KEPUTUSAN DIREKTUR KLINIK PRATAMA MELVIANA NOMOR : PMKP/SK-002/KM/II/2024
TENTANG
TIM MUTU KLINIK PRATAMA MELVIANA
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
DIREKTUR KLINIK PRATAMA MELVIANA
Menimbang : a. bahwa dalam proses penyususan dokumen pelayanan kesehatan yang bermutu diperlukan pedoman dalam pembuatan tata naskah yang seragam dengan mengacu pada peraturan yang berlaku;
b. bahwa berdasarkan pertimbangan yang dimaksud pada huruf a perlu ditetepkan Surat Keputusan Direktur Klinik Pratama Melviana tentang Pedoman Tata Naskah Klinik;
Mengingat : 1. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 09 Tahun 2014 Tentang Klinik;
2. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 44 Tahun 2016 Tentang Pedoman Manajemen Puskesmas;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 11 Tahun 2017 Tentang Keselamatan Pasien
4. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik;
5. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 27 Tahun 2017 Tentang Pedoman Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan;
6. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 52 Tahun 2018 Tentang Pedoman Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan;
7. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 01 Tahun 2019 Tentang Pedoman Penilaian Prestasi Kerja Pegawai Di Lingkungan Kementerian Kesehatan;
8. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 25 Tahun 2019 Tentang Penerapan Manajemen Resiko Terintegrasi;
9. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 33 Tahun 2019 Tentang Panduan Perilaku Interaksi Pelayanan Publik Di Lingkungan Kementerian Kesehatan;
10. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 05 Tahun 2022 Tentang Organisasi Dan Tata Kelola Kementerian Kesehatan;
11. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 30 Tahun 2022 Tentang Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan;
12. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2022 Tentang Akreditasi Fasilititas Kesehatan Tingkat Pertama;
13. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan;
Menimbang : a. bahwa klinik wajib terakreditasi untuk meningkatkan mutu dan pelayanan pasien sehingga perlu dibentuk tim mutu;
b. bahwa atas pertimbangan yang dimaksud pada huruf a perlu ditetapkan Surat Keputusan Direktur Klinik Pratama Melviana tentang tim mutu Klinik
Mengingat : 1. Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan;
2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 9 Tahun 2014 Klinik;
3. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2017 tentang Keselamatan Pasien;
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2017 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian infeksi di Fasilitas Pelayanan Kesehatan;
5. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2017 tentang
Pedoman Penyusunan Survei Kepuasanan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik;
6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Fasilitas Pelayanan Kesehatan;
7. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2019 tentang Penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi di Lingkungan Kementerian Kesehatan;
8. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2021 tentang Standar Kegiatan Usaha dan Produk Pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Kesehatan;
9. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2022 tentang Indikator Nasional Mutu Pelayanan Kesehatan Tempat Praktik Mandiri Dokter dan Dokter Gigi, Klinik, Pusat Kesehatan Masyarakat, Rumah Sakit, Laboratorium Kesehatan, dan Unit Transfusi Darah;
10. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2022 tentang Akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat, Klinik, Laboratorium Kesehatan, Unit Transfusi Darah, Tempat Praktik Mandiri Dokter, dan Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi;
11. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK 01.07/MENKES/1983/2022 tentang Standar Akreditasi Klinik;
MEMUTUSKAN :
Menetapkan :
Kesatu :
Kedua :
Ketiga :
Keempat :
SURAT KEPUTUSAN DIREKTUR KLINIK PRATAMA MELVIANA TENTANG TIM MUTU KLINIK PRATAMA MELVIANA
Susunan anggota tim mutu klinik sebagaimana tercantum dalam lampiran pertama merupakan bagian yang tak terpisahkan dari surat keputusan ini.
Setiap anggota Tim Mutu memiliki uraian tugas yang tercantum sebagaimana dalam lampiran kedua dari surat keputusan ini;
Lampiran dalam Surat Keputusan ini tidak terpisahkan dari Surat Keputusan;
Surat keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan akan diadakan perbaikan/perubahan sebagaimana mestinya.
