• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERATURAN MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG

N/A
N/A
Kiki Setiawati

Academic year: 2023

Membagikan "PERATURAN MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG"

Copied!
44
0
0

Teks penuh

Peraturan Pemerintah No. 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 21, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5103); KETIGA Kelompok Audit sebagaimana diatur dalam KEPUTUSAN KEDUA yang selanjutnya disebut kelompok PK terdiri atas kelompok pengarah, kelompok pelaksana dan tenaga ahli dengan susunan keanggotaan sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini. 9). untuk revisi RTRWK/K yaitu Pasal 84 huruf c PP 15/2010.

31) : Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dengan ketentuan sebagai berikut:. untuk peninjauan RTRWN yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Kementerian Pertanian dan Tata Ruang; untuk revisi RTRWP yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada instansi di lingkungan pemerintah provinsi yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang penataan ruang; Dan. untuk peninjauan RTRWK/K yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada instansi di lingkungan pemerintah kabupaten/kota yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang penataan ruang. Pada tahap ini disusun matriks korespondensi antara rencana tata ruang dan kebutuhan pembangunan dengan memperhatikan perkembangan lingkungan strategis dan dinamika internal serta pelaksanaan pemanfaatan ruang. Matriks ini dibuat dengan tujuan untuk mengamati dan membandingkan dinamika pembangunan yang dilakukan di daerah perencanaan sejak berlakunya RTRW hingga proses peninjauannya. .. penyusunan RTRW Uraian Indikasi dampak perubahan isi RTRW 1 Dinamika.

Matriks ini dibuat guna mengamati dan membandingkan dinamika internal yang terjadi di wilayah perencanaan sejak disetujuinya RTR hingga proses revisi. Penyimpangan ini diketahui dengan cara melapisi peta yang menunjukkan kondisi aktual pemanfaatan ruang dengan kondisi yang diinginkan dalam rencana untuk mengetahui seberapa besar perbedaan atau pelanggaran terhadap rencana tata ruang. Tujuan perencanaan tata ruang 1.2. Kebijakan penataan ruang 1.3. Strategi penataan ruang 2 RENCANA STRUKTUR RUANG.. sistem jaringan transportasi darat 1) Jaringan jalan.

Pernyataan dampak kebutuhan pembangunan (terhadap kualitas/validitas dan/atau penyimpangan pemanfaatan ruang) Perubahan. Sistem jaringan transportasi darat 1) Jaringan jalan.

PERATURAN MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG NOMOR … TAHUN …

TENTANG

PENINJAUAN KEMBALI RENCANA TATA RUANG

TATA CARA EVALUASI PELAKSANAAN PENI NJAUAN KEMBALI RTR

Kualitas RTR

  • Kelengkapan dan kedalaman muatan RTR
  • Kualitas data

Penuh atau Kurang (Bisa juga.. Berisi Sistem Jaringan Transportasi Darat 1) Jaringan Jalan. Sistem jaringan sumber daya air a Wilayah sungai transnasional b Wilayah sungai transprovinsi c Wilayah sungai strategis nasional. Termuat seluruhnya atau kurang (Dapat juga berisi.. Sistem jaringan infrastruktur lainnya**) 3 RENCANA POLA SPASIAL.

Kualitas data dan analisis yang dilakukan harus memenuhi persyaratan minimal sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Checklist evaluasi kualitas dan analisa data pada saat penyusunan RTRW disajikan pada tabel di bawah ini. Kualitas data harus mempertimbangkan kelengkapan data yang digunakan dan relevansi data yang digunakan dalam penyusunannya dengan kondisi saat ini, apakah masih relevan atau perlu dilakukan pemutakhiran data.

