Nama : Rahmarida Dwina Zulfiasari NIM : 215020200111053
Kelas : Manajemen Keuangan Internasional (BA)
Peluang dan Risiko Keuangan Internasional
Manajemen keuangan internasional melibatkan transaksi dengan skala keuangan internasional. Dalam manajemen keuangan internasional, ruang lingkup pengambilan keputusannya lebih luas yaitu meliputi keputusan investasi, pendanaan, dan kebijakan dividen. Selain itu pula, terdapat beberapa jenis transaksi yang ditangani pada manajemen keuangan internasional ini diantaranya adalah transaksi ekspor, impor, dan pasar valuta asing.
Sedangkan keuangan internasional sendiri merupakan alat yang digunakan untuk menemukan nilai tukar, membandingkan tingkat inflasi, mendapatkan gagasan tentang investasi dalam sekuritas utang internasional, memastikan status ekonomi negara-negara lain dan menilai pasar luar negeri. Berdasarkan hal tersebut terdapat beberapa peluang dan risiko yang berasal dari keuangan internasional diantaranya adalah :
Peluang keuangan internasional 1. Sumber pendanaan
Dengan adanya keuangan internasional maka suatu negara atau pemerintahan dan perusahaan dapat mengakses sumber pendanaan internasional yang dapat berupa pinjaman atau obligasi.
2. Ekspansi pasar internasional
Dengan adanya keuangan internasional maka pemerintah atau perusahaan bisa mendapatkan akses untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan pertumbuhan dan menciptakan peluang baru.
3. Peningkatan inovasi dan teknologi
Adanya ekspansi pasar internasional yang dimana suatu perusahaan dapat menjangkau pangsa pasar yang lebih luas juga dapat membuka potensi untuk adanya peningkatan inovasi dan teknologi yang dapat terjadi karena adanya kolaborasi internasional. Hal ini memungkinkan adanya pertukaran ide dan teknologi yang dapat mendorong adanya inovasi dan pertumbuhan perusahaan tersebut.
Berdasarkan peluang yang ada tersebut terdapat beberapa resiko yang dapat terjadi akibat adanya keuangan internasional tersebut. Resiko tersebut diantaranya adalah :
1. Risiko Likuiditas dan pendanaan
Risiko likuiditas ini timbul karena tidak seluruh negara dapat memberikan akses yang bebas terhadap dana likuid atau pembiayaan di pasar asing. Hal ini menyebabkan adanya hambatan pada kegiatan operasional perusahaan.
2. Risiko hukum dan regulasi
Adanya perbedaan kebijakan dan peraturan hukum antar negara dapat menimbulkan hambatan bagi bisnis untuk memasuki pasar internasional.
3. Risiko ekonomi global
Risiko ekonomi global merupakan salah satu risiko yang timbul karena kondisi ekonomi global yang sedang buruk. Kondisi ekonomi global yang menjadi risiko contohnya adalah resesi yang terjadi di negara negara besar sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di banyak negara.