PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN INFRASTRUKTUR
BERKELANJUTAN
Program Magister Lingkungan dan Perkotaan Fakultas Ilmu dan Teknologi Lingkungan
UNIKA Soegijapranata 2019
BAGIAN DARI MATA KULIAH INFORMASI & PERKEMBANGAN KOTA Dr. Rr. M. I. Retno Susilorini, ST., MT.
PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN
• Pembangunan berkelanjutan diartikan sebagai memperkaya kualitas hidup yang
memperbolehkan manusia hidup dalam lingkungan hidup yang sehat, serta
meningkatkan kondisi sosial, ekonomi, dan
lingkungan, bagi generasi masa kini dan masa
datang, menjadi pusat perhatian bangsa-bangsa
untuk mencapai dunia berkelanjutan
KEBERKELANJUTAN
• Keberlanjutan, menurut The World Commission on
Environment and Development - The Brundlant Report adalah memenuhi kebutuhan masa kini tanpa
berkompromi dengan kemampuan generasi di masa datang untuk memenuhi kebutuhannya
• Keberlanjutan juga merupakan pemikiran untuk peduli terhadap seluruh isi planet dan pertumbuhannya serta terhadap perkembangan manusia
• Keberlanjutan dalam terminologi inilah yang disebut keberlanjutan dunia
• Dunia berkelanjutan menuntut berkelanjutan pembangunan dan infrastruktur
DEFINISI INFRASTRUKTUR
American Public Works Association (Stone, 1974)
• Infrastruktur didefinisikan sebagai fasilitas- fasilitas fisik yang dikembangkan atau
dibutuhkan oleh agen-agen publik untuk fungsi- fungsi pemerintahan dalam penyediaan air,
tenaga listrik, pembuangan limbah,
transportasi, dan pelayanan- pelayanan similar
untuk memfasilitasi tujuan-tujuan ekonomi dan
sosial
DEFINISI INFRASTRUKTUR
American Public Works Association (Grigg, 1988)
• Definisi lain infrastruktur adalah suatu sistem fisik yang menyediakan
transportasi, pengairan, drainase,
bangunan-bangunan gedung dan fasilitas publik yang lain yang dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia
dalam lingkup sosial dan ekonomi
KATEGORI INFRASTRUKTUR
(Grigg, 1988)
1. Sistem penyediaan air : waduk, penampungan air, transmisi dan distribusi, fasilitas pengolahan air
2. Sistem pengelolaan limbah : pengumpul, pengolahan, pembuangan daur ulang
3. Fasilitas pengelolaan limbah (padat)
4. Fasilitas pengendalian banjir, drainase, dan irigasi 5. Fasilitas lintas air dan navigasi
6. Fasilitas transportasi : jalan, rel, bandar udara. Termasuk didalamnya adalah tanda-tanda lalu lintas, fasilitas pengontrol
7. Sistem transit publik
8. Sistem kelistrikan : produksi dan distribusi 9. Fasilitas gas alam
10. Gedung publik : sekolah, rumah sakit 11. Fasilitas perumahan publik
12. Taman kota sebagai daerah resapan, tempat bermain termasuk stadion 13. Komunikasi
PENGELOMPOKAN
1. Grup transportasi (jalan, jalan raya, jembatan) 2. Grup pelayanan transportasi (transit, bandara,
pelabuhan)
3. Grup komunikasi
4. Grup keairan (air, air buangan, sistem keairan,
termasuk jalan air yaitu sungai, saluran terbuka, pipa) 5. Grup pengelolaan limbah (sistem pengelolaan limbah
padat)
6. Grup Bangunan
7. Grup distribusi dan produksi energi
INFRASTRUKTUR BERKELANJUTAN
• Pertumbuhan ekonomi dunia ‘memaksa’ negara-negara di dunia untuk berpacu dan berkompetisi untuk memenuhi kebutuhannya.
• Mengingat besarnya implikasi infrastruktur terhadap keberlanjutan, keseimbangan lingkungan dan efisiensi sumber daya, maka infrastruktur sebaiknya tidak hanya dipandang sebagai aset fisik saja melainkan juga aset-aset non fisik seperti manajemen dan tata-kelola (governance)
• Infrastruktur yang memiliki peran penting dan strategis dalam pembangunan berkelanjutan dapat disebut dengan infrastruktur berkelanjutan (sustainable infrastructure)
DEFINISI INFRASTRUKTUR BERKELANJUTAN
• Infrastruktur berkelanjutan dapat
didefinisikan sebagai infrastruktur yang harmonis dengan keberlanjutan ekonomi dan lingkungan secara terus menerus
(ESCAP, 2007)
PERKEMBANGAN BANGUNAN GEDUNG SEBAGAI BAGIAN INFRASTRUKTUR
PERKOTAAN
• Sejarah perkembangan bangunan gedung dan kota muncul seiring pertumbuhan peradaban manusia
• Tumbuhnya bangunan gedung diawali masa Mesir kuno, Romawi, kuno, hingga peradaban modern, khususnya bangunan/struktur beton
• Pembangunan infrastruktur berkelanjutan
membutuhkan dukungan dari bidang Teknik Sipil, khususnya bidang inovasi teknologi beton