PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Bagaimana peran Badan Amil Zakat (BAZNAS) Provinsi NTB dalam penguatan Koperasi Karya Mabrur Bersama Mataram.
Tujuan dan Manfaat Penelitian
Diharapkan penelitian ini dapat memberikan kontribusi yang positif bagi pemerintah karena penelitian ini dapat menjadi tolok ukur atau acuan untuk permasalahan yang akan datang dan diharapkan penelitian ini dapat memberikan pengetahuan ilmiah dan referensi serta sumber informasi terkait dengan faktor kepentingan masyarakat dalam membayar zakat dan pengetahuan tentang koperasi syariah. Diharapkan dengan adanya penelitian ini dapat menambah referensi pustaka sehingga dapat digunakan sebagai pembanding dan bahan pertimbangan para pembaca disertasi ini di masa yang akan datang.
Ruang Lingkup dan Setting Penelitian
KAJIAN PUSTAKA
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS)
Pelaksanaan tugas BAZNAS di pusat merupakan satu sistem dengan BAZNAS provinsi, BAZNAS kabupaten/kota dan lembaga Amil Zakat. 12Weni Novira Sari, “Peran Badan Amil Zakat Nasional Dalam Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Tanah Datar (Studi Kasus Kabupaten Sungai Tarab)”, (Disertasi, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, UIN SUSKA Riau, 2018).
Pemberdayaan
Hambatan atau Kendala Pemberdayaan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Badan Amil Zakat (BAZNAS) Provinsi NTB dalam memfasilitasi pengembangan dan kekuatan usaha Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama Mataram, serta kendala atau keterbatasan Koperasi Syariah dalam memperkuat usaha anggotanya. Dan salah satu koperasi syariah yang menjalankan peran tersebut adalah koperasi Karya Mabrur Bersama Mataram. Berdasarkan uraian latar belakang di atas, peneliti mencoba mengkaji bagaimana Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Nusa Tenggara Barat berperan dalam meningkatkan dan memajukan perekonomian masyarakat dalam memperkuat usaha yang ada di Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama Mataram.
Koperasi Syariah
Dalam perekonomian nasional dan umat Islam sendiri, tidak dapat dipungkiri bahwa masyarakat masih sulit menerima keberadaan lembaga koperasi syariah, mengingat selain faktor ekonomi, terdapat pula faktor transparansi dan kurangnya kesadaran serta pelatihan bagi lapisan masyarakat menengah ke bawah. Koperasi syariah adalah badan usaha koperasi yang menjalankan usahanya berdasarkan prinsip syariah Islam, yaitu sesuai dengan Al-Qur'an dan As-Sunnah. Secara teknis, koperasi syariah dapat dikatakan sebagai koperasi yang anggota dan kegiatannya berlandaskan prinsip syariah Islam.28 b.
Koperasi syariah berprinsip saling tolong-menolong dan tidak dibenarkan mencari keuntungan diantara keduanya, karena setiap transaksi (Tasarruf) didasarkan pada kegunaan efektif, baik itu pembiayaan maupun kebutuhan sehari-hari, kedua hal yang dibutuhkan itu berbeda. 31Tri Handayani, Avelius Do Minggus Sore, Yunita Astikawati, “Peran Koperasi Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Anggota Pada Unit Koperasi di Desa Bale Yotro Desa Beloyang”. Melihat kondisi tersebut, koperasi syariah Karya Mabrur Bersama berusaha mengembangkan usahanya dari tahun ke tahun.
Selain itu juga berperan dalam mengembangkan atau memahami anggota tentang cara berbisnis atau berdagang di dunia syariah melalui kegiatan pengajian dan penyadaran di lingkungan Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama. Koperasi Syariah Mabrur Bersama memiliki program untuk peduli kepada masyarakat sekitar yang sangat membutuhkan bantuan pinjaman, koperasi syariah memberikan pinjaman kebajikan (Qardul Hasan) tanpa margin atau jasa dan tentunya dapat membantu kebutuhan masyarakat dan anggota koperasi.
Telaah Pustaka
Penelitian yang dilakukan oleh Weni Novira Sari Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau berjudul “Peran Badan Amil Zakat Nasional Dalam Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Tanah Datar (Studi Kasus Kabupaten Sungai Tarab)”. 35Weni Novira Sari, “Peran Badan Amil Zakat Nasional Dalam Pemberdayaan Masyarakat di Kabupaten Tanah Datar (Studi Kasus Kabupaten Sungai Tarab)”, (Skripsi, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, UIN SUSKA Riau, 2018). Dalam penelitian ini, penulis memaparkan peluang dan tantangan Koperasi Serba Usaha (KSU) Syari'ah Mitra Paerta dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi anggotanya.
