• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENJUALAN EKSPOR PT. MARUKI INTERNASONAL INDONESIA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2023

Membagikan "PENJUALAN EKSPOR PT. MARUKI INTERNASONAL INDONESIA "

Copied!
72
0
0

Teks penuh

Latar Belakang

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Audit manajemen dilakukan untuk menilai efektivitas dan efisiensi operasional perusahaan dan memberikan rekomendasi perbaikan kepada manajemen. Dalam rumusan lain, audit manajemen dikenal sebagai audit operasional dan sering digunakan secara bergantian. Audit manajemen juga sering digunakan secara bergantian dengan istilah audit kinerja, audit hasil program, dan tinjauan manajemen.

Menurut Bayangkara (2014), audit manajemen bertujuan untuk mengidentifikasi kegiatan, program dan kegiatan yang masih memerlukan perbaikan, sehingga rekomendasi yang diberikan nantinya dapat digunakan untuk mencapai perbaikan dalam pengelolaan berbagai program dan kegiatan di perusahaan. Oleh karena itu, agar dapat memberikan manfaat yang optimal bagi perusahaan, maka pelaksanaan audit manajemen harus mendapat dukungan dari seluruh pihak di perusahaan. Ruang lingkup audit manajemen mencakup seluruh kegiatan di setiap departemen dalam perusahaan dan hanya mencakup bagian tertentu dari program atau kegiatan yang dilakukan.

Tujuan dalam audit manajemen adalah kegiatan, kegiatan, program dan bidang-bidang dalam perusahaan yang diakui atau diidentifikasi masih memerlukan perbaikan/perbaikan, baik dari segi keekonomian, efisiensi dan efektivitas. Berbagai program/kegiatan yang dilakukan dalam mencapai tujuan perusahaan baik kuantitatif maupun kualitatif dapat menjadi sasaran audit manajemen. Sedangkan audit manajemen bertujuan untuk mencapai perbaikan terhadap berbagai program/kegiatan dalam pengelolaan perusahaan yang masih memerlukan perbaikan.

Audit manajemen menyimpang dari kepentingan manajemen atau pihak yang mempunyai kewenangan lebih tinggi untuk memperbaiki berbagai program/kegiatan yang berjalan di perusahaan. Sedangkan audit manajemen dilakukan untuk menemukan berbagai kekurangan/kelemahan dalam pengelolaan perusahaan (melalui pengelolaan berbagai program/kegiatan) yang dilakukan manajemen sehingga dapat ditentukan langkah perbaikan atas kekurangan tersebut. Sedangkan audit manajemen menekankan pada audit yang berkaitan dengan perbaikan-perbaikan yang akan dilaksanakan di masa yang akan datang.

Audit manajemen lebih merupakan audit antisipatif, sebagai sarana untuk mengantisipasi atau mencegah kemungkinan kegagalan akibat kelemahan yang ada pada perusahaan. Oleh karena itu, laporan audit manajemen dapat memberikan informasi yang berbeda untuk memenuhi kebutuhan pemangku kepentingan yang ada di perusahaan. 1. Auditor internal Salah satu keuntungan auditor internal melakukan audit manajemen adalah mereka menghabiskan seluruh waktunya bekerja di perusahaan yang mereka selidiki.

Oleh karena itu, mereka mengembangkan pengetahuan yang baik tentang perusahaan dan bisnisnya, yang sangat penting untuk melakukan audit manajemen audit yang efektif demi kemajuan perusahaan. Salah satu tujuan dalam audit manajemen adalah untuk mengidentifikasi kegiatan, program dan kegiatan yang masih memerlukan perbaikan, sehingga dengan rekomendasi yang diberikan maka perbaikan pengelolaan berbagai program dan kegiatan di perusahaan dapat tercapai. Bagian awal dari tahap ini adalah membuat program audit manajemen penjualan ekspor menjadi lebih sistematis.

Berdasarkan hasil penelitian pada bab sebelumnya dengan melakukan tahapan audit manajemen disertai dengan melakukan analisis data berdasarkan teori terkait permasalahan yang diteliti di PT.

Tabel 4.2 Laporan Penjualan Ekspor
Tabel 4.2 Laporan Penjualan Ekspor

Manfaat Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Kerangka Teori

  • Audit Manajemen
  • Tujuan Audit Manajemen
  • Manfaat Audit Manajemen
  • Sasaran Audit Manajemen
  • Tahapan Audit Manajemen
  • Pengertian Penjualan
  • Pengertian Penjualan Ekspor
  • Manfaat Penjualan Ekspor
  • Pengertian Manajemen Penjualan

Kerangka Teori

Hipotesis

Dengan melakukan penilaian terhadap pengendalian manajemen pada fungsi penjualan ekspor perusahaan ini, peneliti memperoleh data kuantitatif dan. Bagian fungsi penjualan secara periodik telah menyiapkan anggaran penjualan ekspor dan dipersiapkan sebelum waktu habis, begitu juga dengan perusahaan. Namun sistem perencanaan di perusahaan masih memiliki kekurangan karena tidak menganalisis hasil penjualan ekspor.

Maruki Internasional Indonesia mengutamakan kegiatan fungsi penjualan ekspor guna meningkatkan produknya sehingga pada akhirnya dapat meningkatkan penjualannya. Berdasarkan data yang diperoleh pada tahap sebelumnya, diketahui bahwa target volume penjualan ekspor pada tahun 2016 mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun 2015, namun terjadi peningkatan yang signifikan pada tahun 2017. Dalam hal ini efisiensi terjadi jika proporsi penjualan dan pemasaran ekspor aktual konsisten dengan proporsi penjualan dan pemasaran ekspor yang dianggarkan.

Berdasarkan data yang diperoleh pada tahap sebelumnya, diketahui realisasi penjualan ekspor pada tahun tersebut melebihi anggaran yang ditetapkan perseroan. Tujuan tahap ini adalah mengkomunikasikan hasil audit, termasuk rekomendasi berdasarkan evaluasi dan penilaian terhadap kegiatan penjualan ekspor perusahaan. Dimana hal tersebut sangat berpengaruh terhadap peningkatan penjualan ekspor pada tahun-tahun mendatang.

Hal ini dapat mengakibatkan penurunan volume penjualan ekspor sehingga pendapatan perseroan lebih kecil dari perkiraan. Berdasarkan hasil pemeriksaan manajemen dapat disimpulkan bahwa kegiatan penjualan ekspor yang dilakukan perseroan telah dilakukan secara efisien, namun masih belum efektif. Hal ini disebabkan karena sistem perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian manajemen, serta pengukuran dan evaluasi di bidang penjualan ekspor belum berjalan dengan baik.

Jadi harga pasar dunia dan pasokan kayu juga mempengaruhi tingkat pencapaian penjualan ekspor butsudan pada PT. Diketahui target volume penjualan ekspor pada tahun 2016 mengalami penurunan drastis dibandingkan tahun 2015, namun terjadi peningkatan yang signifikan pada tahun 2017. Dengan demikian, target volume penjualan ekspor pada tahun 2016 tidak sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan sebelumnya, sehingga perusahaan masih belum berjalan efektif.

Realisasi penjualan ekspor pada tahun yang dikeluarkan perusahaan melebihi anggaran yang ditetapkan manajemen, sehingga dapat disimpulkan bahwa perusahaan telah beroperasi secara efisien. Hal ini dikarenakan sistem pengukuran atau evaluasi perusahaan terhadap perencanaan dan pelaksanaan penjualan masih lemah, terutama pada penjualan ekspor.

METODE PENELITIAN

Tempat Dan Waktu Penelitian

Metode Pengumpulan Data

Penelitian kepustakaan yaitu penelitian yang dilakukan dengan cara membaca buku, literatur dan artikel ilmiah yang berkaitan dengan tugas ini. Penelitian ini bertujuan untuk mencari dan memperoleh data atau informasi yang berkaitan erat dengan penulisan skripsi ini. Teknik observasi dilaksanakan dengan melakukan pengamatan langsung pada proses kegiatan pengolahan data yang berkaitan dengan tata cara pencatatan penjualan dan data-data lain yang mungkin dapat dijadikan bahan pertimbangan skripsi ini.

Teknik wawancara dilakukan melalui wawancara langsung dengan pimpinan perusahaan dan sejumlah personel yang terkait dengan skripsi ini.

Jenis Dan Sumber Data

  • Jenis Data
  • Sumber Data

Data sekunder yaitu data yang diperoleh dari fasilitas penelitian yang telah diolah dan berupa dokumen dan arsip perusahaan yang berkaitan dengan penelitian ini, seperti sejarah perusahaan, struktur organisasi, job description dan data lain yang relevan dengan artikel ini.

