• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENJABARAN RENCANA KERJA DAN PENGENDALLAN KONFLIK

N/A
N/A
sri musyawaroh

Academic year: 2023

Membagikan "PENJABARAN RENCANA KERJA DAN PENGENDALLAN KONFLIK"

Copied!
57
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

PENGERTIAN RENCANA KERJA

 Upaya tindakan hati-hati sebelum melakukan

sesuatu agar apa yang dilakukan berhasil dengan

baik sesuai yang diharapkan. Atau rencana kerja

adalah upaya untuk merumuskan apa

sesungguhnya yang ingin dicapai oleh sebuah

perusahaan atau organisasi serta bagaimana sesuatu

yang ingin dicapai tersebut dapat diwujudkan

melalui serangkaian rumusan rencana kegiatan

tertentu.

(4)

SYARAT-SYARAT RENCANA KERJA

1. Logis dan masuk akal.

2. Realistik atau nyata bukan imajenasi atau khayalan..

3. Sederhana tidak berlebihan.

4. Sistematik dan ilmiah.

5. Obyektif.

6. Fleksibel.

7. Bermanfaat.

8. Optimasi dan efisiensi.

(5)

MANFAAT RENCANA KERJA

1. Perencanaan sebagai pengarah untuk meraih atau mendapatkan sesuatu secara lebih terkoordinasi.

2. Perencanaan meminimalisasi ketidakpastian

3. Perencanaan meminimalisasi pemborosan sumber daya 4. Perencanaan sebagai penetapan standar dalam pengawasan

kualitas

(6)

MENGAPA MENYUSUN RENCANA KERJA ?

Kegunaan rencana kerja yang utama adalah manajemen yang berujung pada perolehan

sebagai alat perencanaan dan

kerangka kerja (framework)

untuk perencanaan kerja sekaligus sebagai pengarah dalam melaksanakan

suatu pekerjaan

(7)

LANGKAH-LANGKAH MENYUSUN RENCANA KERJA

1

identifikasi 3 Tetapkan

tujuan/target

Memulai tugas-

yang tiap-tiap

tugas/pekerjaan-pekerjaan tugas tersebut, lengkapi dengan

akan dilakukan untuk selesainya

suatu kegiatan yang ditetapkan indikator untuk mengukur

keberhasilan tiap-tiap tugas

2 4

Tetapkan waktu untuk masing- masing tugas tersebut dan berapa lama tugas tersebut dilaksanakan

Buatlah Prioritas (Tugas

skema Piraminda

mana yang akan

dikerjakan dahulu)

(8)

LANGKAH-LANGKAH MENYUSUN RENCANA KERJA

5

yang 6

Tiliskan siapa akan Tetapkan

strategi/metode/sarana/alat diperlukan

melaksanakan tugas

tersebut yang

8

Masukkan

7

Tuliskan pihak-pihak yang akan terlibat/dituj u/berpartisip asi

Langkah-Langkah tersebut dalam matriks maka akan dapatkan

kerja. Kemudian draft rencana lakukan riview secara

tersebut rencana

kritis terhadap draft maka akan didapatkan

kerja yang siap

dilaksanakan

(9)

BAGIAN-BAGIAN YANG ADA

DALAM SUATU RENCANA KERJA MODELNYA JUGA BERMACAM-

MACAM ANTARA LAIN :

(10)

Panitia

Model 1

Model 3

Model 2

- Waktu pelaksanaan - Sasaran

- Sarana/prasarana

- Nama /.Deskripsi Kegiatan -Waktu Pelaksanaan

-Pelaksana -Sasaran - Anggaran

-Sarana / Prasarana

- Abstract or executive sumarry

- Introduction and background (The Problems) - Goals and objectives (The outputs)

- Resources and Constraints(The Inputs)

- Strategi And Actions (from Inputs to outputs) - Appendices (budget,schedule, and others)

- Nama./ Deskripsi Kegiatan

- Waktu pelaksanaan

(11)

BAGAIMANA MENETAPKAN SASARAN DALAM RENCANA KERJA ?

Penetapan sasaran haruslah dipikirkan dari aspek dampak yang diharapkan dari

kegiatan yang akan dilakukan.

