• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kesadaran untuk berkontribusi dalam bidang ilmu komunikasi khususnya mengenai komunikasi efektif sebagai ketahanan keluarga bagi masyarakat di desa binaan Unisba. Peningkatan kualitas keluarga dicapai melalui berfungsinya ketahanan keluarga (family strenght) (keluarga fungsional). Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kemampuan komunikasi efektif dalam sebuah keluarga, sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga.

Memberikan pemahaman tentang konsep ketahanan dan kesejahteraan keluarga sebagai solusi dalam proses membangun ketahanan keluarga.

Metode Penerapan

Pelaksanaan Pengabdian

Jadwal Pelaksanaan Pengabdian

Materi Pengabdian

Luaran yang ingin dicapai dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peningkatan kemampuan komunikasi keluarga yang efektif sebagai upaya membangun ketahanan keluarga. PKM ini diharapkan bermanfaat untuk penerapan teori-teori terkait komunikasi efektif sekaligus solusi untuk mencapai ketahanan keluarga yang saat ini menjadi program pemerintah provinsi dan berkontribusi dalam memecahkan permasalahan masyarakat khususnya di Desa Babakan Peuteuy. dan Desa Nagrog, Kecamatan Cicalengka yang merupakan desa binaan LPPM.

Tinjauan Pustaka

Pengertian Komunikasi

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat diharapkan dapat bersinergi dengan program Unisba khususnya masyarakat/keluarga (suami istri) di Desa Babakan Peuteuy dan Desa Nagrog yang berjumlah 30 orang. Sebuah teori dasar biologi menyatakan bahwa yang mendorong manusia untuk berkomunikasi adalah kebutuhan untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan beradaptasi dengan lingkungannya. Yang diungkapkan adalah pikiran atau perasaan seseorang terhadap orang lain yang menggunakan bahasa sebagai alat penyampaiannya.

Secara etimologis atau menurut asal kata, komunikasi atau komunikasi dalam bahasa Inggris berasal dari bahasa Latin communis yang berarti “sama”, communico, communicatio, atau communicare yang berarti “to make the same” (membuat umum). Istilah pertama (komunis) merupakan istilah yang paling umum digunakan sebagai asal kata komunikasi, yang merupakan akar kata Latin lain yang sejenis. Dari definisi tersebut jelas bahwa komunikasi melibatkan sejumlah orang, dimana seseorang menyatakan sesuatu kepada orang lain.

Dengan demikian, yang terlibat dalam komunikasi adalah manusia, oleh karena itu komunikasi yang dimaksud di sini adalah komunikasi antarmanusia atau sering disebut dengan komunikasi sosial. Komunikasi manusia yang merupakan singkatan dari komunikasi antar manusia disebut komunikasi sosial karena komunikasi hanya terjadi dengan orang-orang dalam masyarakat. Secara paradigmatik, komunikasi adalah proses dimana seseorang menyampaikan pesan kepada orang lain untuk menginformasikan atau mengubah sikap, pendapat atau perilaku, baik secara langsung secara verbal maupun tidak langsung melalui media (Effendy, 2004: 4).

Komunikasi Efektif

Komunikasi Efektif dalam Ketahanan Keluarga

Ketahanan sosial terdiri dari sumber daya non fisik, mekanisme penyelesaian masalah yang baik, berorientasi pada nilai-nilai agama, efektif dalam berkomunikasi, selalu menjaga dan meningkatkan komitmen keluarga, menjaga hubungan sosial dan mengelola krisis dan permasalahan (Sunarti, 2014: 7). Yakni keluarga yang belum siap menghadapi perubahan, gangguan dan permasalahan yang dihadapinya.

Geografi dan Demografi Lokasi Pengabdian Kepada Masyarakat 1. Kecamatan Cicalengka

Berdasarkan penelitian sejarah berdasarkan beberapa fakta dan informasi, Desa Nagrog berdiri pada tahun 1918 pada masa penjajahan Belanda. Pada masa kepemimpinan Raden Kartawiria, sebagai Ketua Desa Nagrog, pada tahun 1936 ia membeli sebidang tanah di blok Warunglahang seluas 2.883 m3 yang merupakan tempat kantor Desa Nagrog dan sebuah sekolah dasar saat ini berada. Silsilah kepemimpinan Kepala Desa Nagrog setelah dipimpin oleh Raden Martadiredja dilanjutkan oleh Raden Satrawiria sekitar tahun 1926.

