RSUD KETAPANG
PELAYANAN PASIEN IGD
NO. DOKUMEN REVISI HALAMAN
440/13.1/RSUDK/SPO/
IGD/00 /2023
0 1/1
SPO
TANGGAL TERBIT 5 JANUARI 2023
Ditetapkan oleh :
DIREKTUR UOBKRSUD KETAPANG KABUPATEN SAMPANG
dr. SUKARNO
NIP. 197006222002121003 PENGERTIAN Pembebasan jalan nafas dengan oropharyngeal tube adalah cara
yang ideal untuk mengembalikan sebuah kepatenan jalan nafas yang menjadi terhambat oleh lidah pasien yang tidak sadar atau untuk membantu ventilasi
TUJUAN Untuk Menjaga kepatenan jalan nafas pasien Memudahkan penghisapan lendir
KEBIJAKAN Surat Keputusan Direktur RSUD Ketapang Kabupaten Sampang Nomor 188/08/434.203.100.1/2023 tentang Jenis- jenis pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah Ketapang Kabupaten Sampang.
PROSEDUR 1. Persiapan Alat
Mayo / Guidel / oropharyngeal tube sesuai kebutuhan
Sarung tangan
gunting dan Plester
Bengkok
Tounge spatel
Kassa steril
Suction
Selang penghisap 2. Persiapan Pasien
Menjelaskan maksud dan tujuan tindakan yang akan dilakukan pada keluarga
Menjelaskan prosedur pemasangan oropharingeal tube
Melakukan inform consent
Menyiapkan pasien dalam posisi nyaman sesuai kebutuhan , yaitu Posisikan klien terlentang
3. Persiapan Lingkungan
Ciptakan lingkungan kerja yang aman dan nyaman serta kooperatif
Pasang sampiran atau sketsel 4.Pelaksanaan
1) Cuci tangan, gunakan sarung tangan.
2) Membuka mulut pasien, tahan dengan menggunakan tongue spatel
3) Bersihkan mulut dengan kassa steril menggunakan ujung penyedot faring yang kaku (Yaunker), bila memungkinkan 4) pilihlah ukuran airway yang sesuai dengan pasien. yaitu dengan
menempatkan OPA di samping wajah, dengan ujung OPA pada sudut mulut, ujung yang lain pada sudut rahang bawah. Bila OPA diukur dan dimasukkan dengan tepat, maka OPA akan tepat sejajar dengan pangkal glotis
5) Masukkan oropharing tube dengan mengikuti salah satu cara dibawah ini.
Balik oropharing tube sehingga bagian atasnya menghadap kemuka atau ke palatum. setelah masuk dinding posterior pharing lalu putar oropharingeal tube 180º sampai posisi ujung mengarah ke oropharing.
Gunakan penekan lidah , gerakkan lidah keluar untuk menghindari terdorong ke belakangmasuk faring posterior.
Masukkan oropharing tube oral ke dalam posisi yang seharusnya dengan bagian atas masuk kebawah dan tidak perlu diputar.
6) Jika reflek cegukan pasien terangsang, cabut jalan nafas dengan segera dan masukkan kembali.
7) Lakukan fiksasi dipangkal oropharing tube dengan plester tanpa menutup lubang oropharing tube.
8) Berikan posisi yang nyaman.
9) Rapikan pasien 10) Rapikan alat 11) Lepas handschoen Perawat cuci tangan UNIT TERKAIT IGD, IRNA, ICU