(12)

SASARAN YANG DITETAPKAN

Tidak general, lebih detail,

lebih Memiliki batas/target

waktu pencapaian Tidak terlalu mudah

atau

MEASURABLE sulit dicapai jelas

RELEVANT

TIMELINESS ACHIEVAB

SPESIFIC LE

Dapat diukur pencapaiannya

baik secara

Merupakan penjabaran visi dan kualitatif maupun misi

kuantitatif

(13)

PROSES DALAM PERENCANAAN RENCANA KERJA

1. Proses akademis : Perencanaan dilakukan dengan alur berpikir akademik (sistematis, logis, terukur, applicable, dan memiliki batasan yang jelas), dilakukan oleh anggota/unit organisasi yang secara fungsional

bertanggungjawab dengan suatu rencana kerja

2. Proses partisipatif : perencanaan melibatkan banyak pihak, setidaknya anggota organisasi yang bersangkutan

3. Proses bottom up dan top-down : aliran proses perencanaan berjalan dari

bawah ke atas atau dari atas ke bawah

(14)

PENYUSUNAN RENCANA KERJA

PENYUSUNAN RANCANGAN

Biasanya dilakukan brainstorming (curah pendapat)

PENETAPAN RENCANA

Pemutusan rencana kerja biasanya dilakukan dengan rapat

PELAKSANAAN

Pengendalian dimulai dari persiapan hingga pelaksanaan

EVALUASI

Untuk memperbaiki dan mengukur

progress report dan keberhasilan suatu

kegiatan

(15)

PENJABARAN RENCANA KERJA

0 2

04

Perencanaan Jadwal

Kerja

0 1

03

Tolok

Keberhasil an

Komunika

si Antar

Pengorganisasi Unit an/ Kepanitiaan

0 5

Penjabara n

Awal

Gagasa

n

(16)

Tolok Ukur

Keberhasil

an

(17)

Pengertia n

1

Suatu patokan terukur yang dapat digunakan

2

Suatu sasaran minimal yang ditentukan dalam perencanaan suatu kegiatan untuk menilai

kegiatan

suatu

Tolok Ukur Keberhasilan

Jadi

Makna dari kata „Tolok‟ adalah

„Bandingan‟, sehingga secara bahasa

dapat diartikan sebagai ukuran

pembanding suatu kegiatan dapat

dikatakan berhasil

(18)

Persyarat

an TU

K

Menggunakan 1 kata yang jelas

2 Tidak menggunakan kata yang yang bermakna ambigu

Dengan menggunakan kata yang jelas dan tidak ambigu maka TUK dari suatu kagiatan akan lebih mudah dalam pencapaiannya oleh semua elemen kepanitiaan. Jika TUK yang

digunakan kurang jelas atau apalagi mengandung makna yang ambigu, maka akan muncul perbedaan persepsi hal apa yang ingin dicapai dari kegiatan tersebut.

Unsur pembuat TUK ini adalah unsur panitia dari kegiatan itu sendiri

(19)

Fung si TU K

masukan untuk penyempurnaan

pertimbangan kepanitiaan

acara dan menentukan TUK yang

01 02 03

Mengukur tingkat keberhasilan suatu kegiatan

Membantu memberikan objektivitas evaluasi

Dapat digunakan sebagai kegiatan dikemudian hari

Dengan adanya TUK maka akan lebih mudah menentukan apakah suatu kegiatan itu berhasil atau gagal.

Evaluasi yang dimaksud bisa berupa evaluasi pelaksanaan ataupun evaluasi total. Evaluasi pelaksanaan berarti jika TUK yang dimaksud belum tercapai maka PGA yang sudah dirumuskan perlu di AKL ulang sehingga TUK dapat

terpenuhi. Jika pada evaluasi total maka menjadi penilaian

komprehensif terhadap suatu aspek yang menyebabkan TUK tidak tercapai.

Hasil dari evaluasi dapat menjadi selanjutnya dalam membuat suatu digunakannya.

(20)

Hal-hal

yang dapat

dijadikan TU K

Waktu

Contoh:

kegiatan selesai

dalam waktu 1

minggu

Dana

Contoh:

mendapat dana sponsorsh

ip 100 juta

Parisipasi

Contoh:

acara diikuti 10.000 peserta

Organisasi/

Kepanitiaan

Contoh: tiap seksi melakukan rapat koordinasi dalam satu

minggu sebanyak 2 kali hingga hari-H

(21)

Tekni

k Merumusk

an TU

K

01 02

Ukuran-ukuran dicantumkan dalam mutu kuantitatif Semua hal yang digunakan

sebagai TUK harus dapat diukur dalam bentuk angka

yang jelas. Contoh: suatu kontes sepak bola antar universitas diikuti oleh 10 tim

Mencantumkan mutu minimal Hal yang digunakan sebagai TUK harus dicantumkan mutu

minimal sebagai penjelas tambahan.

