• Tidak ada hasil yang ditemukan

Penyebab Menipisnya Lapisan Ozon di Stratosfir

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Penyebab Menipisnya Lapisan Ozon di Stratosfir"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

PIN'/EBAB MENIPISNYA LAPISAN OZON DI STRATOSFIR

t.1

.,,

t

,'}

,\,

\..

,-

tr

p

\/ I

/ Y\

k

:,\

I

t'' r)

"\..

t.., L,

l

t:

(-

Olehr

Drs. H. A. Gofqn Yotim

DIAJUKAN PADA

SEMINAR ILMIAH DOSEN-DOSEN JURUSAN PENDIDI}<AN FISIKA TANGGA.L 7 .AGUS \992

DI RUANG SIDANG FPI'flPA IKIP PADANG

JnJRUSAN PENDI-DIKA,N FISfKA

FAKULTAS PENDID,IKAN MATEMATIKA DAM ILMU PENGETAHUAN ALA}'T

INSTIUT KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN PADANG 1992

..:t. li/ ;:iJ; iri . i,'r ', :r,1 ir.

r'.:i-j'\ '., ' , t- \i - J1':;",.,..

qt

t 1

., ,1,

(2)

KATA PENGANTAR

DenBan rasa syukur cian bahagia F.enu I is pan j atkan

kelrad iran Al lah S . Itil . T , karerra dengan rairrraJ-- dan

karunianya jua penr:iis dapat unenyelesaikan karya ilniiah yang ber judu 1 " Penyebob Mentpt.sny<r Lcrpison Ozon di Strofo.spir".

Penu Iisan in i ber iu,'iuan untuk memberikan gambaran paCa pendengai se,r'inrr mengenai- sebaL' nrusabab terjadi-nya

pen ip isan 1-apisr.n Ozcn yang rnengakibaii^:an menurunnya

kuei-iias 1-ingkungan l-riCup Lerr-llana l--'-1ng meniinpa atncsf ir.

tilain piriak panul-is j,:ga dl,lorcng CenEian genearnya beriia pada meoia $asa muiai tahr:n i9136 Can teruiane'iag'i tahun 1992.

Karya ini penulis susun berdasarkan studi Liepustakaan dan diskusi dengan teman sejawat.

Sel-anjutnya penulis nengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah nerebaniu dalanr penyelesaian karya ini

Akhir kata penulis menyadari bahwa karya ini nasih belun sempurna, untuk itu penulis mengharapkan pada pendengar untuk nemberikan kritikan dan saran demi penyempurnaan selanjutnya dan sebelumnya penulis ucapkan

terina kasih.

Paciang, 7 Agustus 19gz

PENULIS

L1

(3)

DAFT.AR ISI

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

I . PENDAHULIJAN

III. PENELITIAN TEI.ITAT\G 0Z0N

iV. YANG MEMPENGARIJHi BERKURAI,{GNYA KCNSENTRASI OZON

V. KESIMPULAN VI. DAFTAR BACAAN

111

halaman

11 11 r.

16 18

1

4 7

10

(4)

PENYEBAB I'IENIPISNYA LAPISAN OZON DI STRATOSFIR

OLEH .' Dr.s. II. A. Gafor Yotimx)

I . PENDAiiULUAN

Atnosfir buni merupakan suatu Iapisan gas yang

Erenyelubungii bulatan buni dan sang:at nutlak diperlukan.

Atnosfir terdiri dari berbagai nacan gas denEian konsentrasi yang berbeda-beda, tanpa adanya lapisan atnosfir buni serta planet lainnya akan kering atau hangus. Jadi atnosfir bertindak sebagai perisai atau pelindunEl dari sengatan eahaya natahari ya.ng suhunya

sangat tinggi pada siang hari dan rendah pada malaur hari.

Kalau dilihat dari konposisi gas penyusun atnosfir

bumi dapat dibedakan jadi dua kelonpok: Elas permanen dan

gas yang junlahnya berubah-rubah. Gas permanen itu terdiri dari: NitroEien, 0ksigen, Hidrogen, Heliun, Argon,

Neon, Kripton, dan Xenon. Gas yang junlahnya

berubah-rubah terdiri dari: uap air, Karbon Dioksida, ozon dan gas lain. Dari sudut struktur vertikal, atnosfir x) Disanpaikan pada seminar

Pendidikan Fisika FPMIPA ilmiah dosen-dosen

iKIP Padang tgl. 7 I - j urusan1992 I

(5)

buni terdiri dari beberapa lapisan temperatur, komposisi udara, sifat elektriknya, seperti terllhat pada

yang tergantung

kirria dan sifat

gambar berikut:

E'ada rad io

h

(km)

Temperatur (oK)

Kompos is i

Udara

Sifat Radio

Elektrik

5 ifat -s ifat

K inia

3C0-I

250

200

150 terrnosfLr

100 mctsoDousC'

---s---

mesos f i r 50 =!rg!9899=€

-=!sg!g=!!.

troposfir

0

heterosfir

horoosf ir

tonos f L r

Fz

FI

E

D

netrosfir

chemosfir

ozonos f L r otrnosfir

Ganbar 1 Penbagian atmosfir

berdasarkan struktur vertikal

sesuai dengan topik yang akan dibahas nenitik beratkan pada ozon yang ternasuk gas yang jumlahnya dapat berubah-rubah dan berada di rapisan stratosfir. ozon ini

menpunyai peran penting dalam menyerap radiasi berbahaya

dari matahari (uv-B) yang nenerpa buni. seperti kita ketahui ozon terbentuk dari molekur oksigen biasa di atas

rapisan stratosfir oreh raciiasi ultraviolet. sebenarnya

2

(6)

kalau dibandingkan dengan gas lain di atmosfir, seperti Oksi.gen dan NitroEien; Ozon junlahnya kecil sekali, sekitar 300 bagian permilyar volume a+,nosfir buni seluruhnya, atau sama artinya kaLau Ul:uri kita hanya

diseLubungi seiuruhnya oleh ozon yang ada, maka atnosfir buni hanya setebal 3 mm (milimeter).

Heskipun secara kuanlitas ozon sedikit, nanun sangat pentingi sekali da.iam menyerap radiasi berbahaya dari matahari- Panjang gelonbang eahaya natahari yan4l tanpak

oleh nata kita berkisar antara 4000 hingga 7000 oA (oA = Angstron), dari eahaya ungu hinggla nerah. Bagian cahaya

natahari yang berada di luar cahaya ungu adalah radiasi ultraviolet dengan panjang gelonbang 3200 sanpai 4000 oA.

Ini nasih dapat diterima dengan nornal oleh nakhluk hidup

-di bumi. Nanun radiasi ultraviolet di bawahnya dengan

panjang gelonbang 2900 hingga 3200 oA, telah terbukti dapat nerusak kehidupan yang ada di bumi. Untungnya sebagian dari radiasi ini diserap oleh lapisan ozon di stratosfir, tetapi sebaglian keeil dapat IoIos ke

permukaan buni, dengan junlah yang lebih besar di daerah

khatulistiwa dibandin$kan dikutub. Ini eukup DenElkhawatirkan apalagi bila junlahnya neningkat -karena nenipisnya lapisan ozon yang ada.

Penipisan ozon terjadi karena perubahan ozon nenjadi nolekul oksigen yang biasa kita hirup, selana nilyaran tahun terjadi keseimbangan antara penbentukan dan

[tlLEt{Si -fllilt]lfi il

TtDAi( Dlpill'J4itila

"iqu

N iri-r:1..:ijj1i;:it j,tii i.il[ ,r '\

3 I{HUSI.IS DIPA'IAl DALAIi Pr:ki'liSTAIiAAN

(7)

Fenghancuran ozon. Keseirnbangan ini akan teranean, oleh

nasuknya zaL-za.L ki.mia CFC (Kloro Fluoro Karbon) atau

dikenal dengan Freon yang mempereepat penghancuran ozon,

sehingga lapisan ozon dapat menipis di suatu daerah stratosfir tertentu. Daerah dimana musnahnya seiumlah ozon terlihat seperti iubang dan lubanB tersebut dikenal dengan lubanB ozcn. Artinya juga sinar uv-B akan leluasa mencapai bumi, resikonya l-j.unbui berbadai penyakit senakin

tinggi-,jan yang paling ciikhar+atirkan akan nengganggu fotosintesis tunbuhan.

Selain itu, bersama dengan Elas-gas rumah kaea ('green house effect') seperti gas COz, CHeNzO, radiasi uv-B ini punya andil menaikkan suhu buni yang dapat

menEiancan negara-neEiara kepu lauan denEian naiknya pernukaan laut ('baniir bandang') akibat dari nencairnya

gunung-gunung es. Unluk Lebih ielasnya akan diuraikan

pada bab-bab berikut.

II. PERIJBAHAN OZOt{ DI STRATOSFIR

0zon (Oa1 terbentuk naelalui reaksi nolekuler dengan bantuan radiasi ultraviolet dan peeah

nnolekul Oz dan atom 0, kemudian dengan eepat nembentuk czon (Oa) kenbali, tahapan reaksinya

berikut:

o ks igen nenj ad i

nenyatu sebagai

4

(8)

O z+Sinar IiV

G + 0^ 2 + Materi Stralosfir (H)

-'

0+0

!tt1l \

Panas (2 )

-+$3 +H+

Keberadaan Ozon ini di stratosfir bera.Ca Calan keadaan

keseimbang,an dinanis, artinya proses pernbentukan sepert.i yang dijeiaskan dengan reai<si ( i) dan (2i diatas akan

diimbangi. dengan per:gheneurannya (.destruksi). sehingga

junlah Ozon di stratosfir akan konstan dan ideal yaitu sekitar 350 DU (DU adalah Dobson Unit, satuan konsentrasi

Ozon ) . Dengan kata lain 1000 DU sama dengan Ketebalan 1 en lapisan ozon pada tekanan di atas permukaan laut.

Sedang pengharrcuran ozoit d i stratosf ir ter j ad i karena reaksi antara ozon dengan radiasi ultraviolet dan

radikal-radikal

. klorin yang terdapat di stratosfir,

senyawa ktorin (Kloro Fluoro Karbon atau CFC) nerupakan senyawa organik yang " inert" ( inert adalah senyawa organik yang stab.il dan tak bisa bereaksi), oleh karena

itu senyawa ini dapat bertahan sampai seratus tahun bahkan lebih di lapisan troposfir, tetapi beberapa

nolekulnya secara aeak berdifusi kelapisan lebih atas (stratosfir). Dan dengan adanya sinar ultraviolet senyawa ini di stratosfir nengalani dekounposisi nembentuk fragmen-fragnen, ternasuk aton Klor. Pada proses

penghaeuran lapisan aton Klor bertindak sebagai katalis yang tidak akan habis dalam reaksi, dan dapat dieiunakan

5

(9)

kembal i pada proses penghancuran Reaksinya sebag;ai berikut:

CClF (CFC) + UV 22

ozon se lanj utnya

Cl + CCiFz

Ul-U + U (4)

+ U

+

->

C1

Rad ikal

o ks igen ,

2

C10 kemudian dapai bereaksi kernbali dengan atom mengasil-kan radiasi Kl-rr

C10 + 0 -) C1 + o (s)

Reaksl ini berlangsung terus Erenerus, oleh karena itu

penambahan dari buni hanya denEian satu buah aton K1or,

beribu-ribu nolekul oeon di stratosfir akan musnah.

Seperti keterangan diatas dimana keberadaan ozon di stratosfir adalah seimbang dinamis atau kosentrasinya selalu sekitar 350 DU. Dengan kondisi normal 350 DU ini lapisan Ozon banyak menberi nanfaat baEii kehidupan kita.

