• Tidak ada hasil yang ditemukan

pendekatan saintifik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "pendekatan saintifik"

Copied!
165
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Konteks Penelitian

Apabila terjadi kurang optimalnya pembelajaran tematik terpadu, maka harus dilakukan pendekatan dalam proses pembelajaran tematik terpadu. Berdasarkan uraian di atas, maka perlu dilakukan penelitian tentang “Pendekatan Pembelajaran Saintifik dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari Jember tahun pelajaran.

Fokus Penelitian

Dalam proses pembelajaran yang dilakukan dengan pendekatan saintifik, terdapat tiga model pembelajaran yang disarankan diterapkan untuk memperkuat pendekatan saintifik, yaitu pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran berbasis proyek, dan pembelajaran penemuan.

Tujuan Penelitian

Manfaat Penelitian

Madrasah dan SD Ibtidaiyah, temuan penelitian ini dapat dijadikan landasan kebijakan pembelajaran tematik terpadu. Institut Agama Islam Negeri Jember sebagai sumber kajian ilmiah terkait pendekatan saintifik dalam pembelajaran tematik terpadu di madrasah ibtidaiyah dan sekolah dasar.

Definisi Istilah

Pendekatan saintifik dalam pembelajaran tematik terpadu di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari Jl. 1 Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari Ambulu Jember Tahun Pelajaran.

Sistematik Penulisan

TINJAUAN PUSTAKA

Penelitian Terdahulu

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pelaksanaan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik untuk meningkatkan pemahaman siswa di SMA Negeri di Ketapang. Simposium rutin juga harus diselenggarakan sehingga para guru dapat mengetahui perkembangan terkini dalam dunia pendidikan. 2018) diteliti dengan judul Pengaruh Pendekatan Saintifik yang Diterapkan pada Literasi Sains Terhadap Kompetensi Siswa Kelas IVI SMP Negeri 12 Padang. 11 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan saintifik terapan terhadap kompetensi literasi sains sains siswa.

Kajian Teori

Berdasarkan pandangan tersebut dapat disimpulkan bahwa pembelajaran adalah suatu proses yang dilakukan guru untuk mengajar siswa dalam lingkungan belajar tertentu dan pada akhirnya terjadi perubahan tingkah laku. Pemilihan model pembelajaran sangat dipengaruhi oleh sifat materi yang akan diajarkan, tujuan yang ingin dicapai dalam pembelajaran dan tingkat keterampilan siswa.22.

Kerangka Konseptual

Menurut Suharisma Arikunta, metode penelitian adalah cara yang digunakan untuk mengumpulkan data penelitian dan membandingkannya dengan standar pengukuran yang telah ditentukan.49 Selain itu, seseorang yang akan melakukan kegiatan penelitian harus mengetahui dan memahami metode dan sistematika penelitian jika peneliti ingin mengungkapkan kebenaran melalui kegiatan ilmiah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, karena datanya berupa sebaran informasi subjek pendidikan yaitu guru, pendidik dan siswa. Jenis penelitian yang digunakan dalam kegiatan penelitian ini adalah fenomenologis, artinya berupaya memahami makna peristiwa dan hubungannya dengan orang-orang dalam situasi tertentu.

Penelitian ini dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari yang berlokasi di Jember. Alasan pemilihan tersebut dilakukan pada Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari yang beralamat Jember karena pembelajaran yang digunakan di sekolah tersebut dari kelas I sampai kelas VI sudah menggunakan tematik dan masih banyak kendala sehingga kurang memadai. optimal khususnya pada model pembelajaran.

Gambar 2.1 Kerangka Konseptual
Gambar 2.1 Kerangka Konseptual

Kehadiran Peneliti

Subjek Penelitian

Sumber Data

Hasyim Asy'ari Jember dan pemilihan para informan tersebut di atas tidak lepas dari kedudukannya di tempat yang dijadikan objek penelitian. Data sekunder merupakan data yang diperoleh dari Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari Jember, serta berbagai referensi dan buku yang berkaitan dengan permasalahan pokok dalam penelitian ini. Sumber data tersier adalah data pendukung yaitu bahan-bahan yang memberikan petunjuk dan penjelasan terhadap data primer dan sumber data sekunder antara lain kamus dan ensiklopedia.53 Data sekunder digunakan karena digunakan sebagai data pendukung dalam penelitian untuk memperkuat data primer.

Teknik Pengumpulan Data

Dalam hal ini yaitu antara peneliti dengan pengelola, guru, tenaga tata usaha, siswa, Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Panitia Hasyim Asy'ari Jember Percakapan yang dimaksud tidak hanya sekedar tanya jawab atau menjawab pertanyaan yang diajukan dan menilai. percakapan, melainkan percakapan yang mendalam sehingga peneliti mampu memahami analisis pembelajaran pendekatan saintifik pada pembelajaran tematik terpadu di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari Jember. Tujuannya adalah untuk mengumpulkan dan memperkaya informasi dengan data yang sangat rinci, rinci dan ringkas yang digunakan dalam analisis kualitatif. Dalam hal ini yang menjadi fokus adalah model, metode dan permasalahan dengan pendekatan pembelajaran saintifik dalam pembelajaran tematik terpadu.