Contoh: suatu kontes sepak bola antar PT diikuti oleh 10 tim

dengan rincian 7 tim dari PTS dan 3 tim dari PTN

(22)

Latiha

n TU

K

1

Peserta membuat TUK dari kegiatan dari

kegiatan yang sudah disusun ketika simulasi AKL PGA

2

Peserta

mempresentasikan hasil TUK yang dibuatnya kepada peserta yang lain dan kepada

pemateri

(23)

Perencana an Kegiatan

Jadwa

l

(24)

Pengertia n

Uraian jenis kegiatan dan waktu yang dibutuhkan secara bertahap yang disusun secara sistematis dalam

rangka menyelesaikan rencana kegiatan dengan tepat dan berhasil.

Pengertian

Jadwal

kegiatan

(25)

Manfaat

Perencanaan Jadwa

l Kegiata n

Membantu evaluasi selama proses kegiatan

berlangsung

02 04

Membantu panitia agar dapat

melaksanakan tugasnya secara lebih efisien dan efektif

03

Mengidentifik asi kegiatan yang dapat dikerjakan bersama atau menjadi prasyarat Menjadi pedoman

bagi anggota panitia tentang beban tugas (volume kegiatan) dan batas waktu yang ditentukan

01

(26)

Faktor yang

diperlukan dala

m menyus

un PJK

Rencana-rencana kegiatan yang harus dilaksanakan untuk mencapai tujuan

Kegiatan yang menjadi prasyarat sehingga harus dikerjakan terlebih dahulu

Kegiatan yang dapat dilaksanakan secara bersamaan dalam waktunya

04 05 02 03

01

Jumlah anggota panitia

Pelaksanaan Waktu dan dana yang diperlukan

Prasyarat

Perencanaan

(27)

Teknik menyusun Jadwal Kerja

Teknik Tabulasi

(28)

Teknik menyusun Jadwal Kerja

Teknik Flowchart

(29)

Faktor

yang harus diperhatikan

dalam PJK

Identifikasi kebutuhan

Identifikasi tujuan

Menentukan tahap

kegiatan

Program realistis dan mudah

dipahami

Indikator pencapaian program harus terukur

1 2 3 4 5

(30)

Pengorganisasi an/

Kepanitiaan

(31)

Pengertian

Pengorganisasian

Suatu proses merancang struktur formal,

mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas-tugas

pada tiap anggota.

(32)

PENYUSUNAN KEPANITIAAN

KOMITMEN PENGALAMAN

KEMAMPUAN KARAKTER KESIBUKAN

Analisa apa saja posisi yang dibutuhkan dalam kegiatan tersebut. Dalam menentukan posisi seseorang digunakan beberapa faktor

KOMIT

(33)

Faktor-

faktor PKK

Strategi organisasi

untuk mencapai tujuannya

Teknologi yang

digunakan Anggota

(Sumber Daya Manusia)

Ukuran organisa

si

(34)

Unsur-

unsur Pengorganisa sin

Spesialisasi pekerjaan

Spesifikasi tugas individual atau kelompok kerja dalam organisasi

01 02 03 04 05

Standarisasi kegiatan Koordinasi kegiatan

Sentralisasi &

Integrasi fungsi-fungsi satuan-satuan kerja

dalam organisasi

Desentralisasi pengambilan keputusan

Pola kekuasaan yang ada di tubuh organisasi

Prosedur standar organisasi untuk menjamin terlaksananya kegiatan seperti yang direncanakan

(35)

Pengertia

n Proses

Pengorganisasian

01 02 03 04 05 06 07

Bagan organisasi

normal

Tingkat hirarki manajemen Perincian

seluruh pengerjaan

Penggunaan komite

Pengembangan &

pengadaan suatu mekanisme untuk mengkoordinasi

pekerjaan tersebut (rantai

perintah) Pembagian beban

pekerjaan total menjadi kegiatan

yang logis yang bisa dikerjakan tiap

anggota

Saluran komunika

si

(36)

Fakto

r yan

g mempengaruhi Pengelompokkan/

Departementalisasi

Langganan

Produk/jasa Waktu

02 04 06

01 03 05 07 Pelayanan

Fungsi Wilayah Proses atau

peralatan

(37)

