PERBANDINGAN HASIL BELAJAR BIOLOGI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED
HEAD TOGETHER (NHT) DENGAN TIPE TEAMS ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) KELAS VIII
SMP NEGERI 2 BATANG KAPAS
E- JURNAL
BHUSRY AFRA DIWANTO NIM. 09010123
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU KEPENDIDIKAN (STKIP) PGRI SUMATERA BARAT
PADANG
2014
Perbandingan Hasil Belajar Biologi Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Dengan Tipe
Teams Assisted Individualization (TAI) Kelas VIII SMP Negeri 2 Batang Kapas
Oleh
Bhusry Afra Diwanto1, Megahati S 2, Vivi Fitriani 2
1Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat
2Program Studi Pendidikan Biologi STKIP PGRI Sumatera Barat e-mail : [email protected]
ABSTRACT
The result of biology learning process of VIII grade in SMP 2 Batang Kapas is low, because the learning process that has been done for all this time only listening, watching, and doing tasks given by teacher. Students are not be able to connect the facts were found when solving problem. Students only memorize the facts, but they can not understand that facts by their own mind. This leads them to a monotonous situation and students become inactive in the learning process. The consequences are students feel boring fast, don’t get serious in learning process, and finally, the lessons are felt difficult to learn by students. The purpose of this observation was to compare the outcomes of biology learning process of students using the types of cooperative learning model, that are Numbered Head Together (NHT) and Teams Assisted Individualization (TAI) of VIII Grade in SMP N 2 Batang Kapas. This study has been done in September-October 2013 in eighth grade in SMP N 2 Batang Kapas in first term. This research is an experimental research design with Randomized Control Group posttest Only Design. The population of this research is the eighth grade students of SMP N 2 Batang Kapas listed on the Academic Year 2013/2014. Technic data analysis used was t test. Based on the result of the analysis of the data found that both classes of normally distributed and homogeneous samples. Hypothesis test results obtained thitung value of 1.03 while ttable 1.67, meaning thitung <ttable, then the hypothesis in this study is H0 is accepted. It can be concluded that there is no difference in learning outcomes biology students using cooperative learning model Numbered Head Together (NHT) with type Teams Assisted Individualization (TAI) VIII grade in first term in SMP N 2 Batang Kapas.
Keywords: Cooperative Learning Model Type Numbered Head Together (NHT) and type Teams Assisted Individualization (TAI), Learning Outcomes
PENDAHULUAN
Guru adalah sumber yang menempati posisi dan memegang peranan penting dalam pendidikan. Sebagai tenaga pendidik guru juga merupakan faktor penentu keberhasilan setiap upaya pendidikan. Guru harus bisa memilih model pembelajaran sebagai upaya meningkatkan hasil belajar siswa dan guru harus mampu menyelenggarakan proses pembelajaran dengan baik agar siswa aktif.
Berdasarkan hasil wawancara penulis dengan Guru Biologi di SMP N 2 Batang Kapas, terlihat bahwa pembelajaran yang
dilakukan selama ini hanya mendengar, memperhatikan, dan mengerjakan tugas yang diberikan guru. Interaksi yang terjadi dalam proses pembelajaran hanya satu arah yaitu dari guru ke siswa. Model pembelajaran yang digunakan kurang bervariasi. Guru hanya mengajar dengan menggunakan metode ceramah (konvensional) yang lebih mudah dalam pelaksanaan, tanpa ada model atau metode lain yang akan menunjang proses pembelajaran agar lebih menarik oleh siswa.
Siswa hanya mencatat apa yang diterangkan oleh guru. Siswa kurang mampu mengaitkan
fakta-fakta yang ditemui dalam menyelesaikan permasalahan, siswa hanya menghafal materi tetapi tidak bisa memahaminya dalam pikiran sendiri. Saat guru menerangkan, siswa banyak yang meribut, berbicara dengan teman sebelah dan mengerjakan tugas mata pelajaran yang lain. Hal ini menyebabkan situasi belajar menjadi monoton dan siswa menjadi kurang aktif. Akibatnya siswa cepat merasa bosan, kurang serius dalam belajar sehingga materi dirasa sulit dan hasil belajar kurang optimal.