Dan pada tahun 1934, Desa Nagrog dipimpin oleh Raden Kartawiria, dan dilanjutkan pada tahun 1942 oleh Raden Memed. Kemudian pada masa kemerdekaan, Kepala Desa Nagrog dijabat oleh Raden Rusman yang memimpin Desa Nagrog sekitar tahun 1950. dilanjutkan oleh Lurah Latif pada tahun 1958, sedangkan pada tahun 1966 Kepala desa Nagrog adalah Bapak Muslih yang menjabat cukup lama dan pada masa kepemimpinannya dilakukan pemekaran wilayah desa Nagrog yang merupakan tantangan besar dari segi luas wilayah dan jumlah penduduk. . perlu adanya pemekaran, oleh karena itu pemekaran dilakukan dengan Nama desa pemekaran adalah desa Babakan Peuteuy. Sedangkan desa induknya adalah Desa Nagrog, dan yang menarik disini nama Desa Nagrog merupakan desa induknya, padahal di wilayah Desa Nagrog saat ini belum ada daerah atau desa yang bernama Nagrog. Desa Nagrog sendiri termasuk dalam wilayah desa perluasan yaitu Desa Babakan Peuteuy yang berada di dalam Desa Babakan Peuteuy, sehingga sampai saat ini banyak surat yang seharusnya alamatnya ke alamat Desa Babakan Peuteuy malah dikirim ke Desa Nagrog.

Kepemimpinan Kepala Desa Nagrog hasil pemekaran dilanjutkan oleh Bapak. Uang Mulkan yang menjabat selama 2 periode kepemimpinan atau antara tahun 1983 hingga tahun 1999. Pada tahun 1996 dibangunlah Gedung Olah Raga Desa Nagrog yang merupakan sarana kegiatan olah raga selain fasilitas balai pertemuan desa. Pada tahun 1999 diadakan pemilihan Kepala Desa pada era Reformasi dan pada saat itu terpilihlah Bapak Aa Kartiwa sebagai Kepala Desa Nagrog yang memimpin periode tahun 1999 hingga tahun 2006, dan pada pemilihan Kepala Desa tahun 2006 Bapak. Aa Kartiwa terpilih kembali memimpin Desa Nagrog untuk periode 2006 hingga 2012. Beberapa prestasi berhasil diraih pada masa kepemimpinan Kepala Desa Aa Kartiwa periode kedua, yaitu pada Lomba Desa Tahun 2008, Desa Nagrog berhasil menjadi Juara II Lomba Desa Tingkat Kabupaten Bandung.

Di bawah kepemimpinannya, Balai Pertemuan Desa Nagrog berhasil dibangun pada tahun 2010 dengan menggunakan alokasi anggaran dukungan pemerintah melalui Program Penguatan Prasarana Desa dan Alokasi Dana Perimbangan Desa. Terwujudnya masyarakat Desa Nagrog yang maju, mandiri, sejahtera dan dinamis melalui tata kelola pemerintahan yang baik dan kredibel.

Tabel 4 :  Luas Wilayah Menurut Penggunaannya
Tabel 4 : Luas Wilayah Menurut Penggunaannya

Pelaksanaan Kegiatan

Judul Makalah

Peserta pelatihan memperoleh pemahaman tentang prinsip-prinsip komunikasi sebagai landasan ketahanan keluarga yang lebih baik, fungsi komunikasi efektif secara umum dan kegunaannya. Pada materi ini peserta memperoleh pemahaman tentang konsep dasar komunikasi, bentuk-bentuk komunikasi interpersonal dan intrapersonal yang kemudian membentuk komunikasi efektif. Pada materi ini pemateri akan menjelaskan tentang ruang lingkup ketahanan keluarga, indikator kesejahteraan keluarga, cara mencapai ketahanan keluarga dan dampak dari ketahanan keluarga.

Pada sub materi kedua, peserta akan memperoleh pemahaman tentang sejauh mana fungsi dan tugas keluarga, jenis keluarga, efektivitas fungsi dan tugas keluarga serta dampak dari fungsi keluarga. Pada materi ketiga, peserta diberikan pemahaman tentang pengelolaan sumber daya keluarga serta contoh kasus dan solusinya. Peserta mendapatkan pemahaman tentang ruang lingkup pengelolaan sumber daya manusia dalam keluarga, pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dalam keluarga, cara pengelolaan sumber daya manusia dalam keluarga dari segi keuangan, jika dan kapan keluarga menghadapi krisis yang akan dihadapi.