Ditetapkan di : Bekasi
Pada tanggal : 11 Februari 2024 Klinik Pratama Melviana
dr. Reinaldo Batara,Sp.KJ Direktur
LAMPIRAN : KEPUTUSAN PENANGGUNG
JAWAB KLINIK PRATAMA
MELVIANA
NOMOR : PMKP/SK-002/KM/II/2024 TENTANG : TIM MUTU KLINIK
TIM MUTU KLINIK MELVIANA
Direktur Klinik Pratama Melviana : dr. Reinaldo Batara, Sp.KJ Ketua Tim Mutu Klinik Pratama Melviana : dr. Angela Sondang Rotua Sekretaris Tim Mutu Pratama Melviana : Rohana. S
Tim Audit Internal : Sr. Reny. H. Panjaitan, Amd.Kep
Tim Manajemen Survey : Alya
Tim Manajemen Komplain : Sugiyanti
Tim Manajemen Risiko : Herlinda
Tim Tata Kelola Klinik
Ketua : Bd. Rotlan Siahaan
Anggota : 1. Rohana. S
2. Uun Unayah 3. Jami’ah Tim Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien
Ketua : dr. Angela Sondang Rotua
Anggota : 1. Sr. Reny Panjaitan, Amd.Kep
2. Herlinda Tim Penyelenggaraan Kesehatan Perorangan
Ketua : dr. B. Melanie Gultom
Anggota : 1. Sugiyanti
2. Umi 3. Alya
LAMPIRAN : KEPUTUSAN PENANGGUNG
JAWAB KLINIK PRATAMA
MELVIANA
NOMOR : PMKP/SK-002/KM/II/2024 TENTANG : TIM MUTU KLINIK PRATAMA
MELVIANA
STRUKTUR ORGANISASI
TIM PENINGKATAN MUTU LAYANAN KLINIS DAN KESELAMATAN PASIEN
Anggota Rohana S Uun Unayah Jami’ah
Anggota
Sr. Reny Panjaitan, Amd.Kep Herlinda
Umi
Anggota drg. Christina Melviana
Sugiyanti Alya Penanggung Jawab BAB III
(PKP) Penanggung
Jawab BAB II (PMKP) Penanggung
Jawab BAB I (TKK)
Komplain Sugiyanti Risiko
Herlinda Survey
Alya Audit Internal
Sr. Reny Panjaitan, Amd.Kep
Sekretaris Mutu Rohana S
Ketua Tim Mutu dr. Angela Sondang Rotua
Direktur
dr. Reinaldo Batara, Sp.KJ
LAMPIRAN : KEPUTUSAN PENANGGUNG JAWAB KLINIK
PRATAMA MELVIANA NOMOR : PMKP/SK-002/KM/II/2024 TENTANG : TIM MUTU KLINIK PRATAMA
MELVIANA
URAIAN TUGAS, WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB TIM MUTU KLINIK PRATAMA MELVIANA
1. Direktur Klinik : Wewenang :
Memiliki wewenang penuh untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai Kepala Klinik Pratama Melviana.
Tanggung jawab :
Bertanggung jawab untuk menjamin pelayanan di Klinik Pratama Melviana yang bermutu.
Tugas :
1. Mengupayakan dan menjamin agar lingkungan kerjanya terkendali.
2. Menetapkan kebijakan dan indikator mutu di Klinik.
3. Memastikan kebijakan dan indikator mutu dipahami dan diterapkan di seluruh bagian.
4. Mengkomunikasikan kepada seluruh karyawan di Klinik mengenai pentingnya memenuhi persyaratan pelanggan serta ketentuan maupun peraturan yang berlaku.
5. Memastikan tersedianya sumber daya yang diperlukan.
6. Memastikan bahwa persyaratan pelanggan ditetapkan dan dipenuhi dengan tujuan pencapaian kepuasan pelanggan.
7. Membuat uraian tugas, tanggung jawab dan wewenang dibantu oleh bagian kepegawaian.
8. Mengupayakan agar komunikasi dengan bawahannya dipastikan berjalan lancar.
9. Memfasilitasi dilakukannya rapat Tinjauan Manajemen setiap 6 bulan sekali untuk memastikan kesesuaian, kecukupan dan keefektifan yang berkesinambungan dalam rangka peningkatan mutu Klinik Pratama Melviana.
2 Ketua Tim Mutu : Wewenang :
1. Memberikan saran, masukan dan arahan terkait dengan upaya perbaikan Sistem Manajemen Mutu termasuk program Manajemen Risiko dan Keselamatan Pasien.
2. Meminta dilakukannya pertemuan di luar pertemuan terjadwal yang telah disepakati dalam rangka bertujuan memastikan dan mencari solusi perbaikan mutu bilamana dipandang perlu.
Tanggung Jawab :
1. Menerapkan dan memelihara Sistem Manajemen Mutu Klinik Pratama Melviana.
2. Memastikan bahwa persyaratan umum dalam pelaksanaan Sistem Manajemen Mutu Klinik Pratama Melviana dimengerti dan dilaksanakan oleh seluruh karyawan.
