PENDAHULUAN
Latar Belakang
Kini manajemen sumber daya manusia berperan besar dalam menyelesaikan permasalahan SDM (manajemen sumber daya manusia) dan mengembangkan solusinya. Namun kinerja sumber daya manusia sangat ditentukan oleh kondisi lingkungan internal dan eksternal organisasi, termasuk budaya organisasi. Budaya organisasi harus menjadi tolak ukur dalam setiap tugas yang dilakukan pegawai dan Manajemen Sumber Daya Manusia harus menjadi penunjang setiap tugas agar dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.
Rumusan Masalah
Dengan kinerja pegawai yang bisa dikatakan standar namun perlu ditingkatkan dari segi disiplin kerja, ketepatan waktu dan komunikasi antar pegawai. Oleh karena itu tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kinerja karyawan sehubungan dengan budaya organisasi dan manajemen personalia yang mempengaruhi kinerja karyawan di PT. Berdasarkan uraian tersebut maka penulis memilih judul “Pengaruh budaya organisasi dan manajemen personalia terhadap kinerja karyawan PT.
Tujuan Penelitian
Manfaat Penelitian
TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan Teori
Oleh karena itu, organisasi harus menerapkan manajemen sumber daya manusia yang baik untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Manajemen Sumber Daya Manusia menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan pengembangan, penggunaan dan perlindungan sumber daya manusia. Singkatnya, sumber daya manusia merupakan sumber daya yang sangat dibutuhkan oleh suatu organisasi.
Tinjauan Empiris
Dampak signifikan terhadap kualitas pelayanan pada Kantor Kecamatan Tamalate Kota Makassar; (ii) Budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan pada Kantor Kecamatan Kota Tamalate; (iii) Manajemen Sumber Daya Manusia dan budaya organisasi secara bersamaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan pengaruh budaya organisasi, komitmen organisasi dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan pada PT Indofood Sukses Makmur Tbk Kalimantan. Untuk melihat apakah terdapat pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan digunakan analisis korelasi product moment.
Berdasarkan hasil perhitungan diperoleh Rxy = 0,680 yang berarti pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai RS Haji Medan adalah besar. Untuk kemudian melihat seberapa besar pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai maka akan diuji dengan menggunakan. Berdasarkan tabel diatas dapat ditarik kesimpulan dengan melihat nilai Asymp Sig (two-tailed) masing-masing data untuk masing-masing variabel sebagai berikut (1) Variabel Budaya Organisasi = 0,398 > 0,05 yang berarti residunya berdistribusi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan teknologi informasi terhadap kinerja karyawan pada PT. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan model analisis regresi linier.
Kerangka Konsep
Sedangkan manajemen sumber daya manusia berperan besar dalam menyelesaikan permasalahan SDM (manajemen sumber daya manusia) dan mengembangkan solusinya. Manajemen sumber daya manusia difokuskan pada tindakan, individu, individu, saling bergantung, global dan masa depan (Ivancevich, 2012: 7). Pengelolaan sumber daya manusia ditinjau dari kegiatan yang dilakukan. Sedarmayanti (2009) menegaskan bahwa manajemen sumber daya manusia adalah kebijakan dan praktik penentuan aspek manusia atau sumber daya manusia dalam jabatan manajemen, meliputi rekrutmen, penyaringan, pelatihan, pemberian penghargaan, dan evaluasi.
Apa yang dilakukan manajer SDM menggambarkan bagaimana manajemen SDM dapat diaktifkan di lingkungan perusahaan dan lembaga pemerintah. Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu proses yang melibatkan evaluasi kebutuhan sumber daya manusia, menemukan orang-orang yang dapat memenuhi kebutuhan tersebut, dan mengoptimalkan penggunaan sumber daya tersebut untuk memenuhi kebutuhan dan tujuan organisasi tempat sumber daya manusia tersebut berada. Pemanfaatan teknologi canggih dalam suatu perusahaan harus didukung oleh kemampuan sumber daya manusia yang handal, karena secanggih apapun teknologi yang digunakan, jika tidak didukung oleh personel yang mumpuni belum tentu turut menjamin kelancaran fungsi Perusahaan.
Sumber daya manusia yang bersangkutan adalah pegawai dalam perusahaan, karena pegawai merupakan salah satu sumber daya manusia yang utama untuk menunjang kelancaran kegiatan perusahaan. Variabel budaya organisasi dan manajemen sumber daya manusia berhubungan dengan kinerja yang didefinisikan sebagai suatu proses.