Jenis- jenis

Bentuk Piramid

Bagan Struktur

Organisasi

(38)

Jenis- jenis

Bentuk Vertikal

Bagan Struktur

Organisasi

(39)

Jenis- jenis

Bentuk Horizontal

Bagan Struktur

Organisasi

(40)

Jenis- jenis

Bentuk Lingkaran

Bagan Struktur

Organisasi

(41)

Jenis- jenis

Rantai Perintah

Bagan Struktur

Organisasi

(42)

Jenis- jenis

Tingkat Hirarki Manjemen

Bagan Struktur

Organisasi

(43)

Kelebiha

n PKK

Keputusan-keputusan didapat yang

kualitasnya lebih baik

Penyebaran kekuasaan

Meningkatkan pengembangan kreativitas

pekerja Produktivita

s sangat

besar

Produktivitas sa

(44)

Kekuranga

n PKK

Boros Uang

Ketergantunga Mekanisme n

pertanggungjawabanny a lama

Konflik yang rumit antar

bagian organisasi Lama dalam

mengambil

keputusan

(45)

Komunika si Unit

Anta r

(46)

Defini

si Komunika si

Segala bentuk aktivitas yang dilakukan oleh seseorang dengan tujuan menyampaikan pesannya pada orang lain

02

Turut serta memberi kepada pihak lain atau pertukaran pikiran-pikiran, opini-opini atau

keterangan-keterangan

01

Suatu proses penyampaian pesan (ide, gagasan) dari ssatu pihak kepada pihak lain agar terjadi saling

mempengaruhi diantara keduanya

04

Berbagi pikiran, informasi dan

intelijen

03

(47)

Sifa t & Jeni

s Komunika si

• Verbal (lisan dan tulisan)

Semua komunikasi

bersifat

• Non Verbal: menggunakan gerak-

gerik

memberi-

menerima

misalnya tersenyum, badan, menggelengkankepala, mengangkat

bahu.

Jenis Komunikasi

menunjukkan sikap tertentu,

Sifat Komunikasi

Semua komunikasi memberi-

meneri

(48)

Elemen

Komunikasi

Pengirim/pemberi atau komunikator (sender) adalah

pihak yang mengumumkan pesan kepada pihak lain

A B

Penerima atau komunikan (receiver) adalah pihak yang menerima pesan dari pihak lain

B C

Pesan (message) adalah isi atau maksud yang akan

disampaikan oleh satu pihak kepada pihak lain

C

Umpan balik (feedback) adalah tanggapan dari penerimaan pesan atas isi pesan yang

disampaikannnya

D

D E

E

Media komunikasi

(49)

Proses &

Kesalahan Komunika si

Proses Komunikasi

Bagaimana dan seperti apa sudut maupun cara pandang seseorang terhadap apa yang didengar, dilihat atau dimengerti sangatlah dibentuk oleh latar belakang dan pengalaman pribadi perorangan. Melalui komunikasi, sikap dan perasaan seseorang

atau sekelompok orang dapat dipahami oleh pihak lain.

(Memberi dan menerima informasi)

Hambatan Komunikasi

Mis-komunikasi (pesan yang kita maksudkan tersebut tidak sesuai dengan penangkapan lawan bicara kita)artinya komunikasi kita belum efektif.

(50)

Hambatan Komunikasi

Karena

ketidakmampuan seorang penyampa

i pesan

dalam:

Berkomunikasi sesuai tingkatan bahasa para pendengarnya Seorang pedagang makanan yang hanya lulusan SMP tentunya akan kesulitan mengerti pembicaraan seorang sarjana teknik yang berbicara menggunakan istilah- istilah

tekniknya

Mengerti kelas sosial para pendengarnya

Sekelompok petani di desa tentunya tidak mengerti dan tidak tertarik pada pembicaraan seorang pialang mengenai perdagangan saham

Memahami latar belakang serta nilai-nilai yang dipegang teguh para pendengarnya

Seorang ahli presentasi pun akan sangat kesuitan menembus dan merubah “kekebalan” (kekeras- kepalaan) pendapat seorang individu apalagi kelompok

masyarakat yang mengkonsumsi makanan pokok nasi menjadi gandum, kentang atau lainnya walaupun didukung “bukti- bukti dan alasan yang kuat dan benar

Mengerti keinginan arah

pembicaraan dari para pendengarnya

Sekelompok remaja SMA tentunya

wajar jika tidak tertarik pada pembicaraan mengenai permasalahan bagaimana merawat dan mendidik balita yang disampaikan seorang ibu rumah tangga