Diurana sinar ultraviolet berbahaya yang panjang

gfelonbangnya (2900 3200)oA hanya dapat diserap oleh

lapisan ozon tersebut. SebaElaimana kita ketahui sinar ultraviolet yang panjang gelorabangnya (2g00 -3200)oA atau dikenal dengan sinar UV-B dapat meninbulkan kanker kuIit, katarak naat,a, dan nenurunnya daya tahan tubuh, nerusak paru-paru serta bersama denEfan gas-gas rumah kaca radiasi

UV-B akan ErengEianggu f otosintesis tumbr:h-tumbuhan. Kalau

TAi(,i,\i{ tiiip e- aU,\riG

t(0liji("{t Ei]Afi$ ILMU

TIDAi( Dltritidal'ii(aN

t{HUSlis DI2A'Iri D/lLAt1 l,[kl"riiilkaAN 2

6 3

(10)

yang berfungsi memanasi

CFC

CO2

Hetana

_ Nitrogen

Ozon

ZaL-zaL di

0ksida

br:mi secara nornal adalah

1R ol

50%

2A%

10 't

pantula.n sinar matahari sulit :nenuju yang paiing dikhawatirkan uv-B

fotosintesis turubuh-tunbuhan, jeias ini pula pada proses penyediaan pangan.

tro/

alas mertbuat lapisan pelindung. sehingga

ke atmosfir. Dan

aKan

,l

menEiEianEig'r

mengganggu akan

III. PENELITIAN TENTANG OZON

Senenjak tahun 1984, s€telah diluncurkan satelit Ninbus-7 uailik NASA AS nenata-natai adanya lubang oeon di atnosfir; orang nulai ribut soal lubang Ozon. Tapi sebenarnya sejak tahun 1957, .Ioseph Earnan telah secara

dian-dian neneliti kadar Ozon fa nenenukan penurunan kadar 0zon setiap bulan Septenber dan Oktober, tetapi ia

enggan mengenukakan hal itu. Hungkin ia ragu sebab tak satupun konputer yang meramalkan hal itu, juga terlewatkan oleh satelit Ninbus-7 yang diluncurkan tahun 1978. Pertananya satelit itu nenbawa alat total Ozone

t'{apping Spectroneter yang khusus diraneang nemantau kadar

7

(11)

ozon, barul,ah tentanEi ozon di-iurnaL Natural edisi Hai

Farman menpubLikasikan penemuannya dan ini mengagetkan

para ah:!-i.

AhIi bIASA pun mengorek Cata rrasa l-a1u dari

NinL,ris-?.Ternyata iubang tadi tetpantau, tapi. kourputer mengira itu kesal"ahan (artefak) jadi mengabaikannya saja.

Untuk menj elaskan timbr:lnya. luba.nEi tadi ada 2 leori:

i. Lubang tadi tinbul karena adanya aliran udara dari- troposfir yang nai-k sehingga nembr:yarkan lapisan ozorl di stratosfir. Jika ini teriadi, tentu aman karena tak

ada pencemaran yang berbahaya.

2. Pengrusakan benar-benar teriadi akibat CFC (Klorofluorokarbon ) .

James E. Lovelock adalah ahli kimia biosfer Inggris

yang pertana kali menemukan peninEikatan kadar CFC di atmosfir pada awal tahun 1970 an. Tapi karena CFC terkenal stabil, tak pernah bereaksi, para ahli tak

nenduga ia dapat nerusak ozon. Kenyataannya, radiasi ultraviolet di angkasa nampu nemecah CFC menbebaskan klor yang reaktif sekali, inilah sipembunuh ozon. Hal ini

pertama kali dikemukakan oleh ahli kinia Sherr.rood Rowland

dari univers j_tas calif ornia dan rekannya Mario Holino.

Penyelidikan tentanB ozon betul-betuI suatu tantangan yang sulit, karena tenpatnya yang iauh dan tinggi di laErisan atas stratosfir, tak nungkin diPantau secara cernat dari permukaan buroi, naka untuk nenElukurnya

B

(12)

NASA mengerahkan pesawat ER-z nodifikasi dari pesawat pengintai U-2, satu-satunya pesawaf- penelilian nilik NASA

yang dapat terbang di stratosfir.