Hal ini mengakibatkan hasil belajar biologi siswa di SMP N 2 Batang Kapas masih banyak yang rendah atau masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan di sekolah adalah 70.
Salah satu cara agar siswa tidak merasa bosan dalam proses pembelajaran adalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan tipe Teams Assisted Individualization (TAI).
Numbered Head Together (NHT) Kurniasih (2008:20) menyatakan Numbered Hed Together adalah suatu model pembelajaran kooperatif yang dikembangkan oleh Spencer Kagen (1993), untuk melibatkan banyak siswa dalam menelaah materi mencakup dalam suatu pelajaran dan mencek pemahaman mereka terhadap isi pelajaran tersebut. Sebagai gantinya guru mengajukan pertanyaan kepada siswa.
Ciri khas dari NHT adalah guru hanya menunjuk seorang siswa dengan menyebutkan salah satu nomor yang mewakili kelompoknya untuk mempresentasikan hasil kerja kelompoknya. Sehingga masing-masing anggota kelompok harus paham dengan hasil kerja kelompoknya dengan bertanggung jawab terhadap hasil diskusinya. Dengan sendirinya siswa merasa dirinya harus terlibat aktif dalam proses pembelajaran.
Team Assisted Individualization (TAI) menurut Suyatno (2009:51) adalah bantuan individual dalam kelompok dengan karakteristik bahwa tanggung jawab belajar adalah pada siswa, siswa harus membangun
pengetahuan tidak menerima bentuk jadi dari guru.
Adapun langkah-langkah pembelajaran TAI menurut Slavin dalam Suherman (2009) adalah (a) buat kelompok heterogen yang terdiri dari 4 sampai 5 orang; (b) berikan bahan ajar; (c) siswa belajar kelompok dengan dibantu oleh siswa pandai anggota kelompok secara individual; (d) saling mengoreksi jawaban dengan menggunakan lembar kunci jawaban; (e) Memberikan penghargaan kelompok; (f) melakukan refleksi.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan hasil belajar Biologi siswa dengan menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Head Together (NHT) Dengan Tipe Teams Assisted Individualization (TAI) Kelas VIII SMP Negeri 2 Batang Kapas.
Penelitian yang relevan dengan penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan oleh Suharti (2013) bahwa dengan model pembelajaran NHT yang diakhiri dengan peta konsep berpengaruh positif terhadap hasil biologi dan dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa. Penelitian Teams Assisted Individualization (TAI) yang dilakukan oleh Tricahyo (2012) bahwa dengan model pembelajaran tipe TAI dapat meningkatkan minat belajar siswa.
METODE PENELITIAN
Jenis penelitian ini bersifat eksperimen dengan rancangan penelitian yang digunakan adalah Randomized Control Group-Posttest Only Design. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan September-Oktober 2013 semester I kelas VIII di SMP N 2 Batang Kapas Tahun Pelajaran 2013/2014.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP N 2 Batang Kapas yang terdiri dari 6 kelas dengan jumlah seluruh siswa 172 orang. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah perbandingan model pembelajaran kooperatif Numbered Head Together (NHT) dengan model pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI).
Variabel terikat dalam penelitian ini adalah
hasil belajar ranah kognitif, nilai siswa yang diperoleh setelah melakukan tes akhir.
Prosedur penelitian ini dibagi menjadi 3 tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap melakukan tes akhir.
Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes. Tes yang dilakukan berupa tes objektif yang terdiri dari 4 option yaitu A, B, C, D. Teknik analisis data yang digunakan untuk melihat perbedaan hasil belajar siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol adalah dengan uji-t.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Setelah dilaksanakan tes akhir diperoleh data hasil belajar Biologi siswa pada kelas sampel diperoleh hasil sebagai berikut:
Tabel 4. Nilai rata-rata, uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis kelas eksperimen 1 dan eksperimen 2
No Parameter Perlakuan Keterangan Eksperi
men 1
Eksperi men 2 1. Nilai Rata-
rata UH
74,14 70,12 Eks1 >
Eks2
2. Uji
Normalitas
L0 = 0,0078 Lt = 0,161
L0 = 0,0868 Lt = 0,161
L0 < Ltabel
3. Uji Homogenitas Ft = 1,87 Fh = 0,73
Fh < Ft
(Homogen) 4. Uji Hipotesis tt = 1,67
th = 1,03
ttabel >
thitung maka H0 diterima
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan pada kedua kelas sampel diperoleh nilai rata-rata pada kedua kelas sampel telah mencapai KKM yaitu 70. Setelah dilakukan uji hipotesis dengan uji-t di peroleh nilai thitung adalah 1,03 dan ttabel adalah 1,67 pada dk 55, hal ini berarti thitung < ttabel dengan demikian Ho diterima.
Pada proses pembelajaran dengan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT), menjadikan siswa saling bekerja sama dan berbagi dalam menjawab
soal yang telah diberikan oleh guru. Rasa tanggung jawab yang dimiliki siswa dapat membuat siswa lebih meningkatkan pemahaman dalam belajar sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Menurut Nur (2005) dalam Suharti (2013:15), NHT pada dasarnya merupakan sebuah varian diskusi kelompok.
Model pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted Individualization (TAI), dapat mengajarkan siswa untuk tanggung jawab dalam belajar. Pembelajaran kooperatif tipe Teams Assisted Individualization (TAI) ini dapat dilihat ketika siswa belajar dan bekerja dalam kelompoknya yaitu pada saat siswa sedang menjawab pertanyaan secara sendiri- sendiri atau individu untuk meningkatkan nilai kelompoknya, dan memberikan dorongan pada anggota kelompoknya untuk terus berusaha sehingga dapat meningkatkan interaksi antara siswa yang pada akhirnya dapat menimbulkan rasa kebersamaan dalam proses pembelajaran, serta siswa yang lemah dalam menangkap pembelajaran bisa terbantu oleh siswa yang pandai dalam menyelesaikan masalah.
KESIMPULAN DAN SARAN
Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan hasil belajar pada kedua kelas sampel tidak terdapat perbedaan, sehingga model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan tipe Teams Assisted Individualization (TAI) baik digunakan dalam proses pembelajaran pada materi sistem gerak pada manusia pada kelas VIII semester 1 SMP N 2 Batang Kapas.
Penulis mengemukakan beberapa saran yang dapat memberikan masukan guna peningkatan hasil belajar biologi, yaitu:
1. Guru dapat mengunakan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Head Together (NHT) dan Teams Assisted Individualization (TAI) sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
2. Kepada peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian lanjutan pada materi yang lain.
DAFTAR PUSTAKA
Kurniasih, Puri. 2008. Upaya Peningkatan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa Melalui Pembelajaran Kooperatif Numbered Heads Together (NHT) yang Dilengkapi Dengan LKS pada Mata Pelajaran Biologi di Kelas VII SMP N 1 Pariaman. Laporan Penelitian. Padang : FMIPA UNP.
Suherman, Erman. 2009. Strategi Pembelajaran Matematika Kontemporer. Jakarta.UPI Press.
Suharti, Rina. 2013. Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Numbered Heads Together Yang Di Akhiri Dengan Pembuatan Peta Konsep Terhadap Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI SMA N 2 Pancung Soal Kabupaten Pesisir Selatan. Laporan Penelitian. Padang:
STKIP PGRI SUMBAR.
Suyatno. 2009. Menjelajah Pembelajaran Inoivatif. Sidoarjo : Mesmedia Buana Pustaka.
Tricahyo, Gustus. 2012. Keefektifan Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa dalam Pembelajaran PKM Kelas XI Mesin di SMK PIRI Sleman, (Online).
Program Studi Pendidikan Teknik Mesin. Di akses tanggal 30 Agustus 2013