i
PENGARUH PRODUK, PELAYANAN DAN PROMOSI TERHADAP MINAT NASABAH NON MUSLIM MENGGUNAKAN
JASA PERBANKAN SYARIAH DI BANK MUAMALAT INDONESIA TBK. KCU MATARAM
Oleh:
Suhaeni NIM. 190502125
PRODI PERBANKAN SYARIAH
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM (FEBI) UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MATARAM
MATARAM 2023
ii
PENGARUH PRODUK, PELAYANAN DAN PROMOSI TERHADAP MINAT NASABAH NON MUSLIM MENGGUNAKAN
JASA PERBANKAN SYARIAH DI BANK MUAMALAT INDONESIA Tbk. KCU MATARAM
Skipsi
Diajukan Kepada Universitas Islam Negeri Mataram Untuk Melengkapai Persyaratan Mencapai Gelar Sarjana Eknomi
Oleh:
Suhaeni NIM. 190502125
PRODI PERBANKAN SYARIAH
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS ISLAM (FEBI) UNIVERSITAS ISLAM NEGERI (UIN) MATARAM
MATARAM 2023
iii
i
ii
iii
iv
v MOTTO
Wahai orang-orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil (tidak benar), kecuali dalam perdagangan yang berlaku atas dasar suka sama suka di antara kamu. Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sungguh, Allah Maha Penyayang kepadamu
(QS. An-Nisa [29])
Lelah-lelah itu. Lebarkan lagi rasa sabar itu. Semua yang kau investasikan untuk menjadikan dirimu serupa
yang akan kau impikan mungkin tidak akan selalu berjalan lancar. Tapi gelombang-gelombang itu yang
(Boy Candra)
vi
PERSEMBAHAN
Saparudin, kakak ku Mulyani Sos. Dan keluarga besarku, almamaterku, semua guruku, dosenku dan sahabat-sahabatku serta semua orang yang
vii
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, segala puji syukur hanya bagi Allah, Tuhan semesta alam dan shalawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada baginda Nabi Muhammad SAW. yang telah diutus membawa Agama yang di ridhoi Allah SWT yaitu Agama Islam sehingga menjadikan setiap perbuatan menjadi terarah. Penulis menyadari bahwa proses penyelesaian skripsi ini tidak akan sukses tanpa bantuan dan keterlibatan berbagai pihak. Oleh karena itu, perkenankan penulis memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan ucapan terimakasih kepada pihak-pihak yang telah membantu sebagai berikut:
1. Din Hari Fitriadi, M.Ag selaku Dosen Pembimbing I dan Lalu Suprawan, M.E.I selaku Dosen Pembimbimbing II yang telah meluangkan waktu untuk membimbing, membantu, mengarahkan dan mendukung penulisan dalam proses penyelesaian skripsi ini.
2. Dr. Baiq El Badriati, M.E.Idan Intan Kusuma Pratiwi,M.SEI sebagai penguji yang telah memeberi saran konstruktif bagi penyempurna skripsi ini;
3. Dr. Sanurdi, M.Si, selaku Ketua Prodi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Mataram
4. Prof.Dr. R
Dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Mataram 5. Prof. Dr. H. Masnun, M.Ag, selaku Rektor Universitas Islam
Negeri Mataram yang telah mewadahi tempat bagi penulis untuk menuntut ilmu sehingga dapat menyelesaikan pendidikan dengan baik
6. Syukriati, M.Hum selaku Wali Dosen Kelas C Jurusan Perbankan Syariah yang senantiasa membimbing dan mengarahkan kami selama melakukan studi di Universitas Islam Negeri Mataram 7. Bapak/Ibu Dosen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Islam yang telah
menjarkan disiplin ilmu pengetahuan, membimbing, membantu penulisan dalam menyelesaikan studi di Universitas Islam Negeri
viii
Mataram. Semoga ilmu yang telah diajarkan berkah dan bermanfaat khusunya bagi penulis dan masyrakat, agama dan bangsa pada umumnya. Aamiin
8. Pintu surga dan cinta pertamaku ( Ibunda Wakir dan Ayahanda Saparudin) orang yang hebat dan sangat berperan penting dalam menyelesaikan program study saya, beliau tidak sempat meresakan pendididkan sampai di bangku perkuliah an, tetapi semangat, penulis mampu menyelesaikan studinya sampai sarjana.
Terimakasih selalu berjuang untuk kehidupan saya. Terimakasih untuk semua berkat dan dukungan ibu dan ayah, saya berada di titik ini. Sehat selalu dan hiduplah lebih lama lagi Ibu dan Ayah harus selalu ada disetiap perjalanan dan pencapaian hidup saya.
9. Untuk saudara perempuan saya Mulyani Sos. Terimaksih selama ini telah memberikan dukungan dan motivasi dan selalu pengertian kepada adiknya.
10. Teruntuk sahabat ku Dinda Mustika Paramitha, Maeda Restiyanti dan Siti Rauhun sahabat kampus yang selalu memberikan motivasi serta support yang tak habis-habisnya.
11. Dan semua pihak yang membantu yang tidak dapat saya sebutkan namanya satu per satu yang juga telah memberikan kontribusi dalam menyelesaikan skripsi ini.
Penulis menyadari bahwa skripsi ini masih jauh dari kesempurnaan, Oleh karena itu penulis sangat mengahrapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak demi kesempurnaan penelitian selanjutnya. Semoga amal kebaikan dari semua pihak yang membantu penulis menyelesaikan skripsi ini mendapatkan ganjaran yang berlipat ganda dunia dan akhirat. Dan semoga skripsi ini bermanfaat bagi alam semesta. Aamin ya rabbal alamin.
Mataram,
Penulis
ix DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL ... i
HALAMAN JUDUL ... ii
HALAMAN LOGO... iii
PERSETUJUAN PEMBIMBING ... iv
NOTA DINAS PEMBIMBING ... v
PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ... vi
PENGESAHAN DEWAN PENGUJI ... vii
HALAMAN MOTTO ... viii
HALAMAN PERSEMBAHAN ... ix
KATA PENGANTAR ... x
DAFTAR ISI ... xii
DAFTAR TABEL ... xiv
DAFTAR GAMBAR ... xv
DAFTAR LAMPIRAN ... xvi
ABSTRAK ... xvii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang Masalah ... 1
B. Rumusan Dan Batasan Masalah ... 4
C. Tujuan Dan Manfaat ... 5
D. Definisi Operasional ... 6
BAB II KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN ... 8
A. Kajian pustaka ... 8
B. Kerangka teori ... 10
1. Produk ... 10
2. Pelayanan ... 14
3. Promosi ... 14
4. Minat Nasabah ... 19
C. Kerangka berpikir ... 23
D. Hipotesis penelitian ... 24
BAB III METODOLOGI PENELITIAN... 26
A. Pendekatan Penelitian dan Jenis Penelitian ... 26
x
B. Populasi dan sempel ... 26
C. Waktu dan tempat penelitian ... 27
D. Variabel penelitian ... 27
E. Desain penelitian ... 31
F. Instrumen/alat dannbahan penelitian ... 31
G. Teknik pengumpulan data/prosedur penelitian ... 32
H. Teknik analisis data ... 33
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHSAN... 36
A. Profil PT. Bank Muamalat Indonesia ... 36
B. Hasil Penelitian ... 46
1. Deskripsi Data Responden ... 46
a. Jenis Kelamin ... 46
2. Deskripsi Data Instrumen ... 47
a. Produk ... 47
b. Pelayanan ... 48
c. Promosi ... 50
d. Minat Menjadi Nasabah ... 52
3. Hasil Pengujian Data ... 53
a. Uji Instrument ... 53
b. Uji Asumsi Klasik... 60
c. Uji Hipotesis ... 62
a) Uji T ... 42
b) Uji F ... 64
d. Uji Regresi Linear Berganda ... 65
e. Uji Koefisien Determinasi (R²)... 67
C. Pembahasan ... 67
1. Pengaruh Produk (X1) Terhadap Minat Nasabah (Y) ... 67
2. Pengaruh Pelayanan (X2) Terhadap Minat Nasabah (Y) ... 68
3. Pengaruh Promosi (X3) Terhadap Minat Nasabah (Y) ... 70
4. Pengaruh Produk, Pelayanan Dan Promosi Terhadap Minat Nasabah (Y) ... 71
BAB V PENUTUP ... 73
A. Kesimpulan ... 73
B. Saran ... 74
DAFTAR PUSTAKA ... 75
LAMPIRAN ... 78
xi
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Jumlah Nasabah di Bank Muamalat Indonesia, 2.
Tabel 3.1 Operasional Variabel, 28
Tabel 4.1 Responden Berdasarkan Jenis Kelamin, 46.
Tabel 4.2 Indikator Responden Produk (X1), 47.
Tabel 4.3 Indikator Responden Pelayanan (X2), 48.
Tabel 4.4 Indikator Responden Promosi (X3), 50.
Tabel 4.5 Indikator Minat Menjadi Nasabah (Y), 52.
Tabel 4.6 Hasil Uji Validitas Variabel Produk (X1), 54.
Tabel 4.7 Hasil Uji Validitas Variabel Pelayanan (X2), 55.
Tabel 4.8 Hasil Uji Validitas Variabel Promosi (X3), 56 Tabel 4.9 Hasil Uji Validitas Variabel Minat Nasabah (Y), 58 Tabel 4.10 Hasil Uji Reabilitas, 59
Tabel 4.11 Hasil Uji Normalitas, 60.
Tabel 4.12 Hasil Uji Multikolinearitas, 61.
Tabel 4.13 Hasil Uji Heteroskedastisitas menggunakan uji glesjer, 62.
Tabel 4.14 Hasil Uji t (parsial), 63.
Tabel 4.15 Hasil Uji f (simultan), 65.
Tabel 4.16 Hasil Uji Regresi Berganda, 65 Tabel 4.17 Hasil Uji Koefisien Determinasi, 67.
xii
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Kerangka Berpikir, 23.
Gambar 4.1 Lokasi Penelitian, 38
xiii
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Kusioner Penelitian
Lampiran 2 Skor jawaban Angket variabel X1 ( Produk) Lampiran 3 Skor Jawaban Angket Variabel (X2) Pelayanan Lampiran 4 Skor jawaban Angket Variabel (X3) Promosi Lampiran 5 Skor Jawaban Angket Variabel Y
Lampiran 6 Uji Validitas
Lampiran 7 Hasil Uji Reliabilitas Lampiran 8 Asumsi Klasik Lampiran 9 Uji Hipotesis
Lampiran 10 Uji Regresi Linear Berganda
xiv
PENGARUH PRODUK, PELAYANAN DAN PROMOSI TERHADAP MINAT NASABAH NON MUSLIM MENGGUNAKAN
JASA PERBANKAN SYARIAH DI BANK MUAMALAT INDONESIA TBK. KCU MATARAM
Oleh:
SUHAENI NIM. 190502125
ABSTRAK
Pesatnya perkembangan bank syariah menimbulkan ketertarikan saat ini tidak hanya dilirik oleh masyarakat muslim, namun masyarakat non muslim juga sudah banyak yang menjadi nasabah di bank syariah dan tidak menutup kemungkinan bagi calon nasabah muslim. Sehingga tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh apakah Pengaruh Produk, Pelayanan Dan Promosi Terhadap Minat Nasabah Non Muslim Menggunakan Jasa Perbankan Syariah Di Bank Muamalat Indonesia Tbk.
Kcu Mataram. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kuantitatif. Selanjutnya teknik pengumpulan data dengan cara observasi, kusioner (angket) dan dokumentasi. Sehingga teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji instrumen, uji asumsi klasik, uji hipotesis, uji regresi linear berganda dan uji koefisien determinasi.
Hasil penelitian ini adalah 1) Terdapat pengaruh positif antar variable produk terhadap minat nasabah non muslim menggunakan jasa perbankan syariah di Bank Muamalat Indonesia dengan nilai uji t (parsial) variabel produk terhadap minat nasabah non muslim sebesar 0,004 lebih kecil dari 0,05. 2) Terdapat pengaruh positif antar variable pelayanan terhadap minat nasabah non muslim menggunakan jasa perbankan syariah di Bank Muamalat Indonesia dengan nilai uji t (parsial) variabel pelayanan terhadap minat nasabah non muslim sebesar 0,003 lebih kecil dari 0,05. 3) Terdapat pengaruh positif antar variable promosi terhadap minat nasabah non muslim menggunakan jasa perbankan syariah di Bank Muamalat Indonesia dengan nilai uji t (parsial) variabel promosi terhadap minat
xv
nasabah non muslim sebesar 0,003 lebih kecil dari 0,05. 4) Terdapat pengaruh secara bersama-sama antara variable independent produk, pelayanan dan promosi terhadap minat nasabah non muslim menggunakan jasa perbankan syariah Di Bank Muamalat Indonesia memiliki pengaruh sebesar 87,9% sedangkan sisanya 12,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dimasukan dalam model penelitian ini.
Kata Kunci: Produk, Pelayanan, Promosi, Minat Nasabah Non Muslim
1 BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Perkembangan dunia usaha dalam berbagai jenis industri seakan-akan tidak akan pernah pupus karena pergeseran jaman, demikian juga dengan perkembangan industri perbangkan yang tidak berbeda jauh tingkat perkembangannya dengan industri-industri lainnya. Dengan menyesuaikan diri dengan kebutuhan serta masukan dari masyarakat luas. Kegiatan perekonomian sebuah Negara senantiasa berkaitan dengan lalulintas pembayaran uang dimana industri perbankan mempunyai peranan yang strategis, yakni sebagai urat nadi sistem perekonomian. Kegiatan pokok bank yaitu menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat.1
Lahirnya perbankan syariah di Indonesia pada tahun 1992M diharapkan berbeda dari perbankan konvensional yang dapat memenuhi kebutuhan umat islam di Indonesia akan akses pelayanan perbankan syariah. Perbedaan mendasar antara perbankan Syariah dan perbankan konvesional adalah larangan riba (bunga). Karena riba disamaakan dengan riba dalam Al-Quran yaitu haram. Riba mengacu pada ayat al-quran : 278-279. Budaya yang dibangun perbankan syariah adalah memebangun system profit and loss sharing yang merupakan prinsip dasar perbankan syariah. Dalam beberapa hal baik bank konvesional maupun bank syariah memiliki persamaan terutama dalam sisi teknis anuang, mekanisme transfer, syarat-syarat umum memperoleh biaya dan lain sebagainya.2
Pesatnya perkembangan bank syariah menimbulkan ketertarikan saat ini tidak hanya dilirik oleh masyarakat muslim, namun masyarakat non muslim juga sudah banyak yang menjadi
1 Analisis Faktor-Faktor Yang
Mempengaruhi Minat Nasabah Nono Muslim Dalam Menggunakan Bank Syariah di Skripsi (Makassar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 2019) hal.1
2 -Faktor Yang
Jurnal Ekonomi dan Keuangan, Vol. 1, No. Desember 2012. hal. 15-21
2
nasabah di bank syariah dan tidak menutup kemungkinan bagi calon nasabah muslim. Pelanggaran dari pada riba bukan hanya pada islam saja bahkan jauh sebelum adanya islam di dalam India kuno, aturan berdasarkan kitab Weda al-kitab suci dari agama Hindu, digolongkan sebagai dosa besar bank konvesional untuk menawarkan produk- produk bank syariah. Hal tersebut tercermin dari tindakan bank konvesional yang membuka sistem tertentu di dalam masing-masing bank dalam menawarkan produk bank syariah.
Sebagian besar nasabah non muslim juga tertarik atau berminat untuk minyimpan uangnya di perbankan syariah, karena di perbankan syariah, produk sesuai syariah dan tidak terdapat unsur riba atau bunga sedangkan di bank konvensional terdapat unsur riba atau bunga maka perbankan Syariah terbukti mampu menjadi sarana penunjang pembangunan ekonomi yang handal dan dapat beroperasi secara sehat, karena didalam operasinya terkandung misi kebersamaan antara nasabah dengan bank. Ajaran Islam sebenarnya tidak larangan bagi masyarakat non muslim untuk ikut memiliki usaha menurut syariat Islam. 3
Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan di bank Muamalat Indonesia mengungkapkan bahwa jumlah kesulurahan yang menjadi nasabah pada bank Muamalat Indonesia sebesar 755 dan jumlah nasabah muslim sebesar 710, sedangkan jumlah nasabah non muslim sebesar 40. 4
Table 1.1
Jumlah Nasabah Tabungan di Bank Muamalat Indonesia Tbk.
KCU Mataram Tahun 2023
Jumlah nasabah Keseluruhan 755
Nasabah Muslim 715
Nasabah Non Muslim 40
Sumber: Data Bank Muamamalat Indonesia KCU Mataram Tahun 2023
3 Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Non Muslim Menjadi Nasabah Bank Syariah Di Tasikmalaya Jurnal Ekonomi dan Bisnis 7, no. 1 (2020). hal. 34-35
4Ade Firmansyah, Observasi, Staff Bank Muamalat Indonesia, 14 Juni 2023 pukul 10.00 WIB.
3
Melihat dari tabel tersebut dengan total nasabah tabungan keseluruhan sejumlah 755 orang nasabah yang terdiri dari nasabah muslim dengan jumlah nasabah 715 sedangkan jumlah nasabah tabungan non muslim 40 orang nasabah dengan jumlah yang cukup banyak maka peneliti tertarik untuk menindaklanjuti terkait banyaknya peminat yang menjadi nasabah di Bank Muamalat khususnya nasabah non muslim.
Adapun kenyataan yang berada dilapangan banyak faktor yang mempengaruhi masyarakat non muslim memilih menggunakan bank syariah salah satunya promosi. Promosi yaitu kegiatan yang dilakukan oleh suatu bank agar masyarakat dapat mengenal dan menggunakan produk yang ada pada bank tersebut. Promosi adalah salah satu dari bebrapa hal yang dilakukan untuk memperkenalkan produk jasa.
Selain sebagai alat interaksi antara penyediaan dan penggunaaan jasa, promosipun menjadi alat untuk memepengaruhi penyedia jasa agar jasanya digunakan.5 bagi bank syariah, perlu dilakukannya promosi produk dan pelayanan yang baik guna menarik minat nasabah. Dapat dilihat dari tahun ketahun bahwa produk yang berdasarkan pada syariat islam menujukkan peningkatan yang semakin membaik, perkemangannya dilihat dari hasil total deposito yang meningkat, dan produk lain yang bukan cuma masyarakat islam yang menggunakan namu non muslimpun demikian.
Kemudian faktor yang lainnya seperti produk yang mempunyai daya tarik tersendiri, karena bank syariah dalam operasionalnya meggunakan prinsip syariah. Produk dirancang untuk memepengaruhi konsumen untuk melakukan pembelian terhadap suatu produk yang ditawarkan. 6 Selain itu juga factor dengan adanya kualitas pelayanan yang baik, nasabah akan mudah mengerti dan cepat memahami tentang produk yang ditawarkan, oleh karena itu produk sangat bergantung pada kualitas pelayanan. Menurut M nur Rianto produk adalah barang atau objek fidik, jasa atau pelayanan,
5 Lupiyoadi dan A. Hamdani, manajemen Pemasaran Jasa ( Jakarta: Selamba Empat, 2014) hal. 120
6Sangadji, Etta Mamang dan Sopiah, Perilaku Konsumen ( Yogyakarta: CV.
Andi Offset, 2013) hal. 15
4
pengalaman, kegiatan, informasi dan ide serta baruan dan berbagai wujud tersebut.7
Perkembangan pada PT Bank Muamalat Indonesia Tbk KCU Mataram dalam mencapai bank yang bagus, bank membentuk inisiatif dengan di tingkatkannya produktivitas di seluruh bisnis ritel, korporat, ataupun komersial, terdapatnya akselerasi pendanaan dengan sumber dana murah, serta penyusutan bayaran dana. Buat strategi dari sisi bank, bank mewujudkan inisiatif ini dengan membentuk kinerja industri islam serta aliansi, dimana bank memebentuknya menjadi spesial untuk menjalankan sinergi bank dengan organisasi-organisasi islam serta segala elemen umat islam, serta perihal tersebut yang hendak mendesak kenaikan literasi keuangan syariah pada komunitas- komunitas isslam yang hendak turut dan dalam uapaya pembentukan ekosistem bissnis islam. 8
Perbankan syariah yang terbukti lebih adil dan menguntungkan, kini semakin tumbuh dan mendapat kepercayaan masyarakat luas, tidak hanya masyarakat muslim yang menitipkan keuangannya ke bank syariah, tetapi banyak masyarakat non Muslim.
Realita di kota Mataram dan sekitarnya, Ada beberapa masyarakat non muslim yang menjadi nasabah bank syariah, termasuk Bank Muamalat Indonesia Tbk. KCU Mataram. Hal ini menarik untuk ditelaah. Berdasarkan uraian di atas, peneliti mencoba melakukan penelitian dengan judul Pengaruh Produk, Pelayanan dan Promisi Terhadap Minat Nasabah Non Muslim Menggunakan Jasa Bank Syariah di Perbank Muamalat Indon
7M. Nur Rianto Dasar-Dasar Pemasaran Bank Syariah, ( Bandung: Alfabeta, 2012), 140
8Observasi, PT. Bank Muamalat Indonesia, Tbk KCU Mataram, pada tanggal 14 Juni 2023
5
B. Rumusan Masalah dan Batasan Masalah 1. Rumusan Masalah
Berdasarkan pada rumusan masalah yang ada pada latar belakang, permasalahan dalam penelitian in dapat dirumuskan:
a. Apakah produk berpengaruh secara persial terhadap minat nasabah non muslim menjadi nasabah di bank Muamalat Indonesia Tbk. KCU Mataram?
b. Apakah pelayanan berpengaruh secara persial terhadap minat nasabah non muslim menjadi nasabah di bank Muamalat Indonesia Tbk. KCU Mataram?
c. Apakah promosi berpengaruh secara persial terhadap minat nasabah non muslm menjadi nasabah di bank Muamalat Indonesia Tbk. KCU Mataram?
d. Apakah Produk, Pelayanan dan Promosi berpengaruh secara simultan terhadap minat nasabah non muslm menjadi nasabah di bank Muamalat Indonesia Tbk. KCU Mataram?
2. Batasan Masalah
Pembtasan masalah yang dikaji oleh peneliti ditetapkan agar terfokus pada pokok permasalahan dan tidak menyimpang dari pokok pembahasan masalah. Terdapat variabel independent dan dependen dalam penelitian ini. Variabel independent tentang produk, pelayanan dan promosi. Adapun variabel dependent nasabah non muslim. Objek penelitian yang dikaji dalam penelitian ini yakni mnat nsabah non muslim dibank Muamalat Indonesia Tbk. KCU Mataram.
C. Tujuan dan Manfaat 1. Tujuan
Berdasarkan masalah pada latar belakang dalam penelitian ini maka terdapat tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah
a. Untuk dapat mengetahui apakah produk berpengaruh secara persial terhadap minat nasabah non Muslim menjadi nasbah di Bank Muamalat Indonesia Tbk. KCU Mataram.
6
b. Untuk dapat menegtahui apakah lokasi berpengaruh secara persial tethadap minat nasabah non Muslim menjadi nasbah di Bank Muamalat Indonesia Tbk. KCU Mataram.
c. Untuk dapat mengetahui apakah promosi berpengaruh secara persial terhadap minat naabah non Muslim menjadi nasabah di Bank Muamalat Indonesia Tbk. KCU Mataram?
d. Untuk dapat mengetahui apakah Apakah Produk, Pelayanan dan Promosi berpengaruh secara simultan terhadap minat nasabah non muslm menjadi nasabah di bank Muamalat Indonesia Tbk.
KCU Mataram.
2. Manfaat
Dalam penelitian ini diharapkan dapat memeberikan beberapa manfaat anatara lain:
a. Secara teoritis
Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan secara umum dan informasi khususnya tentang faktor faktor yang memepengaruhi minat nasabah non muslim menggunakan jasa bank syariah pada bank Muamalat Indonesia Tbk. KCU Mataram.
b. Secara praktis
1) Bagi penulis, diharapkan hasil dari penelitian ini memeberi motivasi dan penegetahuan lebih dalam lagi tentang faktor faktor yang memepengaruhi minat nasabah non muslim menggunakan jasa bank syariah.
2) Bagi masyarakat, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi motivasi masyarakat dalam Minat menabung di bank syariah. Di samping itu juga sebagai bahan pertimbangan masyarakat dalam memilih bank syariah.
3) Bagi mahasiswa dapat dijadikan acuan bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam jurusan perbankan syariah di UIN Mataram yang berkaitan dengan judul ini dalam penelitian selanjutnya.
7 D. Definisi Operasional
1. Produk
Philip Kotler mendefinisikan produk sebagai adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada pasar untuk memuaskan sesuatu keinginan atau kebutuhan, termasuk barang fisik, jasa, pengalaman, acara, orang, tempat, properti, organisasi, informasi, dan ide.9
2. Pelayanan
Menurut Melayu S.P. Hasibuan, pelayanan yang baik merupakan pelayanan yang dilakukan secara rama tamah, adil, cepat tepat, dengan etika yang baik sehingga memenuhi kebutuhan dan kepuasan bagi yang menerimanya.10 Karena jika pelayanan diberikan dengan baik dan benar merupakan daya Tarik bagi calon nasabah atau nasabah untuk tetap menjadi nasabah, bahkan pelayanan ini sangat menentukan organisasi mencapai sasaran.
3. Promosi
Menurut Yupitri promosi merupakan usaha-usaha yang di lakukan oleh bank untuk lebih memperkenalkan bank tersebut kepada masyarakat luas baik melalui media elektronik maupun media cetak. Salah satu tujuan promosi bank adalah menginformasikan segala jenis produk yang ditawakan dan beerusaha menarik calon nasabah yang baru.11 Sarana dalam mengukur tingkat promosi yaitu: periklanan, promosi penjualan, penjualan pribadi, publisitas, dan pemasaran langsung.12
4. Minat
Minat menurut Andi Mappiare, pengertian minat merupakan perangkat mental yang terdiri dari suatu perasaan,
9Philip Kotler, Manajemen Pemasaran Jilid 2, Edisi III (Jakarta: Erlangga, 2017), h. 4.
10At-Tijaroh: Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Islam Volume 4 Nomor 2 Oleh Kabupaten Mandalg Natal, 2018, hal. 225
11Kasmir, Pemasaran Bank, (Jakarta: Kencana, 2005), hlm. 146.
12Ha Pengaruh Literasi Keuangan Syariah,
Promosi, Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Menjadi Nasabah Bank Prosiding BIEMA (Business Management, Economic, and Accounting National Seminar), Vol.2, 2021, hlm. 693
8
harapan, keyakinan, perasangka, kekuatan atau kenderungan lain yang mengarahkan indivisu pasa suatu pilihan tertentu.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA DAN HIPOTESIS PENELITIAN
A. Kajian Pustaka
1. Titin Suharsy Hasan Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mataram
menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan femomenologi.Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa nasabah non muslim yang memilih menabung di bank syariah, karena sistem bagi hasil, pelayanan dan fasilitas yang ada di bank syariah. Kelebihan dalam penelitian ini adalah peneliti telah memaparkan secara terperinci data dan menganalisis berbagai data dan temuan secara teoritik dengan teori-teori sedangkan kelemahan penelitian ini adalah kurangnya refrensi yang digunakan. 13
2. Ismy Zaeniyah Program Studi Perbankan Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Islam Negeri Mataram -faktor yang memepengaruhi keputusan Nasabah Non Muslim Menjadi Nasabah di KSPPS Gumarang Akbar Syariah 14 Hasil dari penelitian ini adalah faktor- faktor yang mempengaruhi keputusan nasabah non muslim menjadi nasabah di KSPPS Gumarang Akbar Syariah yaitu faktor social budaya, faktor psikologis, pelayanan , produk dan pengaruh daroi temen satu kantor. Adapun faktor yang paling dominan
13Titin Suharsy Hasan
Manabung Dari Konvnsional Ke Syariah (Studi Kasus Pada BNI Syariah Kantor Cabang Mataram) , (Skripsi, FBI UIN Mataram, Mataram , 2019), hal. 70
14 -faktor yang memepengaruhi keputusan Nasabah Non Skripsi, FEBI UIN Mataram, 2018).
9
mempengaruhi nasabah non muslim dari sekian banyak faktor yang memepengaruhi nasabah non muslim antara lain yaitu pelayanan dan ajakan temen (kelompok anutan) yang terdapat pada sosisal budaya, karena pelayanan yang diberikan sangat cepat, tepat dan memuaskan. Inilah faktor-faktor yang paling domain karena nasabah non muslim lebih banyak mengungkapkan pelayanan dan ajakan dari teman ini sebagai faktor utama mereka pembiayaan di KSPPS Gumarang Akbar Syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Kelebihan dalam penelitian ini adalah teori-teori yang dipaparkan sangat tepat dan jelas sedangkan kelemahan dalam penelitian ini adalah tidak terdapat kajian Pustaka.
3. M. Nurfaizi Program Studi Perbankan Syariah Faakultas Ekonomi dan Bisnis Islm
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Konsumen Terhadap Loyalitas Nasabah Pada PT Bank Muamalat Indonesia, Tbk KCU .15 Hasil penelitian ini adalah menunjukan bahwa kualitas pelayanan dan kepuasan konsumen secara simultan berpengaru terhadap loyalitas nasabah. Dari penelitian ini diperoleh nilai R square sebesar 0,63, yang artinya seluruh variable bebas yakni kualitas layanan dan kepuasan konsumen berpengaruh secara simultan atau sama-sama positif terhadap loyalitas nasabah sebesar 63,1% Sedangkan 36,9% di pengaruhi oleh faktor lainnya.
Kelebihan dalam penelitian ini adalah menjelaskan secara jelas paparan data dan pembahasan tentang anaisis data dan variabel layanan yang berpengaruh secara simultan. Sedangkan kelemahan dalam penelitian ini adalah yang pertama PT Bank Muamalat Indonesia cabang Mataram harus melakukan upaya yang lebih untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kepuasan terhadap konsumen agar konsumen lebih tertarik lagi memilih Bank Muamalat Sebagai tempat menyimpan uangnya.
4. Puji Hadiyanti, Dicky Fatkhurozi
Promosi, Produk dan Pelayanan Terhadap Minat Masyarakat Non
15 Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Konsumen Terhadap , (Skripsi FEBI Uin Mataram,Mataram 2022).
10
.16Yang hasil penelitiannya menunjukkan bahwa faktor promosi berpengaruh positif signifikan terhadap minat masyarakat Non Muslim berbank syariah. Faktor produk berpengaruh positif signifikan terhadap minat masyarakat Non Muslim berbank syariah dan faktor pelayanan berpengarih signifikan terhadap minat masyarakat Non Muslim untuk berbank syariah. Kelebihan penelitian ini adalah data yang paparkan sudah sangat jelas dan mudah untuk dipahami sedangkan kelemahan penelitiann ini adalah terletak pada pembahasan yang kuras detail.
5. n, Promosi
dan Lokasi Terhadap Keputusan Masyarakat Memilih Bank Syaria 17 Hasil dari penelitian ini dalam analisis data dan pembahasan yang telah dikemukakan, variable produk, promosi dan lokasi tidak berpengaruh terhadap keputusan masyarakat memilih bank syariah. Akan tetapi variable pelayanan berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan masyarakat memilih bank syariah. Kelebihan dalam penelitian ini adalah penelitia menjelaskan secara jelas paparan dan dan pembahsan tentang keputusan massyarakat memilih bank syariah. Sedangkan kekurangan dalam penelitian ini terletak pada jumlah sampel yang di gunakan sebaiknya jumlah sampel yang digunakan diperluas lagi agar dapat digeneralisasikan dengan lingkup yang lebih luas.
16 Pengaruh Promosi, Produk dan Pelayanan
Terhadap Minat Masyarakat Non Muslim No. 2 Desember 2018
17 Pengaruh Produk, Pelayana, Promosi dan Lokasi Terhadap Keputusan Masyarakat Memilih Bank Syariah Di Surakarta Jurnal Ekonomi : Syariah Paper, No 4, Juni 2018
11 B. Kerangka Teori
1. Produk
a. Definisi Produk
Produk adalah sesuatu yang memberi manfaat bak dalam hal memenuhi kebutuhan sehari-hari atau sesuatu yang ingin dimiliki oleh konsumn. Simorangkir mengatakan bahwa produk perbankan adalah instrument atau perangkat yang dibuat dan dijual oleh bank. Produk yang dibeli oleh bank sangat banyak jumlahnya, karena bank dapat menciptakan berbagai jenis produk sesuai degan keingan nasabah. 18 Produk dapat di artikan sebagai segala sesuatu yang dterima oleh konsumen atau pembeli/pemakai industrial pada saat melakukan pembelian atau menggunakan produk, secara lebih formal, produk adalah segenap keputusan fisik dn pikolog yang terima oleh pembel (atau pemakai) sebagai akibat pemeblian dan penggunaan sebuah produk.