Penjelasan yang harus dilengkapi mengenai dampak akibat penggunaan data yang tidak lengkap dan tidak relevan lagi dilengkapi dengan dampak isi peraturan rencana kawasan. Misalnya, jika data kependudukan saat ini sangat berbeda dengan data yang digunakan pada penyusunan RTRW sebelumnya, maka hal ini dapat berdampak pada rencana struktur fisik yang dapat dirinci dan dijelaskan lebih lanjut. Peta dasar pertanahan dan peta tematik yang dipersyaratkan meliputi peta penggunaan lahan, peta sebaran geografis, dan peta wilayah rawan bencana dalam skala peta minimum untuk RTRW nasional untuk RTRW provinsi;

Kesahihan RTR

Simpangan Pemanfaatan Ruang

  • Membandingkan realisasi program pemanfatan ruang yang dilakukan di lapangan dengan arahan pemanfaatan ruang yang terdapat dalam
  • Membandingkan kesesuaian pemanfaatan ruang di lapangan dengan yang tertuang dalam peta rencana tata ruang

Untuk dapat membandingkan kesesuaian pemanfaatan ruang di lapangan dengan yang tercantum dalam peta rencana tata ruang, maka perlu dilakukan overlay pada peta tersebut. Cara memulainya adalah dengan menghitung persentase luas setiap jenis penyimpangan dari luas yang direncanakan, misalnya bentuk fisik saat ini yang tidak sesuai dengan arahan pemanfaatan ruang menurut RTRW adalah A hektar, luas areal yang bersangkutan. ke RTRW-nya x hektar. Cara penilaiannya adalah dengan membuat matriks jumlah fasilitas dan utilitas di wilayah yang ditetapkan sebagai pusat pelayanan.

Penyimpangan terjadi jika direncanakan 4 service center dan yang sesuai hanya 3 service center, artinya 1 service center tidak sesuai. Rencananya ada sistem transportasi utama, di program juga ada, namun pelaksanaannya tidak melalui pusat-pusat yang ditunjuk, sehingga penyimpangan dinilai 100%. Dalam rencana tidak ada sistem transportasi utama, tetapi dalam program ada, sehingga penyimpangan dinilai 100%.

Bandingkan panjang dan luas jalan eksisting dengan panjang dan luas jaringan jalan pada rencana.

Tabel Evaluasi Simpangan Pemanfaatan Ruang Berdasarkan Realisasi  Program
Tabel Evaluasi Simpangan Pemanfaatan Ruang Berdasarkan Realisasi Program

TATA CARA P ENI LAI AN PELAKS ANAAN P ENI NJAUAN KEMBALI RTR

Baik/Buruk

Tinggi/Rendah

  • Kelengkapan dan Kedalaman muatan RTR
  • Kualitas Data
  • Kesahihan
  • Simpangan pemanfaatan ruang

Memiliki tingkat kedalaman yang baik, dibuktikan dengan mempertimbangkan seluruh kriteria dan analisis yang harus dilakukan sesuai dengan peraturan hukum dan pedoman penyusunannya. Rendahnya tingkat pendalaman, yang diwujudkan dengan tidak terpenuhinya seluruh kriteria atau kurangnya analisis yang harus dilakukan sesuai dengan peraturan hukum dan pedoman penyusunannya. Isi RTRW belum lengkap, yaitu tidak mencakup keseluruhan isi yang diatur dalam peraturan perundang-undangan dan pedoman penyusunannya.

Memiliki tingkat kedalaman yang kurang baik, yang ditunjukkan dengan mengikuti seluruh kriteria dan analisis yang harus dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan petunjuk penyusunannya. Data yang dijadikan dasar penyusunan RTRW secara lengkap ditentukan oleh peraturan perundang-undangan dan pedoman penyusunannya. Data yang dijadikan dasar penyusunan RTRW tidak lengkap atau tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan petunjuk penyusunannya.

Isi RTRW mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berkaitan atau mempengaruhi RTRW. Isi RTRW masih sesuai dan sejalan dengan kebijakan pemerintah baru yang dituangkan dalam peraturan perundang-undangan. Penyusunan dan penetapan RTRW tidak berdasarkan proses dan prosedur yang ditentukan peraturan perundang-undangan.

Isi RTRW tidak sesuai dengan isi rencana fisik di atas, hal ini disebabkan adanya revisi isi rencana fisik di atasnya. Isi RTRW tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang relevan atau berpengaruh karena adanya perubahan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Isi RTRW tidak sesuai dengan kebijakan baru pemerintah yang dituangkan dalam peraturan perundang-undangan.

Realisasi kesesuaian pemanfaatan ruang sebagaimana tercantum dalam indikasi program lima tahunan adalah sama atau lebih besar dari 50% rencana yang telah ditetapkan. Pencapaian kesesuaian pemanfaatan ruang sebagaimana tercantum dalam indikasi program lima tahunan kurang dari 50% dari rencana yang telah ditetapkan. Penyimpangan pemanfaatan ruang sama dengan atau lebih dari 20% rencana dan lokasi yang telah ditetapkan.