Hipotesis
METODE PENELITIAN
- Jenis Penelitian
- Lokasi dan Waktu Penelitian
- Definisi Operasional Variabel Dan Pengukuran Variabel
- Populasi Dan Sampel
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
Dokumentasi yaitu pengumpulan data dengan mempelajari laporan dan dokumen yang berkaitan dengan budaya organisasi dan pengelolaan sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan PT Inbisco Niaga Tama Makassar. Artinya setiap terjadi perubahan satu satuan pada variabel Manajemen Sumber Daya Manusia dengan asumsi variabel lainnya konstan maka kinerja pegawai akan mengalami perubahan sebesar 0,545. Dengan demikian, manajemen sumber daya manusia mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai.
Pengaruh Manajemen Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Variabel Manajemen Sumber Daya Manusia mempunyai nilai koefisien sebesar 0,545. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan adanya pengaruh positif signifikan pengelolaan pengetahuan, keterampilan dan sikap terhadap kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan manajemen sumber daya manusia terhadap kinerja karyawan di PT.
Berdasarkan hasil uji parsial yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Berdasarkan hasil uji parsial yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa manajemen sumber daya manusia berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Karena untuk mencapai kinerja pegawai yang lebih baik dan mencapai tujuan kantor diperlukan budaya organisasi dan pengelolaan sumber daya manusia.
Daftar pertanyaan ini disusun dengan tujuan pengumpulan data dalam rangka penyusunan skripsi yang berjudul: “Pengaruh Budaya Organisasi dan Pengelolaan SDM terhadap Kinerja Pegawai”.
HASIL PENELITIN DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum Objek Penelitian
Mayora Indah Tbk didirikan pada tahun 1977 dengan pabrik pertama di Tangerang dengan target pasar di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Mayora Indah Tbk telah membuktikan diri sebagai produsen makanan berkualitas tinggi dan telah menerima banyak penghargaan, antara lain: Top Five Best Managed Companies in Indonesia” atau Lima Perusahaan Manajemen Terbaik di Indonesia dari Asia Money, “Top 100 Eksportir Perusahaan di Indonesia” atau Top 100 Perusahaan Ekspor di Indonesia dari Majalah Swa, “Top 100 Listed Companies” atau Top 100 Listed Companies dari Majalah Investor Indonesia, “Best Produsen Produk Halal” atau Produsen Produk Halal Terbaik dari Majelis Ulama Indonesia, Tercatat Terbaik Company atau emiten terbaik dari Berita Satu.
Mayora Indah Tbk juga telah membuka berbagai cabang distributor di berbagai kota besar, salah satunya di Makassar, Sulawesi Selatan. Inbisco Niaga Tama merupakan suatu badan usaha yang bergerak dalam bidang perdagangan dan distribusi barang, khususnya distribusi makanan dan minuman seperti biskuit, wafer, permen, coklat, air mineral, minuman kopi, bubur instan dan lain-lain. Inbisco Niaga Tama Makassar juga menjadi tempat menyimpan barang-barang yang akan didistribusikan ke berbagai toko di Makassar.
Mengajukan program pemasaran yang dapat membantu meningkatkan penjualan dan citra produk atau perusahaan, serta memantau pelaksanaan program sesuai peraturan. Hasil penelitian ini didasarkan pada metode pengumpulan data yang kemudian diatur dan diolah menjadi metode analisis data yang tentunya sesuai dengan literatur ilmiah dan kebutuhan penelitian ini. Penelitian ini secara khusus berfokus pada pengaruh budaya organisasi dan manajemen SDM terhadap kinerja karyawan di PT Inbisco Niaga Tama Makassar. Responden pertama dalam penelitian ini adalah responden yang dikelompokkan berdasarkan gender, dimana perbedaan gender akan memberikan interpretasi yang berbeda terkait proses penempatan pegawai dengan meningkatkan indeks prestasi kerja pada instansi pemerintah. Tabel berikut menunjukkan hasil rasio atau jumlah responden terkait dengan jenis kelamin..
Ibisco Niaga Tama Mak memiliki 33 laki-laki atau 66% dan 17 perempuan atau 34%.
Karakteristik Responden
Berdasarkan tabel 4.3 diatas diperoleh hasil karakteristik responden berdasarkan masa kerja menunjukkan 22 orang atau 44% bekerja selama 5-10 tahun, 19 orang atau 38% bekerja kurang dari 5 tahun, kemudian lebih dari 10-20 tahun sebanyak 7 orang atau 14% dan 2 orang diatas 20 tahun atau 4%.
