• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF Pengantar - repository.metrouniv.ac.id

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PDF Pengantar - repository.metrouniv.ac.id"

Copied!
270
0
0

Teks penuh

Ide penulisan kolaboratif muncul pada masa pandemi Covid-19, disusul dengan peraturan pemerintah tentang “Merdeka Belajar”. Upaya menjaga mutu pendidikan yang diukur dari tingkat hasil pembelajaran pada masa pandemi Covid-19 tentu menjadi sasaran penulis Bunga Rampai yang dituangkan dalam berbagai topik sebagaimana diwajibkan dalam kurikulum Merdeka Belajar di sekolah-sekolah dimana Terdapat tiga klasifikasi sasaran hasil belajar, yaitu ranah kognitif (pengetahuan), psikomotor (keterampilan), dan afektif (pembentukan karakter).

PARADIGMA DAN ANALISIS IMPLEMENTASI MERDEKA BELAJAR

KONSEP “AUTONOMOUS LEARNING”

DALAM MERDEKA BELAJAR DI MASA PANDEMI COVID-19

Konsep belajar mandiri yang menekankan pada belajar mandiri sangat sejalan dengan program mandiri belajar yang saat ini diterapkan pada perguruan tinggi di Indonesia. Saat ini, konsep pembelajaran mandiri dan program MBKM yang diterapkan pada pembelajaran daring pada masa pandemi COVID-19 di perguruan tinggi di Indonesia diharapkan dapat membuat pembelajaran menjadi lebih bermakna.

MERDEKA BELAJAR PADA PENDIDIKAN VOKASI (POLITEKNIK) DI MASA

PANDEMI

Salah satu rencana kerja yang disiapkan untuk dilaksanakan mulai tahun 2020 adalah Program Merdeka Belajar. Kebijakan Merdeka Belajar: Kampus Merdeka mendorong proses pembelajaran di perguruan tinggi yang semakin mandiri dan fleksibel.

STRATEGI MENINGKATKAN KOMPETENSI LITERASI MEMBACA

MERDEKA BELAJAR

  • Re-orientasi Kurikulum
  • Pemanfaatan Literasi Data dan Informasi Kompetensi tentang literasi data dan informasi di
  • Penerapan Literasi Digital
  • Pengembangan literasi manusia yang optimal Era disrupsi sekarang ini menuntut sumber daya
  • Kolaboratif, komunikatif, kreatif, dan inovatif Menuju perbaikan pendidikan di Indonesia sangat

Pendidikan literasi ini menjadikan pengalaman membaca sebagai bagian dari keterampilan yang harus dimiliki siswa. Selain itu, program ini juga dipersiapkan untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi disrupsi di era industri 4.0 dan society 5.0.

KOLABORASI GURU DAN ORANG TUA DALAM MENCIPTAKAN MERDEKA

BELAJAR AUD

Teori Greenberg

Teori Spodek

Pendidik sebagai fasilitator memberikan pelayanan agar peserta didik mudah menerima dan memahami materi pelajaran. Ke-14 peran guru dan orang tua di atas akan menghasilkan siswa yang mempunyai perilaku disiplin, pekerja keras dan tidak mudah menyerah.

PENGGUNAAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) DALAM

Salah satu bentuk pembelajaran mandiri adalah penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKPD) dalam setiap pelaksanaan proses pembelajaran daring yang sedang berlangsung. Lembar Kerja Siswa (LKPD) dahulu dikenal dengan nama Lembar Kerja Siswa (LKS) dan disebut juga dengan Lembar Kerja Siswa.

PROBLEMATIKA PEMBELAJARAN MUHADATSAH DI MASA PANDEMI

COVID-19

Pada pembelajaran Muhadatsah I diharapkan siswa mampu hiwar (berbicara) tentang topik secara sederhana, menggunakan bahasa Arab yang baik dan benar. Dari penjelasan di atas dapat kita simpulkan apa saja permasalahan pembelajaran Muhadatsah di era pandemi ini.

PEMANFAATAN INTERNET SEBAGAI SUMBER DAN MEDIA BELAJAR PADA

PEMBELAJARAN JARAK JAUH

  • Portal Rumah Belajar Kemendikbud Merupakan suatu portal yang tersedia diinternet yang
  • Youtube
  • Jurnal
  • Ebook
  • Perpustakaan Digital

Sedangkan alat pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan oleh guru dan siswa untuk memperoleh pengetahuan. Secara fungsional sumber belajar memberikan kesempatan kepada anak untuk bergaul dalam memperoleh dan memperluas pengetahuan melalui berbagai media pembelajaran (Sudono, 2010: 7). Guru dapat berkomunikasi dengan siswa melalui konferensi video dengan berbagi materi yang telah dibuatnya, atau bahkan guru dapat memberikan akses terhadap sumber belajar lain yang tersedia di Internet.

