• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH INSIDER OWNERSHIP TERHA DAP NILAI PERUSAHAAN

N/A
N/A
Citra Yuwanda

Academic year: 2023

Membagikan "PENGARUH INSIDER OWNERSHIP TERHA DAP NILAI PERUSAHAAN"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

PENGARUH INSIDER OWNERSHIP TERHA DAP NILAI PERUSAHAAN

Oleh :

Citra Putri Yuwanda (150422603344) S1 Akuntansi

Pembimbing : Dr. Makaryanawati, S.E., M.Si., Ak., CA, CSRS Penguji I : Dr. Satia Nur Maharani, S.E., M.SA., Ak., CSRS Penguji II : Dr. Endang Sri Andayani, SE, M.Sc., Ak

(2)

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Tingginya keagenan di banyak pasar

negara berkembang

karena mekanisme

tata kelola yang kurang

tepat

Survei CLSA (2014) posisi Indonesia terendah dari

12 negara Asia yang

diteliti

Di Amerika, ESOP meru- pakan bagian

penting dan terus meningkat jumlahnya se-

tiap tahun

Kompensasi ekuitas atau ESOP di In- donesia belum

sepopuler di negara maju (Bapepam,

2012)

ESOP/ IO membuat ke-

pentingan manajemen selaras den- gan pemegang

saham

(3)

Apakah terdapat pengaruh kebijakan pendanaan terhadap nilai perusahaan?

Rumusan Masalah

(4)

Manfaat Penelitian

Mengkonfirmasi keberlakuan agency theory. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi serta pengetahuan bagi penelitian selanjutnya tentang insider ownership dan nilai perusa- haan.

Manfaat Teoritis

Membantu investor menyederhanakan screening awal dalam memilih saham.

Penelitian ini dapat dijadikan pertim- bangan dalam penggunaan program mesop bagi manajer.

Manfaat Praktis

(5)

Tinjauan pustaka dan kajian teori

Agency Theory

Agency Cost Insider

Ownership

Agency

Conflict

(6)

Insider ownership adalah pemegang saham dari pihak manajemen yang secara aktif ikut dalam proses pengambilan keputusan perusa- haan (Rahayu, 2005).

Insider Owner- ship

Mensejajarkan kepentingan an- tara manajer dan pemegang sa- ham (Jensen&Meckling, 1976) Manajer merasakan secara langsung manfaat dari keputusan yang diambil dan juga kerugian sebagai konsekuensi dari pengambilan keputusan yang salah

(Rahayu, 2005)

Agency cost yang lebih rendah (Jensen&Meckling, 1976)

Tinjauan Pustaka

(7)

Penelitian Terdahulu

Peneliti Independen Dependen Hasil

Wahyudi&Pawestri (2006)

Insider ownership Nilai Perusahaan Positif Chen et al (2003) Insider ownership Nilai Perusahaan Positif Fahlenbrach&Stulz

(2009)

Insider ownership Nilai Perusahaan Positif Sugiarto (2011) Insider ownership Nilai Perusahaan Positif

(8)

Nilai Perusahaan

Menurut Sujoko&Soebiantoro (2007), nilai

perusahaan merupakan persepsi in-

vestor terhadap tingkat keberhasilan

perusahaan yang sering dikaitkan den-

gan harga saham. Investor dapat

menilai seberapa baik atau buruk kinerja

manajemen melalui nilai perusahaan

(9)

H: Insider ownership berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan

Pengembangan Hipotesis

Menurut agency theory, insider ownership dapat mensejajarkan kepentingan an- tara manajemen dan pemegang saham. Manajer ikut memiliki perusahaan se- hingga bertindak sesuai dengan kepentingan perusahaan. Kepemilikan manajerial akan meningkatkan kinerja perusahaan dan keputusan-keputusan yang diambil manajemen adalah yang terbaik bagi pemegang saham yaitu meningkatkan ke- makmuran pemegang saham melalui peningkatan nilai perusahaan (Jensen&Meckling, 1976)

TEORI

Insider ownership berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan (Chen et al., 2003; Fahlenbrach&Stulz, 2009)

Penelitian Terdahulu

(10)

Metode Penelitian

Jenis Penelitian  Kuantitatif Eksplanatif

Rancangan Penelitian

Keterangan:

X = Insider ownership Y = Nilai Perusahaan

  X Y

(11)

MOWN

=

x 100%

Harga pasar saham penutupan

1. Insider Ownership

2. Nilai Perusahaan

Pengukuran Variabel

(12)

Populasi

Seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2017- 2020

Teknik Pengumpulan Sampel

Purposive sampling

Tahun 2017-2020 dipilih sebagai tahun penelitian karena pada tahun tersebut tingkat perusahaan yang diajukan untuk Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dan pailit di Pengadilan Niaga di Indonesia jumlahnya tertinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Perusahaan manufaktur dipilih karena merupakan sektor yang paling banyak mendapat permohonan PKPU dan pailit (www.kontan.co.id, 27 Desember 2018)

Sampel dan Populasi

(13)

Keterangan Jumlah

Perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia

(BEI) pada tahun 2017-2020 700

Perusahaan delisting dan tidak menerbitkan annual report

selama 2017-2020 (236)

Perusahaan yang tidak mencantumkan angka kepemilikan

pada annual report (108)

Jumlah sampel 356

Proses Pengambilan Sampel

(14)

uji Kolmogorov Smirnov Uji Normali-

tas

Uji Glejser Uji Het-

eroskedastis itas

Uji Asumsi Klasik

Analisis Data

(15)

HASIL ANALISIS

Statistik Deskriptif

Analisis deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk men- ganalisis data dengan cara menggambarkan atau mendeskrip- sikan data yang sudah terkumpul (Ghozali, 2018:19)

N Minimum Maximum Mean

Insider Ownership 356 ,00 29,28 7,376

Nilai Perusahaan 356 3,74 9,12 6,3303

Valid N (listwise) 356

(16)

Uji normalitas digunakan untuk mengetahui apakah data yang digunakan dalam model regresi berdistribusi normal atau tidak. Data berdistribusi normal jika nilai sig. > 0,05 dan berdistribusi tidak normal apabila nilai sig. < 0,05 (Ghozali, 2018:166).