Pertemuan pertama diawali dengan penjelasan mengenai analisis situasi keluarga, meliputi ruang lingkup analisis situasi, pentingnya analisis situasi dalam pemberdayaan keluarga, tahapan analisis situasi keluarga, dan dampak analisis situasi terhadap efektivitas pemberdayaan keluarga. Pertemuan kedua diisi dengan praktik penerapan praktik diagnostik terhadap permasalahan yang terjadi di keluarga dan lingkungan. Tingkat pertama dari latar belakang keluarga, misalnya: jumlah anggota keluarga, tingkat ekonomi, kategori keluarga, bagaimana proses komunikasi dalam keluarga dan permasalahan yang timbul.

Sifat Materi

Evaluasi Kegiatan Secara Umum

Dari segi letak geografis, setiap desa mempunyai medan yang berbeda-beda sehingga kegiatan pelatihan dilaksanakan di balai desa masing-masing. Tidak semua keluarga bisa diikutsertakan, namun yang menjadi peserta hanya perwakilan keluarga, sehingga diharapkan menjadi kader ketahanan keluarga yang bisa mentransfer ilmunya kepada keluarga lain. Dalam pelaksanaannya para peserta terlihat antusias dan kritis karena banyaknya permasalahan yang terjadi, sehingga dengan pelatihan ini mereka memahami bahwa komunikasi seolah-olah menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kualitas ketahanan keluarga.

Profil Peserta

Hasil Pelaksanaan Pengabdian

Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga

Perubahan yang terjadi di dalam maupun di luar sistem keluarga akan membawa akibat positif dan negatif bagi keluarga, yaitu menimbulkan permasalahan dalam kehidupan berkeluarga. Tingginya kasus kekerasan dalam rumah tangga membuat BP3AKB menyusun skema daerah mengenai ketahanan keluarga. Permasalahan di keluarga mendorong Pemprov Bandung melihat apa yang terjadi di hulu, yakni di keluarga.

Selain perubahan, terdapat pula persoalan-persoalan yang timbul dalam keluarga yang jika tidak diatasi akan berdampak pada tingginya angka perceraian, tingginya kriminalitas dan lain sebagainya. Namun dalam praktiknya, mereka belajar bahwa ketahanan keluarga adalah sesuatu yang mereka hadapi setiap hari. Program Ketahanan Keluarga sendiri merupakan program yang saat ini dilaksanakan oleh BP3AKB Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan merekrut kader dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Pada saat pre test sebanyak 73% peserta menjawab belum tahu karena belum paham dengan istilah tersebut, dan setelah mendapat materi tentang ketahanan keluarga, 100% peserta sudah jelas mengetahui tentang ketahanan keluarga. Mereka belum memahami istilah tersebut, namun setelah diberikan penjelasan, mereka memahami konsep ketahanan keluarga yang mereka terapkan, meskipun banyak kendala dalam penerapannya. Kesejahteraan keluarga adalah terciptanya keadaan yang harmonis dan terpenuhinya kebutuhan fisik dan sosial anggota keluarga tanpa menimbulkan hambatan yang serius dalam lingkungan keluarga, dan ketika menghadapi permasalahan keluarga, anggota keluarga akan dengan mudah mengatasinya secara bersama-sama, sehingga taraf hidup keluarga dapat tercapai. terwujud (UU.

Tabel 20.  Pengenalan Mengenai Ketahanan Keluarga
Tabel 20. Pengenalan Mengenai Ketahanan Keluarga

Fungsi dan Tugas keluarga

Dalam pelatihan ini ditegaskan bahwa salah satu faktor pembentuk stabilitas keluarga adalah kemampuan mengelola permasalahan. Penanggulangan permasalahan bisa dilakukan sebelum masalah itu muncul, misalnya tingginya angka perceraian bisa diatasi jika setiap pasangan sudah siap, misalnya dari segi usia. Menurut Undang-Undang (UU) No 1 Tahun 1974 tentang batas minimal usia menikah bagi perempuan adalah 16 tahun, sedangkan menurut penelitian Sari (2012) (dalam Sunarti, 2014: 18) menunjukkan usia ideal. untuk perkawinan bagi laki-laki umurnya 26 tahun dan bagi perempuan umurnya 24 tahun.

