• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peran Pelayan Teruna dalam Perkembangan Iman Remaja di Keluarga

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Peran Pelayan Teruna dalam Perkembangan Iman Remaja di Keluarga"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

Peran Pelayan Teruna dalam Perkembangan Iman Remaja di Keluarga Broken Home di Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Tamansari Salatiga

Oleh:

Hana Gabriella Ratag NIM : 712017059

TUGAS AKHIR

Diajukan kepada, Program Studi: Teologi, Fakultas: Teologi, Guna memenuhi sebagian persyaratan untuk mencapai

gelar S.Si Teol (Sarjana Sains Teologi) Program Studi Teologi

FAKULTAS TEOLOGI

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA SALATIGA

2023

(2)
(3)
(4)
(5)

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan pertolongan-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas akhir dengan judul “Peran Pelayan Teruna dalam Perkembangan Iman Remaja di Keluarga Broken Home di Gereja Protestan di Indonesia Bagian Barat (GPIB) Tamansari Salatiga,” penulisan tugas akhir ini dilakukan guna memenuhi salah satu syarat kelulusan bagi penulis untuk bisa memperoleh gelar Sarjana Sains Teologi di Universitas Kristen Satya Wacana. Proses penulisan ini tidak lepas dari banyak pihak yang terlibat dalam memberikan pemahaman baik pada sisi akademik dan kehidupan. Penulis mengucapkan terimakasih secara khusus kepada:

1. Tuhan Yesus Kristus yang selalu menyertai dan memberkati setiap proses dalam segala situasi yang dihadapi, serta selalu menjadi dasar kekuatan penulis selama ini.

2. Kepada orang tua penulis, Mama Mudalifa dan Papa Hein Ratag, my besties for life, yang selalu mendukung penulis dalam segala hal. Begitu juga dengan Kakak Rionaldo Ratag dan Kakak Adrie Wahyu Putra Ratag. Tidak lupa juga untuk seluruh keluarga besar yang juga menyemangati selalu selama perkuliahan dan pengerjaan Tugas Akhir.

3. Pdt. Mariska Lauterboom, MATS., Ph.D dan Pdt. Nimali Fidelis Buke, MA selaku dosen pembimbing penulis yang luar biasa memberikan tenaga dan pemikirannya untuk membantu dan membimbing penulis selama menyelesaikan tugas akhir, sehingga tugas akhir ini dapat terselesaikan dengan baik.

4. Pdt. Cindy Quartyamina Koan, M.A selaku wali study selama perkuliahan dan selaku ibu, kakak dan teman bagi anak-anak walinya yang selalu memberikan masukan-masukan yang sangat membangun bagi penulis.

5. Seluruh dosen dan pegawai fakultas teologi yang sudah membantu dan memberikan banyak pelajaran dalam segala hal selama perkuliahan sampai selesai.

6. GPIB Tamansari Salatiga sebagai tempat bagi penulis berproses, belajar dan berpelayanan. Terimakasih banyak tentunya kepada kakak-kakak layan Pelkat PT yang menjadi bagian proses mendalami alkitab setiap persiapan dan evaluasi yang membangun penulis dalam berpelayanan dan juga para pelayan yang memberikan diri untuk menjadi narasumber yang membantu penulis menyelesaikan tugas akhir.

7. Kepada para sahabat seperjuangan, Dearnata, Deysi, Monica, Abigael, Adelci, Valensya, Pingkan, yang selalu bersama-sama through ups and downs, menjadi keluarga baru di Salatiga yang saling mendukung satu sama lain. Tidak lupa juga,

(6)

8. sahabat terbaik, Maria Cristine, teman sejak SMA penulis yang hingga saat ini masih menjadi yang terbaik diantara yang terbaik. Semoga kita semua tetap menjadi sahabat yang baik dan mendukung satu sama lain hingga akhir hayat.

9. Kepada that one unrequited love, terimakasih untuk dukungan dan pelajarannya.

Sehingga penulis bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan kuat. Semoga kita tetap bisa menjadi teman yang saling mendukung satu sama lain.

10. Kepada ketujuh member BTS, yang menjadi salah satu alasan bertahan hidup dan terus melanjutkan tugas dan tanggung jawab sebagai mahasiswa dan manusia.

Terimakasih untuk selalu menjadi penyemangat bagi penulis dalam situasi apapun, melalui konten-konten yang menarik dan juga kata-kata indahnya.

11. Kepada diri sendiri yang sudah mau bertahan dan berjuang untuk melanjutkan perjuangan dalam hidup di situasi dan kondisi apapun. Meskipun banyak hal yang membuat diri ini menyerah, tapi diri ini tetap selalu menemukan alasan untuk terus bertahan. I love you to the moon and back, Gab.

Salatiga, 09 Mei 2023

Penulis, Hana Gabriella Ratag

(7)

MOTTO

“Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.”

Roma 5 : 5

“Doakan apa yang kamu kerjakan, kerjakan apa yang kamu doakan.”

-Fiola A. Thahara.

“Happiness is not something you have to achieve. You can still feel happy during the process of achieving something.”

-RM also known as Kim Namjoon, Leader of the great BTS.

(8)

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN………...i

KATA PENGANTAR ... iv

MOTTO ... vi

ABSTRAK ... vii

I. PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

1.2 Rumusan Masalah ... 7

1.3 Tujuan Penelitian ... 8

1.4 Manfaat Penelitian ... 8

1.5 Metode Penelitian ... 8

1.6 Sistematika Penulisan ... 9

II. Teori Perkembangan Iman Remaja ... 9

Konsep tentang Iman menurut James W. Fowler ... 9

Teori Perkembangan Iman James Fowler ... 10

a. Tahap 1: Primal Faith (Kepercayaan Awal dan Elementer)... 11

b. Tahap 2: Kepercayaan Intuitif-proyektif ... 11

c. Tahap 3: Kepercayaan Mistis-Harfiah ... 12

d. Tahap 4: Kepercayaan Sintetis-Konvensional ... 12

e. Tahap 5: Kepercayaan Individuatif-Reflektif ... 13

f. Tahap 6: Kepercayaan Konjungtif ... 14

g. Tahap 7: Kepercayaan Universal ... 14

Perkembangan Psikologi Remaja Broken Home ... Error! Bookmark not defined.5 Peran Pelayan sebagai Pendamping ... 17

III. Hasil Penelitian terhadap Pelayan Teruna dan Perannya sebagai Pembimbing ... 18

Gambaran Umum tempat Penelitian dan Persekutuan Teruna GPIB Tamansari Salatiga ... 18

Hasil Penelitian dari Wawancara ... 20

IV. Hasil Analisa terhadap Peran Pelayan Teruna ... 25

Peran Pelayan Teruna dalam Perkembangan Iman Remaja dari Keluarga Broken Home dilihat dari Teori Perkembangan Iman James Fowler ... 25

V. Kesimpulan dan Saran ... 29

Saran ... 30

DAFTAR PUSTAKA ... 32

(9)

ABSTRAK

Masa remaja merupakan masa dimana krisis identitas melanda dan pengakuan akan diri dibutuhkan. Masa ini juga masa dimana iman bergejolak sehingga butuh dukungan dari keluarga dan komunitas iman untuk mempertahankannya. Keluarga merupakan pusat utama kehidupan rohani seseorang. Keluarga yang harmonis akan membangun kehidupan rohani dengan baik. Namun, tidak semua keluarga berada dalam kondisi yang baik bahkan tidak sedikit keluarga yang sudah tidak utuh karena adanya perceraian dan sebagainya. Kondisi keluarga yang tidak baik (broken home), dapat mempengaruhi remaja dalam perkembangan imannya. Oleh karena itu, kelompok persekutuan dibutuhkan untuk dapat membantu remaja dalam meningkatkan pertumbuhan imannya menuju masa dewasa. Melalui penelitian ini, penulis membahas mengenai peran pelayan teruna GPIB Tamansari Salatiga dalam perkembangan iman remaja yang berasal dari keluarga broken home. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran pelayan teruna GPIB Tamansari Salatiga dalam membantu perkembangan iman teruna secara keseluruhan dan juga teruna yang berasal dari keluarga broken home ditinjau dari teori perkembangan iman James Fowler. Data yang digunakan pada penelitian diperoleh melalui wawancara kepada para pelayan teruna dan juga teruna GPIB Tamansari Salatiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayan teruna GPIB Tamansari Salatiga cukup baik dalam menghidupi citra diri pelayan teruna, karena dapat melakukan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan citra diri pelayan yang dapat menganalisis masalah dan mengerti kebutuhan teruna.

Kata kunci: Remaja, Broken Home, Pelayan Teruna, Perkembangan iman

(10)

ABSTRACT

Adolescence is a time when an identity crisis hits and self-acknowledgement is needed.

This is also a time when faith is in chaos, so it needs support from family and the faith community to maintain it. Family is the main center of one's spiritual life. A harmonious family will build a good spiritual life. However, not all families are in good term nor harmonius, even few families are incomplete due to divorce and so on. Family conditions that are not in a good term (broken home) can affect adolescents in the development of their faith. Therefore, fellowship groups are needed to be able to help adolescents increase their faith growth towards adulthood. Through this research, the author discusses the role of GPIB Tamansari Salatiga’s teruna servant in the development of the faith of adolescents who come from broken home families. This study aims to describe the role of GPIB Tamansari Salatiga teruna servant in helping the faith development of teruna as a whole and also teruna who come from broken homes in terms of James Fowler's theory of faith development. The data used in the study were collected through interviews with GPIB Tamansari Salatiga teruna servants and also teruna.

The results showed that GPIB Tamansari Salatiga teruna servant were quite good at supporting the teruna servant’s self-image, because they could carry out their duties and responsibilities in accordance with the servant's self-image who could analyze problems and understand the needs of the teruna.

Keywords: Youth, Broken Home, Teruna Servants, Development of faith.

(11)

Referensi

Dokumen terkait

Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan pertolongan-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan tesis dengan judul

v KATA PENGANTAR Puja dan Puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Karena berkat rahmat-nya maka penulis dapat menyelesaikan penulisan Karya Tulis Ilmiah ini

KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkat rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul “Analisis Pengendalian

KATA PENGANTAR Puji Tuhan penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayahnya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul

ii KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Tugas Metodologi

ii Institut Teknologi Nasional KATA PENGANTAR Puji dan syukur Penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena berkatnya, Penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir yang

vi KATA PENGANTAR Puji Syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat,berkat serta bimbingannya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan

KATA PENGANTAR Puji dan Syukur Penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan kasih karunia-Nya yang telah diberikan kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan