PERKAWINAN ADAT LA’A SALA DI DESA BEJA KECAMATAN BAJAWA KABUPATEN NGADA DITINJAU DARI PASAL 8 UNDANG-UNDANG NOMOR 1
TAHUN 1974 TENTANG PERKAWINAN
SKRIPSI
Diajukan sebagai salah satu syarat tugas akhir guna memperoleh gelar Sarjana Hukum pada Fakultas Hukum jurusan Ilmu Hukum
Universitas Katolik Widya Karya Malang
DISUSUN OLEH : FERDINANDUS PIRI
201941003
FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS KATOLIK WIDYA KARYA MALANG
2023
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur peneliti haturkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan karunianya yang telah dilimpahkan peneliti dapat segera menyelesaikan skripsi yang berjudul Perkawinan Adat La’a Sala Di Desa Beja Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada Ditinjau Dari Pasal 8 Undang-
Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Skripsi yang penulis tulis ini merupakan tugas akhir jenjang strata satu yang diajukan untuk memperoleh gelar Sarjana Hukum di Fakultas Hukum Universitas Katolik Widya Karya Malang.
Pada penyusunan skripsi ini peneliti telah banyak mendapat bantuan, bimbingan serta dorongan semangat dan motivasi dari berbagai pihak sehingga dapat terselesaikan dengan baik. Oleh karena itu peneliti mengucapkan terima kasih kepada :
1. Rektor Universitas Katolik Widya Karya Malang yaitu Fr. Dr. Klemens Mere, S.E., M.
Pd., M.M., M.H., M.A.P., M.Ak. BHK.
2. Dekan Fakultas Hukum Universitas Katolik Widya Karya Malang yaitu Ibu Dr. Celina Tri Siwi Kristiayanti, S.H., M.Hum.
3. Kepada Program Studi Hukum Universitas Katolik Widya Malang yaitu Bapak Hermanto Silalahi, S.H., M. Hum. Juga Selaku Pembimbing I yang telah membimbing, memberikan nasihat, dan memberikan masukan serta mengarahkan dengan baik selama proses penyusunan skripsi.
4. Ibu Dr. Diah Imaningrum. S, S.H., M.Hum., M.Pd. sebagai dosen Pembimbing II yang telah membimbing, memberikan nasihat, dam memberikan masukan serta mengarahkan dengan baik selama proses penyusunan skripsi.
5. Bapak Paraou Sitanggang, S.H., M.Hum. selaku dosen Fakultas Hukum Universitas Katolik Widya Karya Malang.
6. Segenap romo/bapak Dosen Luar Biasa Fakultas Hukum Universitas Katolik Widya Karya Malang yang telah membantu dan memberikan bimbingan selama proses perkuliahan.
7. Staf Administrasi Fakultas Hukum Universitas Katolik Widya Karya Malang yaitu Bapak Noerjono.
8. Bapak Simon Suri sebagai Tetua Adat di Desa Beja, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada yang memberikan informasi yang berkaitan dengan La’a Sala.
9. Keluarga Besar peneliti yang meliputi, Simon Suri (ayah), Rufina Meo (ibu), Yulius Neto (om), Yohana Fransiska Dhiu (kakak), Salva dan Salvi (adik) yang telah memberikan semangat dan juga membantu saya dalam penyusunan skripsi ini.
10. Teman-teman Fakultas Hukum angkatan 2019 (Kezia, Vania, Philip, Haryo, Suwandi) dan seluruh keluarga besar Fakultas Hukum Universitas Khatolik Widya Karya Malang yang telah membantu dan menyemangati saya dalam menyusun dan menyelesaikan skripsi saya ini.
Demi kesempurnaan skripsi, berbagai saran dan kritik sangat dibutuhkan oleh peneliti, semogan skripsi ini dapat bermanfaat dan memberikan pengetahuan bagi peneliti sendiri dan bagi para pihak yang membaca skripsi ini.