2 4

1 3

(51)

Faktor-faktor

untuk mencap

ai komunikasi yang efektif

Mendapat keterangan yang lengkap (misal: keinginan/kemauan dari masing-masing pihak)

Menggunakan kata-kata yang dikenal

Kepercayaan antar kedua belah

pihak Mendapat perhatian dari pendengar

Menggunakan contoh dan alat-alat visual

Persamaan pengalaman

(52)

5 Hukum

komunikasi yan

g efekti

f (REACH )

Respect Rasa hormat dan saling menghargai

Empathy Kemampuan untuk menempatkan diri kita pada situasi atau kondisi yang dihadapi oleh orang lain

Audible Dapat didengarkan atau dimengerti dengan baik.

Clarity Keterbukaan dan transparansi dan kejelasan

Humble Sikap rendah hati

(53)

Membangun jaringan hubungan dengan orang

lain yang penuh dengan penghargaan (respect), karena inilah yang dapat

membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dan saling menguatkan

Hasil dari berkomunika

si efektif

(54)

Kunc i komunika

si tertulis (4C)

Correct (tepat) Concise

(singkat) Clear

(jelas) Complete

(lengkap)

(55)

Penjabara n Awal

Gagasa

n

(56)

Materi

Penugasan

Buat resume dan susun konsep kegiatan :

01 02 03

TUK Suatu patokan

terukur yang dapat digunakan

untuk menilai suatu kegiatan,/

suatu sasaran minimal yang ditentukan dlm

perencanaan suatu kegiatan PGA

Bagaimana cara merumuskan ide awal yang muncul sebagai

hasil dari analisa (AKL).

Teknik PGA dengan menggunakan metode 4W+1H.

AKL Kegiatan untuk

mengetahui dan menganalisa

kondisi riil dengan melihat faktor

internal dan eksternal kepanitiaan

(57)

Materi

Penugasan

Karena ketidakmampuan seorang penyampai pesan dalam:

04 05 06

PJK

Rencana-rencana kegiatan yang harus dilaksanakan untuk mencapai tujuan, waktu dan dana yang diperlukan, jumlah anggota panitia, kegiatan yg menjadi prasyarat sehingga hrs dikerjakan terlebih dahulu, kegiatan yg dapat

dilaksanakan secara bersamaan waktunya KUK

Mengenal pola komunikasi antar unit kerja serta hal-hal yang mendukung maupun menghambat efektivitas masing2 pola komunikasi dan jg mengetahui hal2 yg perlu diusahakan utk menjaga efektivitas komunikasi antar unit kerja.

PKK Cara-cara

mengorganisasikan suatu kegiatan &

menyusun suatu kepanitiaan untuk mendukung pelaksanaan sebuah rencana kerja. Bergam bagan yg sering digunakan spt bagan vertikal, horizontal, dll.

Referensi

Dokumen terkait

Selanjutnya untuk memberikan gambaran arah dan sasaran yang jelas serta sebagaimana pedoman dan tolok ukur kinerja Pengadilan Negeri Buntok diselaraskan dengan

Kinerja keuangan merupakan salah satu tolok ukur dalam evaluasi penyerapan anggaran untuk pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan daerah dimana kinerja keuangan

Adapun rencana program dan kegiatan pembangunan tahun 2016 beserta tolok ukur kinerja dan pagu indikatif sesuai urusan pemerintahan daerah dan Satuan Kerja Perangkat

Dalam rangka memberikan arah dan sasaran yang jelas serta sebagai pedoman dan tolok ukur kinerja Dalam rangka memberikan arah dan sasaran yang jelas serta

Kemudian untuk menilai pertanggungjawaban pelaksanaan APBD berdasarkan tolok ukur perencanaan strategis, dilakukan pula analisis pencapaian kinerja dengan

Program, Kegiatan dan Tolok Ukur

47.250.000,00 ( Empat puluh tujuh juta dua ratus lima puluh ribu rupiah ) Indikator & Tolok Ukur Kinerja Belanja Langsung.. Indikator Tolok Ukur Kinerja

Program Keluaran Sub Kegiatan Hasil Kegiatan Tolok Ukur Target 5 01 01 2.09 10 Pemeliharaan/Rehabilitasi Sarana dan Prasarana Gedung Kantor atau Bangunan Lainnya Nilai SAKIP