POTRET MERDEKA BELAJAR PADA MASA PANDEMI COVID-19

Kebebasan belajar adalah kebebasan guru dan siswa untuk berinovasi, belajar mandiri dan kreatif. Potret Merdeka Belajar di UPTD SMP Negeri 2 Metro Seperti yang telah dibahas sebelumnya, di masa pandemi ini guru dan siswa terpaksa menjadi guru dan pembelajar yang mandiri. Pembelajaran daring dengan program belajar mandiri dapat dilaksanakan dengan baik di UPTD SMP Negeri 2 Metro.

TETAP PRODUKTIF DI MASA PANDEMI

Produktivitas Formal

Ia sadar walaupun tidak bersekolah, ada jadwal pelajaran yang harus dipatuhi, ada tugas yang harus diselesaikan dan diserahkan tepat waktu, meski terkadang terlambat karena kendala IT atau kehabisan paket internet, hal tersebut kemungkinan sinyalnya kurang bagus, keadaan ini sangat membutuhkan semangat dan kegigihan karena tidak ada teman belajar di rumah tentunya. Selain mengikuti kelas dengan baik, ia juga mengikuti kompetisi sekolah dan ekstrakurikuler.

Produktivitas Non Formal

Membantu tetangga yang sedang ada pemakaman atau penguburan Kegiatan ini melatih keberanian menghadapi orang lain selain orang tua dan saudara dalam keluarga. Berdasarkan uraian di atas, terlihat banyak hal yang dapat dilakukan pelajar di masa pandemi ini agar tetap produktif. Ia tak hanya menghabiskan waktu bermain game, jalan-jalan, menonton film hingga larut malam, hingga akhirnya tertidur di sore hari.

KEPEMIMPINAN KEPALA MADRASAH DI MASA PANDEMI

Untuk itu, kepala sekolah diharapkan mampu menjadi pengambil kebijakan yang tepat dalam menyikapi keadaan pandemi Covid ini. Kepala madrasah harus mampu menjaga suasana pendidikan dan memastikan peserta didik tetap mendapatkan pendidikan yang efektif. Kepala madrasah yang memenuhi kriteria kepemimpinan dalam perspektif Al-Qur'an dan mampu menjadi pemimpin yang efektif di masa pandemi Covid-19 hendaknya menerapkan langkah-langkah manajemen sebagai berikut (Hadi, 2020).

EFEKTIVITAS MERDEKA BELAJAR DI MASA PANDEMI

Merdeka belajar, seperti yang diusulkan Mendikbud, saat memberikan sambutan di Hari Guru, mengatakan bahwa dirinya sangat ingin memperjuangkan kebebasan belajar. Masalahnya adalah apakah hal ini merupakan inti dari kebebasan belajar. Membebani siswa melebihi kemampuannya adalah tindakan keji yang pada dasarnya bertentangan dengan semangat belajar mandiri. Kebebasan belajar memerlukan persiapan yang matang, tidak hanya oleh guru, tetapi juga oleh sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah.

PROBLEMATIKA DAN MOTIVATOR BELAJAR SISWA DIMASA PANDEMI

Berdasarkan pengalaman penulis dan sejumlah guru di beberapa sekolah, mengakui pembelajaran daring kurang efektif dibandingkan pembelajaran tatap muka karena beberapa hal, yaitu: Pertama, isi materi yang disampaikan secara daring belum tentu sesuai. dipahami semua siswa. Pemanfaatan teknologi dalam bidang pendidikan hanya mampu membantu guru dalam mentransfer ilmu pengetahuan, bukan dalam membentuk karakter siswa. Pemanfaatan Blended Online Learning untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa SMK Paket C di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pionir Karanganyar.

INTEGRASI KEILMUAN DALAM MENDUKUNG MERDEKA BELAJAR

PERKEMBANGAN DAN TANTANGAN EKONOMI ISLAM PADA MASA PANDEMI

Mewabahnya virus Covid 19 membawa implikasi tidak hanya bagi perusahaan pelat merah, namun juga bagi usaha mikro (UMKM). Di masa pandemi, masyarakat tidak hanya memiliki keterampilan nyata, tetapi juga keterampilan digital (unreal). Selain itu juga harus ada kerjasama dengan para praktisi ekonomi syariah, misalnya praktisi perbankan syariah, keuangan syariah, dan manajemen syariah.

