• Tidak ada hasil yang ditemukan

partisipasi perempuan pekerja tembakau

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "partisipasi perempuan pekerja tembakau"

Copied!
198
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Perempuan yang tadinya hanya sekedar ibu rumah tangga kini bisa berperan aktif di luar rumah untuk membantu perekonomian. Perempuan yang membantu keuangan keluarga mempunyai berbagai cara dalam membantu suami dalam hal materi seperti yang dilakukan perempuan di Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

Fokus Penelitian

Tujuan Penelitian

Untuk menggambarkan kondisi perekonomian keluarga Pekerja Tembakau PTPN X Kebun Kertosari di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Untuk mendeskripsikan partisipasi perempuan pekerja tembakau di PTPN X Kebun Kertosari di Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

Manfaat Penelitian

Penelitian ini menjadi media untuk menambah pengetahuan tentang partisipasi perempuan dalam meningkatkan perekonomian keluarga. Bagi IAIN Jember khususnya Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Program Studi Ekonomi Syariah, penelitian ini dapat dijadikan referensi bagi peneliti selanjutnya mengenai partisipasi perempuan bekerja dalam meningkatkan perekonomian.

Definisi Istilah

Kata serapannya bersifat feminin yang berarti 'tuan' atau orang yang dihormati 'empu' atau gelar kehormatan. Dalam penelitian yang dilakukan, partisipasi perempuan pekerja tembakau dalam peningkatan perekonomian keluarga adalah perempuan yang ikut serta dalam menunjang perekonomian dengan cara ikut serta dalam pekerjaan yang bertujuan untuk meningkatkan perekonomian keluarganya guna memenuhi kebutuhan hidupnya.

Sistematika Pembahasan

Data pekerja atau pekerja di Gudang Tembakau PTPN X Kebun Kertosari Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Faktor Pendukung Wanita Bekerja di Gudang Tembakau PTPN X Kebun Kertosari Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember m.Sejarah Singkat Berdirinya Gudang Tembakau PTPN X Kebun Kertosari di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember.

Kondisi perekonomian perempuan pekerja tembakau di PTPN X Kebun Kertosari di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Faktor Pendukung Pengelolaan Stok Buruh Tembakau Wanita S.K PTPN X Perkebunan Kertosari di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten. Faktor penghambat perempuan pekerja tembakau pada pengelolaan gudang S.K PTPN X Perkebunan Kertosari di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember.

Kondisi Perekonomian Perempuan Tembakau Pengelola Gudang Perkebunan S.K PTPN X Kertosari di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Partisipasi Perempuan Pekerja Tembakau Pengelola Gudang S.K PTPN X Perkebunan Kertosari di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Faktor Pendukung Wanita Pekerja Tembakau Pengelola Gudang S.K PTPN X Perkebunan Kertosari di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember.

1. Bagaimana kondisi perekonomian sebelum berdirinya Gudang Tembakau PTPN X Kertosari di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember.

Tabel 2.1 Deskripsi penelitian terdahulu  No  Nama Peneliti
Tabel 2.1 Deskripsi penelitian terdahulu No Nama Peneliti

KAJIAN PUSTAKA

Penelitian Terdahulu

Kajian Teori

Dalam hal ini, perempuan tidak hanya mengurus rumah tangga saja, namun juga ikut serta mencari nafkah. Istri yang ingin bekerja mencari nafkah di luar rumah (wanita karir) diperbolehkan dengan ketentuan sebagai berikut: 11.

Subyek Penelitian

Alasan peneliti memilih lokasi ini adalah karena di gudang ini mayoritas perempuan bekerja membantu suami mencari nafkah dan merekrut tenaga kerja perempuan dan hampir seluruh tenaga kerja adalah perempuan, tenaga kerja laki-laki dapat dihitung dengan jari satu tangan. . Jumlah pegawai dan pekerja di Gudang Pengolahan Tembakau sebanyak 1550 orang, meliputi: a) pekerja laki-laki sebanyak 28 orang dan b) pekerja perempuan sebanyak 1522 orang. Terlihat di gudang Pengola S.K Ajung Kalisat banyak didominasi oleh pekerja perempuan.

