• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDIDIKAN HOMESCHOOLING DI INDONESIA

N/A
N/A
nita yuli

Academic year: 2023

Membagikan "PENDIDIKAN HOMESCHOOLING DI INDONESIA"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

KONSEP UMUM

HOME

SCHOOLING

Nita Yuli Astuti, M.

Pd.

(2)

3 4

Dasar Hukum Homeschooling

Karakteristik Homeschooling

1 2

Konsep Homeschooling

Klasifikasi Homeschooling

MATERI PEMBELAJARAN

Metode dan

6

Pendekatan Homeschooling Kelebihan dan

5

kekurangan Homeschooling

(3)

1. Konsep Homeschooling

Rachm

homeschoolin

an

g adalah

sekolah yang diadakan di rumah

Sumardiono

homeschooling atau sekolah mandiri adalah ketika anak-anak tidak tergantung pada sistem sekolah formal yang ada sekarang, tetapi memutuskan sendiri

Saputra

Sri Utami Soedarsono

homeschooling adalah proses layanan pendidikan yang secara sadar dan terarah yang dilakukan oleh orang tua atau keluarga dengan proses belajar mengajar yang kondusif.

homeschooling adalah pilihan program pendidikan yang fleksibel dan bervariasi

yang mencerminkan adanya

keanekaragaman manusia dalam memilih metode yang dipakai

(4)

—QS. al-Tahrim/66: 6

“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya

adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat- malaikat yang kasar, da keras, yang tidak durhaka

kepada Allah terhadap apa yang dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang

diperintahkan..”

(5)

2. KLASIFIKASI HOMESCHOOLING

HOMESCHOOLING TUNGGAL

Homeschooling yang dilaksanakan oleh orangtua dalam satu keluarga dengan sengaja tidak bergabung dengan keluarga lain yang menerapkan homeschooling tunggal lainnya.

KOMUNITAS

HOMESCHOOLING

Merupakan gabungan beberapa homeschooling majemuk yang menyusun dan menentukan silabus serta bahan ajar bagi anak- anak homeschooling, termasuk menentukan beberapa aktivitas dasar (olahraga, musik atau seni, dan bahasa) serta fasilitas tempat proses belajar mengajar dilaksanakan pada waktu-waktu tertentu.

HOMESCHOOLING MAJEMUK

Homeschooling yang dilaksanakan oleh orangtua dari dua atau lebih keluarga lain karena melakukan satu atau lebih kegiatan sementara kegiatan inti dan kegiatan lainnya tetap dilaksanakan dalam lingkungan rumah masing-masing.

(6)

Kegitan pendidikan informal yang dilakukan oleh

keluarga dan lingkungan

berbentuk kegiatan secara mandiri.

3. Dasar Hukum Homeschooling

UURI No. 20 Tahun 2003 pasal 27:

Hasil pendidikan sebagaimana dimaksud dalam

ayat (1) diakui sama dengan pendidikan formal

dan nonformal setelah peserta didik lulus ujian sesuai dengan standar nasional

pendidikan

01 1 02 2

(7)

4. Karakteristik Homeschooling

Pembentukan karakter dan perkembangan minat bakat

Mandiri, bersama orangtua, atau bersama guru pendamping.

Fleksibilitas jumlah jam dan jadwal kegiatan

Pembelajaran lebih bersifat personal dan humanis.

Belajar sesuai minat, kebutuhan, kecepatan, dan kecerdasan anak.

Orang tua sebagai guru, motivator, fasilitator, dinamisator, teman diskusi dan teman dialog

Guru (tutor) lebih berfungsi sebagai pendamping dan pengarah minat

Tidak ada istilah anak tidak naik kelas

(8)

5. KELEBIHAN HOME SHCOOLING

Membantu anak lebih berkembang, memahami dirinya dan perannya dalam dunia nyata disertai kebebasan berpendapat,

Menumbuhkan kemandirian dan percaya diri pada anak.

Terlindungi dari pergaulan yang menyimpang, seperti tawuran, kenakalan yang berdampak buruk bagi anak.

Lebih memberikan kemandirian dan kreativitas individual.

Memberikan peluang untuk mencapai kompetensi individual semaksimal mungkin

(9)

KELEMAHAN HOME SCHOOLING

- Anak-anak yang belajar di homeschooling kurang berinteraksi dengan teman sebaya dari berbagai status sosial yang dapat memberikan pengalaman berharga untuk belajar hidup di masyarakat.

- Sekolah merupakan tempat belajar yang khas yang dapat melatih anak untuk bersaing dan mencapai keberhasilan setinggi-tingginya.

- Belum ada standarisasi kurikulum.

- Kurangnya minat untuk belajar lebih giat lagi agar bisa bersaing dengan teman sekelas.

- Homeschooling dapat mengisolasi peserta didik dari kenyataan-kenyataan yang kurang menyenangkan sehingga dapat berpengaruh pada perkembangan individu.

- Apabila anak hanya belajar di homeschooling, kemungkinan ia akan terisolasi dari lingkungan sosial yang kurang menyenangkan sehingga ia akan kurang siap untuk menghadapi berbagai kesalahan atau ketidakpastian.

(10)

6. Metode dan Pendekatan Homeschooling

01 02 03

School at

home. United studies

Charlotte mason atau The living book approach

04 05

Classical Waldrorf

06 07

Montessori Electic

(11)

CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo, including icons by Flaticon, and infographics & images by Freepik

and illustrations by Stories.

THANK

S!

Referensi

Dokumen terkait

Sumardiono (2007) menyebutkan beberapa kesalahan persepsi masyarakat dalam memahami konsep homeschooling antara lain: kecenderungan masyarakat untuk tetap berada dalam comfort

Dalam penelitian karya Suparno dan Setiawati (2010) mengambil 4 orang subyek yaitu 2 orang anak laki-laki yang mengikuti Homeschooling dan 2 anak laki-laki yang

INTERAKSI SOSIAL DENGAN TEMAN SEBAYA PADA ANAK HOMESCHOOLING DAN ANAK

Homeschooling, menurut buku Sekolah Rumah sebagai Satuan Pendidikan Kesetaraan, yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Luar Sekolah Departmen Pendidikan Nasional adalah

Homeschooling, menurut buku Sekolah Rumah sebagai Satuan Pendidikan Kesetaraan, yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Luar Sekolah Departmen Pendidikan Nasional

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman mengenai proses pembelajaran bahasa Indonesia pada komunitas sekolah rumah (homeschooling) Klub Oase.. Hal tersebut

Sebagai sekolah nonformal maka homeschooling menjadi alternatif peserta didik untuk meraih cita cita masa depanya maka Homeschooling Primagama mempunya 4 program yang di

Homeschooling atau sekolah rumah menurut Permendikbud Nomor 129 Tahun 2014 sebagaimana dikutip oleh Wartomo 2019 adalah proses layanan pendidikan yang secara sadar dan terencana