Teknik observasi partisipatif digunakan peneliti sebagai pelengkap sekaligus menguji hasil data yang diperoleh melalui informasi dari informan, terutama data yang masih parsial dan belum mampu menggambarkan semua jenis situasi atau bahkan menyimpang. 54 Partisipan observasi dilakukan dengan keterlibatan peneliti dalam kegiatan pendekatan saintifik pada pembelajaran tematik terpadu di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari Jember yang penting untuk fokus penelitian, kegiatan ini berupa keterlibatan peneliti dalam pendekatan pembelajaran sintetik pembelajaran tematik terpadu. Hasyim Asy'ari Jember sejumlah guru, karyawan, siswa dan sarana prasarana serta dokumen yang berkaitan dengan topik penelitian.

Analisis Data

Jumlah data yang diperoleh dari lapangan cukup banyak sehingga harus dicatat secara cermat dan rinci. Reduksi data artinya merangkum, memilih hal-hal yang pokok, memusatkan perhatian pada hal-hal yang penting, mencari tema dan pola. Dengan demikian, data yang direduksi akan memberikan gambaran yang lebih jelas dan memudahkan peneliti dalam mengumpulkan data lebih lanjut dan mencarinya bila diperlukan.

Penyajian data dapat diartikan sebagai kumpulan informasi terstruktur yang menawarkan kemungkinan penarikan kesimpulan dan pengambilan tindakan. Proses penafsiran atau penggalian segala sesuatu yang ditemui selama penelitian, yang dilakukan secara terus menerus.

Gambar 3.1 Model Interaktif Analisis Data 58 1. Reduksi Data
Gambar 3.1 Model Interaktif Analisis Data 58 1. Reduksi Data

Keabsahan Data

  • Tahapan-tahapan penelitian

Kegiatan pembelajaran yang dilakukan siswa Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Berdasarkan data observasi, kelas III mengikuti madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari. Pelaksanaan pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari sudah berlangsung dengan menempatkan siswa sebagai pelaku utama.

Model Pendekatan Saintifik pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari Jember Tahun Ajaran. Metode pemilihan model pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik pada kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari sudah baik.

PAPARAN DATA DAN ANALISIS

Paparan Data Dan Analisis

  • Pelaksanaan Pembelajaran Pendekatan Saintifik dalam
  • Model Pembelajaran Pendekatan Saintifik Pada
  • Hambatan Pelaksanaan Pendekatan Saintifik Dalam
  • Model Pendekatan Saintifik Pada Pembelajaran Tematik

Berdasarkan hasil observasi, pada kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik terlaksana dengan baik. Berdasarkan data hasil observasi peneliti kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari dalam pelaksanaan pembelajaran dengan.

PEMBAHASAN

Pelaksanaan Pendekatan Saintifik dalam Pembelajaran Tematik

Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari merupakan Madrasah Ibtidaiyah yang telah menerapkan pendekatan saintifik dalam proses pembelajarannya. Berikut ini adalah gambar buku teks yang digunakan dalam proses pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari. Untuk mengkonfirmasi kebenaran hasil wawancara dengan guru Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari, peneliti mendokumentasikan pelaksanaan pembelajaran tematik dengan pendekatan saintifik di kelas.

Di bawah ini adalah foto sumber belajar dan kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan pada pembelajaran tematik dengan pendekatan saintifik di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember. Dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah, siswa Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari menjadi lebih aktif dan berpikir lebih kritis. Kendala yang menghambat penerapan pendekatan saintifik pada pembelajaran tematik kelas III di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari berasal dari guru dan siswa.

Pelaksanaan pembelajaran tematik di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari telah berjalan sejak tahun 2013, pada awal peluncuran kurikulum tahun 2013. Pelaksanaan evaluasi pembelajaran dengan pendekatan saintifik dilakukan dengan evaluasi formatif dan evaluasi sumatif di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari . Pelaksanaan pembelajaran tematik di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari menggunakan media dalam pembelajaran sebagai alat untuk menyampaikan pesan kepada siswa.

Model Pembelajaran Pendekatan Saintifik pada Pembelajaran

Hasyim Asy'ari mempelajari karakteristik siswa dan karakteristik topik/materi yang akan disampaikan kepada siswa. Setelah divalidasi berdasarkan hasil observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi guru kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif. 34 Hasyim Asy'ari melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dan mengikuti prosedur yang telah ditetapkan.

Berbeda dengan hal di atas, dalam membangkitkan kemampuan siswa dalam berempati satu sama lain, guru kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari sudah mampu melakukannya. Guru di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari juga mampu memilih jenis tindakan yang tepat dan memilih bagian tindakan yang tepat, namun guru tidak selalu mengembangkan cara mengajukan pertanyaan.

Hambatan dalam Pendekatan Saintifik Pembelajaran Tematik

Pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kelas III di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari Jember sudah berlangsung, guru selalu melatih keterampilan ilmiah pada siswa selama proses pembelajaran. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti mengenai pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik pada kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari Kabupaten Jember, berikut penjelasan deskriptifnya. Pada kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34, media pembelajaran Hasyim Asy'ari diambil dari berbagai sumber yang ada.

