• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi M.K Pemberdayaan Masyarakat Program Studi Agribisnis - Digital Library Universitas Malikussaleh

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Materi M.K Pemberdayaan Masyarakat Program Studi Agribisnis - Digital Library Universitas Malikussaleh"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

22-Mar-16

1 Prinsip-prinsip dan Pendekatan

Pemberdayaan Masyarakat

Martina, S.P, M.Si

A. Prinsip-prinsip pemberdayaan Masyarakat

1. Penyadaran

Membangunkan masyarakat dari keterbelakangan dan tidak memikirkan masa depan.

Penyadaran berarti bahwa masyarakat secara keseluruhan menjadi sadar bahwa mereka mempunyai tujuan-tujuan dan masalah-masalah.

Masyarakat yang mulai sadar menemukan peluang- peluang dan memanfaatkannya, menemukan sumberdaya-sumberdaya yang ada ditempat itu yang barangkali sampai saat ini tak pernah dipikirkan orang.

2. Pelatihan

Belajar untuk meningkatkan ketrampilan- ketrampilan bertani, kerumahtanggaan, industri dan cara menggunakan pupuk.

Belajar untuk mengetahui bagaimana memakai jasa bank, bagaimana membuka rekening dan memperoleh pinjaman.

“Ide besar yang terkandung dibalik pendidikan kaum miskin adalah bahwapengetahuan menganggarkan kekuatan”

c. Pengorganisasian

Organisasi berarti bahwa segala hal dikerjakan dengan cara yang teratur, ada pembagian tugas diantara individu-individu yang akan bertanggungjawab terhadap pelaksanaan tugas masing-masing dan ada kepemimpinan yang tidak hanya terdiri dari beberapa gelintir orang tapi kepemimpinan diberbagai

tingkatan.

d. Pengembangan Kekuatan

Kekuasaan berarti kemampuan untuk mempengaruhi orang lain.

Bila masyarakat mempunyai kekuatan, setengah perjuangan untuk Pembangunan sudah dimenangkan. Tetapi perlu ditekankan kekuatan itu benar-benar dari masyarakat bukan dari satu atau dua orang pemimpin saja. Kekuatan masyarakat harus mengontrol kekuasaan para pemimpin.

e. Membangun Dinamika

Dinamika orang miskin berarti bahwa

masyarakat itu sendiri yang memutuskan dan melaksanakan program-programnya sesuai dengan rencana yang sudah digariskan dan diputuskan sendiri.

(2)

22-Mar-16

2 B. Pendekatan Pemberdayaan

Terkait kegiatan pemberdayaan, Negel (1997),

mengemukakan, apapun pendekatan yang akan diterapkan, harus memperhatikan :

1) tujuan yang ingin dicapai melalui kegiatan pemberdayaan.

2) Transfer teknologi yang akan dilakukan

3) Pengembangan SDM/fasilitator yang akan dilakukan pemberdayaan

4) Alternatif organisasi pemberdayaan yg akan diterapkan, yg berhadapan dengan pilihan2 : publik/swasta,

pemerintah/non, dari atas/dari bawah, mencari profit/non profit, umum/sektoral, multi tujuan/tujuan tunggal, transfer teknologi/ orientasi kebutuhan.

Pemberdayaan dilakukan melalui tiga pendekatan : mikro, mezzo, danmakro.

1) Pendekatan mikro

Pendekatan yang berpusat pada tugas.

2) Pendekatan mezzo

Dilakukan terhadap sekelompok klien (penerima manfaat)

3) Pendekatan Makro

Penerima manfaat diarahkan pada sistem lingkungan yang lebih luas.

Dipihak lain, pendekatan pemberdayaan dapat pula diformulasikan dengan mengacu kpd landasan filosofi dan prinsip-prinsip pemberdayaan,yg mencakup : 1) Pendekatan partisipatif

Menempatkan masyarakat sebagai titik-pusat pelaksanaan pemberdayaan, yang mencakup : a. Pemberdayaan bertujuan utk memecahkan masalah

masyarakat.

b. Pilihan kegiatan, metode maupun teknik

pemberdayaan, maupun teknologi yang ditawarkan harus berbasis pada pilihan masyarakat.

c. Ukuran keberhasilan masyarakat berdasarkan ukuran- ukuran masyarakat sebagai penerima manfaat.

2) Pendekatan Kesejahteraan

Apapun kegiatan yg akan dilakukan, darimanapun sumberdaya dan teknologi yg digunakan, dan siapapun stakeholdernya, pemberdayaan masyarakat harus memberikan manfaat thdp perbaikan mutu hidup dan kesejahteraan

3) Pendekatan pembangunan berkelanjutan

Kegiatan PM harus terjamin keberlanjutannya dan tidak boleh menciptakan ketergantungan.

Kartasasmita (1997), menyatakan : pemberdayaan mayarakat hendaknya mengikuti pendekatan :

1. Upaya yang terarah (targeted)

2. Harus langsug mengikutsertakan atau bahkan dilaksanakan oleh masyarakat yang menjadi penerima manfaat.

3. Menggunakan pendekatan kelompok

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pemberdayaan masyarakat dengan teknologi informasi dan komunikasi yang dilakukan oleh Telecenter Asriloka di Desa

Meningkatnya taraf hidup (kesejahteraan) masyarakat, pengaruh promosi melalui iklan, serta kemudahan informasi, dapat menyebabkan perubahan gaya hidup dan timbulnya kebutuhan

Program prioritas yang menjadi urusan pemberdayaan masyarakat desa dan pemerintahan desa dalam rangka pencapaian kesejahteraan masyarakat desa, pemba- ngunan harus

Pemberdayaan masyarakat sangat penting dan merupakan hal yang wajib untuk dilakukan, hal ini dikarenakan pertumbuhan ekonomi dan juga teknologi yang demikian pesatnya

Salah satu tugas dan fungsi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) adalah menyusun rencana pembangunan secara partisipatif, pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan

Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini adalah Bagaimana Proses pemberdayaan Masyarakat petani sawah dan adaptasi teknologi pertanian di Desa Mengkang, dengan

Pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pinrang, penguasaan dan pemanfaatan teknologi informasi merupakan bagian satu kesatuan dengan tingkat sumberdaya aparatur sipil

53 364.01/Ris/n Habibi Maulana Rizki 060510046 Nikah muhallil Cina buta menurut pandangan masyarakat aceh utara dan fiqh islam Fauzan Nur Aksa S Ag.,M,H Studi penelitian di kecamatan