• Tidak ada hasil yang ditemukan

Peran Penyuluh Agama Islam dalam Masyarakat Buta Aksara Alquran

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2024

Membagikan "Peran Penyuluh Agama Islam dalam Masyarakat Buta Aksara Alquran"

Copied!
89
0
0

Teks penuh

PENDAHULUAN

Rumusan Masalah

Tujuan Penelitian

Kegunaan Penelitian

TINJAUAN PUSTAKA

Tinjauan Teoretis

  • Teori Karakter
  • Teori Fitrah

Menurut Michael Novak, karakter adalah “campuran yang serasi dari semua kebajikan yang diidentifikasi oleh tradisi agama, cerita sastra, orang bijak, dan kumpulan orang-orang berakal sehat dalam sejarah.” 7 Sedangkan Masnur Muslich menyatakan bahwa karakter adalah nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan dan kebangsaan yang diwujudkan dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan dan tindakan berdasarkan norma agama, hukum, tata krama, budaya dan adat istiadat.8. Lebih lanjut Muchlas Samani berpendapat bahwa karakter dapat diartikan sebagai nilai-nilai dasar yang membentuk kepribadian seseorang, yang terbentuk baik sebagai akibat pengaruh keturunan maupun pengaruh lingkungan, yang membedakannya dengan orang lain, dan diwujudkan dalam sikapnya. dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.9 Pendapat serupa juga diungkapkan oleh Agus Wibowo, bahwa karakter adalah cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas setiap individu untuk hidup dan bekerja sama, baik dalam keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.10 . Ciri-ciri tersebut asli dan berakar pada kepribadian objek atau individu, dan merupakan mesin yang menggerakkan bagaimana seseorang bertindak, berperilaku, berkata dan bereaksi. ), yang merupakan hakikat sifat batin/spiritual, cara berpikir, cara berperilaku (sikap dan tindakan lahiriah) dalam hidup seseorang dan bekerja sama dalam berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.12.

Daripada pendapat para ahli di atas, dapat disimpulkan bahawa watak adalah sesuatu yang terdapat pada diri seseorang individu yang merupakan ciri keperibadian individu yang berbeza dengan orang lain dalam bentuk sikap, pemikiran dan tindakan. Keistimewaan setiap individu berguna untuk hidup dan bekerjasama, baik dalam ruang lingkup keluarga, masyarakat, bangsa dan negara. Maka pandanglah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetap pada) fitrah Tuhan yang menciptakan manusia menurut fitrah itu Tiada perubahan pada fitrah Tuhan. Ia adalah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”.14.

Pendapat ulama tentang maksud perkataan fitrah dalam ayat di atas, ada yang berpendapat bahawa yang dimaksudkan dengan fitrah ialah kepercayaan kepada keesaan Tuhan Yang Maha Esa, yang telah ditanamkan Tuhan dalam diri setiap manusia. Sumber semangat keagamaan adalah daripada proses pemikiran yang terdapat dalam diri manusia untuk mencari bagaimana sesuatu itu dinyatakan atau dikenali sebagai Tuhan, sedangkan dalam dirinya sendiri.

Tinjauan Konseptual

Para ustadz merupakan sosok mulia yang senantiasa mendekatkan masyarakat pada kebaikan sekaligus menjauhkan diri dari keburukan. Istilah penyuluh menggantikan istilah guru agama honorer (GAH) yang sebelumnya digunakan di lingkungan resmi Departemen Agama 17 Berdasarkan keputusan Menteri Kowasbangpan Nomor: 54/KEP/MK.WASPAN./9/1999 Penyuluh agama adalah pegawai negeri sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, dan wewenang penuh kepada pejabat yang berwenang untuk melaksanakan kegiatan bimbingan agama dan konseling perkembangan melalui bahasa agama.18 Berdasarkan keputusan tersebut, penyuluh adalah pembimbing umat beragama dalam rangka pembinaan mental. . akhlak dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Petunjuk Teknis Jabatan Fungsional Penasehat Agama Islam (Direktorat Jenderal Lembaga Keagamaan Islam, Bagian Proyek Peningkatan Tenaga Keagamaan Penasehat Agama. 2002), hal.3. Lukman Hakim Saifuddin menyatakan bahwa ustadz adalah penafsir cahaya, penerang di tengah kegelapan yang memberikan penerangan dan mengajarkan hikmah kepada masyarakat sekitar.19. Pengajar agama Islam adalah orang-orang yang ditugaskan oleh masyarakat dan negara untuk memberikan kepemimpinan dan pendidikan agama berdasarkan kompetensi keilmuannya.