PERAN INSTRUMEN FILANTROPI ISLAM BAGI UMKM DI TENGAH

Islam tidak hanya menganjurkan untuk menolong orang fakir dan orang-orang yang membutuhkan, namun juga mewajibkan orang-orang yang mempunyai harta berlebih untuk menyisihkan hartanya dalam bentuk zakat, mengingat di dalam harta tersebut terdapat hak-hak bagi orang-orang miskin dan orang-orang yang membutuhkan. Dalam Al-Qur'an surat At-Taubah ayat 60 ada 8 asnaf yang berhak menerima zakat: 1) orang fakir, orang yang hartanya sedikit, tidak mempunyai penghasilan yang mampu mencukupi kebutuhan sehari-hari 2) orang fakir, orang yang hanya mampu memenuhi kebutuhan pokoknya dengan makan dan minum 3) amil adalah orang yang mengelola zakat mulai dari penerimaan hingga pendistribusiannya 4) mualaf adalah sebutan bagi orang yang baru masuk Islam 5) memerdekakan hamba atau budak 6) gharimin atau orang yang terlilit hutang 7 ) fii sabilillah yaitu orang-orang yang berperang di jalan Allah. 8) Ibnu Sabil, seorang musafir yang melakukan perjalanan. Wahana Visi Indonesia, 2020, Pandemi COVID-19 dan dampaknya terhadap anak Indonesia. Penilaian Cepat untuk Memulai Pemulihan Dini, halaman 12.

POTENSI WISATA KULINER TERHADAP PENGUATAN EKONOMI LOKAL DALAM

MASA PANDEMIK COVID-19

Kota Surakarta mempunyai potensi budaya yang beragam, baik yang bersifat material (materi) maupun non-materi (non-material). Kota Surakarta merupakan kota yang memiliki potensi lokal dengan produk dan daya tarik wisatanya. Surakarta, upaya yang perlu dilakukan untuk memasarkan wisata kuliner adalah dengan menyelenggarakan festival kuliner khusus kota Surakarta.

Tabel  1.  Sebaran  elemen  intangiable  heritage di  Kecamatan Kota Surakarta
Tabel 1. Sebaran elemen intangiable heritage di Kecamatan Kota Surakarta

BAGAIMANA MENGELOLA KEUANGAN DI MASA PANDEMI

Apalagi jika Anda belum mengelola keuangan dengan baik dan belum menyiapkan dana darurat. Jika saat ini Anda masih single dan memiliki pengeluaran bulanan misalnya sebesar 5 juta, berarti dana darurat yang harus Anda miliki minimal sebesar 15 juta. Bisa jadi penghasilan Anda lebih banyak dihabiskan untuk hal-hal yang tidak diperlukan dibandingkan untuk mengisi saldo dana darurat.

DAMPAK EKONOMI MASYARAKAT PESISIR TERHADAP PENURUNAN

PANDEMI COVID-19 (STUDI KASUS DESA PULAU GALA)

Rumput laut di Desa Pulau Gala Kecamatan Kepulauan Joronga perlu mendapat perhatian serius dari instansi pemerintah karena selama ini pemerintah daerah Kabupaten Halmahera Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat pesisir hanya sebatas pembentukan kelompok petani rumput laut. . . Pemberdayaan masyarakat petani rumput laut di desa Pulau Gala kabupaten Kepulauan Joronga yang mempunyai potensi besar di bidang budidaya perikanan. Fluktuasi harga pasar rumput laut tidak mempengaruhi produksi petani rumput laut di Desa Pulau Gala, Kecamatan Kepulauan Joronga.

PERLINDUNGAN KONSUMEN PENGAJUAN REFUND (PENGEMBALIAN

DANA) AKIBAT PANDEMI COVID-19

Jika penumpang mengembalikan tiket lebih dari 72 jam sebelum jadwal keberangkatan, minimal 75% dari harga dasar akan dikembalikan; Jika penumpang kembali 12 hingga 4 jam sebelum jadwal keberangkatan, pengembalian dana minimal 20% dari harga dasar; Apabila penumpang kembali kurang dari 4 jam sebelum jadwal keberangkatan, maka pengembalian dana minimal 10% dari tarif dasar dan/atau sesuai kebijakan badan usaha angkatan udara niaga yang menyelenggarakan angkutan berjadwal.