Uji Instrumen Penelitian
Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Valid Sumber : Hasil Pengolahan Data SPSS Versi 20 Tahun 2021. Berdasarkan tabel 4.4 terkait hasil uji validitas dengan seluruh indikator pernyataan pada kuesioner sebagai alat ukur pengaruh variabel X1 dan X2 terhadap Y, hasil yang diperoleh nilai rhitung total lebih besar dari nilai rtabel yaitu 0,278. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa 2 dari 10 item pernyataan pada variabel manajemen SDM ternyata tidak valid sehingga item tersebut tidak dimasukkan dalam penelitian ini.
Berdasarkan data hasil uji reliabilitas di atas diperoleh hasil bahwa seluruh item pernyataan yang terdapat pada kuesioner memenuhi standar yang konsisten dan reliabel karena seluruh pernyataan pada setiap variabel mempunyai nilai > 0,6. Hasil analisis regresi linier berganda kemudian dimasukkan ke dalam model persamaan regresi berganda dengan rumusan sebagai berikut. Persamaan regresi linier di atas menunjukkan bahwa variabel bebas yaitu pengaruh budaya organisasi (X1), manajemen sumber daya manusia (X2), mempunyai pengaruh positif terhadap kinerja pegawai (Y).
Nilai konstanta (a) sebesar 5,287 menunjukkan bahwa jika variabel independen (X1 dan X1) berarti setiap kali terjadi perubahan satu satuan pada variabel budaya organisasi dengan asumsi variabel lain konstan maka kinerja pegawai akan mengalami selisih sebesar 0,420. Tabel tersebut menunjukkan koefisien determinasi sederhana r2 sebesar 0,893 Nilai tersebut menunjukkan bahwa kinerja karyawan PT Inbisco Niaga Tama Makassar sebesar 89,3%.
Pada variabel manajemen sumber daya manusia (X2) diperoleh t-hitung sebesar 4,838, sedangkan t-tabel sebesar 0,278, dimana t hitung > t-tabel, dan p-value = 0,000 < α-value = 0,05 sehingga Ho ditolak, berarti H1 diterima.
Pembahasan
Sesuai dengan perhitungan sebelumnya diperoleh thitung sebesar 4,838 dan ttabel sebesar 0,278 sedangkan nilai signifikansinya sebesar 0,000 < 0,05. Oleh karena itu manajemen sumber daya manusia mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian ini memperkuat penelitian sebelumnya oleh Abdul Latief (2019) yang berjudul Pengaruh pengetahuan, keterampilan, dan sikap manajemen terhadap kinerja karyawan PT. Perhitungan sebelumnya menunjukkan nilai tthitung sebesar 3,785 dan ttabel sebesar 0,278, sedangkan nilai signifikansinya sebesar 0,000 < 0,05. Artinya semakin baik budaya organisasi yang dimiliki pegawai maka akan semakin baik pula kinerja pegawai yang ditampilkan.
Inbisco Niaga Tama Makassar dari perhitungan sebelumnya diperoleh nilai tthitung sebesar 4,838 dan nilai ttabel sebesar 0,278 sedangkan nilai signifikansi 0,000 < 0,05 artinya semakin banyak manajemen personalia yang dilakukan karyawan maka kinerja karyawan akan semakin baik. Keuntungannya bagi penulis adalah mampu memperluas wawasannya mengenai budaya organisasi dalam kaitannya dengan kinerja pegawai dan pengelolaan SDM dalam kaitannya dengan kinerja pegawai, sehingga penulis dapat melakukan penelitian dengan banyak wawasan dan pengalaman. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti variabel-variabel lain di luar variabel tersebut untuk memperoleh hasil yang lebih bervariasi yang dapat menggambarkan hal-hal apa saja yang dapat mempengaruhi kinerja pegawai, dan disarankan untuk memperluas cakupan penelitian mengenai pengaruh budaya organisasi dan manajemen personalia. kinerja karyawan yang digunakan dalam penelitian ini.
Pengelolaan perkantoran diharapkan dapat menjaga budaya organisasi dan pengelolaan sumber daya manusia agar terus memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kinerja pegawai. Inbisco Niaga Tama Makassar dapat memberikan pelatihan terkait upaya peningkatan budaya organisasi dan manajemen sumber daya manusia. Pengaruh gaya kepemimpinan dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan melalui kepuasan kerja karyawan sebagai variabel intervening dalam penelitian Kantor Pusat PT.
Pengaruh kompensasi finansial, gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan pada perusahaan manufaktur di Jawa Timur.
PENUTUP
Kesimpulan
Saran
Pengaruh Manajemen Sumber Daya Manusia Dan Budaya Organisasi Terhadap Kualitas Pelayanan Pada Kantor Kecamatan Tamalate Kota Makassar. Saya dapat menggunakan fasilitas di tempat kerja seperti internet, komputer dan lain sebagainya untuk menunjang pekerjaan saya.