Nama: Rubayyi Firdaus NIM: 210101110010 Kelas: PAI-A
Mata Kuliah: Pembelajaran Qur’an Hadist
Dosen Pengampu: Mohammad Rohmanan, M.Th.I REVIEW JURNAL
1. Judul Jurnal: “Penguatan Kecerdasan Spiritual Peserta Didik Melalui Pembelajaran Al-Qur’an Hadits di Madrasah Ibtidaiyah”
Penulis: Irma Fauziah
Jurnal Ilmiah Innovative, Volume 8 No. 1 Maret 2021 2. Isi Jurnal:
Jurnal ini membahas mengenai terjadinya degradasi moral pelajar sehingga membutuhkan penguatan kecerdasan spiritual, cara menumbuhkannya bisa melalui pembelajaran pendidikan agama islam, salah satunya adalah adanya pembelajaran Al-Qur’an Hadits di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal ini menyoroti bagaimana pembelajaran Al-Qur'an Hadits dapat meningkatkan kecerdasan spiritual siswa untuk melindungi mereka dari pengaruh negatif. Mata pelajaran Al-Qur'an Hadits di Madrasah Ibtidaiyah adalah salah satu mata pelajaran PAI yang menekankan pada kemampuan membaca dan menulis al-Qur'an dan hadits dengan benar, serta hafalan terhadap surat- surat pendek dalam al-Qur'an, pengenalan arti atau makna secara sederhana dari surat-surat pendek tersebut dan hadits-hadits tentang akhlak terpuji untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari melalui keteladanan dan pembiasaan. Apabila pembelajaran Al-Quran hadits di madrasah ibtidaiyah bisa diserap dan diterima dengan baik oleh peserta didik maka akan mampu membangun kecerdasan spiritual sebagai bekal peserta didik dalam menjalani kehidupan. Pendidikan Islam dapat membantu mengatasi degradasi moral di kalangan siswa dengan memberikan bimbingan tentang perilaku etis, menanamkan nilai-nilai kejujuran, rasa hormat, dan kebaikan, serta meningkatkan disiplin diri dan kesadaran diri. Melalui ajaran Al-Qur'an dan Hadits, siswa dapat belajar tentang perilaku berbudi luhur dan mengembangkan pedoman moral yang kuat untuk menavigasi tantangan dalam kehidupan sehari-hari.
3. Masalah
Degradasi moral khususnya di kalangan pelajar yang terjadi akhir-akhir ini dengan beberapa kasus yang beragam, Mulai dari permasalahan mengkonsumsi minuman keras, NARKOBA, tawuran antara pelajar, tawuran antara mahasiswa, geng motor, serta melakukan hubungan diluar pernikahan yang menyebabkan merebaknya penyakit sosial seperti penyakit HIV/AIDS dan meningkatnya praktek aborsi dikalangan pemuda dan remaja. Kemerosotan akhlaq juga ditemukan di lingkungan sekolah dasar Guru sekolah dasar sering menjumpai siswa yang berbohong, sikap tidak sopan santun terhadap guru dan kakak kelas dalam berbicara, dan eksistensi berlebihan di media sosial selayaknya orang dewasa dan yang paling mengkhawatirkan yaitu 68 persen siswa sekolah dasar sudah aktif mengakses konten porno. Beberapa kasus diatas menunjukkan tingkat kecerdasan spiritual yang masih rendah maka perlunya penguatan kecerdasan spiritual sebagai benteng penguatan aqidah dan akhlak bagi generasi penerus bangsa.
4. Kritik
Terdapat beberapa kritikan untuk jurnal ini yaitu kurangnya meetode penelitian yang digunakan, harusnya bukan hanya melakukan kajian pustaka atau library research saja namun juga diperlukan observasi atau studi lapangan untuk mendapatkan data yang lebih akurat karena konteks judulnya lebih cocok untuk melakukan studi lapangan dari pada hanya melakukan library research saja.
Dalam penyusunan jurnal ini juga masih kurang terlihat profesional, karena masih terkesan kurang rapi dan masih tidak beraturan. Contohnya pada bagian footnote masih ada bagian-bagian yang tidak dirapikan dan terkesan berantakan. Penulisan ayat Al-Quran juga masih berantakan, dan untuk artinya harusnya di tulis miring atau italic. Ada juga beberapa bagian yang sub bab terpisah dengan isinya, sehingga terlihat kurang teliti dalam penyusunan jurnal ini.
5. Saran atau Masukan
Terdapat beberapa saran dan masukan yang dapat di berikan pada jurnal ini yaitu:
a. Penelitian ini jangan hanya melakukan library research saja namun dapat melibatkan juga studi lapangan atau observasi langsung di Madrasah Ibtidaiyah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang implementasi pembelajaran Al-Qur'an Hadits dan dampaknya terhadap kecerdasan spiritual peserta didik. Sehingga, penelitian ini dapat diperkaya dengan data-data empiris yang dapat mendukung temuan yang disajikan.
b. Penelitian ini dapat diperkaya dengan analisis yang lebih mendalam tentang metode pengajaran yang efektif dalam membangun kecerdasan spiritual peserta didik. Penelitian dapat mencakup studi perbandingan antara metode pengajaran yang berbeda dan dampaknya terhadap perkembangan kecerdasan spiritual.
c. Penelitian ini dapat memperluas analisis dengan mengaitkan konsep kecerdasan spiritual dengan teori-teori psikologi perkembangan yang relevan.
Hal ini dapat memberikan landasan teoritis yang kuat untuk mendukung temuan penelitian dan memperkuat argumen yang disajikan dalam jurnal tersebut.
d. Penyusunan jurnal bisa lebih diperhatikan susunannya dan kerapiannya agar jurnal terlihat lebih profesional dan tidak berantakan.