Penentuan
Sifat Fisik dan
Kimia Zat
• Mengenalkan prosedur identifikasi zat berdasarkan sifat fisika dan kimia.
• Memahami sifat fisika dan kimia suatu zat.
• Menentukan sifat fisika dan kimia dari suatu zat yang belum diketahui.
Tu j u a n P e r c o b a a n
A l a t d a n b a h a n
• Heksana (13 mL)
• Kloroform (13 mL)
• Metanol (13 mL)
• Etil alcohol (13 mL)
• Sikloheksana (20 mL)
• Kristal garam untuk uji nyala (KCl,
LiNO3, NaCl, BaCl2, Sr(NO3)2, CaCl2, dan CuSO4.
• HCl pekat
• Air (H2O)
• Minyak kelapa
sawit (C16H32O2)
• Neraca Analitik
• Gelas ukur 10 mL
• Pipet gondok 10 mL
• Gelas kimia 50 mL (2 buah)
• Pembakar
Bunsen/Pemanas
• Kassa pembakar
• Tabung reaksi (6 buah)
• Rak tabung
• Ring besi dan Statif
• Kawat nikrom
• Plat tetes
• Mangkuk plastik
• Sendok makan
• Cuka
(CH3COOH)
• Isopropil alkohol (C3H8O)
• Asam sitrat (C6H8O7)
• Gula pasir
(C12H22O11)
• Garam (NaCl)
h a s i l
a . k e l a r u t a n
Nama Identifikasi Hasil Kesimpul
an Sikloheksa
na Cairan tidak berwarna Terbentuk 2 fasa Insoluble Heksana Cairan tidak berwarna Terbentuk 2 fasa Insoluble
Metanol Cairan tidak berwarna Tidak terbentuk
2 fasa Soluble Kloroform Cairan berwarna agak
kuning Terbentuk 2 fasa Insoluble Etil
alkohol Cairan tidak berwarna Tidak terbentuk
2 fasa Soluble
Nama Identifikasi Hasil Kesimpul an Asam
sitrat Padatan berwarna
putih Tidak terbentuk
2 fasa Soluble Minyak
sawit Cairan berwarna
kuning transparan Terbentuk 2 fasa Insoluble Isopropil
alcohol Cairan tidak berwarna Tidak terbentuk
2 fasa Soluble Asam
cuka Cairan tidak berwarna Tidak terbentuk
2 fasa Soluble Gula pasir Padatan berwarna
keputih-putihan Tidak terbentuk
2 fasa Soluble Garam
dapur Padatan berwarna
putih Tidak terbentuk
2 fasa Soluble
b . D e n s i t a s
Nama Volume Massa Densitas
Sikloheksa
na 100 mL 78 gram 0,78
gram/mL
Heksana 100 mL 66 gram 0,66
gram/mL
Metanol 100 mL 79 gram 0,79
gram/mL
Kloroform 100 mL 148 gram 1,48
gram/mL Etil
alkohol 100 mL 79 gram 0,79
gram/mL
Air 100 mL 100 gram 1 gram/mL
Minyak
sawit 104 mL 95 gram 0,91
gram/mL
C . T i t i k d i d i h
Nama Titik didih
Sikloheksana 81
Heksana 69
Metanol 64,7
Kloroform 61,35
Etil alkohol 78,3
Air 100
Larutan berdasarkan
sumber video 55
Nama Titik didih
Sikloheksana Heksana
Metanol Kloroform Etil alkohol
Air
Larutan berdasarkan sumber video
D . U J I N Y A L A
Nama Hasil uji warna
yang terllihat Panjang gelombang (m)
Kalium Ungu lavender 4x10⁻⁷- 4.35x10⁻⁷ Barium Hijau
kekuningan 5.6x10⁻⁷ - 5.8x10⁻⁷ Calcium Kuning
kemerahan 4.8x10⁻⁷ - 4.9x10⁻⁷ Stronsium Merah tua 4.9x10⁻⁷ - 5x10⁻⁷
Lithium Orange 4.9x10⁻⁷- 5x10⁻⁷ Natrium Kuning muda 4.35x10⁻⁷ - 4.8x10⁻⁷ Cuprum Hijau muda 6.1x10⁻⁷ - 8x10⁻⁷
ke s i m p u l a n
K e l a r u t a n
Kelarutan merupakan suatu keadaan pada senyawa yang
berada dalam fase tercampur untuk membentuk suatu larutan yang baru. Berdasarkan jenisnya, kelarutan dibagi menjadi
tiga, yaitu :
- Larut sempurna/soluble
- Larut Sebagian/sparingly soluble - Tidak larut sama sekali/insoluble
Senyawa yang tidak larut dalam air umumnya bersifat non polar karena pesebaran keelektronegatifannya merata dan membuatnya sulit berikatan hidrogen dengan air, contohnya adalah minyak. Sedangkan senyawa zat polar lebih mudah larut di dalam air karena pesebaran keelektronegatifannya tidak merata sehingga memudahkannya berikatan hidrogen dengan air.