Produk yang berkuaitas tinggi artinya memliki nilai yang lebih baik dibandingkan degan produk pesaing atau sering disebut dengan produk plus. Bagi dunia perbankan produk plus harus selalu diciptakan setiap waktu, sehigga dapat menarik minat calon nasabah yang baru serta mempertahankan nasabah yang sudah ada.
Secara umum terdapat dua bentuk kegiatan utama dalam operasional bank Syariah, yaitu penghimpunan dana dan penyimpanan dana. Tiap masig-masing bentuk terebut dapat diuraikan lagiberdasarkan prinsip-prinsip yang mendasari dan dikemangkan menjadi produk-produk yang beraneka ragam ( Rivai, 2015). Bank sebagai penghimpunan dana adalah sesuatu kegiatan usaha yang dilakukan bank untuk mencari dana dalam bentuk simpanan yang nantinya disalurkan dalam bentuk kredit dalam rangka menjalankan fungsinya sebagai intermediasi antara pihak surplus dengan pihak defesit. Pemhimpunan dana
18Lukman Dendawijaya, Manajemen Perbankan ( Bogor: Ghalia Indonesia, 2006), h, 66
12
di bank umum Syariah dapat berbentuk gro, tabungan dan deposito.
1) Produk penghimpunan dana (funding) a) Tabungan
Tabungan adalah sa;ah satu bentuk simpanan nasabah yang berentuk likuid, artinya produk in dapat diambil kapan aja jka nasabah membutuhkannya, namun bagi hasil yang ditawarkan kepada nsabah adalah simpanan kecil.
Namun jenis penghmpunan dana tabungan ini merupakan produk akumulasi yang memiliki baya lebh rendah bagi bank karena bagi hasil yang di tawarkannya kecil, biasanya jumlah naabah yang menggunakan tabungan lebih banyak dibandngkan dengan produk penagihan lainnya.
b) Giro
Giro merupakan bentuk simpanan nasabah yang tidak diberkan bagi hasil, dan penarkan dana menggunakan cek biasanya digunakan oleh perusahaan ayau Yayasan atau bentuk badan hukum lannya dalam proses keuangannya.
Pada giro, walaupun bank tidak mmeberikan bagi hasil, bank berhak memberi bonus kepada nasabah yang jumlahnya tidak ditentukan terlebh dahulu tergantung dari kemauan bank tersebut. 19
c) Deposito
Deposito merupakan salah satu bentuk simpanan nasabah yang memiliki jumlah minimum tertentu, jangka waktu tertentu, dan bagi hasil tinggi dari pada tabungan.
Nasabah yang membuka simpanan dengan jumlah minimum tertentu untuk jangka waktu yang dsepakati, sehingga nasabah tidak dapat menarik dananya sebelum tanggal jatuh tempo yang disepakati dawal,namun bagi hasil yang ditawarkan jauh lebih tinggi dari pada simpanan biasa dan simpanan terecana. Produk
19M. Nur Rianto Al Arif, Dasar- Dasar Pemasaran Bank Syariah (Bandung:
Alfabeta, 2010).
13
penggalangan dana ini biasabya dipilih oleh nasabah yang memliki dana lebih sehingga selain untuk menyimpan dananya juga diperuntukkan sebagai sarana berinvestasi.
2) Produk penyaluran dana ( financing)
Pembiayaan merupakan pendanaan yang disedakan oleh satu pihak kepada pihak lainnya untuk mendukung investasi yang direncanakan, baik yang dilakukan sendiri maupun oleh suatu Lembaga. Dengan kata lain, pembiayaan adalah pendanaan yang dikeluarkan untuk mendukung investasi yang direncanakan. Salah satu fungsi utama perbankan adalah menyalurkan dana yang telah terkumpul kepada masyarakat melalui pembiayaan kepada nasabah. Secara garis besar produk pembiayaan kepada nasabah yaitu:
a) Pembiayaan berdasarkan prinsip jual beli Pembiayaan dengan prinsip jual beli ditunjukkan dengan memiliki barang, dimana keuntungan bank sudah ditentukan terlebih dahulu dan merupakan bagian dari harga barang atau jasa yang dijual. Barang yang diperdagangkan bisa berupa barang konsumsi atau barang produktif. Kontrak yang digunakan dalam jual beli produk ini adalah Mudharabah, Salam dan Isthisna.
b) Pembiayaan berdasarkan Prinsip Sewa Pembiayaan dengan prinsip sewa terbukti memperoleh jasa, dimana keuntungan bank ditentukan sebelumnya dan merupakan bagian dari harga barang atau jasa yang disewakan.
Namun, dalam beberapa sewa prinsip juga dapat disertai dengan opsi kepemilikan. Yang termasuk dalam kategori ini adalah ijarah dan ijarahmunjukia beet tamlik.
c) Pembiayaan dengan Prinsip Bagi Hasil Pembiayaan dengan prinsip bagi hasil digunakan untuk usaha patungan yang bertujuan untuk memperoleh barang dan jas sekaligus, dimana tingkat keuntungan bank ditentukan oleh besarnya keuntungan usaha sesuai dengan prinsip bagi hasil. Produk bagi hasil ditentukan terlebih dahulu dengan nisbah bagi hasil yang telah disepakati. Produk perbankan yang termasuk dalam kelompok ini dan sering
14
digunakan oleh perbankan syariah adalah musyarakah dan mudharabah.
d) Pembiayaan dengan Perjanjian Pelengkap Sedangkan pembiayaan kontrak pelengkap dimaksudkan untuk memfasilitasi pembiayaan dengan menggunakan tiga prinsip di atas. Berikut kontrak pelengkap, yaitu: hawalah (hutang lebih), rahn (gadai), wakalah (perwakilan), kafalah (jaminan bank).
b. Indikator-indikator produk
Menurut Orville, Larreche, dan Boyd apabila perusahaan ingin mempertahankan keunggulan kompetitifnya dalam pasar, perusahaan harus mengerti aspek dimensi apa saja yang digunakan oleh konsumen untuk membedakan produk yang dijual perusahaan tersebut dengan produk pesaing. Indikator produk yaitu:
1) Performance (kinerja), berhubungan dengan karakteristik operasi dasar dari sebuah produk.
2) Durability (daya tahan), yang berarti berapa lama atau umur produk yang bersangkutan bertahan sebelum produk tersebut harus diganti. Semakin besar frekuensi pemakaian konsumen terhadap produk maka semakin besar pula daya tahan produk.
3) Conformance to Specifications (kesesuaian dengan spesifikasi), yaitu sejauh mana karakteristik operasi dasar dari sebuah produk memenuhi spesifikasi tertentu dari konsumen atau tidak ditemukannya cacat pada produk.
4) Features (fitur), adalah karakteristik produk yang dirancang untuk menyempurnakan fungsi produk atau menambah ketertarikan konsumen terhadap produk.
5) Reliabilty (reliabilitas), adalah probabilitas bahwa produk akan bekerja dengan memuaskan atau tidak dalam periode waktu tertentu. Semakin kecil kemungkinan terjadinya kerusakan maka produk tersebut dapat diandalkan.
15
6) Aesthetics (estetika), berhubungan dengan bagaimana penampilan produk bisa dilihat dari tampak, rasa, bau, dan bentuk dari produk.
7) Perceived Quality (kesan kualitas), sering dibilang merupakan hasil dari penggunaan pengukuran yang dilakukan secara tidak langsung karena terdapat kemungkinan bahwa konsumen tidak mengerti atau kekurangan informasi atas produk yang bersangkutan. Jadi, persepsi konsumen terhadap produk didapat dari harga, merek, periklanan, reputasi, dan Negara asal.