Para ustadz sudah menjadi sebuah profesi yang sangat kompetitif dengan profesi lainnya, namun masih memerlukan jalan panjang yang memerlukan perjuangan. Ada kompetensi-kompetensi tertentu yang harus dimiliki oleh setiap ustadz dalam membentuk karakter masyarakat buta aksara Al-Qur’an jika ingin menjadi profesi yang berdaya saing tinggi; Tugas utama penyuluh agama Islam adalah mengembangkan pengajaran agama atau kegiatan penyuluhan dan pengembangan melalui bahasa agama.

Fungsi penyuluh agama Islam adalah fungsi informatif dan edukatif. Para penyuluh agama Islam hendaknya mampu memposisikan dirinya sebagai sumber informasi dan pembelajaran dengan memberikan informasi keagamaan dan mendidik masyarakat sebaik-baiknya sesuai dengan tuntunan Al-Qur'an dan Sunnah. Kemudian dalam kapasitas advokasi, para ustadz harus memposisikan dirinya sebagai advokat atau wadah perlindungan dan pembelaan masyarakat terhadap berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan yang merugikan agama, mengganggu ibadah, dan merugikan akhlak. Para penyuluh agama Islam sebagai sosok yang berperan sebagai pemimpin atau pemberi arahan kepada masyarakat, para penyuluh juga merupakan agen perubahan22, yaitu berperan sebagai pusat untuk membangun perubahan ke arah yang lebih baik, dalam segala bidang untuk mencapai kemajuan, perubahan dari hal-hal yang negatif. atau pasif menjadi positif atau aktif.

22Bobi, “Peran Besar Penyuluh Agama Islam Dalam Pengawalan,” Kemenag, 15 Januari 2019. https://bengkulu.kemenag.go.id/opini/306-peran-besar-penguluh-agama-islam-menjaga nkri (26 Desember 2019). Dasar yang ketiga, Allah SWT memerintahkan kepada Nabi Muhammad SAW untuk memerintahkan jin dan manusia agar mengikuti agama Islam dengan cara yang bijaksana sebagaimana yang diturunkan Allah kepadanya, dan memberikan pelajaran yang bermanfaat kepada mereka dengan penuh kelembutan, dan mendebat orang-orang yang berbeda pendapat dengannya. dengan cara yang baik dan argumentasi yang kuat. Metode pembelajaran membaca Al-Qur'an bagi masyarakat buta huruf Al-Qur'an untuk membentuk karakter di Kecamatan Mattirobulu Kabupaten Pinrang ada macam-macam.

Manfaat yang diperoleh dari penggunaan metode ini adalah bagi para penyuluh agama Islam (pengajar agama Islam mempunyai keterampilan tambahan sehingga dapat belajar lebih baik, dapat menambah penghasilan di waktu luang dengan keterampilan yang dipelajari). Pembacaannya menggunakan literatur yang umum ada di Indonesia, sehingga mereka yang buta huruf Al-Quran dapat memahami dengan baik apa yang diajarkan oleh para ustadz.

Kerangka Pikir

METODE PENELITIAN

  • Lokasi Dan Waktu Penelitian
  • Fokus Penelitian
  • Jenis Dan Sumber Data
  • Teknik Pengumpulan Data
  • Teknik Analisis Data

Fokus penulis dalam penelitian ini adalah memusatkan perhatian pada peran penyuluh agama Islam dalam membentuk karakter masyarakat buta aksara Al Quran di Kecamatan Mattirobulu Kabupaten Pinrang. Sumber data utama dalam penelitian ini adalah para penyuluh agama Islam dan masyarakat buta aksara Al-Qur’an dalam pembentukan karakter di Kecamatan Mattirobulu Kabupaten Pinrang. Demikian diungkapkan Ibu Musbi selaku penyuluh agama Islam Kementerian Agama Kecamatan Mattirobulu saat diwawancarai mengenai kondisi psikologis masyarakat buta aksara Al Quran Kecamatan Mattirobulu Kabupaten Pinrang.