Malang, 22 Juli 2023
Penulis
DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Nama NIM
Program Studi
Tempat/Tanggal Lahir Alamat
Nama Orang Tua (Ayah) Nama Orang Tua (Ibu) Riwayat Pendidikan
: : : : :
: : :
Ferdinandus Piri 201941003 Hukum
Bogesa, 1 November 1998
Boliko RT 09 Desa Beja Kecamatan Bajawa Ngada
Simon Suri Rufina Meo SDK Langa
SMP Katolik St Agustinus Langa SMA Negeri 1 Bajawa
SMA Negeri 1 Golewa
S1 Hukum Uversitas Katolik Widya Karya Malang (2019-2023)
ABSTRAK
A. Nama : Ferdinandus Piri
B. NIM : 201941003
C. Judul : Perkawinan Adat La’a Sala Di Kabupaten Ngada Kecamatan Bajawa Desa Beja Ditinjau Dari Pasal 8 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan
D. Kata Kunci : Adat, La’a Sala, Perkawinan E. Ringkasan Skripsi
Perkawinan di Indonesia sangat beragam, hukum adat adalah hukum asli dari bangsa Indonesia yang tidak tertulis berdasarkan pada kebudayaan dan pandangan hidup Bangsa Indonesia. La’a sala merupakan pelanggaran seksual antara dua orang yang masih punya hubungan darah. La’a sala berarti berjalan di jalan yang salah atau jalan yang tidak benar. Selain hukum adat, ada hukum nasional yang mengatur tentang perkawinan yang terdapat pada Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Rumusan masalah dari skripsi ini adalah bagaimana perkawinan adat La’a Sala di Desa Beja Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada ditinjau dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perkawinan adat la’a sala yang ada di Desa Beja Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada dan untuk mengetahui perkawinan la’a sala di Desa Beja Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada bertentangan dengan larangan melakukan perkawinan menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan yurudis normatif menggunakan bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder.
Bahan hukum primer adalah Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan, dan putusan ketua adat tentang La’a Sala. Bahan hukum sekunder berupa literatur yang relevan (jurnal, buku, internet). Peneliti juga melakukan wawancara dengan ketua adat dengan Bapak Simon Suri. Hasil dari penelitian ini adalah perkawinan sedarah ini (la’a sala) dilarang dalam hukum adat di Desa Beja Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada, sanksi atas larangan ini diputuskan oleh Ketua Adat yang berupa pengusiran. Larangan melakukan perkawinan sedarah (la’a sala) sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan terutama yang tercantum dalam Pasal 8.
F. Tahun Penyusunan : 2023
ABSTRACT
A. Name : Ferdinandus Piri
B. Student ID Number : 201941003
C. Title : La’a Sala Customary Marriage in Beja Village, Bajawa Sub-district, Ngada District In Terms Of Article 8 Of Invitation Number 1 Of Invitation Number 1 Of 1974 Concering Marriage.
D. Keywords : Costum, La’a Sala, Marriage E. Thesis Summary
Marriage in Indonesia is very diverse, customary law is the original law of the Indonesian nation that is not written based on the culture and outlook of the Indonesian nation. La'a sala is a sexual offense between two people who are still related by blood. La'a sala means walking the wrong way or the wrong way. In addition to customary law, there is a national law that regulates marriage contained in Law Number 1 of 1974 concerning Marriage. The formulation of the problem of this thesis is how La'a Sala traditional marriage in Beja Village, Bajawa District, Ngada Regency is reviewed from Law Number 1 of 1974 concerning Marriage. The purpose of this study is to determine the traditional marriage of la'a sala in Beja Village, Bajawa District, Ngada Regency and to find out that la'a sala marriage in Beja Village, Bajawa District, Ngada Regency is contrary to the prohibition of marriage according to Law Number 1 of 1974 concerning Marriage. The normative research method uses primary legal materials and secondary legal materials.
Primary legal materials are taken from law number 1 of 1974 concerning marriage, law number 16 of 2019 concerning amendments to law number 1 of 1974 concerning marriage, and the decision of the customary leader regarding La’a Sala. Primary legal material is in the from of relevant literature (journals, books, internet). The researcher also conducted an interview with the customary leader with Mr. Simon Suri on 5 july 2023 at 15.15 WIB. The result of this study is that this inbreeding (la'a sala) is prohibited in customary law in Beja Village, Bajawa District, Ngada Regency, the sanction for this prohibition is decided by the Traditional Chairman in the form of expulsion.
The prohibition of inbreeding (la'a sala) in accordance with Law Number 1 of 1974 concerning Marriage, especially as stated in Article 8.
F. Drafting Year : 2023
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL………..i
HALAMAN PERSETUJUAN SKRIPSI ...Error! Bookmark not defined. HALAMAN PENGESAHAN SKRIPSI ...Error! Bookmark not defined. KATA PENGANTAR ...4
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN SKRIPSI ...Error! Bookmark not defined. DAFTAR RIWAYAT HIDUP...7
ABSTRAK ...8
ABSTRACT ...9
DAFTAR ISI ... 10 DAFTAR TABEL ...Error! Bookmark not defined.
DAFTAR GAMBAR ...Error! Bookmark not defined.