2. Pelayanan
a. Definisi Pelayanan
Pelayanan merupakan faktor yang amat penting khususnya bagi perusahaan yang bergerak dibidang jasa. Adapun pelayanan menurut Gronroos adalah suatu aktivitas atau serangkaian aktivitas yang bersifat tidak kasat mata yang terjadi sebagai akibat adanya interaksi antara konsumen dengan karyawan atau hal-hal lain yang disediakan oleh perusahaan pemberi pelayanan yang di maksud untuk memecahkan masalah konsumen aatu pelanggan. Sedangkan Menurut Kotler definisi pelayanan adalah setiap kegiatan atau manfaat yang dapat diberikan suatu pihak kepada pihak lain yang pada dasarnya tidak berwujud dan tidak pula berakibat pemilikan sesuatu dan produksinya dapat atau tidak dapat dikaitkan dengan suatu produk fisik. 20
Pengertian di atas mengemukakan bahwa pelayanan merupakan berbagai kegiatan yang harus dilakukan oleh setiap instansi atau perusahaan untuk memenuhi kebutuhan yang menjadi tuntutan dari masyarakat. Bagi kehidupan suatu perusahaan khususnya didunia perbankan, pelayanan sangat penting artinya. Oleh sebab itu kegiatan pelayanan haruslah berorientasi pada kepuasan konsumen/ pelanggan. Adapun cir-
20 Analisis Perilaku Nasabah Dalam Memilih Bank Syariah di Kabupaten Mandaling Natal Jurnal Ilmu Manajemen dan Bisnis Islam Volume 4 Nomor 2 2018, hal. 225
16
ciri pelayanan yang baik menurut Kasmir dirumuskan sebagai berikut:
1) Bertanggung jawab kepada setiap pelanggan/pengunjung sejak awal hingga selesai.
2) Mampu melayani secara cepat dan tepat.
3) Mampu berkomunikasi
4) Mampu memberikan jaminan kerahasiaan setiap setiap transaksi.
5) Memiliki pengetahuan dan kemampuan yang baik.
6) Berusaha memahami kebutuhan pelanggan/pengunjung.
b. Indikator Kualitas Pelayanan
Menurut Parasuraman dalam Tjiptono ada 5 (lima) dimensi dalam menentukan kualitas pelayanan dengan singkatan TERRA yaitu :
1) Tangibles (bukti fisik) yaitu kemampuan suatu perusahaan dalam menunjukkan eksistensinya kepada pihak eksternal.
Penampilan dan kemampuan sarana dan prasarana fisik perusahaan dan keadaan lingkungan sekitarnya adalah bukti nyata dari pelayanan yang diberikan oleh pemberi jasa. Yang meliputi fasilitas fisik (gedung, gudang, dan lain sebagainya), perlengkapan dan peralatan yang dipergunakan (teknologi), serta penampilan pegawainya.
2) Emphaty (empati) yaitu memberikan perhatian yang tulus dan brsifat individual atau pribadi yang diberikan kepada para pelanggan dengan berupaya memahami keinginan konsumen. Dimana suatu perusahaan diharapkan memiliki pengertian dan pengetahuan tentang pelanggan, memahami kebutuhan pelanggan secara spesifik, serta memiliki waktu untuk pengoperasian yang nyaman bagi pelanggan.
3) Reliability (kehandalan) yaitu kemampuan perusahaan untuk memberikan pelayanan sesuai yang dijanjikan secara akurat dan terpercaya. Kinerja harus sesuai dengan harapan pelanggan yang berarti ketepatan waktu, pelayanan yang sama untuk semua pelanggan tanpa kesalahan, sikap yang simpatik, dan dengan akurasi yang tinggi.
17
4) Responsiveness (ketanggapan) yaitu kemauan untuk membantu dan memberikan pelayanan yang cepat (responsif) dan tepat kepada pelanggan, dengan penyampaian informasi yang jelas.
5) Assurance (jaminan dan kepastian) yaitu pengetahuan, kesopansantunan, dan kemampuan para pegawai perusahaan untuk menumbuhkan rasa percaya para pelanggan kepada perusahaan. Terdiri dari beberapa komponen antara lain komunikasi, kredibilitas, keamanan, kompetensi, dan sopan santun.
3. Promosi
a. Pengertian Promosi
Promosi juga dapat di artikan sebagai upaya memperkenalkan produk Promosi merupakan salah satu variable yang sangat penting yang terdpat pada baruan pemasaran yang dapat dilakukan oleh suatu bank untuk menawarkan produk dan jasa yang dimilikinya. Promosi pada dasarnya adalah sebuah komunikasi dan aktivitass pemasaran yang bertujuan untuk menyampaikan informasi, mempengaruhi dan membujuk, serta untuk mencapai target pasar yang dituju oleh pihak perusahaan dan produk terkait agar dapat menerima, membeli dan tetap memilih pada produk tersebut.
kepada konsumen yang merupakan dari kegiatan promosi.
Produk yang sudah dirancang sebaiknya dipromosikan dengan baik agar konsumen lebih mengenal produk tersebut. Promosi merupakan sarana yang paling ampuh untuk menarik dan mempertahkan nasabahnya. Dalam kegiatan ini setiap bank berusaha untuk memepromosikan seluruh produk dan jasa yang dimilikinya bank langsung maupun tidak langsung.
b. Indikator-indikator Promosi
Dalam melaukan promosi agar dapat efektif perlu adanya bauran pomosi yakni sebagai kombinasi yang optimal bagi berbagai jenis kegiatan atau pemilihan jenis kegiatan promosi yang paling efektif untuk meningkatkan penjualan dan minat konsumen. Kotler dan Amstrong dalam Harish Muhammad,
18
menyatakan bahwa terdapat 5 macam sarana atau indikator dalam mengukur tingkat promosi yaitu:21
a) Periklanan (Advertising)
Periklanan yaitu wujud penyampaian dari promosi non pribadi mengenai ide-ide jasa perbankan yang dibayar pihak sponsor.22 Periklanan adalah segala macam bentuk dari komunikasi bersifat non-personal yang berbayar dengan menggunakan berbagai macam media mengenai sebuah pesan dengan tujuan untuk memberikan informasi-informasi terkait dengan produk yang dipasarkan. Periklanan sebagian besar menggunakan media-media massa berupa radio, koran, majalah, televisi, layar film, papan iklan, dan brosur, tetapi periklanan tersebut bisa berupa promosi elektronik dan daring seperti iklan pada website dan layar TV pada tempat umum.
b) Penjualan (Sales Promotion)
Menurut wahjono promosi penjualan adalah sebuah aktivitas promosi dalam bentuk penawaran produk atau jasa secara langsung kepada pembeli. Boone dan Krutz menyatakan bahwa penjualan mencangkup hal-hal seperti pameran dagang, pajangan, kontes, kupon, produk, sampel, premi, demonstrasi, serta berbagai macam cara promosi yang tidak berulang dan tidak beratur.
c) Penjualan pribadi (Personal Selling)
Penjualan pribadi adalah sebuah aktivitas bersifat promosi dari penjual kepada orang lainnya dengan pembeli. Prmosi dapat dilakukan melalui cara bertatap muka secara langsung, menggunakan telepon, dengan konferensi vidio, ataupun menggunakan tautan pada komputer antara penjual dengan pembeli.
21Harish Muhammad
Prosiding BIEMA (Business Management, Economic, and Accounting National Seminar), Vol.2, 2021, hlm. 693
22Gita Danupranata, Buku Ajar Manajemen Perbankan Syariah, (Jakarta Selatan:
Selemba Empat, 2013), hlm. 44-45.
19 d) Publisitas (Publicity)
Publisitas disini juga meliputi hubungan dengan masyarakat, yang merujuk kepada komunikasi serta hubungan antara perusahaan terhdap publiknya, publik yang dimaksudkan pada hal ini adalah dengan pemegang saham, pemerintah, karyawan, pemasok, pelanggan, dan masyarakat secara umum. Kegiatan dari hubungan dengan masyarakat ini dapat menjalin komunikasi secara formal ataupun informal.
e) Pemasaran Langsung (Direct Market)
Pemasaran secara langsung merupakan kegiatan yang bersifat komunikasi dengan dilakukan secara langsung kepada target konsumen untuk menghasilkan respon dalam bentuk pemesanan produk, permintaan terkait informasi produk, atau kunjungan ke lokasi usaha untuk melakukan transaksi atas barang atau jasa tersebut. 23
Kegiatan Promosi juga diatur dalam Islam, sesuai dengan ayat Al-Quran surat Al-
Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil.