Uji Normalitas

Uji Asumsi Klasik

Unstandardized Residual

N

356

Normal Parameters Mean ,0000000

Std. Deviation 1,21388727

Most Extreme Differences

Absolute ,044

Positive ,044

Negative -,044

Test Statistic ,044

Asymp. Sig. (2-tailed) ,089c

One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

(17)

Uji Heteroskedastisitas

Uji heteroskedastisitas untuk menguji apakah dalam sebuah model regresi terjadi ketidak- samaan varians dari residual satu pengamatan ke pengamatan yang lain sehingga menye- babkan penafsiran koefisien regresi menjadi tidak efisien dan hasil penafsiran menjadi ku- rang akurat (Ghozali, 2018: 137). Uji gletser apabila nilai sig. > 0,05, maka tidak terjadi heteroskedastisitas (Ghozali, 2013)

Uji Glejser Pengaruh Insider Ownership terhadap Nilai Perusahaan

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

Beta

t Sig.

Mode l

B Std.

Error

1 (Constant) ,946 ,051 18,444 ,000

Insider Ownership

,012 ,014 ,043 ,808 ,419

(18)

UJI HIPOTESIS

Pengaruh Insider Ownership terhadap Nilai Perusahaan

Unstandardized Coefficients

Standardized Coefficients

Beta

t Sig.

Model B Std. Error

1 (Constant) 6,161 ,086 71,51

0

,000 Insider

Ownership

,071 ,024 ,155

2,962

,003

(19)

Mendukung penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Chen et al. (2003), Fahlenbrach&Stulz (2009),

Wahyudi&Pawestri (2006)

Insider Ownership berpengaruh positif terhadap nilai pe- rusahaan

Mendukung agency the- ory

Pengaruh IO

terhadap Nilai Perusahaan

nilai perusahaan lebih tinggi saat terdapat kepemilikan saham yang lebih besar oleh manajer firm value sampel naik setelah adanya IO.

IO membuat manajemen konsisten dengan pemegang saham. Simetri informasi bermanfaat bagi reputasi dan efisiensi perusahaan yang kemudian meningkatkan kepercayaan pasar se- hingga pada akhirnya meningkatkan harga sa- ham

(20)

Kesimpulan

Fokus penelitian ini pada nilai perusahaan yang dipengaruhi oleh insider ownership. Penelitian dilakukan pada perusahaan manufaktur di Indonesia periode 2017-2020. Berdasarkan pengujian yang sudah dilakukan diperoleh kesimpulan bahwa ada pengaruh positif insider ownership terhadap nilai pe- rusahaan

PENUTUP

Keterbatasan

Keterbatasan penelitian ini yaitu terdapat beberapa emiten yang tidak menya- jikan data kepemilikan manajerial sehingga tidak diikutsertakan dari sampel.

(21)

Saran

Penggunaan sampel terbatas hanya dalam rentang waktu 4 tahun penga- matan yaitu periode 2017-2020. Saran untuk penelitian selanjutnya menambah jumlah sampel dan rentang waktu penelitian yang lebih panjang (lebih dari 5 tahun) agar didapat data yang berdistribusi lebih baik dan hasil yang lebih rep- resentatif. Penelitian selanjutnya juga dapat menambahkan variabel lain seperti struktur modal supaya didapat pengaruh terhadap nilai perusahaan yang lebih signifikan.

(22)

Terima Kasih

Referensi

Dokumen terkait

Melalui kepemilikan manajerial, pemilik/pemegang saham mengharapkan agar manajer bekerja dengan hati-hati dalam mengelola.. perusahaan untuk mencapai nilai perusahaan yang

Kepemilikan manajerial dalam suatu perusahaan akan mendorong manajemen. untuk meningkatkan kinerja

Hal tersebut menyatakan bahwa semakin besar proporsi kepemilikan manajemen pada perusahaan akan dapat menyatukan kepentingan antara manajer dengan pemegang

Adanya kepemilikan institusional di suatu perusahaan akan meningkatkan pengawasan yang dilakukan agar lebih optimal terhadap kinerja manajemen, karena kepemilikan

Hubungan antara kinerja keuangan dan nilai perusahaan akan diperkuat oleh kepemilikan manajerial karena semakin besar proporsi kepemilikan manajerial pada perusahaan, maka

Hasil penelitian Lins (2003) mengenai struktur kepemilikan saham terhadap nilai perusahaan di negara berkembang mengatakan bahwa pemegang saham blok non- manajerial,

“Kepemilikan manajerial adalah situasi dimana manajer memiliki saham perusahaan atau dengan kata lain manajer tersebut sekaligus sebagai pemegang saham”.

Kepemilikan Manajerial adalah dimana manajemen memiliki proporsi saham dari perusahaan yang mereka kelola, yaitu kepemilikan saham yang dimiliki oleh Board of