Tabel Penilaian Kualitas Data
Tabel Penilaian Kualitas Data

KEPUTUSAN ____(1)____

FORMAT KEPUTUSAN MENTERI, KEPUTUSAN GUBERNUR, ATAU KEPUTUSAN BUPATI/GUBERNUR TENTANG REKOMENDASI ​​​​UNTUK HASIL PELAKSANAAN REVIEW RTR.

NOMOR: ____(2)____

TENTANG ____(3)____

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA ____(4)____,

Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang (Lembaran Negara

MEMUTUSKAN

10): peraturan perundang-undangan lain yang menjadi dasar kewenangan Menteri, gubernur, atau bupati/walikota untuk menetapkan keputusan menteri, gubernur, atau bupati/walikota, dan peraturan perundang-undangan yang memerintahkan pengambilan keputusan menteri, gubernur, atau bupati/walikota untuk menentukan. 16) : Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dengan ketentuan sebagai berikut:. untuk peninjauan RTRWN yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Kementerian Pertanian dan Tata Ruang; untuk revisi RTRWP yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah pada instansi di lingkungan pemerintah provinsi yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang penataan ruang; Dan. untuk peninjauan RTRWK/K yaitu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah instansi pemerintah. kabupaten/kota yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang penataan ruang. 20) : tempat kedudukan Menteri Pertanian dan Tata Ruang, gubernur, atau bupati/walikota sebagaimana dimaksud pada titik tanggal penetapan.

PERHI TUNGAN PERUBAHAN MATERI RTR

  • PENETAPAN KAWASAN STRATEGIS NASIONAL 5,00%
  • ARAHAN PEMANFAATAN RUANG YANG BERISI INDIKASI PROGRAM UTAMA JANGKA MENENGAH LIMA TAHUNAN
  • ARAHAN PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANG 10,00%
  • RENCANA PENYEDIAAN DAN PEMANFAATAN RUANG TERBUKA, SERTA PRASARANA DAN
  • ARAHAN PEMANFAATAN RUANG YANG BERISI INDIKASI PROGRAM UTAMA JANGKA MENENGAH
  • KETENTUAN PENGENDALIAN PEMANFAATAN RUANG

PANDUAN PEMANFAATAN RUANG BERISI INDIKASI PROGRAM UTAMA MENENGAH LIMA TAHUN PROGRAM UTAMA MENENGAH LIMA TAHUN.

Tabel Ketentuan Bobot Masing-Masing Muatan Materi dalam RTRW Provinsi
Tabel Ketentuan Bobot Masing-Masing Muatan Materi dalam RTRW Provinsi

Gambar

Tabel Evaluasi Simpangan Pemanfaatan Ruang Berdasarkan Realisasi  Program
Tabel Evaluasi Simpangan Pemanfaatan Ruang Berdasarkan Overlay Peta  Eksisting dan Rencana
Tabel Penilaian Kelengkapan dan Kedalaman muatan RTR
Tabel Penilaian Kualitas Data
+7

Referensi

Dokumen terkait

Pertanahan Nasional Nomor 8 Tahun 2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Berita Negara.. Republik Indonesia

MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/ KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL.. PERATURAN MENTERI AGRARIA DAN

Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 13 Tahun 2014 tentang Kelas Jabatan di Lingkungan Kementerian Agraria dan Tata

Menimbang : bahwa untuk peningkatan kualitas dan efektivitas penyelenggaraan penataan ruang, peningkatan peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan penataan ruang,

Melalui indikator kinerja Jumlah Dokumen Materi Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) / Rencana Tata Ruang (RTR) yang telah disusun dari target yang diberikan sebesar 24 RDTR

Berdasarkan Permen PU Nomor 15 tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional (RTR KSN) terdapat lima sudut kepentingan (pertahanan keamanan,

MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/ KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL PERATURAN MENTERI AGRARIA DAN TATA RUANG/ KEPALA BADAN PERTANAHAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 29 TAHUN 2021

Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Jabodetabekpunjur tahun 2008 dioverlay dengan peta administrasi Jabodetabek sehingga didapatkan peta RTR Kawasan Jabodetabek yang