MERDEKA BELAJAR DALAM RANCANGAN PEMBELAJARAN

Desain pembelajaran pendidikan jasmani dengan tren belajar mandiri memegang peranan yang sangat penting dalam terselenggaranya proses pembelajaran dimana dunia saat ini sedang mengalami krisis pendidikan. Salah satu solusi yang dapat dijadikan alternatif penyampaian pendidikan jasmani di masa pandemi COVID-19 adalah secara daring. Kurikulum pendidikan jasmani kini mulai memberikan kontribusi yang signifikan dalam mewujudkan prinsip belajar mandiri.

TANTANGAN DAN STRATEGI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA

ISLAM (PAI) DI MASA WABAH PANDEMI COVID-19

Dengan adanya virus ini, dapat dipastikan segala hal di dunia pendidikan telah berubah, perlu adanya inovasi dan pembaharuan dari para guru dalam menyampaikan perkuliahan kepada siswa secara online di tengah meluasnya penyebaran pandemi Covid-19 yang sedang menyerang seluruh dunia. Mengajar di tengah pandemi Covid-19 menjadi keprihatinan bersama di tengah kondisi sulit saat ini, dunia pendidikan sedang mengalami berbagai tantangan, hal ini disebabkan oleh adanya dan merebaknya wabah virus Covid-19 yang sedang menyerang dunia. tanah air. dalam hal ini melalui pedoman kebijakan yang dihimbau oleh pemerintah untuk pembelajaran untuk sementara dialihkan secara online, dengan tujuan untuk mengurangi kerumunan dalam jumlah besar serta mengurangi dan memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Dengan adanya peralihan sementara petunjuk pengajaran ke pembelajaran daring, pembelajaran dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini memerlukan kesiapan, kreativitas guna menciptakan strategi pengajaran baru yang menyenangkan dan materi tetap tersampaikan.

PLUS MINUS PENYEBARAN COVID-19 DARI WUHAN HINGGA PAMEKASAN

DAN HIKMAHNYA DALAM ISLAM

Jika ditilik, banyak sekali hikmah dalam kehidupan kita, khususnya bagi kita sebagai umat Islam di masa mewabahnya virus ini. Dan dengan adanya virus ini, kita sebagai manusia sadar bahwa dengan adanya wabah ini tidak serta merta membuat kita bangga kepada Allah. Dengan merebaknya wabah Covid-19 di berbagai negara, termasuk Indonesia, tentu ada hikmahnya.

MERDEKA BELAJAR UNTUK BERPOLITIK FOKUS PADA

Kebebasan belajar terjun di dunia politik berawal dari kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI terhadap mahasiswa dengan mengusung konsep kampus merdeka. Sejak awal Orde Baru hingga 30 (tiga puluh tahun pertama) kemerdekaan, para pelajar dan mahasiswa mempelajari politik ke arah praktis dengan tujuan utama yang terjadi pada tahun 1978, yaitu menggulingkan presiden terpilih. Melalui Program Prioritas Merdeka Belajar Politik Tahun 2022, sebagai usulan, pelajar dan mahasiswa mendapat bekal politik sesuai dengan tujuan hakikat kemandirian dalam berpikir dan menjaga ruang lingkup pembentukan negara dengan proporsi yang ideal dan tidak mengikuti arus politik yang ada saat ini. De merupakan calon pemimpin bangsa, bekal politik yang ideal sangat berguna dalam mengembangkan lingkup pemerintahan.

PERAN KEPEMIMPINAN PERGURUAN TINGGI DI ERA MERDEKA BELAJAR

Padahal, slogan atau kaidah “merdeka belajar” yang diusung Menteri Nadiem Makarim saat ini juga sudah lama dilontarkan oleh Ki Hajar Dewantara selaku bapak pendidikan kita. Terminologi kata kemandirian belajar menurut pandangan Ki Hajar Dewantara dan Menteri Nadiem Makarim pada hakikatnya mempunyai pengertian yang sama, namun dalam tataran praktik atau pelaksanaannya terdapat perbedaan. Menteri Nadiem Makarim menekankan kebebasan belajar jika diterapkan di perguruan tinggi, misalnya model penerapannya mahasiswa tidak hanya mempelajari sebaran mata kuliah pada program studi yang dipilihnya saat mendaftar perguruan tinggi, tetapi diperbolehkan pada semester tertentu untuk mengambil mata kuliah. program studi di kampus Anda bahkan dapat mengambil mata kuliah di program studi di universitas lain.

Gambar

Tabel  1.  Sebaran  elemen  intangiable  heritage di  Kecamatan Kota Surakarta
Tabel  2.  Matriks  Analisis  Swot  Potensi  Wisata  Kuliner Kota Surakarta

Referensi

Dokumen terkait

There is a need for a set of comprehensive policies to reform the legal system, industry associations, R&D institutions, university and vocational education…, and to ensure the state