Rata-rata mereka tidak menyadari bahwa ini adalah suatu masalah, sampai anaknya menikah dan kemudian suami atau istrinya tersebut tidak bekerja, namun kemudian mereka mempunyai anak, barulah mereka menyadari bahwa itu adalah sebuah masalah. Salah satu yang ditekankan dalam pendidikan ini adalah bagaimana mengatur keluarga. Menurut Sunarti (2014:91), pemberdayaan keluarga merupakan upaya berbagai pihak untuk menjadikan keluarga lebih berdaya dan berkualitas melalui kemampuan yang dimilikinya.

Pemberdayaan keluarga diharapkan dapat melahirkan keluarga yang mandiri, mampu mengelola permasalahan dan mencari solusi permasalahan. Pada saat Pretest peserta masih belum memahami bagaimana cara memberdayakan potensi keluarga, setelah mendapatkan pemahaman 93% peserta menyadari bahwa setiap keluarga mempunyai potensi yang dapat dikembangkan, sehingga mereka berusaha untuk membesarkan anaknya ke jenjang pendidikan yang setinggi-tingginya agar memiliki kehidupan yang lebih baik.

Tabel 22. Tahapan pengelolaan masalah dalam keluarga
Tabel 22. Tahapan pengelolaan masalah dalam keluarga

Komunikasi Efektif dalam Keluarga

Kesimpulan

Peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang konsep ketahanan dan kesejahteraan keluarga, sebagai solusi dalam proses membangun ketahanan keluarga. Peserta belum memahami istilah tersebut, namun setelah dijelaskan, mereka memahami konsep ketahanan keluarga yang telah mereka terapkan, meskipun banyak kendala dalam penerapannya. Peningkatan pemahaman tentang fungsi dan tugas keluarga, serta identifikasi permasalahan dan potensi setiap anggota keluarga.

Para peserta meyakini bahwa apa yang mereka lakukan adalah komunikasi yang efektif, namun mereka belum mengetahui bahwa mengkomunikasikan pesan bukan hanya sekedar bicara saja, namun bagaimana orang tua kemudian dapat menyampaikan pesan kepada anaknya atau masing-masing pasangannya secara efektif agar feedbacknya baik. diterima sesuai keinginan masing-masing pihak.

Saran

Gambar

Tabel 1. Jadwal Pelatihan Hari Ke 1
Tabel 3. Materi Pengabdian  No.  Judul Makalah dan
Tabel 4 :  Luas Wilayah Menurut Penggunaannya
Tabel 7 :  Potensi Sumber Daya Manusia
+7

Referensi

Dokumen terkait

Penggunaan platform digital media sosial untuk mengkomunikasikan keunggulan, kekhasan dan keunikan produk UMKM menjadi solusi yang tepat dalam meningkatkan

Target luaran dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) ini sebagai berikut : (i) Dengan layanan publik berbasis Sopftware maka aparatur pemerintahan dapat dengan

Menghasilkan nilai ketahanan struktur gedung sekolah terhadap beban gempa berdasarkan desain dan kondisi yang ada (eksisting). Menjadi data masukan dalam menyusun

Penggunaan flatform digital media sosial untuk mengkomunikasikan keunggulan, kekhasan dan keunikan produk UMKM menjadi solusi yang tepat dalam meningkatkan penjualan. Hal ini

Pemanfaatan teknologi Turbojet Drive produk 3D Printing hemat BBM yang dipasang pada perahu menjadi alternatif solusi bagi nelayan sungai desa Sempan untuk

Pogram inti PkM yang dimulai tanggal 6 januari sampai 15 febuari 2020, telah memberikan kontribusi yang bermanfaat kepada masyarakat dan dapat menunjang sebagian

Tim abdimas memberikan materi yang berkaitan dengan indikator pencapaian yaitu 1 Menginstal aplikasi mendeley, 2 melakukan registrasi akun Mendeley menggunakan Surel 3 cara melakukan

Skema Kompetitif Inovasi Mahasiswa • Pengusul PKM Riset Eksakta PKM-RE, PKM Riset Sosial Humaniora PKM- RSH, PKM Kewirausahaan PKM-K PKM Pengabdian Kepada Masyarakat PKM-PM, PKM