Metode Analisis Data

Misi perusahaan PT.Maruki International Indonesia adalah melibatkan seluruh elemen karyawan mengarah pada proses perbaikan yang berkesinambungan dan berkesinambungan. Dalam hal ini efektif jika fungsi pemasaran dan penjualan berjalan dengan baik, misalnya bagian penjualan dapat mencapai target volume yang ditentukan dalam penjualan ekspor untuk Sudan. Selama penelitian di lapangan diperoleh temuan seperti adanya pegawai yang tidak ditempatkan berdasarkan keahliannya sehingga menghambat kemajuan pekerjaannya, belum dilakukan analisis terhadap hasil penjualan ekspor, sehingga membuat sulitnya perusahaan dalam melakukan pengawasan.

Definisi Oprasional

HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Visi dan Misi

  • Visi
  • Misi

Audit pendahuluan adalah suatu prosedur yang biasa dilakukan oleh auditor untuk memperoleh informasi umum tentang perusahaan, seperti latar belakang perusahaan, kegiatan, program dan sistem yang akan diselidiki sehingga peneliti mempunyai pemahaman menyeluruh atau gambaran yang memadai tentang perusahaan dan seluruh aspek penting perusahaan. terkait dengan audit manajemen yang akan dilakukan.

Struktur Oganisasi

Pembahasan

  • Audit Pendahuluan
  • Review dan Pengujian Terhadap Sistem Pengendalian
  • Audit Terinci
  • Evaluasi Pemeriksaan Manajemen Terhadap Efektifitas
  • Evaluasi Pemeriksaan Manajemen Terhadap Efisiensi
  • Pelaporan Audit Manajemen Fungsi Penjualan Ekspor

Kekurangan tersebut antara lain penugasan karyawan tidak sesuai dengan keahliannya, pengiriman produk tidak dilakukan tepat waktu, tidak dilakukannya survei kepuasan pelanggan yang juga diperlukan sebagai langkah peningkatan volume penjualan. Perusahaan juga tidak membuat daftar pengendalian, dimana hal ini juga diperlukan sebagai kriteria manajemen dalam melakukan pengendalian terhadap perusahaan. Temuan ini menunjukkan bahwa masih terdapat beberapa kelemahan pada sistem pengendalian manajemen yang berlaku pada perusahaan.

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Saran

Sebaiknya perencanaan volume penjualan dilakukan secara matang agar efektifitas manajemen penjualan tercapai sesuai harapan perusahaan.

Gambar

Tabel 4.3 ..........................................................................................................
Tabel 4.2 Laporan Penjualan Ekspor

Referensi

Dokumen terkait

penjualan ekspor yang ada saat ini masih memerlukan pengembangan- pengembangan untuk meningkatkan kegiatan operasional di perusahaan, serta terdapat beberapa permasalahan pada

Penerbitan Pelangi Indonesia memerlukan sebuah sistem baru yang berbasiskan komputer (Computer Based Information System CBIS) salah satunya yaitu merupakan sistem

Perancangan program audit untuk pengujian pengendalian transaksi retur penjualan Salah saji potensial, aktivitas pengendalian yang di perlukan, dan prosedur audit

mendukung operasi perusahaan, namun sistem akuntansi penjualan ekspor perusahaan masih memerlukan suatu pengembangan, (2) permasalahan yang muncul dalam pelaksanaan sistem

BAB II ISI 11.1 SASARAN AUDIT.. Sasaran audit adalah kegiatan, aktivitas, program atau bidang-bidang organisasi yang diketahui atau diidentifikasi memerlukan perbaikan atau

Berdasarkan beberapa pendapat diatas, maka dapat disimpulkan bahwa audit manajemen memiliki tujuan dan manfaat untuk mengidentifikasi aktivitas-aktivitas dalam

Untuk mendukung kebijakan tersebut, perusahaan memerlukan suatu sistem informasi manajemen yang efektif dan terintegrasi, yang dapat menunjang aktivitas bisnis

1) Audit dititikberatkan pada obyek audit yang mempunyai peluang untuk diperbaiki. Sesuai dengan tujuan audit manajemen, yaitu menciptakan perbaikan terhadap