• Tidak ada hasil yang ditemukan

PDF SKRIPSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PDF SKRIPSI"

Copied!
117
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Dari data diatas terlihat jumlah nasabah pembiayaan bermasalah pada tahun 2018 sebanyak 35 nasabah dengan nilai pembiayaan sebesar Rp. Kemudian menurut Ibu Ratna Agustina selaku pendukung pembiayaan, penyebab pembiayaan bermasalah adalah produk pembiayaan multijasa ijarah. Untuk itu peneliti sangat tertarik untuk mengambil judul penelitian Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan Pada Studi Pembiayaan Bermasalah (Ijarah Multijasa) Pada Karyawan PT.

Pertanyaan Penelitian

Tujuan dan Manfaat Penelitian

Penelitian Relevan

Penelitian ini juga memberikan informasi mengenai dampak pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai bidang keuangan bermasalah. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan dan pelatihan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan pada P T. 20 Miranda Diah Ratnasari dan Bambang Swasto Sunuharyo, “Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Pada Karyawan P T Petrokimia Gresik), Jurnal Administrasi Bisnis (JAB) Vol.

LANDASAN TEORI

Pendidikan

  • Pengertian Pendidikan
  • Tujuan Pendidikan
  • Manfaat Pendidikan
  • Indikator-Indikator Pendidikan
  • Peran Pendidikan Dalam Kinerja Karyawan

Pengalaman kerja diperoleh dari pegawai yang mempunyai jam kerja lebih lama dan diharapkan mempunyai solusi terhadap berbagai macam permasalahan tergantung kemampuan individu masing-masing pegawai.8 Pengembangan Pegawai SD M dapat diperoleh melalui pendidikan dan pelatihan. Oleh karena itu, peneliti tertarik lebih lanjut untuk mempelajari pengaruh pendidikan dan pelatihan itu sendiri terhadap kinerja pegawai dalam mengatasi tantangan pembiayaan di BPRS MAU. Penelitian yang dilakukan oleh Miranda Diah Ratnasari dan Bambang Swasto Sunuharyo berjudul Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kinerja Karyawan Melalui Variabel Mediator Kemampuan Kerja Karyawan (Studi Pada Karyawan PT Petrokimian Gresik).

Fokus penelitian relevan di atas berkaitan dengan variabel kemampuan kerja pegawai, namun dalam penelitian ini hanya peranan pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai dalam pembiayaan masalah. Perbedaan penelitian yang dilakukan peneliti adalah pada tujuan penelitian, penelitian yang dilakukan peneliti bertujuan untuk mengetahui pentingnya peranan pendidikan dan pelatihan terhadap kinerja pegawai pembiayaan bermasalah BPRS M Mitra Agro Usaha Banda r Lampung.

Pelatihan

36 Veitzal Rivai, Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan Dari Teori ke Praktek, 1st ce, (Jakarta: Raja Grafindo Persada, 2004), 227. Pelatihan adalah metode yang digunakan oleh organisasi mana pun untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan bagi karyawannya. Salah satu cara untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) suatu organisasi adalah melalui program pendidikan dan pelatihan.

Kinerja Karyawan

  • Pengertian Kinerja Karyawan
  • Faktor-Faktor Yang Mepengaruhi Kinerja Karyawan
  • Penilaian Kinerja Karyawan
  • Tujuan dan Manfaat Kinerja
  • Kriteria Dalam Penilaian Kinerja Karyawan
  • Aspek-Aspek Mengukur Kinerja Karyawan

BPRS Mitra Agro Usaha menjual barang sesuai keinginan pelanggan dengan harga yang disepakati. Ikuti manajemen, undang-undang dan peraturan lainnya BPRS Mitra Agro Usaha melakukan rekrutmen. Pada saat BPRS Mitra Agro Usaha mempublikasikan informasi tersebut, calon pegawai dapat melengkapi dokumen persyaratan sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan oleh MAU BPRS.

14 Ibu Agritia Gita Pertiwi selaku Manajer Operasional BPRS Mitra Agro Usaha Bandar Lampung, Wawancara pada tanggal 21 Juni 2021. Dari data tersebut terlihat bahwa kegiatan pengembangan yang dilakukan BPRS Mitra Agro Usaha Bandar Lampung berupa pelatihan . Dari hasil wawancara diatas terlihat bahwa program pelatihan dan pendidikan bertujuan untuk meningkatkan kinerja pegawai BPRS Mitra Agro Usaha Bandar Lampung.