Iya betul, kami sebagai Konselor Agama Islam sangat memperhatikan kondisi psikologis masyarakat buta aksara Al Quran karena menunjang keberhasilan kegiatan kami. Seperti yang disampaikan Ibu Farida saat diwawancarai mengenai kondisi psikologis masyarakat buta aksara di Kecamatan Mattirobulu Kabupaten Pinrang. Jadi, peran pendidik agama Islam sangat diperlukan untuk mampu memberikan semangat kepada masyarakat yang buta huruf Al-Quran.

Seperti yang diungkapkan oleh ustadz Ibu Musdalifah saat diwawancara tentang orang yang tidak bisa membaca Al-Quran dan mudah tersinggung. Seperti yang disampaikan oleh Ibu Wahyuni ​​​​tentang orang-orang yang buta huruf Al-Quran dan menjadi putus asa ketika mengikuti kegiatan pendidikan agama Islam. Komunitas buta huruf Alquran di distrik Mattirobulu membaca Alquran dan sangat percaya diri serta antusias mengikuti kegiatan pembelajaran Alquran.

Seperti yang dikatakan Ibu Hadarah, orang-orang yang buta huruf Al-Quran telah diwawancarai tentang penilaian mingguan. Demikian diungkapkan Ibu Musbi, salah satu penyuluh agama Islam Kementerian Agama Kecamatan Mattirobulu saat diwawancarai mengenai langkah penyuluh dalam mengurangi buta huruf Alquran. Untuk itu peran ustadz sangat penting dalam memberikan pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat yang belum bisa membaca Al-Quran.

74Kolli, Komunitas Buta Quran, Desa Manarang, Wawancara, di Masjid Darul Aqsa, Desa Manarang, Kecamatan Mattirobulu, 14 Februari 2020. 75Ruslia, Komunitas Buta Quran, Desa Manarang, Wawancara, di Masjid Darul Aqsa, Desa Manarang, Kecamatan Mattirobulu , 14 Februari 2020. 77Sapiyah, Masyarakat Buta Al-Quran Desa Manarang, Wawancara, di Masjid Darul Aqsa Desa Manarang Kecamatan Mattirobulu, 14 Februari 2020.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil Penelitian

  • Faktor Penghambat dalam Membentuk Karakter Masyarakat Buta
  • Langkah – Langkah Penyuluh Agama Islam dalam Membentuk

Seperti yang dikatakan oleh Bpk. Muhammad Farid, Kepala Kantor Kementerian Agama Kecamatan Mattirobulu saat diwawancarai mengenai faktor penghambat pembentukan karakter masyarakat buta aksara Quran Kecamatan Mattirobulu Kabupaten Pinrang. Orang yang buta huruf Al-Qur'an sangat membutuhkan pengajaran karakter karena yang penting orang yang belajar membaca Al-Qur'an diajarkan karakter. Seperti yang diungkapkan Ibu Karmila terkait dengan masyarakat buta aksara Quran yang putus asa dalam terwujudnya proses pembelajaran.

Orang yang buta huruf Al-Qur'an hendaknya memahami pentingnya membaca Al-Qur'an agar tidak timbul rasa putus asa. 64 Karmila, komunitas buta aksara Al Quran di Kelurahan Manarang, Wawancara, di Masjid Darul Aqsa, Kelurahan Manarang, Kecamatan Mattirobulu, 14 Februari 2020. 65 Wahyuni, komunitas buta aksara Al Quran, Kelurahan Manarang di Darulq, Wawancara , Kecamatan Manarang, Kecamatan Mattirobulu, 14 Februari 2020.