Metode pembelajaran yang digunakan pada pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang dilaksanakan di kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari Kabupaten Jember berjalan dengan baik. Sesuai dengan hasil observasi, pelaksanaan evaluasi pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang dipimpin oleh guru kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari telah terlaksana dengan baik.

PENUTUP

Kesimpulan

Model pembelajaran yang dipilih guru untuk menunjang pembelajaran dengan pendekatan saintifik adalah model pembelajaran berbasis masalah. Pemilihan model pembelajaran tidak dilakukan secara spontan oleh guru, melainkan dipilih berdasarkan kompetensi dasar, materi yang diajarkan guru, dan karakteristik siswa.

Saran

  • Kerangka Konseptual
  • Model Interaktif Analisis Data
  • Buku yang digunakan pada proses pembelajaran
  • Kegiatan dalam proses pembelajaran
  • Hasil Pekerjaan Siswa Secara Individu
  • Buku yang digunakan pada proses pembelajaran
  • Foto Kegiatan Pembelajaran Tematik di Madrasah Ibtidaiyah Ma’arif

Guru : Tata cara pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik terbagi dalam 5 tahap keterampilan ilmiah yaitu mengamati, bertanya, menalar (menalar, memproses), mencoba dan membentuk jaringan (menyimpulkan, menyajikan, mengkomunikasikan). Pada kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari terlihat melalui hasil observasi bahwa pemilihan model pembelajaran dengan pendekatan saintifik yaitu Problem Based Learning memang layak diterapkan dalam pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan peneliti terhadap proses belajar mengajar yang dilakukan oleh guru kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari dapat diketahui bahwa pemahaman guru terhadap istilah pembelajaran dengan pendekatan saintifik dapat diketahui. terkategori baik, hal ini dibuktikan dengan proses pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang mempunyai unsur/aspek keterampilan proses, seperti mengamati, menanya, menalar (reasoning, process), mencoba, membentuk jaringan (menutup, menyajikan dan mengkomunikasikan).

Sedangkan model pembelajaran dengan pendekatan saintifik yang diterapkan pada kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari sangat bervariasi, namun guru kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari paling sering menggunakan pendekatan saintifik. model pembelajaran berbasis masalah. . Padahal dalam penerapan pendekatan saintifik, yang sering dilakukan oleh guru kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari adalah keterampilan saintifik observasi, menanya dan berjejaring (komunikasi). Tahapan pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik di kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari dapat dikatakan baik karena guru berusaha semaksimal mungkin untuk membagikan 5 keterampilan ilmiah dalam setiap pembelajaran yaitu yang diamati. , pertanyaan, penalaran (penalaran, elaborasi) , mencoba membentuk jaringan (menyelesaikan, menyajikan dan mengkomunikasikan).

Berdasarkan hasil observasi di Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari, penilaian pembelajaran dengan pendekatan saintifik dilakukan oleh guru kelas III Madrasah Ibtidaiyah Ma'arif 34 Hasyim Asy'ari yaitu melalui penilaian portofolio, penilaian tertulis , dan menambahkan penilaian sikap.

Gambar

Gambar 2.1 Kerangka Konseptual
Gambar 3.1 Model Interaktif Analisis Data 58 1. Reduksi Data
Gambar 4.1 Buku yang digunakan pada proses pembelajaran 65
Gambar 4.2 adalah salah satu gambar dari kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh siswa Madrasah  Ibtidaiyah  Ma’arif  34  Hasyim Asy’ari Kecamatan Ambulu Kabupaten Jember
+6

Referensi

Dokumen terkait

Kendala Serta Solusi dalam Pelaksanaan Pembelajaran Tematik Integratif dengan Pendekatan Saintifik dikelas IV SDN Mojorejo 01 Batu .... Perencanaan Pembelajaran Tematik

Berdasarkan hasil penelitian penulis terhadap penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTs Ma`arif NU 1 Karanglewas kecamatan Karanglewas

Rancanglah suatu kegiatan pembelajaran tematik terpadu yang menerapkan salah satu model pembelajaran ( Discovery Learning, Problem Based Learning, Project Based Learning

Objek penelitian ini adalah kemampuan guru dalan menerapkan pendekatan saintifik dalam pembelajaran tematik di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 06 Tapin tahun

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa dan semangat belajar siswa kelas II Madrasah Ibtidaiyah Ma ’ arif Blotongan Salatiga terhadap

Perencanaan pendekatan saintifik kurikulum 2013 dalam pembelajaran fiqih kelas V di MIN Arjasa Jember yang dilakukan oleh guru dan peserta didik dapat membantu proses pelaksanaan

Liya Mardiana, 2017: Pengaruh Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam Terhadap Akhlak Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 02 Pontang Ambulu Jember Tahun Pelajaran 2016/2017

ii IMPLEMENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK KURIKULUM 2013 PADA KELAS 4 INKLUSIF DI SD TERPADU PUTRA HARAPAN PURWOKERTO STUDY IN DEPTH KUALITATIF LAELY DWI HIDAYAH 1617405021