Peran pendidikan dan pelatihan dalam meningkatkan kinerja pegawai pada BPRS Mitra Agro Usaha Bandar Lampung bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kinerja pegawai. Dari analisis data pegawai BPRS Mitra Agro Usaha Bandar Lampung melalui wawancara dapat disimpulkan bahwa pendidikan dan pelatihan mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap kinerja pegawai dalam meningkatkan kinerja pegawai. BPRS Mitra Agro Usaha sangat sabar dalam menangani permasalahan nasabahnya dan sangat membantu mereka.

Hal tersebut disampaikan oleh Ibu Titin dan Ibu Yuli selaku nasabah BPRS Mitra Agro Usaha.

Pembiayaan Bermasalah

  • Pengertian Pembiayaan Bermasalah
  • Penyebab Pembiayaan Bermasalah
  • Penaganan Pembiayaan Bermasalah

METODE PENELITIAN

  • Jenis dan Sifat Penelitian
    • Jenis Penelitian
    • Sifat Penelitian
  • Sumber Data
    • Sumber Data Primer
    • Sumber Data Sekunder
  • Teknik Pengumpulan Data
    • Wawancara
    • Dokumentasi
  • Teknik Analisis Data

Untuk proses pengajuan pembiayaan di BPRS Mitra Agro Usaha, nasabah diminta melengkapi formulir permohonan pembiayaan dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh MAU BPRS. Mengenai jenis pelatihan yang diberikan oleh BPRS Mitra Agro Usaha Bandar Lampung, terdapat berbagai macam program pelatihan yang ditawarkan oleh BPRS Mitra Agro Usaha Bandar Lampung. Tujuan BPRS Mitra Agro Usaha dalam menyelenggarakan pelatihan adalah untuk meningkatkan efektivitas kerja pegawai dalam mencapai hasil kerja yang telah ditetapkan oleh MAU BPRS, sehingga kinerja pegawai dapat ditingkatkan baik dari segi kemampuan maupun kualitas pegawai dalam bekerja.

Sedangkan menurut Ibu Renni Oktaffiani, pendidikan tidak menjadi prioritas di BPRS Mitra Agro Usaha karena yang diutamakan adalah pengalaman kerja dan keinginan atau kemauan untuk bekerja. Karena dengan pendidikan maka pegawai BPRS Mitra Agro Usaha baik lama maupun baru akan lebih memahami perbankan, memahami tugas dan tanggung jawabnya masing-masing, meningkatkan keterampilan, pengetahuan dan kinerja pegawai.17. Cara Mencegah dan Mengatasi Pembiayaan Bermasalah: Untuk strategi mencegah pembiayaan bermasalah, BPRS Mitra Agro Usaha melakukan pemantauan atau pengawasan terhadap pembiayaan yang diberikan kepada nasabah.

Sedangkan untuk penanganan atau solusinya, BPRS Mitra Agro Usaha mengidentifikasi permasalahan terkait dengan penyebab pinjaman menjadi macet atau bermasalah. Sumber : Data internal BPRS Mitra Agro Usaha Bandar Lampung Berdasarkan data diatas terlihat bahwa program pelatihan dapat mempengaruhi tingkat pelayanan pelanggan dan kinerja karyawan di BPRS Mitra Agro Usaha (MAU). Namun BPRS Mitra Agro Usaha tidak mengutamakan pendidikan pegawai sehingga membutuhkan waktu yang lama bagi pegawai untuk beradaptasi dengan pekerjaannya.

BPRS Mitra Agro Usaha Bandar Lampung diharapkan dapat meningkatkan Manajemen Sumber Daya Manusianya dengan memberikan pendidikan dan pelatihan yang lebih intensif kepada pegawai sesuai dengan pekerjaannya masing-masing sehingga pegawai dapat dengan mudah menyelesaikan pekerjaannya karena telah mempunyai bekal.

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Gambaran Umum BPRS Mitra Agro Usaha Bandar Lampung

  • Sejarah PT BPRS Mitra Agro Usaha Bandar Lampung
  • Visi Misi Dan Motto
  • Struktur Organisasi BPRS Mitra Agro Usaha
  • Produk-Produk BPRS Mitra Agro Usaha

Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Mitra Agro Usaha adalah perusahaan perbankan keuangan yang berbadan hukum perusahaan saham gabungan, yang menjalankan kegiatan operasional berdasarkan prinsip syariah. BPRS Mitra Agro Usaha merupakan konversi dari bank konvensional BPRS Mitra Agro Usaha yang sering dikenal dengan BANK MAU merupakan satu-satunya bank di Lampung yang menyandang predikat Bank “MUALAF” dari BPR konvensional menjadi BPR Syariah. Konversi BPR Mitra Agro Usaha menjadi BPRS Mitra Agro Usaha secara khusus membuka peluang adanya kebijakan yang memberikan kebebasan kepada bank dalam menetapkan suku bunga, yang kemudian dikenal dengan istilah perbankan bebas bunga.