Kami tidak memikulkan beban kepada sesorang melainkan sekedar kesanggupannya. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil, kendatipun ia adalah kerabat(mu), dan penuhilah janji
23
Prosiding BIEMA (Business Management, Economic, and Accounting National Seminar), Vol.2, 2021, hlm. 693-694
20
Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah
kepadamu 24
Berdasarkan ayat tersebut, Islam mengatur kegiatan promosi yaitu harus jujur dan adil dam setiap prosesnya. Tidak boleh ada kecurangan baik itu untuk orang asing ataupun kerabat dekat seseorang tersebut.
4. Minat Nasabah
a. Pengertian minat nasabah
Minat merupakan dorongan atau keinginan dalam diri sseorang pada objek tertentu. Minat ini bersifat pribadi atau individual yang dimana setiap orang cenderung memiliki minat yang bereda dengan minat orang lain. Selain itu, minat juga merupakan motivasi yang mendorong orang untuk melakukan apa yang mereka inginkan bila mereka bebas memilih. Adapun minat nasabah merupakan dorongan dari diri nasabah untuk menggunakan bebagai jenis produk atau jasa yang dimiliki atau yang ditawarkan oleh bank.
b. Teori Minat Nasabah
Menurut Yudrik Jahja dalam Zulfikri meyatakan bahwa minat adalah dorongan yang menyebabkan terikatnya perhatian individu pada objek tertentu seperti pekerjaan, pelajaran, benda atau orang. Minat juga berhubungan dengan aspek kognitif efektif dan motoric dan merupakan sumber motivasi untuk melakukan apa yang diinginkan. 25 c. Faktor-faktor yang mempengaruhi Minat Nasabah
bagai berikut:
Faktor-faktor yang memepengarui minat nasabah secara garis besar berasal dari dalam diri individu (internal)
24 QS AL-
25 Faktor yang mempengaruhi minat nasabah bergabung di BMT Mutiara Sakinah Pekanba
2019, hlm 18
21
dan berasal dari luar lingkungan (eksternal).26 Yaitu sebagai berikut:
a) Faktor internal
1) Keluarga adalah kelompok yang teriri atas dua orang atau lebih yang berhubunga melalui darah, perkawinan, adopsi, dan tempat tinggal.27Disini keluarga merupakan fator yang berpengaruh yang sangat kuat. Hal ini dapat dimaklumi karena dalam suatu keluarga antara satu anggota keluarga dengan anggota keluarga yang lain memunyai pengaruh dan peranan yang ssama pada saat melakukan pembelian/memilih produk sehari-hari.
2) Motivasi adalah dorongan seseorang untuk melakukan tindakan dalam memenuhi kebutuhannya. Motivasi ini menjadi alasan untuk berperilaku, dimana seseorang membeli suatu produk karena untuk memenuhi kebutuhan.
3) Sikap dan keyakinan merupakan daya yang kuat dan langsung mempengaruhi persepsi prilaku konsumen. Sikap mempunyai pengaruh penting terhadap persepsi konsumen melalui penyaringan yang ketat pada setiap rangsangan yang bertentangan deengan sikap. Sikap dan keyakinan konsumen terhadaap suatu produk atau merek dapat diubah melalui komunikasi yang persuasif dan memberi informasi yang efektif kepada konsumen. Dngan demikian, konsumen dapat membeli produk atau merek baru atau produk yang sudah ada di perusaahaan tersebut.
4) Gaya hidup adalah pola hidup seseorang dimana mereka akan menjalankkan hidup,
26Abdul Rahman shaleh, Muhbib Abdul Wahab, Psikologi Suatu Penghantar Dalam Prespektif Islam ( Jakarta: Prenada Media, 2003), 265
27Etta Mamang Sangadji & Sopiah, Perilaku Konsumen Pendekatan Praktik (Yogyakarta:CV Andi Offset, 2013), 42
22
membelanjakan uang dan memanfaatkan waktu.8Karena dalam suatu aktivitass yang dilakukan seseorang, maka kita akan berpengaruh terhadap pembelian suatu produk.
b) Faktor eksternal
1) Reputasi bank adalah sesuatu yang menunjukkan seberapa jauh bank syariah dipercaya oleh masyarakat. Reputasi memegang peran yang penting dalam menjalin hubungan kemitraan antara bank syariah dengan nasabah. Reputasi menjadi dasar penilaian dalam menentukan apakah suatu perusahaan layak untuk dijadikan mitra kerjasama.28 Disini dijelaskan bahwa reputasi bank ini sangat penting untuk menjadi bahan pertimbangan sebagai nasabah di bank tersebut. Reputasi bank juga dapat menjadi salah satu faktor bagi masyarakat non muslim untuk memilih menjadi nasabah bank syariah.
2) Lokasi merupakan sebuah tempat dimana dapat digunakan sebagai tempat produksi atau tempat melayani konsumen. Lokasi ini merupakan faktor yang strategis untuk sekelompok/segolongan masyarakat yang dijadikan sasaran pemasaraan produk jasa bank yang dapat diharapkan menjadi nasabah bank bersangkutan. 29Disini peran pemimpin bank sangat penting untuk menetapkan strategi pemasaran produk jasa banknya sehingga efektif mencapai tujuan.
d. Indikator-indikator Minat Nasabah
28
Walisongo, Volume 19, No 1, 2018, hlm. 9
29 Malahayu Hasibuan, Dasar-Dasar Perbankan (Jakarta: PT. Bumi Aksara, 2004), hlm. 150.
23
Adapun beberapa macam indikator yang dikatagorikan sebagai berikut: 30
1) Minat transaksional adalah keenderungan seseorang dalam membeli suatu produk atau jasa.
2) Minat referensi adalah kecenderungan seseorang untuk mereferensikan produk kepada orang lain.
3) Minat prefensial adalah minat yang menggambarkan perilaku seseorang yang memiliki prefrensi utama pada produk tersebut, prefrensi ini hanya dapat diganti jika terjadi sesuatu dengan produk prefrensinya.
4) Minat eksploratif adalah minat yang mengambarkan perilaku seseorang yang selalu mecari informasi mengenai produk yang diminati dan mencari informasi untuk mendukung sifat-sifat positif dari produk tersebut.
C. Kerangka Berpikir
Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh produk, pelayanan dan promosi terhadap minat nasabah Non Muslim dalam menggunkan jasa perbankan syariah di Bank Muamalat Indonesia Tbk. KCU Mataram. Penelitian ini terdiri dari empat variable independent (X), yaitu produk (X1), pelayanan (X2), promosi (X3), simultan (X4) dan satu variable dependent (Y) yaitu minat nasabah non muslim. Berdasarkan permasalahan yang telah dijelaskan, penulis membuat model kerangka berpikir yang menjelaskan sistematika kerja penelitian sebagaimana terlihat pada gambar di bawah ini:
30 Agusty Ferdiand, Metode Penelitian Manajemen ( Semarang: Badan Penerbit:
Universitas Diponogoro, 2006), hlm. 129
24
Gambar 2.1 Kerangka Berpikir
Ket : Simultan Parsial
Dalam kerangka berpikir Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh produk, pelayanan dan promosi terhadap minat nasabah Non Muslim dalam menggunkan jasa perbankan syariah di Bank Muamalat Indonesia Tbk. KCU Mataram. Garis panah putus-putus yang menghubungkan masing-masing X1, X2 dan X3 ke Y artinya pengaruh produk, pelayanan dan promosi secara persial berpengaruh terhadap minat nasabah non muslim, sedangkan garih panah lurus yang menghubungkan variabel X1 X2 damn X3 ke Y artinya yakni produk (X1), pelayanan(X2) dan promosi (X3) secara Bersama-sama atau simulutan berpengaruh terhadap minat nasabah (Y).
D. Hipotesis Penelitian
Hipotesis adalah jawaban sementara dari rumusan masalah penelitian dimana rumusan masalah penelitian dinyatakan dalam pelayanan
(X2)
Promosi (X3) Produk (X1)
Minat Nasabah(Y)
25
bentuk pertanyaan, hipotesis disusun atas dasar kerangka berpikir yang merupakan jawaban dari masalah yang dirumuskan.