Tugas :
1. Mengembangkan mutu Klinik sesuai persyaratan standar.
2. Menjamin sistem dilaksanakan secara efektif pada semua fungsi.
3. Menjamin sistem mutu dipertahankan.
4. Menjamin sistem mutu diperbaiki terus menerus.
5. Melaporkan hasil atau kinerja masing-masing tim mutu kepada penanggungjawab Klinik.
6. Mengupayakan peningkatan kesadaran atau pemahaman karyawan dalam peningkatan mutu Klinik.
7. Membina hubungan dengan pihak eksternal untuk hal-hal yang berkaitan dengan peningkatan mutu Klinik.
8. Menyelenggarakan program pendukung untuk membudayakan kesadaran mutu ke seluruh pegawai.
9. Mengusulkan pelatihan-pelatihan yang diperlukan oleh pegawai.
10. Memberikan penghargaan kepada kepala bagian atau pegawai yang berprestasi dalam kegiatan peningkatan mutu-mutu.
11. Melakukan komunikasi mutu kepada seluruh pegawai.
12. Mengkoordinir kegiatan interna audit, survey kepuasan pelanggan, manajemen risiko, dan penanganan keluhan pelanggan.
3 Sekretaris Mutu : Wewenang:
Memiliki wewenang untuk menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai sekretaris mutu.
Tanggung jawab:
Bertanggung jawab untuk menjamin semua kegiatan administrasi manajemen mutu berjalan dengan baik.
Tugas :
1. Menyiapkan semua dokumen internal dan dokumen eksternal.
2. Menyusun dan mencatat semua dokumen yang ada di sekretariat secara rapi.
3. Memastikan seluruh dokumen untuk unit terkait terdistribusi secara teratur dan tercatat.
4 Tim Audit Internal : Wewenang :
Memiliki wewenang dalam proses pengukuran dan penilaian secara sistematik, objektif dan terdokumentasi untuk memastikan bahwa kegiatan manajemen mutu telah sesuai dengan pengaturan.
Tanggung Jawab :
Bertanggung jawab kepada kepala Klinik atas hasil audit internalnya untuk menyelesaikan permasalahan organisasi,terutama ditinjau dari perspektif mutu dan kepuasan pelanggan dalam rangka meningkatkan kinerja organisasi secara umum.
Tugas :
1. Merencanakan pelaksanaan audit internal Klinik Pratama Melviana.
2. Melakukan tugas audit internal terhadap seluruh unit yang ada di Klinik Pratama Melviana.
3. Melaporkan semua hasil temuan audit kepada Direktur manajemen Mutu
4. Merencanakan audit internal yang akan dilakukan periode selanjutnya
5 Tim Survey
6 Tim Komplain
Wewenang :
Memiliki wewenang untuk melaksanakan semua tugas dan tanggung jawab sebagai surveyor di Klinik Pratama Melviana.
Tanggung Jawab :
Bertanggung jawab penuh terhadap Kepala Klinik atas pelaksanaan dan hasil hasil survey dan yang telah dilakukannya.
Tugas :
1. Tim survey kepuasan pelanggan bertanggung jawab untuk mengkomunikasikan kepada seluruh staf bidang mengenai persyaratan pelanggan.
2. Melakukan survey kepuasan pelanggan secara periodik.
3. Membuat laporan hasil survey kepuasan pelanggan dan melaporkannya kepada Direktur Klinik.
Wewenang :
Memiliki wewenang untuk melaksanakan semua tugas dan tanggung jawab sebagai tim yang menerima komplain di Klinik Pratama Melviana.
Tanggung Jawab :
Bertanggung jawab penuh terhadap Kepala Klinik atas pelaksanaan dan hasil hasil manjemen komplain yang telah dilakukannya.
Tugas :
1. Merencanakan media apa saja yang akan disediakan oleh klinik untuk menangkap keluhan dari pelanggan.
2. Melakukan rekapitulasi.
3. Mengkategorikan komplain-komplain yang ada ke beberapa kategori .
4. Menyusun rencana tindak lanjut asas komplain yang ada.
5. Menyampaikan komplain yang sudah ditindak lanjuti kepada yang mengkomplain.
6. Membuat laporan manajemen komplain.
7 Ketua Tim
Manajemen Risiko
: Wewenang :
Memiliki wewenang untuk menjaga peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien yang mendapat pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Melviana.
Tanggung Jawab :
Bertanggung jawab penuh terhadap Kepala Klinik atas peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang dilakukan di Klinik Pratama Melviana.
Tugas :
1. Menetapkan mekanisme koordinasi baik secara formal maupun informal antara manajemen risiko professional dengan semua unit layanan struktural dan fungsional Klinik.
2. Berkoordinasi dengan K3 Klinik Pratama Melviana agar memiliki tanggung jawab utama membantu manajemen risiko dalam melakukan fire safety, manajemen bahan berbahaya, kesiapsiagaan darurat dan keselamatan staf.
3. Berkoordinasi dengan ketua Tim Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien memiliki tanggung jawab utama membantu manajemen risiko dalam upaya
8 Tim Tata Kelola Klinik (BAB I)
meningkatkan mutu pelayanan Klinik dan keselamatan pasien.