Tabungan wadi'ah merupakan simpanan pihak ketiga pada Bank Mitra Agro Usaha Syariah yang penarikannya dapat dilakukan kapan saja. Pembiayaan ijarah multijasa merupakan pembiayaan dimana bank memberikan imbalan kepada nasabah untuk memperoleh manfaat atas suatu jasa. Prinsipnya sama saja dengan ijarah, hanya saja pada ijarah multijasa yang disewakan dari jasa konsumen dalam pembiayaan ijarah multijasa ini, BPRS Mitra Agro Usaha dapat menerima ujroh atau imbalan biaya.

Tingkat Pendidikan dan Pelatihan Karyawan Pada BPRS

Bapak Prima Officer khusus Ilmu Sosial (IPS), Ibu Rossi sebagai Customer Service, khusus Ilmu Sosial (IPS). Selain itu, terdapat 5 orang pegawai berpendidikan D3 yang bertindak sebagai manajer operasional yaitu Ibu Gita dengan spesialisasi akuntansi, Ibu. Yeyen sebagai kasir spesialis perbankan syariah, Bpk. Atau sebagai IT spesialis informatika, dan SPI dengan persentase besar 23,8. Kemudian untuk lulusan sarjana terdapat 7 orang pegawai dengan porsi 33,3% yang bertindak sebagai direktur utama yaitu Bapak. Mat Amin, spesialis akuntansi, manajer pemasaran yaitu Bpk. Agus spesialis hukum, sales officer yaitu Ibu Renni, spesialis manajemen agribisnis, financial support yaitu Ny. Ratna jurusan ekonomi syariah dan jenderal serta sekretaris, Ibu Levi jurusan akuntansi.

Dalam penerimaan pegawai, MAU BPRS mempunyai SOP penerimaan pegawai, namun yang terpenting adalah : 14. Pelamar yang melamar berjumlah lebih dari 100 orang, dan biasanya MAU BPRS hanya menerima puluhan calon pegawai yang menurut MAU BPRS dekat dengan calon pegawai. persyaratan dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Apabila dinyatakan lulus proses seleksi, calon pegawai dapat melakukan wawancara di kantor BPRS Mitra Agro Usaha, proses wawancara akan dilakukan kepada Direktur BPRS MAU yaitu Bpk. Mat.

Aamiin, dimana pada saat wawancara kerja calon pegawai dites bacaan Al Qurannya, karena tes bacaan Al Quran merupakan salah satu hal yang diperhatikan saat proses seleksi, dan calon pegawai juga diberikan pertanyaan seputar ilmu syariatnya. hukum bank dan perselisihan mereka dengan bank. Secara konvensional, pihak bank kemudian menanyakan pengalaman kerja dan prestasi selama bekerja sebelumnya, dan khususnya tentang BPRS MAU Bandar Lampung. BPRS Mitra Agro Usaha tidak mengutamakan tingkat pendidikan dan kecukupan pendidikan pada tahap rekrutmen dan seleksi calon pegawai, namun mengutamakan kualitas yang baik, kemampuan dalam melakukan pekerjaan dan mengutamakan pengalaman kerja sebelumnya. Peranan pendidikan sangat penting terhadap kinerja pegawai BPRS MA U karena pendidikan yang diterima dan pelatihan yang diikuti akan berdampak pada tanggung jawab dan kinerja pegawai terhadap pekerjaannya.

Menurut Ibu Ratna Agustina, tingkat pendidikan merupakan hal yang penting untuk pengembangan karir pegawai, namun di MAU BPRS tidak mengutamakan pendidikan, melainkan mengutamakan kemampuan atau keterampilan dalam bekerja.

