1. Perasaan selama melakukan perubahan di kelas:
Awal: Antusiasme bercampur rasa gugup. Saya yakin dengan gagasan Ki Hadjar Dewantara, namun ragu dengan kemampuan saya untuk menerapkannya secara efektif.
Proses: Perasaan tertantang dan terus belajar. Tantangan muncul saat menyesuaikan metode dengan karakteristik siswa dan situasi kelas.
Akhir: Lega dan bangga melihat kemajuan siswa. Perasaan puas karena berhasil menerapkan pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan membantu siswa berkembang.
2. Ide atau gagasan yang timbul sepanjang proses perubahan:
Pentingnya membangun hubungan yang baik dengan siswa sebagai landasan pembelajaran yang efektif.
Perlu adanya variasi metode pembelajaran untuk mengakomodasi kebutuhan belajar yang berbeda.
Pentingnya refleksi dan evaluasi diri untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.
3. Pembelajaran dan pengalaman dalam bentuk catatan praktik baik:
Penerapan metode among: Memberikan kesempatan kepada siswa untuk memimpin diskusi dan presentasi.
Pembelajaran berbasis proyek: Mendorong siswa untuk menyelesaikan masalah dan menghasilkan karya kreatif.
Pendekatan diferensiasi: Memberikan tugas dan penilaian yang sesuai dengan kemampuan dan gaya belajar siswa.
4. ‘Foto bercerita’ dari seluruh rangkaian pelaksanaan (perencanaan, penerapan dan refleksi) aksi: