• Tidak ada hasil yang ditemukan

pembelajaran terjemah alquran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "pembelajaran terjemah alquran"

Copied!
121
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Latar Belakang Masalah

Belajar tidak selalu dilakukan oleh kalangan muda, bahkan ibu-ibu yang membutuhkan ilmu baik melalui pendidikan formal maupun non-formal pun bisa belajar, seperti belajar terjemah Alquran Safinda sambil mengaji ibu-ibu di Kecamatan Kaliwates dan Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Menerjemahkan Al-Qur'an berarti menerjemahkan Al-Qur'an ke dalam bahasa selain bahasa Arab dan mencetak terjemahan tersebut dalam beberapa mushaf agar dapat dipahami oleh orang yang tidak bisa berbahasa Arab, sehingga dapat memahami makna kitab Allah. SWT melalui terjemahan ini. 5 Adanya terjemahan Al-Qur'an ini dimaksudkan untuk memudahkan pemahaman makna dan isi Al-Qur'an bagi semua orang, misalnya ibu-ibu paruh baya dan orang lanjut usia. Pengajaran terjemah Al-Qur'an Safinda dilakukan untuk memudahkan para ibu dalam menerjemahkan dan memahami makna kata demi kata dari ayat-ayat Al-Qur'an, sehingga para ibu dapat memahami Al-Qur'an dengan baik dan benar.8 .

Maka berdasarkan hal tersebut peneliti tertarik untuk melakukan penelitian yang berkaitan dengan “Pembelajaran terjemah Al-Quran Safinatul Huda (Safinda) pada Pengajian Ibu-ibu di Kecamatan Kaliwates dan Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember”.

Fokus Penelitian

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Definisi Istilah

PPTQ adalah metode mempelajari terjemahan Al-Qur'an serta tata bahasa langsung dari bahasa Arab dengan cara yang sederhana dan mudah. Menerjemahkan Al-Qur'an berarti memindahkan Al-Qur'an ke dalam bahasa lain selain bahasa Arab dan mencetak terjemahan tersebut dalam beberapa mushaf agar dapat dipahami oleh orang yang tidak bisa berbahasa Arab sehingga dapat memahami makna kitab tersebut. Allah SWT melalui terjemahan ini. 12 Sedangkan penerjemahan Al-Quran Safinda adalah sebuah metode. Jadi pembelajaran terjemah Al-Quran oleh ibu-ibu pengajian Safinda merupakan suatu kegiatan dalam proses pembelajaran Al-Quran yang mengajarkan untuk menerjemahkan lafdziyah ayat Al-Quran (kata demi kata) dari ayat-ayat Al-Quran kemudian disatukan menjadi satu kalimat.

Pembelajaran ini dapat memudahkan ibu-ibu dalam menerjemahkan dan memahami Al-Quran dengan baik dan benar, seperti yang diterapkan di Masjid Argopuro Kaliwates dan Perumahan Gunung Batu Permai G/8 Kabupaten Jember.

Sistematika Pembahasan

Sedangkan penelitian yang dilakukan terfokus pada pelaksanaan dan evaluasi pembelajaran terjemah Safinda Quran pada ibu-ibu pengajian di kabupaten Jember. Berdasarkan observasi dapat disimpulkan bahwa metode pembelajaran terjemah Safinda Quran adalah pengajian ibu-ibu di Masjid Argopuro. Evaluasi pelaksanaan pembelajaran terjemah Safinda Quran pada ibu-ibu pengajian di Komplek Perumahan Gunung Batu.

Implementasi pembelajaran Safinda Al-Quran terjemah secara hafalan oleh ibu-ibu di Kecamatan Kaliwates dan Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember sudah berjalan dengan baik.

KAJIAN KEPUSTAKAAN

Penelitian Terdahulu

Persamaan penelitian yang dilakukan dengan penelitian ini adalah sama-sama meneliti pengajaran penerjemahan Al-Qur’an. 18 Arini Rena Ratih, Kajian Penerapan Metode Tamyiz dalam Pembelajaran Terjemah Al Quran di MI Al-Islam Grobogan Serengan Surakarta, (Skripsi, Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2014). Penelitian terdahulu berfokus pada dampak pembelajaran terjemah kata terhadap kualitas dan kuantitas hafalan siswa, sedangkan penelitian ini lebih fokus pada implementasi dan evaluasi pembelajaran terjemah Safinda Quran.

Penelitian terdahulu berfokus pada penerapan metode Tamyiz dalam pembelajaran terjemah Al-Quran di MI AL-Islam Grobogan Serengan Surakarta, dan faktor-faktornya.

Kajian Teori

Ustadz menjelaskan seluruh ayat yang dipelajari dan menjelaskan isi ayat yang dipelajari bersama secara cermat. Dari gambaran di atas, metode pembelajaran berarti cara melaksanakan rencana yang telah disusun dalam kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan. Bentuk evaluasi ini merupakan tahap pengetahuan yang berkaitan dengan kemampuan siswa dalam mengingat kembali materi yang dipelajari. 2) Ustadz menanyakan isi ayat Al-Qur'an yang dipelajari kemarin.

Bentuk evaluasi yang kedua ini adalah tahap pemahaman yang berkaitan dengan kemampuan siswa dalam memahami makna atau isi ayat-ayat terjemahan Al-Qur'an yang dipelajari. 3) Evaluasi dilaksanakan dalam bentuk kuis, yaitu menanyakan tentang nahwu dan sharaf dengan menganalisis 1 atau 2 ayat yang telah dipelajari.

METODE PENELITIAN

  • Pendekatan dan Jenis Penelitian
  • Lokasi Penelitian
  • Subyek Penelitian
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Analisis Data
  • Keabsahan Data
  • Tahap-tahap Penelitian

Implementasi dan Evaluasi Pembelajaran Terjemahan Al-Quran Safinatul Huda (Safinda) pada Pengajian Ibu-Ibu di Kecamatan Kaliwates dan Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti di lapangan terkait pembelajaran terjemah Alquran Safinda dengan pengajian ibu-ibu di Masjid Argopuro. Menurut pendapat pertama yang disampaikan oleh Syafi' selaku guru yang memberikan pelajaran terjemah Safinda Al-Quran pada pengajian wanita di Masjid Argopuro Kecamatan Kaliwates.

Defi juga memberikan materi yang disampaikan pada kegiatan pembelajaran terjemahan Alquran Safinda yang dilaksanakan di Masjid Argopuro. Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dibidang ini terkait pembelajaran Al Quran Safinda dalam pengajian ibu-ibu di komplek perumahan Gunung Batu Permai G/8 Jember. Sesuai dengan pendapat pertama yang diungkapkan Syafi' selaku guru yang mengajar pelajaran terjemah Safinda Al-Quran dalam pengajian ibu-ibu di komplek perumahan Gunung Batu Permai.

Dapat dianalisis, dari hasil wawancara dan observasi, peneliti menyimpulkan bahwa metode pembelajaran Safinda Al-Quran terjemah digunakan dalam pengajian ibu-ibu di Komplek Perumahan Gunung Batu. Dari hasil observasi yang dilakukan peneliti mengenai evaluasi pelaksanaan pembelajaran terjemahan Safinda Al-Quran di Komplek Perumahan Gunung Batu. Sedangkan media yang digunakan untuk mempelajari terjemah Al-Qur'an Safinda pada pengajian wanita di komplek perumahan Gunung Batu antara lain papan tulis, buku materi juz 2 dan kamus pendamping materi juz 2, digunakan.

PENYAJIAN DATA DAN ANALISIS

Gambaran Obyek Penelitian

  • Sejarah Berdirinya Program Pelatihan Terjemah Alquran
  • Visi, Misi, dan Tujuan
  • Data Peserta yang Mengikuti Pembelajaran Terjemah
  • Jadwal kegiatan pembelajaran terjemah Alquran Safinda di
  • Materi Pembelajaran Terjemah Alquran Safinda

Objek penelitian ini adalah Masjid Darussalam Argopuro Kaliwates Jember dan komplek perumahan Gunung Batu Permai G/8 Jember. Sejarah Berdirinya Program Pelatihan SafinatulHuda Penerjemahan Al Quran (PPTQ Safinda) di Kabupaten Jember (PPTQ Safinda) di Kabupaten Jember. PPTQ Safinda di Kabupaten Jember tidak lepas dari PPTQ Safinda di Surabaya, karena PPTQ Safinda di Surabaya merupakan pusat dari cabang PPTQ di kota lain.

Sekitar tahun 2008, Syafi' akhirnya tiba di Jember dan melakukan sosialisasi bersama lembaga PPTQ Safinda Surabaya di taman PTP XXVI. Hingga saat ini, PPTQ Safinda telah mengalami perkembangan tidak hanya di kota Jember saja, namun juga berkembang di berbagai kota di Jawa Timur dan luar Pulau Jawa. Di sebelah utara berbatasan dengan Beboerboliger, di sebelah barat berbatasan dengan Vejen til Bolig, di sebelah selatan berbatasan dengan rel kereta api, dan di sebelah timur berbatasan dengan sungai.57.