Pada bulan Septenrber 1990, seperti pada tahun 1984,

terlihat lagi suatr-r lubang_ pada ketinggian 15 sampai 20

krn ci siratrrsf ir Antartika. Henr'rruf- F. Sherwood Rt:wlanda,

terberituknya lubang ozcn di stratosfir Antarlika tersebut t,err:tama disebabkan oieh kenaikan konsen'"rasi klor di stratosfir, khususnya klor yang terbentuk dari foi:o1isis senyawa keJ-orupok CFC seperti CCLzEz (CFC-tZ), CCIaF

(CFC-11) dan CCIzFCCIFz (CFC-113). Penggunaan kelontrok senyawa ini atau yang kita kenal dengan freon sebagai gas pendingin dalam lemari es, AC, &arosol spray, pelarut,

pembungkus makanan cepat, insulator listrik, eairan penbersih mikrichip, gas penyeroprot pada botol-boto1 ninyak wangi, deodoran, insektisida dan lain sebaElainya.

Zat f reon juga d.ipakai untuk nen irnbulkan busa pada penbuatan poliner untuk karpet, jok .rrobil dan

lain-lainnya. Jadi dengan rusak atau lepasnya unolekul CFC

tadi akan terbawa angin hingga angkasa dan merusak ozon, nenyebabkan berkurangnya konsentrasi ouon (akan berkurang

dari 350 DU), dari keadaan nornalnya.

g

(13)

IV, YANG HEHPE}IGARUHI BERKURANGNYA KONSENTRASI OZON

BerkuranElnya konsentrasi ozon terutama disebabkan oIeh fuahan kimia-CFC atau freon. Dibalik berbaElai aneka

penEiEiunaan freon dan bisnisnya nencapai ratusan iuta

dc L l-ar set iap tahunnya. f reon iuga men irabu lkan dampak

negatif kehidupan m,anusia. Kalau berkuran$ konsentrasi ozon artinya terjaCi penipisan dilapisannya atau dikenal dengan lubang ozon, yang nenyebabkan radiasi ultraviolet

yang panj arll g,etom.banEinya 2900 sanpai 3200 oA dikenal sangat berbahaya dari sinar natahari akan nencapai

permukaan buni.

Sebenarnya molekul freon ini memanE! stabil tapi bila terkena radiasi ultraviolet, akan Pecah iadi klor seperti ditulis dalam reaksi berikut:

CCTF 22. (CFC)+UV + CI + CCIF2

-t 3

CiO + O Cl +O

dan klor muCah sekali bergabung dengan ozon membentuk kloromonoksida yang tak roanPu nenahan radiasi ultraviolet.

}[alaupun denikian penggunaan freon cukup banyak Juga. Dari data tahun 1986 menunjukkan bahwa konsunsi freon untuk kawasan:

10 P3lizU: l,rIiL..r t(iri ,A',J]t(l

ltD:..Ei($l

'ilDAti DIPIhIJAl.'iii AIi

'/,itustis DIFAt.1I D AI Af'l FIRi'I;$TTI{AAN

C1 + C10 + 02

2

Eii*ill li-l''itJ

+

(14)

Asia asifik 18 %

Afrika 11 i4

Anerika Latin 32 7,

Amerika Utara 35 'l

Eropa Barat 32 %

Eropa Tiraur 11 "t Persentase ini terbagi da1-an kegunaan:

Pelarut 16 %

Pendingin 25 %

Aerosol (Spray) 27 %

Penbusa 25 "A

Keperluan Lain 7 Z

Khusus penakaian freon di Indonesia sebanyak A,Oz kg,zkapita,/tahun. Konsumsi sebanyak itu sebenarnya nasih

rendah dibandingkan dengan batas standar yaitu O,3/kapita,/tahun. Saat ini kebutuhan f reon di Indonesia sebanyak 3000-4000 ton pertahun. Diperkirakan terjadi kenaikan konsumsi-freon sebanyak 15-20 Z pertahun.

Persoalan tersebut telah nenbuat rihatin masyarakat

dunia, sohingga pada tahun 1987 diadakan pertemuan yang dihadiri oleh 21 neElara industri di Montreal. Pada perteunuan iiu dicetr:skan "Hontreal Protoco1".. dirnana

tersirat keinginan untuk nelindungi lapisan ozon dengan

nenghimbau neElara maju agar roengurangi konsumsi bahan kimia CFC Dan diperoleh suatu kesepakatan bahwa pada akhir tahun lggg negara maju harus sudah nengurangi

11

(15)

konsr:msi CFC sebesar 50 %. Adapun untuk neEla3a ketiga diberi kesempatan sanpai ta.hun 2010. Keinginan tersebut diperlegas lagi pada pertenuan di London pada bulan Juli

1990 yang diikuti 50 negara yang mencanangkan batas waktu

r'dead l ine ) penggunaan bahan kinia CFC secara iuas pada awal tahun 2000-an.

