• Tidak ada hasil yang ditemukan

PELAJARI TENTANG PERSETUJUAN TINDAKAN KEDOKTERAN

N/A
N/A
Slamet Yahya

Academic year: 2023

Membagikan "PELAJARI TENTANG PERSETUJUAN TINDAKAN KEDOKTERAN"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

PERSETUJUAN TINDAKAN KEDOKTERAN

Pimpinan Klinik

S P O

No. Dokumen : EMC/..../SPO/I/2023 No. Revisi : -

Tanggal : 10 Januari 2023 Halaman : 1-3

KLINIK

ESSA MEDIC CARE

Dr. Nuur Faridatun Ni’mah 1. Pengertian Suatu izin atau pernyataan setuju dari pasien yang diberikan secara bebas, sadar, dan rasional setelah memperoleh informasi yang lengkap, valid dan akurat yang dipahami dari dokter tentang keadaan penyakitnya serta tindakan medis.

Didalam tindakan kedokteran terdapat daftar pengobatan / tindakan / prosedur yang memerlukan persetujuan khusus (informed consent) terdiri dari :

3. Heacting

4. Pencabutan Gigi 5. Injeksi

6. Anestesi nebulizer

Bedah Minor (ekstrasi kuku, insisi abses)

1. Persetujuan dapat diberikan secara tertulis maupun lisan.

2. Persetujuan diberikan setelah pasien mendapat informasi yang adekuat tentang perlunya tindakan medik yang bersangkutan serta risiko yang dapat ditimbulkannya.

Bagi tindakan medik yang mengandung risiko tinggi harus dengan persetujuan tertulis yang ditandatangani oleh yang hendak memberikan persetujuan.

3. Persetujuan lisan berlaku bagi tindakan medik yang tidak termasuk dalam tindakan medik yang mengandung risiko tinggi.

4. Informasi tentang tindakan medik harus diberikan oleh dokter, dengan informasi yang selengkap-lengkapnya kecuali bila dokter menilai bahwa informasi yang diberikan dapat merugikan kepentingan kesehatan pasien atau pasien menolak diberikan informasi.

1 / 3

(2)

Dalam hal pemberian informasi, apabila pasien tidak kooperatif, maka dokter dapat memberikan informasi tersebut kepada keluarga terdekat dengan didampingi seorang perawat / paramedis sebagai saksi

2. Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk melakukan tindakan medik terhadap pasien.

3. Kebijakan Surat Keputusan Pimpinan Klinik Essa Medic Care Nomor

………… tentang Pelayanan Klinis.

4. Referensi Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 290 tahun 2008 tentang Persetujuan Tindakan Kedokteran 5. Prosedur 1. DPJP memperkenalkan diri kepada pasien dan keluarga.

2. DPJP member penjelasan secara lisan menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

3. DPJP memberikan informasi meliputi : a) Diagnosis

b) Kondisi Pasien

c) Tindakan yang diusulkan d) Tata cara dan tujuan tindakan e) Manfaat dan risiko tindakan

f) Nama orang yang mengerjakan tindakan g) Kemungkinan alternative dari tindakan h) Prognosis dari tindakan

i) Kemungkinan hasil yang tidak terduga

j) Kemungkinan hasil bila tidak dilakukan tindakan

4. DPJP memberikan kesempatan kepada pasien /keluarga untuk bertanya.

5. DPJP meminta pasien/keluarga untuk mengulang penjelasan yang diberikan.

6. Pasien berhak menyetujui atau menolak tindakan

7. Pasien dapat memberikan persetujuan tindakan kedokteran tertulis apabila ia kompeten atau keluarga terdekat bila ia tidak kompeten.

8. Urutan prioritas untuk memberikan persetujuan : a) Pasien sendiri

b) Suami atau istrinya

c) Anaknya yang sudah dewasa d) Orang tuanya

e) Dan saudara kandungnya

f) Keluarga lain, teman, kenalan bila yang disebut diatas tidak ada

2 / 3

(3)

9. Pasien memberi tanda tangan pada lembar persetujuan bila setuju dan pada lembar penolakan tindakan kedokteran bila pasien menolak tindakan.

6. Diagram Alir

7. Unit Terkait 1. Pendaftaran 2. Poli Umum 3. Poli Gigi 4. R. Tindakan 5. Farmasi 6. Laboratorium

Rekaman Historis

No Halaman Yang Dirubah Isi Perubahan Tanggal

diberlakukan

3 / 3

Referensi

Dokumen terkait

Persetujuan tindakan medis ( Informed Consent ) mencakup tentang informasi dan persetujuan yaitu persetujuan yang diberikan setelah yang bersangkutan mendapat

• Persetujuan Tindakan Medik yaitu persetujuan yang diberikan pasien atau keluarga atas dasar penjelasan mengenai tindakan medik yang akan dilakukan terhadap pasien

10 Menjelaskan prognosis pasien dengan atau tanpa tindakan medik dengan benar 1 Tidak menjelaskan prognosis pasien 0 11 Mengkonfirmasi tingkat pemahaman pasien atau

Pasien menyetujui (consent) atau menolak, adalah merupakan hak pribadinya yang tidak boleh dilanggar, setelah mendapat informasi dari dokter atau dokter gigi terhadap hal-hal yang

Persetujuan tindakan kedokteran adalah persetujuan yang diberikan oleh pasien atau keluarga terdekat setelah mendapat penjelasan secara lengkap mengenai tindakan kedokteran

7) Persetujuan yang sudah biberikan dapat ditarik kembali (dicabut) setiap saat, kecuali tindakan kedokteran yang direncanakan sudah sampai pada tahapan pelaksanaan yang tidak

Pasien menyetujui ( consent  ) atau menolak, adalah merupakan hak pribadinya yang tidak boleh dilanggar, setelah mendapat informasi dari dokter atau dokter gigi terhadap

Dokumen ini menjelaskan tujuan, kebijakan, dan prosedur persetujuan tindakan kedokteran di Rumah Sakit Khusus Daerah Duren