Sedangkan peneliti yang menjadi objek penelitiannya, peran BAZNAS dalam penguatan pemberdayaan usaha Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama. Penelitian yang dilakukan oleh Nine Haryanti, Yini Adicahya, Rizky Zulfia Ningrum, Fakultas Ekonomi Islam, UIN Sunan Gunung Djati Bandung berjudul “Peran Baznas dalam meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Tasikmalaya”. Dalam penelitian ini, peneliti menyimpulkan adanya kesamaan yaitu peran BAZNAS dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menengah ke bawah.
Penelitian yang dilakukan oleh Bashlul Hazami Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga berjudul “Peran Badan Amil Zakat Nasional Kota Mojokerto dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat”. 38Bashlul Hazami, “Peran Badan Amil Zakat Nasional Kota Mojokerto dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat”, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Universitas Airlangga (2016).
METODOLOGI PENELITIAN
- Pendekatan Penelitian
- Kehadiran Peneliti
- Sumber dan Jenis Data
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
- Validasi Data
- Sistematika Pembahasan
Anggota tersebut dikategorikan sebagai anggota koperasi bermasalah dalam Syariah Karya Mabrur Bersama. Peran Badan Amil Zakat (BAZNAS) Provinsi NTB dalam Pemberdayaan Koperasi Bersama Karya Mabrur Mataram. Berbagai upaya telah dilakukan, termasuk memfasilitasi masyarakat yang ingin menjadi anggota Karya Mabrur Bersama Syariah.
Dengan adanya koperasi Karya Mabrur Bersama Syariah sangat membantu masyarakat sekitar dan para anggota yang mengembangkan usahanya. Bahkan setelah mendapatkan bantuan modal usaha, koperasi Karya Mabrur Bersama Syariah tidak mengalah. Menurut Anda, pembentukan koperasi Karya Mabrur Bersama Syariah dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
Produk dan program apa saja yang telah dijalankan selama berdirinya Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama?
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Gambaran Umum Lokasi Penelitian
Secara organisasi, keberadaan Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama memperoleh izin pendirian pada tanggal 28 Agustus 2019 M/21 Zulhijjah 1440 H. Seiring berjalannya waktu, Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama menunjukkan perkembangan yang signifikan, sehingga Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama dapat diterima dan dipercaya oleh masyarakat. Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama berlokasi di Jalan Gili Meno Marong Jamaq Selatan Karang Baru Kec. Selaparang Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Berdasarkan kendala lokasi Koperasi Karya Mabrur Bersama Syariah di atas dapat disimpulkan lokasi berada di tengah masyarakat. Kewenangan untuk mengatur jalannya koperasi Karya Mabrur Bersama Syariah agar sesuai dengan tujuan dan arahan umum yang telah digariskan oleh pengurus. Tabungan mudharabah mutlaqah akan mendapatkan bagi hasil setiap bulan dengan rasio kemitraan 20% : 80% Koperasi Karya Mabrur Bersama Syariah.
Pada awal berdirinya Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama, jumlah anggota yang masuk sebanyak 196 orang dan per 31 Desember 2019, jumlah anggota yang masuk sebanyak 198 orang. Peran Badan Amil Zakat (BAZNAS) Provinsi NTB dalam Penguatan Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama.
Peran Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB
Asal Koperasi Syariah Usaha Produktif binaan BAZNAS di Provinsi NTB dengan tujuan sistem usaha ini menyasar usaha kecil atau usaha grosir dengan modal maksimal Rp. Karena satu-satunya koperasi perwakilan umat Islam, non riba yang dikembangkan oleh BAZNAS Provinsi NTB.” 61. Berdasarkan hasil wawancara dengan Pak Zaenul, dapat disimpulkan bahwa melalui Koperasi Syariah ini BAZNAS Provinsi NTB bermitra, apabila ada yang membutuhkan bantuan maka mereka akan melakukannya.
