PERJANJIAN KERJASAMA JASA KONSULTAN BISNIS
Perjanjian Kerjasama ini dibuat dan ditandatangani di Jakarta pada hari ini Senin Tanggal Satu, Bulan April, Tahun 2024 (01/04/2024), oleh dan antara:
1. CV. SULUNG SAKTI, beralamat di Jalan Abu Hanifah, Nomor 087, Desa Purwodadi, kecamatan Kota Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu.
Untuk selanjutnya dalam Perjanjian ini disebut sebagai PIHAK PERTAMA.
dan
2. PT. KSM GLOBAL INDONESIA, beralamat di Gedung Alamanda, Lantai 25, Jl. TB.
Simatupang, Kav. 23 – 24, Jakarta.
Untuk selanjutnya dalam Perjanjian ini disebut sebagai PIHAK KEDUA.
(PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA selanjutnya secara bersama disebut “PARA PIHAK”) PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA dalam Perjanjian ini terlebih dahulu menerangkan hal- hal sebagai berikut:
1. Bahwa PIHAK PERTAMA adalah Perusahaan yang bergerak dibidang Properti dan Pekerjaan Pembangunan Gedung untuk proyek – Proyek swasta maupun negeri
2. Bahwa untuk melaksanakan proyek tersebut PIHAK PERTAMA telah menunjuk PIHAK KEDUA sebagai Konsultan Bisnis;
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA telah sepakat dan setuju untuk mengikatkan diri dalam suatu Perjanjian Kerjasama Jasa Konsultan Bisnis untuk pekerjaan “Pembangunan Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT)” di Kabupaten Gorontalo dengan ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat yang tercantum dalam pasal-pasal di bawah ini:
Pasal 1 Maksud Kerjasama
(1) PIHAK PERTAMA menggunakan jasa PIHAK KEDUA sebagai Konsultan Bisnis untuk mendampingi PIHAK PERTAMA dalam proses Pekerjaan Pembangunan Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT);
(2) Perjanjian Kerjasama ini didasarkan atas prinsip kepercayaan dan itikad baik untuk melindungi kepentingan PARA PIHAK;
Pasal 2
Penunjukkan PIHAK KEDUA oleh PIHAK PERTAMA
PIHAK PERTAMA telah menunjuk PIHAK KEDUA sebagai Konsultan Bisnis untuk melakukan pendampingan dalam Pekerjaan Pembangunan Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT), dan PIHAK KEDUA telah setuju untuk menerima penunjukkan tersebut dan bersedia menjadi Konsultan Bisnis dengan imbalan Fee Jasa Konsultansi Bisnis;
Pasal 3
Jangka Waktu Perjanjian
PARA PIHAK sepakat dan setuju jangka waktu perjanjian berlaku terhitung sejak tanggal ditandatangani, dan berakhir sampai dengan pekerjaan yang menjadi kewajiban PIHAK KEDUA telah selesai dilaksanakan;
Pasal 4
Fee Jasa Konsultasi Bisnis dan Cara Pembayaran
(1) PIHAK PERTAMA sepakat dan setuju memberikan fee jasa konsultasi Bisnis kepada PIHAK KEDUA sebesar 12% (Dua Belas Persen) dari Nilai Pekerjaan Rp. 5.500.000.000,- (Lima Milyar Lima Ratus Juta Rupiah)
(2) Fee Jasa Konsultan Bisnis 12% X Rp. 5.500.000.000 = Rp. 660.000.000 (Enam Ratus Enam Puluh Juta Rupiah)
(2)Pembayaran fee jasa konsultansi dari PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA dilakukan oleh PIHAK PERTAMA dalam 2 (dua) tahap pembayaran, tahap pertama sebesar 60% dibayar pada saat penandatanganan kontrak, dan sisanya 40% dibayarkan 3 bulan setelah pembayaran fee tahap pertama;
(3) Pembayaran fee oleh PIHAK PERTAMA kepada PIHAK KEDUA dilakukan dengan cara transfer ke nomor rekening Bank BPD DIY No. Rek. 001 211 021 879 atas nama Lembaga Strategi Nasional;
(4) Fee jasa konsultansi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) diatas tidak termasuk biaya operasional lapangan dan belanja kebutuhan kampanye pemilu legislatif dimaksud;
Pasal 5 Paket Pekerjaan
Bahwa pihak Pertama sebagai pengguna Jasakonsultansi tenaga Ahli bidang Politik dan Pemilu, menyepakati paket pekerjaan dengan Pihak Kedua sebagai berikut:
a) Menyusun Grand Strategi pemenangan dalam bentuk tulisan
b) Menyusun Schedule dan Roadmap implementasi Grand Strategi;
c) Melakukan analisa lapangan dibidang sosial ekonomi dan politik (ansosekpol)
d) Memfasilitasi konsep penyelenggaran kegiatan Voters Education
e) Memberikan masukan, pendapat, ide, gagasan baik secara langsung maupun via (melalui)
telepon, Black Bery Mesenger, email, dan media komunikasi lainya;
f) Memberikan Training of Trainer bagi Tim pendukung Pihak Pertama;
g) Memberikan Training Kepada Saksi
Pasal 6
Penyelesaian Perselisihan
Apabila dalam pelaksanaan perjanjian ini diantara PARA PIHAK terdapat perselisihan atau ketidaksesuaian pendapat, akan diselesaikan dengan musyawarah untuk mufakat;
Pasal 7 Ketentuan Lain
Para pihak sepakat apabila terdapat hal hal yang belum cukup atau tidak diatur dalam perjanjian ini, akan diatur sebagai perjanjian tambahan (addendum) atau perubahan (amandemen) yang merupakan satu kesatuan dan bagian yang tidak terpisahkan dari Perjanjian Kerjasama ini;
Pasal 8 Penutup
Demikian Perjanjian ini aslinya dibuat dalam rangkap 2 (dua) yang memiliki kekuatan hukum dan mengikat yang sama dan ditanda tangani di atas meterai yang cukup oleh PARA PIHAK di Jakarta pada hari dan tanggal tersebut di atas.
PIHAK PERTAMA PIHAK KEDUA
SYARIF ARYFAID