FORM PENILAIAN VALIDITAS ISI (CONTENT VALIDITY/VALIDITAS AIKEN) SKALA TAFAKKUR
IDENTITAS PENILAI
Nama :
Profesi : PETUNJUK !
Berikanlah penilaian saudara terhadap “kesesuaian antara dimensi, indikator, dan item- item” pada kolom dibawah ini. Silahkan tentukan satu dari lima pilihan yang tersedia, dimana:
Skor Keterangan
1 Sangat Tidak Relevan
2 Tidak Relevan
3 Kurang Relevan
4 Relevan
5 Sangat Relevan
Apabila saudara mempunyai catatan khusus mengenai item tersebut, saudara bisa menuliskannya di kolom keterangan.
PENGANTAR
Berdasarkan kamus Munawwir, kata tafakkur berasal dari kata اًركف ،ركف yang artinya memikirkan. Makna dasar yang juga ditemukan dalam kamus Munawwir ialah: رّكفت (teringat); رّكذت (terkenang); ركفلا (pikiran); ريّكفلا (yang banyak berpikir); ًركذ (mengingatkan);
ٌراكفا (pendapat). Secara definisi tafakkur adalah merenungi kekuasaan Allah, urusan dunia dan akhirat, dengan cara berdzikir, mencari ilmu, memahami ayat-ayatNya, mengambil manfaat atas ciptaanNya dan muhasabah diri. Berdasarkan hasil kajian dari ayat-ayat Al- Qur’an kata tafakkur merupakan berpikir, memikirkan, atau mempertimbangkan langkah dalam mengambil suatu tindakan yang akan dilakukan untuk menjalani urusan dunia dan akhirat serta merenungkan akibat dan balasan dari tindakan yg sudah dilakukan.
BLUE PRINT SKALA TAFAKKUR
ASPEK INDIKATOR ITEM NILAI CATATAN
Memikirkan balasan Allah SWT
Memahami akibat atas perbuatan Riya’
1. Saya memfokuskan niat dalam beribadah hanya untuk Allah (+)
2. Saya memamerkan ibadah kepada orang lain (-)
Memikirkan dunia dan akhirat
Memahami dampak dari perbuatan yang dilarang Allah SWT
3. Saya menjauhi perbuatan yang dilarang Allah (+)
4. Saya melakukan perbuatan yang dilarang oleh Allah. (-)
Memikirkan tujuan penciptaan langit dan bumi
5. Saya memikirkan adanya hikmah diciptakannya langit dan bumi (+)
6. Saya mengabaikan hikmah diciptakannya langit dan bumi. (-)
Memikirkan 7. Saya memikirkan perbuatan yang bermanfaat untuk di dunia dan akhirat. (+)
perbuatan yang bermanfaat untuk di dunia dan akhirat
8. Saya mengabaikan perbuatan bermanfaat untuk dunia dan akhirat. (-)
Merenungi kehidupan dunia yang sementara
9. Saya merenungi bahwa kehidupan dunia bersifat sementara. (+)
10. Saya meyakini bahwa kehidupan dunia bersifat abadi (-)
Memikirkan kekuasaan Allah
Merenungi keagungan Al- Quran
11. Saya merenungi bahwa al-qur’an adalah mukjizat yang luar biasa. (+)
12. Saya merenungi bahwa al-qur’an itu hanya kitab suci biasa. (-)
Memikirkan hikmah penciptaan manusia yang berpasang pasangan
13. Saya memikirkan ada hikmah dibalik penciptaan manusia yang berpasang- pasangan (+)
14. Saya mengabaikan hikmah dibalik penciptaan manusia yang berpasang- pasangan (-)
Memikirkan penciptaan bumi sebagai tempat kehidupan makhluk-Nya
15. Saya memikirkan bagaimana diciptakannya bumi sebagai tempat kehidupan makhluk Allah. (+)
16. Saya mengabaikan penciptaan bumi sebagai tempat kehidupan makhluk Allah. (-)
Merenungi kekuasaan Allah atas hidup dan matinya manusia
23. Saya merenungi bahwa hidup dan mati manusia merupakan kekuasaan Allah.. (+)
24. Saya mengabaikan bahwa hidup dan mati manusia merupakan kekuasaan Allah.. (-)
Memikirkan Kekuasaan Allah dengan beribadah kepada-Nya
25.. Saya memikirkan kekuasaan Allah dengan beribadah kepada-Nya (+) 26. Saya melalaikan ibadah kepada Allah. (-)
Memikirkan rahmat yang diberikan Allah kepada manusia
27. Saya memikirkan rahmat yang diberikan Allah kepada manusia. (+)
28. Saya mengabaikan hikmah dibalik penciptaan setiap mahluknya (-)
Mempelajari kebenaran atas mukjizat Nabi dan Rasul
29. Saya mempelajari kebenaran atas mukjizat Nabi dan Rasul. (+)
30. Saya Mengabaikan kebenaran atas mukjizat Nabi dan Rasul. (-)
Merenungi kekuasaan Allah SWT
Merenungi manfaat penciptaan langit dan bumi
17. Saya merenungi bahwa penciptaan langit dan bumi ada manfaatnya. (+)
18. Saya mengabaikan manfaat penciptaan langit dan bumi. (-)
Mengingat 19. Saya selalu mengingat Allah dalam kondisi apapun (+)
Allah dalam kondisi apapun
20. Saya melupakan Allah di setiap kondisi (-)
Merenungi hikmah dibalik penciptaan setiap
makhluk-Nya
21. Saya merenungi hikmah dibalik penciptaan setiap makhluknya (+)
22. Saya mengabaikan hikmah dibalik penciptaan setiap mahluknya (-)
Merenungi Peringatan
Merenungi peringatan Allah sebelum datangnya
azab jika
menentang rasul
31. Saya merenungi peringatan Allah sebelum datangnya azab jika menentang rasul (+)
32. Saya Mengacuhkan peringatan Allah sebelum datangnya azab jika menentang rasul (-)