Sekarang ini salah satu upaya yang telah drlakukan oLeh bebei&pr4 neElal'3- m8.ju arilara lain membr:al peralat,an

,laur ulang,peraiatan uniu.L;. ne.nproduksi ozcn-, alternar-if

pengElan'.i bahan kim!a CFC dan nenbuat beberapa Peraturan yang pada prinsipnya menceElah atau nengurangi emisi CFC ke Atnosfir.

Negara Jernan telah nulai nengharuskan setiaP industri alat pendingin untuk dilengkapi alat pendaur ulang CFC, beEiitupun yang berlaku di Belanda dan Swedia. Anerika Serikat telah EenEfhinbau kePada penilik kendaraan bernotor yang dilen€kapai denElan pendingin udara agar nelenEikapi dengan alat pendaur ulang- CFC yang dapat diperoleh dengan harga ya.ng relatif rnurah.

SekaranEi teLah ditemukan beborapa bahan kimia pengganti kelompok CFC, walaupun tidak sebaik CFC dalan hal efisiensi, namun nempunyai beberapa keuntungan yakni anan bagi Iingkungan hidup, untuk lenElkapnya dapat dilihat pada tabel berikut .

L?

(16)

TABET I. BAHAN KIHIA CFC DAN PENGGANTINYA

Keterangan tabel

CCIaF : CCIzFz :

CCIa CEs : CHCLFz :

CH CLz CFz:

CHa CHFz :

CCL 2FCHa :

CHFCFA :

Triklorofluoro metana Dikorodifluoro etana

Triklorotrif luoro etana Klorodifluoro metana Diklorotrif loaro etana

Difluoro etana

Diklorofluoro etana

Triklorodif luoro etena

13 Baharr

Kimia Waktu hidup

di Atmosfir

( tahun )

Potens i

pe ru sakan Ozon

Potens i

penanasan

^GIobal

Penggunaan Utana

CFC- 1].

(CC i.aF )

64 1,0 n2, pend ingin ,

pembusa CFC- 12

(CClzFz )

108 1,0 1,0 Pend i.ngin

dikulkas dan

AC, Aeroscl

CFC-113

(CClaCEsi B8

no'J r (J nLq Pernbersih

sirkr: it elektronik

HCFC-22

(CHClFz ) LLn, 0, 05 0,07 Residential

Coo 1 ing

HCFC- 123

(CHC1z CFz ) 2 0,01 0,01 PenciEian t i-

penbusa (Eoam blo-

wing ) HCF- 152a

(CHaCHFz )

z 0 < 0,1 PengEant i

pendingin

HCF2- 14 1b

(CC1 ZFCHa ) 10 0,03 0,05 Pengganti

pembusa HCF-134a

(CH E CFa ) I 0 < 0,1 Pendingin

(17)

Kelebihan kelompok HCF dibanding kelornpok cFC, didalamnya nengandung c-H yang relatif tidak slabir dibandingkan dengan ikatan c-cl yang terdapat di dararn cFC, kelonpok HCF di atmosfir urudah terurai oleh radikal bebas

Hidroksil membentuk fragnen-fragmen yang sukar bereaksi dengan ozon. Berkuranglnya emisi bahan-bahan kimia ]ranq dapat rremusnahkan ozon di stratosfir memungkinkan

kenbalinya fungsi 0zon sebagai pelindunpf ekosisitem bumi.

