• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengelolaan Risiko dalam Keperawatan

N/A
N/A
vera puspitasari

Academic year: 2024

Membagikan "Pengelolaan Risiko dalam Keperawatan"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

MANAJEMEN RESIKO DALAM

KEPERAWATAN

Disampaikan oleh:

Dr.,Tri Kurniati.,SKp., MKes Magister Keperawatan

Fakultas Ilmu Keperawatan UMJ 2022/2023

(2)

Manajemen resiko

Pengertian:

- Mengelola dengan mengidentifikasi resiko - Mengendalikan kejadian- kejadian

- Mencegah kerusakan

Manajemen resiko dalam keperawatan:

Sistem yang menjamin pelayanan yang tepat,

berusaha mengenali potensi bahaya dan melakukan pencegahan sebelum terjadi

(3)

Manajemen resiko dlm kep

Meliputi:

 1. Manajemen resiko dlm pely kep

 ( Perencanaan, pengorganisasian, implementasi, evaluasi)

 2. Manajemen resiko dlm asuhan kep

 (Proses keperawatan: pengkajian sd diagnose keperawatan,perencanaan, intervensi, evaluasi)

(4)

Tujuan manajemen resiko:

- Meminimalisasi kerugian

- Meningkatkan kesempatan/peluang - Memotong mata rantai kejadian yang merugikan

Tahapan manajemen Resiko:

- Mengenali resiko yang mungkin terjadi

- Menganalisa

- Melakukan tindakan untuk mengurangi resiko tsb

- mengevaluasi langkah- langkah yang diambil

(5)

Alat yang digunakan dalam manajemen Resiko :

- laporan insiden - laporan kejadian

Pelaksanaan manajemen resiko:

- Menjadi bagian integral dari pelaksanaan sistem manajemen perusahaan/organisasi

- sebagai salah satu langkah untuk terciptanya perbaikan berkelanjutan (continuous improvment)

- Dapat diterapkan disemua tingkat

kegiatan, jabatan , proyek, produk ataupun aset

- manfaatnya optimal bila diterapkan sejak awal kegiatan

-

(6)

Ada empat persyaratan utama manajemen resiko

1. Kebijakan manajemen resiko

Pimpinan organisasi hrs mendefinisikan dan

membuktikan kebenaran dan kebijakan , ,tujuan untuk apa dan komitmennya

2. Perencanaan dan pengelolaan hasil

-komitmen manajemen dan organisasi dpt memastikan sistem manajemn resiko dpt dilaksanakan sesuai standar

- tanggung jawab, kewenangan , hubungan antar anggota menunjukan /membedakan fungsi kerja dalam manajemen resiko hrs terdokumentasi

(7)

Lanjutan

-Tindakan pencegahan atau pengurangan efek resiko

Pengendalian yang dilakukan agar faktor resiko tetap pada batas yang masih dapat diterima

Pencatatan faktor-faktor yang berhubungan dengan kegiatan manajemen resiko

Rekomendasi solusi sesuai dengan yang direkomendasikan

Memeriksa validitas implementasi solusi solusi yang ada

Komunikasi dan konsultasi secara internal dan eksternal

(8)

Lanjutan

SDM , institusi/organisasi hrs dapat mengidenfifikasi kompetensi

SDM/perawat yg diperlukan. Untuk

peningkatan SDM/perawat diperlukan

pelatihan pelatihan yang relevan dengan pekerjaan

3. Implementasi Program

Langkah manajemen resiko agar dapat diimplementasikan dengan efektif

tergantung filosofi, budaya, struktur dari organisasi tsb

(9)

4. Tinjauan manajemen

Elemen utama dari proses manajemen resiko

- Penetapan tujuan - Identifikasi resiko - Analisa resiko

- Evaluasi resiko

-Pengendalian resiko

- Monitoring dan review

- Komunikasi dan konsultasi

(10)

Manajmen resiko dpt diterapkan disetiap lefel organisasi

Yaitu : lefel stategis

Lefel operasional

(11)

Katagori resiko di RS

Patient care : Related risk

Medical staff : related risk

Employee : related risk

Property: related risk

Financial risk

Other risk

(12)

Resiko yang berhubungan dengan perawatan pasien

Berhubungan langsung dengan perawatan pasien

Memberikan konsekwensi terhadap pelayanan medis yang tidak tepat dan tidak sesuai

Kerahasiaan dan pemberian informasi kepada pihak yang tepat

Perlindungan dari penyalah gunaan , pengabaian dan penyerangan

Pasien diberi tahu tentang resiko penyakitnya

Tidak membeda-bedakan dalam merawat pasien

(13)

Melakukan triase yang sesuai dan memindahkan pasien dari UGD

Partisipasi pasien dalam penelitian dan dalam penggunaan obat obat – apakah mendapat persetujuan

Pasien dipulangkan dengan tepat

(14)

Referensi

Dokumen terkait

• Penilaian kualitas penerapan manajemen risiko asuransi dilakukan dengan menggunakan parameter-parameter seperti tata kelola risiko, kerangka manajemen risiko,

` Pengendalian risiko bisa difokuskan pada usaha mengurangi kemungkinan (probability) munculnya risiko dan mengurangi kemungkinan (probability) munculnya risiko dan mengurangi

memerhatikan kebijakan Manajemen Risiko, prosedur Manajemen Risiko, serta penetapan limit Risiko kepatuhan dan tidak berdampak signifikan; - terdapat kejelasan wewenang

Ukuran dewan komisaris pada penelitian Sulisyaningsih & Gunawan (2016) dan Fujianti dkk (2020) menyatakan positif signifikan terhadap pengungkapan manajemen

Dengan seringnya bencana alam yang terjadi di Indonesia, untuk itu diperlukan manajemen risiko bencana ( disaster risk management ) untuk penanganan bantuan terhadap bencana

Penerapan strategi manajemen risiko reputasi yang sejalan dengan strategi manajemen risiko bank secara keseluruhan2. Penerapan tingkat risiko yang diambil dan toleransi

Manajemen risiko perusahaan berhubungan dengan risiko dan peluang yang mempengaruhi penciptaan dan pelestarian nilai, didefinisikan sebagai berikut: manajemen

Makalah ini membahas tentang pengukuran risiko dalam manajemen