pelayanan

Memahami kebutuhan peserta didik dan berusaha memenuhinya

Mengidentifikasi kebutuhan peserta didik secara proaktif

2 Kolaboratif

Menggerakkan

pemanfaatan sumber daya satuan pendidikan untuk pencapaian visi dan misi satuan

pendidikan

Mengoptimalkan sumber daya satuan pendidikan untuk

mendukung pencapaian kinerja satuan pendidikan

Contoh

(33)

Referensi

Dokumen terkait

Uji simultan (uji F) pada hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi, akuntabilitas, dan responsibilitas pengelolaan keuangan sekolah berpengaruh terhadap

Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia/Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K).. Inovasi Untuk Meningkatkan Kinerja Guru / KIAT Guru (Kinerja

Strategi yang dilakukan Kepala Sekolah Kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di MTs Negeri 1 Sumenep menyusun strategi-strategi untuk meningkatkan kinerja guru

1.4 Formulir D : Refleksi Tindak Lanjut Obsevasi Kinerja Guru Catatan Kepala Sekolah Pertanyaan Respon * Catatan Nama Guru Nama Kepala Sekolah Hari/ Tanggal Periode Waktu Tempat

FORMULIR B: FORMULIR PELAKSANAAN OBSERVASI KINERJA GURU Nama Guru Antini ,S.Pd Nama Kepala sekolah Rini Wati,S.Pd Hari / tanggal 22 Februari 2024 Periode Januari sd Juni 2024 waktu

Guru dan Kepala Sekolah menyepakati jadwal observasi kinerja beserta kelengkapan yang dibutuhkan dalam melakukan observasi kinerja Guru Rencana Hasil Kerja Fokus Perilaku Upaya

17/01/24, 13.08 Pengelolaan Kinerja Kepala Sekolah https://guru.kemdikbud.go.id/pengelolaan-kinerja/periksa/20330196 1/3  Perencanaan Kinerja Guru SATUANPENDIDIKAN SMP ISLAM ASY-

Surat edaran ini berisi informasi tentang penggunaan Platform Merdeka Mengajar (PMM) sebagai alat bantu meningkatkan kinerja dan kompetensi guru serta kepala