Sumber data primer merupakan sumber utama untuk memperoleh data primer yang diperoleh melalui pertanyaan tertulis dengan menggunakan angket atau secara lisan dengan menggunakan metode wawancara. Sumber data dalam hal ini adalah informan. Informan yang dihadirkan adalah : Pak Dodik selaku asisten manajer perusahaan/gudang, pekerja/buruh yang dijadikan informan berjumlah 37 orang (Ibu Sakwati, Suki, Armani, Sana, Mideh, Buhari, Aisyah, Elmi, Waniya, Tosiya, Suhermi, Sadi, Nurhayati, Mili, Nur Hasanah, Tutik, Farida, Hayani, Halilah, Hasyati, Hartatik, Misnaya, Nima, Yusi Hermawati, Sundari, Nawati, Supiati, Umiati, Rohemah, Aminah, Wiwik Andriyani, Wakiah , Toyani , Suryani, Hayatik, Gusaeri, ) Ibu Yusri Irawati selaku Kepala Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember, Ibu Misnatun selaku Tokoh Masyarakat Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember.

Teknik Pengumpulan Data

Analisa Data

Keabsahan Data

Triangulasi adalah suatu teknik untuk memeriksa keabsahan data, dengan menggunakan sesuatu selain data tersebut untuk memeriksa dan membandingkan data tersebut. Triangulasi sumber adalah pengujian kredibilitas data dengan cara memeriksa data yang diperoleh dari berbagai sumber. Data yang dikumpulkan dengan teknik wawancara pada pagi hari, ketika sumbernya masih segar dan tidak banyak permasalahan, akan menghasilkan data yang lebih valid sehingga lebih kredibel.11.

Triangulasi sumber melibatkan perolehan data dari informan yang berbeda dengan menggunakan teknik yang sama. Data yang dikumpulkan dengan teknik wawancara pada pagi hari, ketika sumbernya masih segar dan tidak banyak permasalahan, akan menghasilkan data yang lebih valid sehingga lebih kredibel.

Tahap-tahap Penelitian

Visi PTPN Gudang Tembakau PTPN X Kebun Kertosari di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember terletak di Dusun Ajung Oloh Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Oleh karena itu, kondisi perekonomian di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember dapat dikatakan masih kurang memadai bahkan kurang sejahtera.

Perempuan di Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember biasanya bekerja sebagai buruh migran dan kini kembali menjadi buruh di gudang tembakau. Keterlibatan perempuan dalam pekerjaan tembakau di PTPN Kebijakan Gudang Pengolahan Tembakau untuk merekrut perempuan sebagai pekerja.. Hambatan bagi perempuan yang bekerja di Gudang Pengolahan Tembakau S.K PTPN X Kebun Kertosari di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember.

3. Apa saja faktor motivasi perempuan bekerja di gudang tembakau PTPN X Kebun Kertosari di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. 4. Apa saja hambatan bagi perempuan yang bekerja di Gudang Tembakau PTPN X Kebun Kertosari di Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA

Gambaran Objek Penelitian

Setiap pegawai yang melanggar peraturan perundang-undangan perusahaan dan menimbulkan kerugian bagi perusahaan akan diberikan surat peringatan sebanyak-banyaknya 3 kali, dan apabila tetap tidak ada tanggapan atau perubahan dari pegawai itu sendiri maka akan dikenakan sanksi pemutusan hubungan kerja pada saat itu juga. Gudang Tembakau PTPN X.8. f.. Banyaknya buruh atau pekerja di Gudang Tembakau PTPN X Kebun Kertosari di Desa Ajung Kalisat9. Menurut Mustafa, warga Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, pada akhir 1990-an dan awal 1990-an, banyak masyarakat yang menggali di ladang Ajung. 18 Sumber Data : Dokumentasi Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember.. penduduknya bersekolah, k) 98 anak TK, i) 378 anak putus sekolah.

Berdasarkan agama yang dianut oleh warga desa Ajung Kalisat, mayoritas beragama Islam, hanya sedikit yang menganut agama Kristen dan semuanya merupakan pendatang dari luar yaitu pendatang dari Tiongkok. Jumlah penduduk usia produktif Desa Ajung Kalisat sebanyak 6.352 jiwa d. Pendapatan per kapita di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten. Kondisi perekonomian Desa Ajung sebelum berdirinya Gudang Pengolahan Tembakau masih kurang memadai bahkan belum bisa dikatakan sejahtera karena masyarakat desa mendapatkannya.