Selana in i CFC yang d ipakai rrntuk pend i"*gi., di AC raobil adalah CEC-L2. diperkirakan 107,5 juta pon CFC-12

yang digunakan di nobil pada tahun 1989. untuk mengurangi

atau neniadakan penggunaan cFC-12 yang dapat nrerusak

lapisan Ozon, naka kini diupayakan penggunaan HFC-134a (TetraFlouroethane). Berbagai perusahaan nobiI, baik yang ada di AS, Eropa, Jepang dan sebagainya sedang nengenbangkan penakaian HFC-L34a, Sebenarnya , HCEC-Z?

juga bisa dipakai nanun dibutuhkan tekanan operasi yang

cukup tin$Ei. -

Penelitian yang dilakukan selana 15 tahun belakangan ini terhadap HFC-134a untuk bahan pandingin AC roenun j ukan bahwa HFC- 134a itu berbeda seeara Termodinamika dengan cFC-12 Adanya perbedaan sifat

Ternodinamika itu nnenyebabkan diperlukan perubahan disain baru dan konponen sradah yang baru. Senua ini untuk

neneapai efisiensi yang tinggi, naErun juga

mempertinrbangkan segi ekononinya.

L4

(18)

Kunci untuk mencapai efisiensi pendinginan dari konpresi uap zaL pendingin adalah kemampuan kerja cairan pendingin untuk mencapai batas antara kondisi cairdan uap secara berulang-ulang.

Pada fase transisi- i|'r.t terjadi peredaran panas untuk unencapai perubahan suhu, cairan pendingin yang mendidih pada wadah FenEiuapan, akan menghasi-1kan tenaEfa

pend inginarr pada se luruh rua-nEian baElian dalam nob i 1 ,

sodanElkan konpresi dan kondensasi r:&F kenbaii ke cairan nemerlukan pembuangan panas melalui kcndeser.

Dari hasil analisa ahli-ahli, Du Pont menunjukan bahwa untuk nencapai pendinEiinan yang sana, akan diperlukan 6 % energi lebih besar bila menakai HFC-134a dibanCne' memakai CFC-12

Oleh karena itu diperlukan beberapa perubahan disain

pada peralatan AC, antara lain :

Kompresor yang memiliki kekuatan 10 7L lebih tinggi. HaI ini Benerlukan penEiEiantian beberapa konponen Peralatan

AC

- HFC-134a lebih mudah terkontaminasi oleh air.. sehingga memerl-ukan pengerinE!an yang lebih ef ektif .

- Pelunas nineral oiI tidak larut dalan HFC-134a Dengan

denikian per lu d icar i pe lumas lain yail:u dar i j en is PolyalkaleneElyoof oif untuk nenjamin bila teriadi

kegagalan konpresor.

15

lirl,.- rrri- :-lr:lDl ll. "r'r :' ii'rl :r I frr il

(19)

Disanping aeneip+.akan aiat untuk daur ulang CFC dan

senyawa pengganti CFC. para ahli juga sekarang ini berusaha menproduksi ozon untuk menambal lapisan ozon

yaitu dengan ozonizer. 0eonieer adalah alat yang dapat nemproduksi-ozon dari gas oksigen denElan percikan api Iist,rik. Dr:a Iarutan asam sr:Lf at encer dalan dua tabung yang terpisah d ihr-rbungkan dengan e Lektroda dari kr:mparan

ii-rcr:ksi s*hingga berfr:nE;si sebaga.i elektroda yang meinerciirka bur:ga api listrik. Gas oksigen dilewatkan di celah di antara keduanya, Eas yang keluar sebaElian adalah ozon. Jadi dengan membuat ozonLzer yang dapat nelayang di lapisan stratosfir dan dapat dikontrol dari buni akan jauh lebih nudah.

Y. KESIHPULAN

Sernenjak diluneurkan satelit yang bisa menata-matai adanya lubang ozon di atnosfer. Satelit urilik NASA, AS itu namanya l{dmbu.s-7. Lubang Ozon, sekecil apaElun bisa dideteksinya, nulai dari lapisan ozon yang ada 10 roil di atas pernukaan bumi.

0zon nerupakan gabungan dari tiEla atom oksogen.

Sifatnya tidak stabil. Ia manpu merusak paru-paru dan

mata. Apabila ozon ada dipernukaan buni, ia jadi pelindung manusia dari seranElan radiasi ultraviolet yang

16

(20)

!.

datangnya dari matahari. Kalau tidak ada Iapisan ozon,

entah apa yang terjadi dengan kehidupan di rnuka bumi ini.

Lapisan ozon yang tipis saja, bisa menyebabkan radiasi ultraviolet menerobos ke buuri, dan bila kena kuIit, nengakibatkan karrker kuIit.

Konsentrasi ozon diukur dengan satuan Dobson unit CDU). Konsentrasi ozon yang normal di stratosfer sekitar

350 DU - seribu DU sama dengan ketebaran satu centimeter lapisan oziln pada tekarran di- atas pernr:kaan laut. Lapisan

ozon terusik gara-gara adanya za| yang disebut CFC

(Khloro Fluoro Karbon). Reaksi perusakan ozon oleh CFC itu pertama kali diteliti oleh F. Sherwood Rowland dan

rekan kerjanya dari Universitas California, AS.

CFC ini banyak dipakai sebagai pendingin, daya

dorong pada kaleng penyemprot, dan sebaglainya.Kebutuhan

di dunia makin neningkat saja. CFC uremang dibutuhkan,

tetap+ bila di'biarkan, bisa membahayakan uucat manusia.

Oleh karena itu protokol l,lontreal tahun lgg0 nengusulkan

agar pada tahun 2000 nanti sudah t,idak lagi diproduksi CFC. Apakah kalau tidak ada CFC maka kulkas dan AC kita tidak bisa dingin lagi ? Tentu saja tidak. Kini sudah

ditenukan senyawa pengganLi- yang dipercaya tidak

Elengganggu ozon. Senyawa itu disebut HFC dan HCFC.

Disanping neneiptakan senyawa E'engganti CFC, para ahli juga sekarang ini berusaha nembuat alat daur ulang

CFC dan nemproduksi ou on dengan ozonizer.

)

,t

Y :r

1 1

L7

(21)

VI. DAFTAR BACAAN

1. Christ,ian E. Junge, Air Chennistrv and Radioaktivitv Acadenic. Press New York and

London 1983.

2. H. Stephen Stoker, Spencer L. Seager.. Environrrental Cheraistrv Air and llater Po lut ion -

Scct i f oreman and CornPany Gieoview, Illinois.

3. Sunarno, Ott,o, Indonesia dalam Kaca Lin€kun.{an G I obaL

4

5

Tjahyono PK Boyong,

-_-:_--- ,

PT. Gramedia Pustaka Utama.

Jakarta 19gl

Heteoroloei ( diktat ). DePt.

Geofisika dan Heteorologi FHIPA ITB Bandung. Bandung 1990

HaiaLah Aku Tahu, Edisi No- 56 th. 1987, No 65 t,h. 1988, No 109

rh.1992

18 ', :i, ;i{

:'ijii i,,r Ar;',' AuAl'i t:hr,iSI.IA[N

--.}:

',11 r

,{, t

Gambar

gambar  berikut:

Referensi

Dokumen terkait

konsentrasi total dari gas ozon yang terjerap terhadap rata-rata transmitansi gas ozon yang mengalir di tabung alir pada pengujian gas zozon tanpa penjerap

Menurut berbagai sumber yang telah ada, maka dapat disimpulkan bahwa penurunan nilai kelekatan dari penambahan konsentrasi asam kromat yang terjadi pada konsentrasi

Karakter yang diamati yakni warna, jumlah segmen, tipe prostomium, letak lubang dorsal, tipe setae, letak klitellum, lubang kelamin jantan, lubang kelamin betina,

Penelitian ini mengkarakterisasi gas ozon dengan metode spektroskopi, menghitung konsentrasi gas ozon yang terjerap, menentukan kurva kalibrasi, menentukan

Model distibusi Pareto untuk data pencemaran udara oleh ozon ekstrim di Pekanbaru dari tahun 2009-2012 dengan fungsi kumulatif yang diketahui seperti pada Persamaan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ozon pada pukul 06.00 sampai dengan 18.00 WIB dan untuk mengetahui model kinetika di tempat parkir depan Gedung

Lintasan sumber radiasi didalam lubang tube diperoleh harga S, yang terbentuk atas terjadinya hubungan tiga (3) titik, yaitu pada titik e, f dan g yang menunjukkan

Kajian dalam penulisan ini akan memba- has tentang pengaruh parameter meteorologi (temperatur, radiasi matahari, kelembaban dan kecepatan angin) serta prekursor ozon (NO dan NO 2