DAFTAR LAMPIRAN ...Error! Bookmark not defined.
BAB I...Error! Bookmark not defined.
1.1 LATAR BELAKANG ... Error! Bookmark not defined.
1.2 RUMUSAN MASALAH ... Error! Bookmark not defined.
1.3 TUJUAN PENELITIAN ... Error! Bookmark not defined.
1.4 MANFAAT PENELITIAN ... Error! Bookmark not defined.
1.5 METODE PENELITIAN ... Error! Bookmark not defined.
1.5.1 JENIS PENELITIAN ... Error! Bookmark not defined.
1.5.2 SUMBER DATA ... Error! Bookmark not defined.
1.5.3 CARA PENGUMPULAN DATA ... Error! Bookmark not defined.
1.6 SISTEMATIKA PENULISAN ... Error! Bookmark not defined.
BAB II ...Error! Bookmark not defined.
2.1 Pengertian Perkawinan... Error! Bookmark not defined.
2.1.1 Pengertian Perkawinan menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974Error!
Bookmark not defined.
2.1.2 Syarat-Syarat Perkawinan ... Error! Bookmark not defined.
2.1.3 Larangan Perkawinan ... Error! Bookmark not defined.
2.1.4 Pencegahan Perkawinan ... Error! Bookmark not defined.
2.1.5 Batalnya Perkawinan... Error! Bookmark not defined.
2.1.6 Perjanjian Perkawinan ... Error! Bookmark not defined.
2.1.7 Harta Benda Dalam Perkawinan ... Error! Bookmark not defined.
2.1.8 Putusnya Perkawinan Serta Akibatnya ... Error! Bookmark not defined.
2.1.9 Kedudukan Anak ... Error! Bookmark not defined.
2.1.10 Hak dan Kewajiban Antara Orang Tua Dan AnakError! Bookmark not defined.
2.2 Perkawinan Menurut Hukum Adat ... Error! Bookmark not defined.
2.2.1 Pengertian Perkawinan Menurut Hukum AdatError! Bookmark not defined.
2.2.2 Pengertian Perkawinan Menurut Para AhliError! Bookmark not defined.
2.2.3 Asas-Asas Perkawinan Menurut Hukum AdatError! Bookmark not defined.
2.2.4 Bentuk-Bentuk Perkawinan Hukum AdatError! Bookmark not defined.
2.2.5 Sistem Perkawinan Hukum Adat ... Error! Bookmark not defined.
2.2.6 Kedudukan Perkawinan Adat Dalam Hukum PerkawinanError! Bookmark not defined.
2.2.7 Tujuan Perkawinan ... Error! Bookmark not defined.
2.2.8 Persyaratan Perkawinan Menurut Hukum AdatError! Bookmark not defined.
2.2.9 Upacara Perkawinan Adat ... Error! Bookmark not defined.
2.2.10 Perceraian Dalam Hukum Adat ... Error! Bookmark not defined.
2.3 Perkawinan La’a Sala ... Error! Bookmark not defined.
2.3.1 Pengertian La’a Sala ... Error! Bookmark not defined.
2.3.2 Jenis-Jenis La’a Sala ... Error! Bookmark not defined.
2.3.3 Halangan-Halangan Perkawinan La’a SalaError! Bookmark not defined.
2.3 PENELITIAN TERDAHULU ... Error! Bookmark not defined.
2.4 KAJIAN TEORI ... Error! Bookmark not defined.
2.4.1 Teori Keputusan (Beslissinggenler) ... Error! Bookmark not defined.
BAB III...Error! Bookmark not defined.
3.1 Gambaran Umum Desa Beja Kecamatan Bajawa Kabupaten NgadaError! Bookmark not defined.
3.2 Perkawinan Adat La’a Sala di Desa Beja Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Yang Tercantum Dalam Pasal 8. ... Error! Bookmark not defined.
3.2.1 Perkawinan Adat La’a Sala Di Desa Beja Kecamatan Bajawa Kabupaten Ngada Error! Bookmark not defined.
3.2.2 Larangan Melakukan Perkawinan Menurut Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Yang Tercantum Dalam Pasal 8. ... Error! Bookmark not defined.
3.2.3 Analisis Perkawinan La’a Sala Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Yang Tercantum Dalam Pasal 8.Error! Bookmark not defined.
BAB IV ...Error! Bookmark not defined.
4.1 Kesimpulan ... Error! Bookmark not defined.
4.2 Saran ... Error! Bookmark not defined.
DAFTAR PUSTAKA...Error! Bookmark not defined.
LAMPIRAN ...Error! Bookmark not defined.