H01 : Produk tidak berpengaruh terhadap minat nasabah non musim menjadi nasabah di Bank Muamalat Indonesia Tbk KCU Mataram.
Ha1 : Produk berpengaruh positif terhadap minat nasabah non muslim menajadi nasabah di Bank Muamalat Indonesia Tbk KCU Mataram.
H02 : Pelayanan tidak berpegaruh terhadap minat nasabah non muslim menjadi nasabah di Bank Muamalat Indonesia Tbk KCU Mataram
Ha2: Pelayanan berpengaruh positif terhadap minat nasabah non muslim menjadi nasabah di Bank Muamalat Idonesia Tbk KCU Mataram.
H03 : Promosi tidak berpengaruh terhadap minat nasabah non muslim menjadi nasabah di Baank Muamalat IdnonesiaTbk KCU Mataram
Ha3 : Promosi berpengaruh positif terhadap minat nasabah non muslim menjadi nasabah di Bank Muamalat Indonesia Tbk KCU Mataram
H04 : Produk, pelayanan dan promosi tidak berpengaruh secara simultan terhadap minat nsabah non muslim menjadi nasabah di bank Muamalat Indonesia
Ha4: Terdapat pengaruh secara simulutan atau Bersama-sama antara variabel X1, X2, X3 terhadap minta nasabah non muslim menjadi nasabah di Bank Muamalat Indonesia Tbk KCU Mataram.
26 BAB III
METODE PENELITIAN
A. Pendekatan Penelitian dan Jenis Penelitian 1. Pendekatan Penelitian
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dimana penelitian kuantitatif merupakan investigasi sistematis mengenai suatu fenomena dengan menyatukan data yang dapat diukur dengan teknik statistik matematika, atau komputasi.
31Dalam penelitian kuantitatif ini peneliti fokus terhadap proses kerja yang berjalan secara ringkas dan tepat serta memilih permasalahan yang menajdi bagian untuk diukur dan dinyatakan sebagai angka-angka.
B. Populasi dan Sampel 1. Populasi
Populasi merupakan wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek atau subyek yang memiliki kuantitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulanya. 32 Dalam penelitian ini yang menjadi populasi yakni nasabah Non Muslim yang menjadi nasasbah di Bank Muamalat Indonesia Tbk. KCU Mataram yang berjumlah 40 nasabah tabungan.
2. Sampel
Sampel merupakan bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. 33 Oleh karena itu, metode pengambilan sampel yang menggunakan motode pengambilan sampel jenuh motode yang berbeda dari metode sensus pengambilan sampel jika semua anggota populasi digunakan sebagai sampel.34Yaitu nasabah non muslim yang berjumlah 40 orang.
31 Rully Indrawan, Metodologi Penelitian, (Bandung, Pt Reflika Aditama, Cet. Ke- 3, 2017), hlm 51
32 Sugiono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D, ( Bandung: CV Alfabeta, 2015), hlm.80
33 Ibid, hlm. 146.
34 Ibid.
27 C. Waktu dan Tempat Penelitian
1. Waktu penelitian
Waktu penelitian adalah waktu yang digunakan selama penelitian terhitung mulai dari pelaksanaan observasi sampai dengan pelaporan.35 Untuk penelitian dengan judul Pengaruh Produk, Pelayanan dan Promosi Terhadap Minat Nasabah Non Musim Meggunakan Jasa Perbankan Syariah di Bank Muamalat Indonesia Tbk. KCU Mataram. dengan waktu penilitian mulai pada bulan desember2022.
2. Tempat Penelitian
Lokasi yang menjadi tempat penelitian ini adalah PT.
Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Utama Mataram yang beralamat di jalan Langko No.01 Gomong Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat.
D. Variabel penelitian
Kerlinger menyatakan bahwa variabel adalah konstruk (constructs) atau sifat yang akan dipelajari misalnya, tingkat aspirasi, penghasilan, pendidikan, status sosial, jenis kelamin, golongan gaji, produktivitas kerja, dan lain-lain. Dibagian lain Kerlinger menyatakan bahwa variabel dapat dikatakan sebagai suatu sifat yang diambil dari suatu nilai yang berbeda (different values). Pengertian variabel penelitian merupakan suatu atribut atau sifat dan nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya. 36
Dalam penelitian ini penulis menggunakan variabel independen dan dependen, adapun pembahasannya sebagai berikut:
1. Variabel independent merupa kan variabel bebas yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat). Variabel dari
35Sujarweni Wiratna, Metode Penelitian:Lengkap dan Praktis ,(Yogyakarta:Pustaka Baru Press,2014) hlm. 73
36 I Made Indra P, dkk, Cara Mudah Memahami Metode Penelitian, (Yogyakarta, CV Budi Utama, 2019) hlm 7
28
independent dalam penelitian ini adalah produk, pelayanan dan promosi.
2. Variabel dependen merupakan variabel terikat yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah nasabah Non Muslim yang Menjadi nasabah di bank Muamalat Indonesi KCU Mataram.
Tabel 3.1 Operasional Variabel
N o
Variabel Indikator Item Pertanyaan
1 Produk (X1)
1. Performance ( kinerja)
a. Memiliki setoran awal yang ringan 2. Duarability
( Daya Tahan)
a. Produk tabungan terjamin
Keamanannya 3. Conformance
to
Specifications (kesesuasian dengan spesifikasi)
a. Memiliki produk yang sesuai dengan kebutuhan nasabah
4. features(
Fitur)
a. Produk Tabungan menyediakan fitur yang memudahkan nasabah
5. Reability(Ken dala)
a. Produk Taabungan tidak memberi kepuasan bagi nasabah
2 Pelayanan (X2)
1. Tangibles (bukti fisik)
a. Memberi pelayanan yang dapat di andalkan
1. Emphaty (empati)
a. Memiliki
kemampuan untuk menciptakan
hubungan baik
29
dengan nasabah
2. Reliability (kehandalan)
a. Menyelesaikan masaslah secara tepat waktu
3. Responsivenes s(ketanggapan )
a. Melakukan
pelayanan dengan cepat dan tepat 4. Assurance
(jaminan dan kepastian)
a. Memiliki
kenyamanan dan keamanan dalam bertransaksi
3 Promosi
(X3) 1. Periklanan (Advertising)
a. Informasi dibrosur atau internet mengenai Produk Tabungan
2. Penjualan (Sales Promotion)
a. Tidak dikenai biaya admin bulanan dan tanpa saldo minimum 3. Penjualan
pribadi (Personal Selling)
a. Memberikan promosi dan pelayanan yang cepat dan tepat kepada nasabah 4. Publisitas
(Publicity)
a. Memeberikan
informasi mengenai produk-produk
dengan jelas, menarik dan sesuai dengan kenyataan
5. Pemasaran Langsung (Direct Market)
a. Menawarkan secara langsung kepada nasabah tentang kegunaan dan kelebihan produk
30 4 Minat
Nasabah (Y)
1. Minat
transaksional
a. Membuka tabungan kareana percaya pada kinerja bank tersebut 2. Minat
referensi
a. Merekomendasikan Bank Muamalat kepada orang lain 3. Minat
prefensial
a. Menjadi nasabah karena sesuai denga apa yang di harapkan 4. Minat
eksploratif
a. Mencari informasi terlebih dahulu tentang
produk.pelayanan dan promosi sebelum membuka rekening E. Desain Penelitian
Penelitian ini termasuk penelitian asosiatif kausal dimana asosiatif kausal adalah hubungan yang bersifat sebab akibat.
Dalam penelitian ini terdapat dua variabel yaitu variabel independen dan devenden, adapun penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Peneliti terlebih dahulu melakukan observasi untuk mendapatkan data primer dan sekunder kemudian peneliti membuat kuesioner dimana nantinya akan disebarkan kepada responden/nasabah Non Muslim.
Selanjutnya peneliti akan mendapat angket yang telah diisi oleh responden/nasabah Non Muslim dan dilakukan pengujian regresi untuk mendapatkan pola hubungan secara terstruktur dari variabel X dan Y.
F. Instrument/Alat dan Bahan Penelitian 1. Instrument Penelitian
Instrumen penelitian adalah adalah alat yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan data. Dalam hal ini peneliti perlu