Perekonomian di Desa Ajung mengalami peningkatan sejak berdirinya Gudang dan dapat dikatakan sejahtera karena adanya kesempatan bagi perempuan yang tidak berpendidikan untuk bekerja di Gudang dan mempunyai penghasilan sendiri dan dari penghasilan tersebut dapat menghidupi suami membantu memenuhi kebutuhan pokoknya. kebutuhan seperti kebutuhan pokok, karena Gudang didirikan pada masa-masa awal jauh sebelum perekonomian berkembang dan meningkat seperti saat ini. 28 Namun pekerja yang bekerja mayoritas sejahtera karena kesejahteraan hanya bisa dialami oleh diri sendiri dan kesejahteraan setiap orang berbeda-beda. 29 Jadi kesejahteraan warga Desa Ajung Kalisat Kabupaten Jember yang bekerja sebagai buruh dikatakan sejahtera dengan adanya kesejahteraan. upah yang diberikan oleh Gudang Pengolahan Tembakau karena mayoritas pekerjanya berasal dari Desa Ajung saja sebanyak 687 orang.

Penyajian dan Analisis Data

Saya seorang pekerja yang sudah bekerja selama 25 tahun, karena sampai saat ini saya belum mempunyai keluarga, saya bekerja untuk kebutuhan ekonomi guna memenuhi kebutuhan hidup saya. Saya bekerja membantu suami memenuhi kebutuhan hidupnya agar tercukupi kebutuhannya dan dapat menyelesaikan pendidikan anak-anaknya yang masih duduk di bangku SMP dan SD. Saya seorang pekerja dengan pengalaman 28 tahun, saya bekerja untuk kebutuhan keluarga saya.

Saya seorang pekerja yang sudah bekerja kurang lebih 23 tahun, saya bekerja membantu suami saya mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Saya seorang pekerja yang sudah bekerja selama 25 tahun dan membantu suami saya bertahan hidup, saya harus memenuhi kebutuhan hidup beliau yang semakin meningkat dan pengeluaran yang semakin meningkat. Dengan kebijakan ini, terdapat peluang bagi perempuan yang bekerja untuk membantu suaminya memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.68.

Berbeda dengan perempuan di Desa Ajung Kalisat yang masih berjuang mencari nafkah, meninggalkan anak-anaknya mengurus diri sendiri karena tidak mampu. Apakah bisa dengan bekerja di PTPN

PENUTUP

Kesimpulan

Kondisi Perekonomian Keluarga Pekerja Gudang Pengolahan Tembakau S.K PTPN X Kebun Kertosari di Desa Ajung Kecamatan Kalisat Kabupaten Jember. Keluarga dikatakan sejahtera dengan berbagai tahapan kesejahteraan, yaitu keluarga sejahtera tahap I mencapai 70%, kesejahteraan tahap II mencapai 30. Kesejahteraan tahap 1 adalah mereka yang dapat memenuhi kebutuhannya, minimal kebutuhan pokok seperti makan dua kali sehari.

Ada beberapa orang yang tergolong sejahtera tahap 1 antara lain: Nisi, Sadi, Nurhayati, Farida, Mili, Nurhasanah, Hayani, Tutik, Rani, Supiati, Halila, Misnaya, Rohemah, Amina, Sakwati, Suki, Armani, Suhermi, Tosiya. Berikut masyarakat yang tergolong sejahtera tahap 2, antara lain: Wiwik Andriyani, Nima, Yusi Hermawati, Sundari, Untung Wahida, Busiya, Hartatik, Hosyati. Partisipasi perempuan pekerja di Gudang Pengolahan Tembakau S.K PTPN

Keikutsertaan perempuan dalam pelaksanaan pekerjaannya sesuai dengan tempat yang ditentukan oleh Gudang Pengolahan Tembakau yaitu dari sarpos, fermentasi, pemilahan, tingkat I, II. tingkat, AKU AKU AKU. Kendala bagi perempuan yang bekerja di gudang pengolahan tembakau S.K PTPN X Kebun Kertosari di Desa Ajung, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember.

Saran-Saran

Berapa data pekerja yang bekerja di Gudang Tembakau di PTPN Selain bekerja, apakah ada peraturan di Gudang Tembakau PTPN X Kebun Kertosari untuk pekerja? Lakukan PTPN

Apa pun yang didapatnya setelah bekerja di Gudang Tembakau PTPN X Kebun Kertosari sesuai dengan kebutuhannya.

Referensi

Dokumen terkait