• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengantar Agroindustri

N/A
N/A
Augie Thiavisasmi

Academic year: 2024

Membagikan "Pengantar Agroindustri"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

NAMA : AUGIE THIAVISASMI

NIM : D41201644

PRODI : MANAJEMEN AGROINDUSTRI

TUGAS

PENGANTAR AGROINDUSTRI

1. Komoditi: Teh

2. Jejaring yang saya pilih adalah Jejaring Produsen dengan Pengiriman Langsung 3.

MANUFAC TURER MANUFAC

TURER MANUFAC

TURER MANUFAC

TURER MANUFAC

TURER

CUSTOMERS CUSTOMERS CUSTOMERS

PRODUCTION FLOW INFORMATION FLOW

Retailer

(2)

a.

Analisis: Tipe distribusi ini yaitu produk yang dihasilkan di pabrik langsung dikirimkan kepada konsumen akhir tanpa harus melewati retailer. Fungsi retailer disini adalah hanya sebagai penyampai pesan (informasi) dari konsumen ke pabrik/manufaktur. Keuntungan terbesar menggunakan tipe distribusi ini adalah sentralisasi inventori, sehingga manufaktur/pabrik dapat mengumpulkan inventori dari semua permintaan oleh supplier yang disupportnya dampaknya biaya inventori yang dibutuhkan bisa ditekan tidak terlalu mahal, akan tetapi kekurangannya adalah lead time dari produk yang dikirimkan yang memakan waktu yang cukup lama, penggunaan mode transportasi yang berbeda dan dengan jarak yang berbeda – beda pula dari setiap konsumen yang minta dilayani akan menyebabkan biaya transportasi yang cukup mahal. Dengan perkiraan memiliki kelebihan dan kekurangan sebagai berikut:

 Kelebihan:

1. Persediaannya terpusat di pabrik.

2. Dapat menghilangkan kebutuhan untuk ruang pergudangan lainnya dalam rantai pasokan

3. Rantai pasokan mampu memberikan tingkat tinggi ketersediaan produk dengan rendahnya tingkat persediaan sebagai dampak drop-shipping

4. Biaya inventori yang dibutuhkan tidak terlalu mahal

 Kekurangan:

1. Lead time dari produk yang dikirimkan yang memakan waktu yang cukup lama 2. Penanganan pengembalian lebih lama dan mahal di bawah drop-shipping 3. Biaya transportasi akan lebih besar

b.

Kesimpulan: Tipe pendistribusian komoditi dengan model jejaring pengiriman langsung kepada konsumen adalah cara ter-simple. Karena dengan mengaplikasikan sistem ini maka pihak produsen tidak perlu membutuhkan tempat penyimpanan/gudang lain selain di pabrik sehingga dapat mengefisiensikan pengaturan ruang inventori dengan baik dan menghemat pengeluaran. Sistem ini juga dapat meningkatkan kepuasan konsumen dengan sistem pengiriman yang bisa dilakukan langsung menggunakan ataupun tidak menggunakan jasa retailer sehingga harga relative terjangkau.

Referensi

Dokumen terkait

Konsep Servqual disini digunakan untuk melakukan penelitian terhadap tingkat fleksibilitas Supply Chain dari perusahaan yang diteliti, kemampuan dari Supply Chain

Supply chain Management diartikan sebagai rangkaian pendekatan yang digunakan untuk mengintegrasikan pemasok, produsen, gudang dan toko secara efektif agar

Tujuan dari penelitian yang dituangkan dalam tulisan ini adalah membuat model manajemen persediaan darah dengan pendekatan supply chain management dan melakukan

Supply chain management (manajemen rantai pasokan) adalah seperangkat pendekatan yang digunakan untuk mengintegrasikan pemasok, produsen , gudang , dan toko secara efisien ,

Membuat portal yang dapat membantu alur informasi distribusi benih padi bersertifikat dengan konsep Supply Chain Management yang mencakup pendaftaran Petani Produsen

Wirasta Guna Mandiri melakukan proses-proses dalam Supply Chain Management (SCM) yang meliputi: Supplier Relationship Management (SRM), Internal Supply Chain Management

Dari paparan diatas, maka fokus utama pada penelitian ini adalah menggunakan SCOR model untuk melakukan pengukuran dan analisis kinerja supply chain dengan menggunakan

3 Analisis Perbandingan Masalah dan Kebijakan Kependudukan Malaysia dan Pakistan Berdasarkan pembahasan di atas dapat diketahui bahwa Malaysia memiliki wilayah yang cukup luas