Seperti yang disampaikan oleh Ibu Hasna, masyarakat yang tidak bisa membaca Al-Quran merasa percaya diri dalam mengikuti kegiatan. 66Hasna, Masyarakat Buta Al-Qur'an, Desa Padaelo, Wawancara, di Masjid Baitul Jannah, Dusun Paero, Kecamatan Mattirobulu, 16 Februari 2020. Seperti yang disampaikan oleh Ibu Sanatang tentang komunitas buta aksara Al-Qur'an dalam pengertian masyarakat rasa percaya diri saat mengikuti aktivitas.

67Sanatang, Masyarakat Buta Aksara, Desa Padaelo, Wawancara, di Masjid Baitul Jannah, Dusun Paero, Kecamatan, Kecamatan Mattirobulu, 16 Februari 2020. Evaluasi pembacaan Alquran yang dilaksanakan oleh ustadz di Kecamatan Mattirobulu Kabupaten Pinrang, bertujuan untuk mengatasi Al-Quran 'buta aksara bagi masyarakat sebagai salah satu kegiatan yang dilakukan untuk membantu masyarakat membaca Al-Qur'an. 70Hadarah, Masyarakat Buta Aksara di Desa Padaelo, Wawancara, di Masjid Baitul Jannah, Dusun Paero, Kecamatan Mattirobulu, 14 Februari 2020.

Seperti Ny. Hawiah menuturkan, masyarakat yang buta huruf Al-Quran saat diwawancarai soal evaluasi bulanan. 72 Hawiah, Masyarakat Buta Aksara Al-Qur'an, Desa Manarang, Wawancara, di Masjid Darul Aqsa, Desa Manarang, Kecamatan Mattirobulu, 14 Februari 2020. Pembentukan karakter masyarakat buta aksara Al-Qur'an sangatlah penting, sehingga masyarakat harus memahami pentingnya kegiatan ini.

Kegiatan ini akan membuat masyarakat buta aksara mampu membaca Al-Quran dengan baik dan benar. “Pengenalan Penyuluh Agama Dalam Pemberantasan Buta Al Quran di Desa Kanreapia Kecamatan Kunciopao Kabupaten Goa.”

PENUTUP

Saran

Dalam penelitian ini peneliti menyadari masih banyak kekurangan baik dari aspek penelitian maupun isi penelitian. Besarnya peran penyuluh agama Islam untuk menjaga,” Kementerian Agama, tersedia di https://bengkulu.kemenag.go.id/opini/306-peran-besar-penguluh- Agama-islam-menjaga-nkri. 2018 “ Strategi Penyuluh Agama Islam Dalam Pembinaan Keagamaan Masyarakat di Desa Salemba Kecamatan Ujung Loe Kabupaten Bulukumba”.

Gambar

2.1  Tabel Jumlah Penduduk di  Kecamatan Mattirobulu
Foto pelaksanaan penelitian  Biografi penulis

Referensi

Dokumen terkait

Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat (Q.S.. Peran Penyuluh Agama Islam Dalam Peningkatan Pelaksanaan Shalat Fardhu

Sebagai Penyuluh Agama Islam yang memdapatkan Surat Keputusan (SK) dari Pemerintah (Kementerian Agama), ia mendapat tugas sebagai Penyuluh Agama Islam yang

Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di SMA Negeri 1 Merawang ditemukan peran guru pendidikan agama Islam mengatasi kesulitan membaca Alquran, sekolah SMA Negeri 1

Penelitian ini dilakukan di dinas pendidikan kabupaten mamuju untuk mengetahui bagaimana mengatasi buta aksara, dimana setiap tahunnya selalu mengalami

Kedua, Skripsi yang ditulis oleh Hidayat Nur Alam pada tahun 2018 dengan judul “Peran Penyuluh Agama Islam Dalam meminimalisir Terjadinya Perceraian di Desa Braja Sakti Kecamatan Way

iii PERAN PENYULUH AGAMA DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA ALQURAN PADA ANAK DI DESA TADANG PALIE KECAMATAN CEMPA KABUPATEN PINRANG Skripsi Sebagai Salah Satu Syarat untuk Mencapai

Materi ini menguraikan sejauh mana peran agama dalam membentuk masyaraat yang

Model penyuluhan yang dilakukan oleh para Penyuluh Agama Islam untuk memberikan pemahaman self love dalam sebuah pernikahan kepada calon pengantin di Kantor Urusan Agama Kecamatan Maron