Dengan koordinasi program dapat memaksimalkan kinerja dan kerjasama yang tentunya memudahkan kegiatan baik BAZNAS Provinsi NTB maupun Koperasi Syariah. Dari hasil wawancara dengan Bpk. Rahmatullah selaku ketua koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama mengatakan bahwa peran Badan Amil Zakat (BAZNAS) Provinsi NTB adalah dalam memberdayakan usaha koperasi syariah. Peran BAZNAS Provinsi NTB dalam pemberdayaan usaha koperasi syariah memiliki potensi dan peran yang sangat besar dalam mendukung pemberdayaan kelompok usaha mikrobakulan tersebut, begitu pula Baznas sendiri memberikan hibah kepada setiap anggota kelompok usaha bakulan.
Seputar kontribusi usaha mikro sarjana manufaktur di Baznas Provinsi Nusa Tenggara Barat terhadap peningkatan perekonomian masyarakat. Ada sedikit perubahan dalam usaha saya dan peningkatan pendapatan yang saya rasakan setelah menjadi anggota BAZNAS Provinsi NTB. 63.
Peran Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama dalam
Manfaat masyarakat dari Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama adalah memberikan dana sebagai tambahan modal kepada nasabah mikro, kecil yang membutuhkan untuk diproduksi oleh masyarakat dan anggota. Berikut hasil wawancara dengan peneliti untuk mengetahui peran Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama dalam penguatan usaha anggota, oleh Ketua Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama yaitu Bapak Rahmatullah, S.Ag. Dengan selesainya tahapan tersebut, Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama memberikan kesempatan kepada anggota untuk mengakses dana atau memberikan pembiayaan kepada anggota hingga 75% dan 10% untuk pinjaman Qardul Hasan.
Koperasi Syariah Mabrur juga mendapatkan Riba Free Zone Award dari Dinas Koperasi dan UKM. Saya mengambil pembiayaan dari Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama karena pelayanannya sangat mudah dan lancar, tidak ada kendala dalam memberikan pembiayaan dan saya mendapatkan kemudahan dalam memberikan modal. Setelah mendapat modal dari sana, usaha saya berkembang dan penghasilan saya bertambah”67. Dari wawancara di atas, pembiayaan yang dilakukan koperasi Syariah Karya Mabrur memiliki peran yang sangat bermanfaat dalam kelancaran usahanya sehingga berkembang dan meningkatkan pendapatannya.
Berikut daftar nama-nama anggota Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama yang telah mendapatkan kucuran dana dari koperasi syariah tahun 2019-2021. Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama telah banyak membantu perekonomian para anggotanya, terlihat dari tabel di atas meskipun banyak rintangan dan hambatan yang sering dihadapi oleh koperasi syariah ini.
Hambatan atau Kendala Pemberdayaan Usaha Koperasi Syariah
Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama dalam memberikan pembiayaan kepada anggotanya hanya dengan modal amanah tanpa jaminan apapun. Sebelum mengamankan modal, Kooperativa Karya Mabrur Bersama Syariah dan BAZNAS Provinsi NTB telah melakukan pembinaan dan pelatihan kepada kelompok usaha mikro Bakulan. Peran Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama dalam menjalankan fungsinya sebagai lembaga keuangan mikro syariah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yaitu Koperasi.
Strategi atau solusi untuk mengatasi hambatan atau hambatan yang ada pada Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama yaitu: 80. Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB berperan penting dalam pengembangan dan pemberdayaan usaha mikrobakulan produktif pada koperasi syariah Karya Mabrur Bersama. Dalam memberikan pembiayaan modal usaha khususnya Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama selalu mengutamakan pelayanan yang baik, nyaman dan prima.
Kepada anggota koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama agar menggunakan pembiayaan yang disediakan oleh koperasi syariah dengan baik dan benar. Dengan berdirinya Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama, apakah sudah banyak nasabah yang melakukan simpan pinjam? 11. Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama melakukan pengawasan setelah memberikan pinjaman kepada anggota.
Jika Anda terlambat membayar cicilan, apakah ada keringanan atau sanksi dari Koperasi Karya Mabrur Bersama Syariah.
Tabel 4.2 Jumlah Anggota Koperasi Syariah Karya Mabrur Bersama
Tabel 4.3 Nama-nama Anggota Koperasi Syariah Karya Mabrur
Tabel 4.4 Daftar anggota yang mendapat pembiayaan di tahun 2019
Tabel 5 Daftar anggota yang mendapat pembiayaan di tahun 2020
Tabel 4.6 Daftar anggota yang mendapat pembiayaan di tahun 2021