Yeti merupakan salah satu peserta PPTQ Safinda yang beralamat di Komplek Perumahan Gunung Batu Permai G/8 Sumbersari Jember. Sebelah utara berbatasan dengan rumah warga (Ahmad Bustomi), sebelah barat dengan rumah warga (Nashruddin), sebelah selatan dengan rumah warga (Jauhari), dan sebelah timur dengan jalan umum. 58 3. Visi, misi dan tujuan. Kegiatan pembelajaran terjemah Safinda Quran yang dilaksanakan di Masjid Argopuro Darussalam Kecamatan Kaliwates berjumlah 15 orang ibu dan 15 orang ibu mengikuti kegiatan pembelajaran di Perumahan Gunung Batu Permai G/8 Sumbersari.

Di bawah ini peneliti menampilkan data peserta yang mengikuti pembelajaran Safinda Quran terjemah, dijelaskan pada tabel berikut: 59. Pengenalan fi'il wazan: fi'il tsulatsi mujarrad, fi'il tsulatsi mazid, fi'il ruba 'i mujarrad dan fi'il ruba'i mazid.

Penyajian Data dan Analisis

Di bawah ini peneliti menjelaskan secara rinci materi, metode, media dan evaluasi dalam pembelajaran terjemah Safinda Quran dalam pengajian ibu-ibu di Kecamatan Kaliwates dan Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. Materi yang disampaikan pada Kursus Terjemah Al-Qur'an Safinda Juz 1 merupakan terjemahan kata per kata dan penjelasan isi ayat QS. “Dengan begitu, peserta lebih memahami apa yang dimaksud dengan ayat tersebut.”62 Nuris, salah satu peserta yang mengikuti kegiatan pembelajaran Safinda Quran Terjemah pada pengajian putri di Masjid Argopuro, dalihnya.

Selain pendapat Endang Siswati, peserta lain juga mengungkapkan metode yang digunakan dalam pengajaran terjemahan Alquran Safinda. Berdasarkan hasil observasi peneliti mengenai metode yang digunakan dalam pengajaran terjemah Al-Quran Safinda, ustadz menggunakan metode ceramah dan tanya jawab. Oleh karena itu, Syafi' menjelaskan penilaian yang dilakukan dalam pelaksanaan pembelajaran terjemah Al-Qur'an Safind adalah sebagai berikut.

Dari hasil observasi dan dokumentasi yang dilakukan peneliti mengenai evaluasi pelaksanaan pembelajaran terjemahan Safinda Quran di Masjid Argopuro. Dari hasil observasi dan wawancara diatas yang diperkuat dengan dokumentasi berupa foto, peneliti mengamati kegiatan pembelajaran Safinda Quran Terjemah di Perumahan Gunung Batu G/8 Jember. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan peneliti mengenai metode yang digunakan dalam pengajaran terjemah Alquran Safinda Syafi dengan menggunakan metode ceramah dan tanya jawab.

Materi yang disampaikan pada pembelajaran terjemah Al-Quran Safinda yaitu juz 2, ustadz menjelaskan ciri-ciri kalimat isim, fiil dan huruf serta menentukan jumlah kata dari QS. Metode yang digunakan pada pembelajaran terjemah Al-Quran materi Safinda juz 2 menggunakan dua metode yaitu metode ceramah dan metode tanya jawab.

Tabel 4.4 Tabel hasil temuan
Tabel 4.4 Tabel hasil temuan

Pembahasan Temuan

Temuan pada Masjid Argopuro Kaliwates Jember dan Perumahan G/8 Sumbersari Gunung Batu Permai yang diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi menunjukkan bahwa materi yang disampaikan guru pada pembelajaran terjemah Al-Quran Safinda ada pada 1 .bab kata per- terjemahan kata dan interpretasi konten QS. Materi yang disampaikan pada pembelajaran terjemah Alquran materi juz 1 sudah sesuai dengan materi pada buku materi juz 1. Sedangkan materi yang disampaikan ustadz dalam pembelajaran terjemah Alquran materi juz 2 sudah sesuai dengan panduan materi juz 2.

Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Safinda Al-Qur'an Terjemah Evaluasi Pelaksanaan Pembelajaran Safinda Al-Qur'an Terjemah dilaksanakan di Masjid Argopuro dan Perumahan Gunung Batu Permai G/8 Jember. Wawancarab. Observasi c. Dokumentasi 5. Analisis data: .. sumber dan teknik. Penerapan Ajaran Terjemah Al-Qur'an Safinda pada Pengajian Wanita di Kecamatan Kaliwates dan Kecamatan Sumbersari. Aplikasi pengajaran Al Quran terjemah Safinatul Huda (Safinda) dalam pengajian ibu-ibu di Kabupaten Jember.

Apa yang melatarbelakangi pelaksanaan pembelajaran Al-Quran Terjemahan Safinda dalam pengajian ibu-ibu di Kabupaten Jember? Apa tujuan dilakukannya penelitian terjemah Al-Quran Safinda dalam pengajian ibu-ibu di kabupaten Jember? Apa saja materi pembelajaran terjemah Al-Quran Safinda dalam pengajian ibu-ibu di Republik Jember?

Metode apa saja yang digunakan dalam pembelajaran terjemah Al-Quran Safinda dalam pengajian ibu-ibu di Kabupaten Jember? Media apa saja yang digunakan dalam pembelajaran terjemah Al-Quran Safinda dalam pengajian ibu-ibu di Kabupaten Jember? Bagaimana evaluasi pelaksanaan pembelajaran terjemah Al-Quran Safinda pada pengajian ibu-ibu di Kabupaten Jember.

Evaluasi pelaksanaan pengajaran terjemah Al-Quran Safinda pada ibu-ibu di Kabupaten Jember.

Gambar 19  Contoh Materi Juz 2
Gambar 19 Contoh Materi Juz 2

PENUTUP

Kesimpulan

Saran

Dalam melakukan evaluasi pembelajaran kepada peserta/warga sebaiknya dilakukan secara individu agar pengajar mengetahui peserta mana yang belum menguasai materi. Pelaksanaan muraja (pengulangan) materi hendaknya tidak hanya dilakukan dalam proses pembelajaran saja, namun juga dilakukan di rumah, agar materi yang dipelajari dapat dihafal. Pengaruh Pembelajaran Penerjemahan Kata (Lafdziyah) Terhadap Kualitas dan Kuantitas Hafalan Al-Quran Santri Pada Penghafalan dan Pemahaman Al-Quran Al-Fanani Al-Fanani Pondok Pesantren Universitas Muhammadiyah Jember”.

Upaya guru meningkatkan kemampuan siswa dalam menerjemahkan Al-Quran di Madrasah Aliyah Darul Hikam Kertonegoro Jenggawah Jember 2016/2017. Kajian Penerapan Metode Tamyiz Dalam Pembelajaran Terjemahan Al-Quran Di MI Al-Islam Grobogan Serengan Surakarta. Evaluasi Implementasi Penerjemahan Al-Quran Safinatul Huda (Safinda) pada Pengajian Ibu-Ibu di Kabupaten Jember.

Gambar

Tabel 4.4 Tabel hasil temuan
Gambar 19  Contoh Materi Juz 2

Referensi

Dokumen terkait

Determinan Rendahnya Partisipasi Ibu Berbalita dalam Pemanfaatan Posyandu (Studi di Kelurahan Tegal Besar Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember);Gizella Asta Riski:

Evaluasi Kebutuhan Air Bersih di Perumahan Jember Permai II Desa Sukorejo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Menggunakan Software Epanet 2.0 ; Riski Satriya Rawa

Skripsi yang berjudul “Hubungan Pendampingan Ibu dengan Tingkat Kemandirian Anak Usia Prasekolah di Beberapa TK Kecamatan Kaliwates Kabupaten Jember” telah diuji

1) Hubungan spasial yang signifikan terjadi pada wilayah dengan curah hujan tinggi dan kasus DBD tinggi yaitu terdapat pada Kecamatan Sumbersari,

5.1.4 Praktek bagi Staf di Kecamatan Sumbersari Jember tahap lanjutan Pada gambar 5.8 menunjukkan kegiatan praktek penggunaa situs Kecamatan Sumbersari halaman public, antara

Melalui Kepuasan Dan Pengaruhnya Terhadap Kepercayaan Masyarakat (Studi Kasus pada Kantor Kelurahan Sumbersari Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember)

Tugas akhir berjudul “Evaluasi kebutuhan air bersih di Perumahan Jember Permai II Desa Sukorejo Kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember Menggunakan Software Epanet 2.0”

Evaluasi penerapan Program Pelatihan Terjemah Al-Qur’an PPTQ dalam meningkatkan pemahaman Al-Qur’an di Madrasah Aliyah Darul Hikam Kertonegoro Jenggawah Jember Tahun Pelajaran