Pengaruh Pendidikan dan Pelatihan Terhadap Kinerja

Menurut Noermijati, kinerja pegawai merupakan hasil kerja seorang pegawai selama jangka waktu tertentu dibandingkan dengan berbagai kemungkinan, misalnya standar, sasaran atau kriteria yang telah ditentukan dan disepakati bersama. Kinerja pegawai yang terlihat pada diri pegawai itu sendiri selama bekerja, yang meliputi ketepatan waktu dalam pelaksanaan pekerjaan, ketelitian dalam pelaksanaan tugas dan juga ketrampilan dalam pelaksanaan tugas. Pencapaian kinerja pegawai diukur dari hasil kerja yang dicapai pekerja dalam bekerja, kualitas kerja juga dapat diukur dari keluaran atau hasil kerja dibandingkan dengan standar keluaran yang ditetapkan oleh perusahaan.

Pegawai BPRS MAU diharapkan mampu memenuhi kinerja pegawai sesuai standar yang ada yaitu mampu mencapai tujuan, bekerja disiplin dan lain sebagainya. Kinerja pegawai setelah mengikuti program pelatihan mengalami peningkatan terutama dalam hal kompetensi dan pemahaman dalam menjalankan tugas khususnya yang berkaitan dengan perbankan. Melalui Pendidikan dan Pelatihan BPRS, MAU memiliki pegawai yang kompeten di bidang yang disebutkan dalam BPRS.

BPRS Mitra Agro Usaha memberikan kompensasi atau penghargaan atas prestasi yang dicapai oleh seorang pegawai, dimana penghargaan tersebut dicapai untuk mencapai tujuan khususnya di bidang pemasaran, dalam bidang pemasaran tujuan tercapai yaitu Rp rupiah. Dilihat dari peningkatan jumlah nasabah pembiayaan setiap tahunnya, membuktikan bahwa kinerja staf MAU BPRS semakin meningkat setiap tahunnya, salah satunya karena adanya kegiatan pelatihan. Hal ini dibuktikan dengan adanya pelatihan, kinerja karyawan mengalami peningkatan karena bertambahnya pengetahuan dan bertambahnya jumlah pelanggan karena peningkatan kualitas pelayanan pelanggan setelah dilakukannya pelatihan.

Dalam melakukan rekrutmen, BPRS Mitra Agro Usaha harus lebih memperhatikan pendidikan calon pegawainya, apakah cocok atau tidak untuk pekerjaan tersebut, agar pegawai tersebut tidak mengalami kendala dalam menjalankan tugasnya.

PENUTUP

Kesimpulan

Kesesuaian pendidikan atau jurusan dengan pekerjaan pegawai sangatlah penting karena jika tidak sesuai dengan pendidikannya maka pegawai akan sulit beradaptasi dengan pekerjaannya, apalagi pegawai yang masih baru dan belum memiliki pengetahuan tentang perbankan.

Saran

Pengaruh Pendidikan dan Masa Kerja Terhadap Tanggung Jawab Pegawai Dalam Perspektif Ekonomi Islam Kajian Pada Pegawai. Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kinerja Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Kepulauan Sangihe Provinsi Sulawesi Utara.

Referensi

Dokumen terkait

Pedoman Marketing Plan & Kode Etik. 4) Berhak atas pelatihan pengembangan usaha yang diadakan oleh PT. Funindo Mitra Sejahtera. 5) Akses untuk menikmati &

Telkom Cabang Pekanbaru secara parsial dan pelatihan dan pembinaan berpengaruh terhadap perkembangan usaha kecil pada usaha kecil mitra binaan Community Development

Dari tabel 4 dapat dilihat bahwa sebelum menjadi nasabah tabungan Bank Mandiri Syariah nasabah yang menggunakan jasa perbankan syariah lain berjumlah 6 orang

tidak berpengaruh nyata pada pertumbuhan jumlah anakan padi, tetapi dapat dilihat di tabel 3 ternyata kombinasi pemupukan dengan dosis cara PTT dengan menggunakan varietas

Kedudukan bank syariah dalam hubungan dengan para nasabah adalah sebagai mitra investor dan pedagang, sedang dalam bank pada umumnya, hubungannya adalah sebagai kreditur

Berdasarkan pada tabel path coefficient di atas dapat dilihat bahwa variabel citra perusahaan (CP) berpengaruh signifikan terhadap kepuasan nasabah (KN), variabel

Tingkat signifikannya dapat dilihat dari nilai sig untuk Variabel Kesadaran Nasabah pada tabel coefficients adalah sebesar 0,000 < 0,05 menunjukkan bahwa kesadaran nasabah berpengaruh

Pada perlakuan berbagai varietas tanaman bawang merah dapat dilihat bahwa berpengaruh nyata pada setiap pengamatan parameter jumlah anakan per rumpun pada umur 2, 3, 4, 5 dan 6 MST,