4. Memberi usulan untuk mengembangkan dan meningkatkan cara pencegahan dan pengendalian infeksi.
5. Memberikan konsultasi pada petugas kesehatan Klinik Pratama Melviana dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya dalam PPI.
6. Mengusulkan pengadaan alat dan bahan yang sesuai dengan prinsip PPI dan aman bagi yang menggunakan.
7. Mengidentifikasi temuan di lapangan dan mengusulkan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) Klinik Pratama Melviana dalam PPI.
8. Berkoordinasi dengan unit terkait lain terkait kesehatan dan keselamatan kerja.
9. Memberikan masukan yang menyangkut konstruksi bangunan dan pengadaan alat dan bahan kesehatan, renovasi ruangan, cara pemrosesan alat, penyimpanan alat dan linen sesuai dengan prinsip PPI.
: Wewenang :
Memiliki wewenang dalam proses pemberian layanan yang bersifat Tata Kelola Klinik yang memenuhi standar.
Tanggung jawab:
Bertanggung jawab dalam hal perencanaan, pelaksanaan, evaluasi monitoring dan tindak lanjut pelayanan yang bersifat Tata Kelola Klinik.
Tugas :
1. Mengumpulkan dan menyusun bahan rencana kegiatan administrasi dan Manajemen Klinik sesuai standar Akreditasi.
2. Memfasilitasi penyusunan dokumen dan mempertanggungjawabkan pelaksanaan akreditasi pokja admen.
3. Setiap anggota melaporkan hasil penyusunan standard dokumen kepada Ketua Tim.
9 Tim Peningkatan Mutu Layanan Klinis dan Keselamatan Pasien (PMKP)
: Wewenang :
Memiliki wewenang untuk menjaga peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien yang mendapat pelayanan kesehatan di Klinik Pratama Melviana
Tanggung Jawab :
Bertanggung jawab penuh terhadap kepala klinik atas peningkatan mutu klinis dan keselamatan pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang dilakukan di Klinik Pratama Melviana.
Tugas :
1. Mengidentifikasi risiko yang ada pada setiap unit layanan.
2. Menganalisa risiko tersebut menggunakan metode yang sudah disepakati.
3. Merencanakan rencana perbaikan untuk risiko-risiko tersebut.
4. Melakukan evaluasi dan rencana tindak lanjut yang sudah direncanakan.
5. Membuat laporan hasil analisis manajemen risiko dan melaporkannya kepada penanggungjawab Klinik.
6. Membuat dan mengevaluasi kebijakan pencegahan penyakit inveksius.
7. Melaksanakan sosialisasi kebijakan pencegahan penyakit inveksius, agar kebijakan dapat dipahami dan dilaksanakan oleh petugas kesehatan klinik.
8. Membuat SOP pencegahan penyakit inveksius.
9. Menyusun dan mengevaluasi pelaksanaan program pencegahan penyakit inveksius.
10. Memberi usulan untuk mengembangkan dan meningkatkan cara pencegahan dan pengendalian infeksi
11. Memberikan konsultasi pada petugas kesehatan klinik dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya dalam pencegahan penyakit inveksius.
12. Mengusulkan pengadaan alat dan bahan yang sesuai dengan prinsip pencegahan penyakit inveksius dan aman bagi yang menggunakan.
13. Mengidentifikasi temuan dilapangan dan mengusulkan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) Klinik dalam pencegahan penyakit inveksius.
14. Melakukan pertemuan berkala, termasuk evaluasi kebijakan
15. Menerima laporan dari anggota Tim pencegahan penyakit inveksius dan membuat laporan kepada penanggungjawab klinik.
16. Berkoordinasi dengan unit terkait lain peningkatan mutu dan keselamatan pasien.
10 Tim Penyelenggaraan Kesehatan Perseorangan : (PKP)
Wewenang :
Memiliki wewenang dalam proses pemberian layanan yang bersifat Pelayanan Kesehatan Perseorangan yang memenuhi standar.
Tanggung jawab:
Bertanggung jawab dalam hal perencanaan, pelaksanaan, evaluasi monitoring dan tindak lanjut pelayanan yang bersifat Pelayanan Kesehatan Perorangan
Tugas :
1. Mengumpulkan dan menyusun bahan rencana kegiatan Upaya Kesehatan Perorangan Klinik sesuai standar Akreditasi.
2. Memfasilitasi penyusunan dokumen dan mempertanggung jawabkan pelaksanaan akreditasi pokja ukp.
3. Setiap anggota melaporkan hasil penyusunan standard dokumen kepada Ketua Tim
Ditetapkan di : Bekasi
Pada tanggal : Februari 2024 Klinik Pratama Melviana
dr. Reinaldo Batara, Sp.KJ Direktur