PERTANYAAN DAN JAWABAN
1. Alasan memilih Teh Manis Solo DeJumbo untuk diteliti
2. Alasan memilih variable budaya, sosial, brand awareness, brand association untuk diteliti pengaruhnya terhadap keputusan pembelian.
Jawab:
Alasan saya memilih Teh Manis Solo DeJumbo itu karena melihat bisnis Teh Manis Solo ini sedang marak dan sedang viral karena kita lihat Teh Manis Solo ini ada dimana-mana setiap sudut ada yang berjualan Teh Manis Solo. Kenapa DeJumbo, secara pribadi merek teh manis solo yang saya ketahui itu merek DeJumbo. Awalnya saya tidak tau kalau the manis solo memiliki merek tersendiri, saya kira mereknya ya the manis solo aja gitu, ternyata saat saya perhatikan disepanjang jalan, yang berjualan the manis solo ini punya merek yang berbeda-beda, dan The Manis Solo DeJumbo yang saya tahu itu merupakan merek franchise teh manis solo yang pertama atau pelopor dari bisnis franchise the manis solo lainnya.
Sekalian menjawab pertanyaan…., kenapa memilih variabel brand awareness dan brand association, karena saya ingin mengetahui sejauh mana konsumen mengenal atau mengetahui merek Teh Manis Solo Dejumbo ini, dan bagaimana kesan atau persepsi konsumen mengenai merek Teh Manis Solo Dejumbo.
Merek memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan pembelian oleh konsumen. Merek menciptakan identitas produk. Seberapa baik konsumen mengenali suatu merek dapat memengaruhi persepsi mereka terhadap kualitas produk tersebut. Konsumen cenderung memilih merek yang sudah dikenal, namun ada juga konsumen yang lebih terbuka untuk mencoba merek baru.
Alasan memilih variabel budaya yaitu karena teh sudah menjadi tradisi sejak dahulu yang turun temurun, teh telah menjadi bagian yang melekat dalam budaya masyarakat bisa dilihat dari misal ada segala kegiatan atau acara pasti minuman teh yang disuguhkan, baik kegiatan acara formal maupun informal pasti minuman teh yang lebih sering disuguhkan. Faktor budaya dianggap penting karena konsumen seringkali memilih produk yang mencerminnkan nilai-nilai budaya yang mereka anut.
Alasan memilih variabel sosial karena kita sebagai manusia itu kan makhlus sosial, yang tidak bisa lepas dari pengaruh lingkungan sekitar. Interaksi yang terjadi di lingkungan sekitar dan orang terdekat seperti teman dan keluarga memberi pengaruh bagi keputusan pembelian. Adanya informasi dan pengaruh dari orang terdekat, tentunya akan memberi pengaruh pada konsumen dalam memutuskan apakah akan melakukan proses pembelian atau tidak. Apabila informasi dan pengaruh yang diberikan bersifat positif maka biasanya
konsumen akan memutuskan untuk melakukan pembelian dan jika bersifat negatif konsumen akan mempertimbangkan kembali untuk membelinya atau tidak. Faktor sosial memiliki peran penting dalam pengaruh lingkungan sosial, kelompok teman sebaya, atau tren konsumen yang dapat membentuk keputusan pembelian.
Lalu alasan memilih variabel minat beli sebagai variabel intervening yaitu pastinya sebelum konsumen memutuskan untuk melakukan pembelian, biasanya terlebih dahulu muncul minat beli dalam benak konsumen. Pada tahap ini, konsumen akan mencari informasi lebih dalam mengenai produk yang akan dibelinya. Semakin sedikit informasi yang diperoleh oleh konsumen atau informasi bersifat negatif, akan membuat konsumen kurang berminat dalam membeli produk tersebut. Namun sebaliknya, jika informasi yang diperoleh sesuai dengan yang diharapkan, konsumen akan berminat untuk membeli dan melakukan pengambilan keputusan pembelian pada produk tersebut.
3. Alasan menggunakan skala likert 1-4, dan apa kegunaan skala likert dalam penelitian yang dilakukan.
Jawab:
kegunaan skala likert pada penelitian ini yaitu untuk mengukur pernyataan atau jawaban dari responden.
Jadi untuk memberikan suatu ukuran atau nilai dari jawaban atau pernyataan responden mengenai indikator pada masing-masing variabel dalam penelitian, sehingga jawaban dari responden dapat diolah menggunakan alat analisis data dan nantinya dapat menghasilkan kesimpulan penelitian.
Kenapa menggunakan skala likert 1-4. Biasanya skala likert menggunakan pilihan jawaban 1-5, Namun pada penelitian saya menggunakan pilihan jawaban 1-4, yaitu untuk menghindari kecenderungan responden memilih pada kategori netral/ragi-ragu memilih setuju atau tidak setuju, membantu mengurangi ketidakpastian atau kebingungan responden dalam memberikan penilaian, untuk meminimalkan risiko ketidakjelasan, sehingga jawaban yang akan didapatkan bersifat lebih tegas.
4. Adakah kriteria responden atau sampel pada penelitian ini?
Jawab:
Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus menurut Rao Purba dengan jumlah sampel pada penelitian ini sebesar 100 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah metode non-probability sampling dengan teknik purposive sampling.
Kriteria sampel pada penelitian ini yaitu:
- Berusia diatas 17 tahun (dianggap sudah mampu mengambil keputusan membeli)
- Berdomisili di Tangerang Selatan
- Pernah membeli Teh Manis Solo DeJumbo setidaknya 1 kali dalam sebulan
5. Alasan memilih menggunakan metode analisis data SEM-PLS.
Jawab:
Alasan saya memilih metode analisis SEM-PLS yaitu karena SEM PLS dapat menjelaskan arah hubungan (+/-) antar variabel eksogen dan endogen (bebas dan terikat), menjelaskan ada/tidaknya pengaruh variabel, menjelaskan hubungan langsung/tidak langsung dan juga pengaruh total variabel eksogen terhadap variabel endogen, skala data yang digunakan pada SEM PLS dapat berupa kualitatif & kuantitatif, jenis variabel yang digunakan dapat berupa laten/konstruk.
Variabel pada penelitian saya yaitu variabel laten/variabel yang tidak bisa diukur secara langsung, tidak dapat diukur dengan angka, sehigga saya menggunakan SEM PLS untuk menganalisis data.
PLS juga memiliki keunggulan yaitu:
1) Ukuran sampel tidak harus besar (minimal 30), 2) Tidak membuthkan banyak asumsi
3) Dapat digunakan pada semua skala pengukuran
4) Dapat digunakan untuk menganalisis variabel reflektif maupun formatif.
5) Dapat menganalisis model kompleks dengan ratusan variabel dan ribuan indikator
6) Tidak hanya digunakan untuk mengonfirmasi teori tetapi juga dapat digunakan untuk menjelaskan ada atau tidaknya hubungan antar variabel
Dari beberapa keunggualan yang dimiliki metode SEM dengan pendekatan PLS tersebut, maka metode SEM-PLS dipilih sebagai metode analisis dalam penelitian ini.
6. apa urgensi dari penelitian ini jawab:
Penelitian ini dapat memberikan wawasan penting bagi Teh Manis Solo DeJumbo dalam merancang strategi pemasaran yang lebih efektif dan dapat membantu mengoptimalkan upaya pemasaran mereka.
Memahami brand awareness memberikan wawasan untuk mengoptimalkan promosi dan strategi brand awareness yang dapat membantu memperluas jangkauan merek dan memperkuat pengenalan merek di pasar.
Memahami brand association membantu Teh Manis Solo DeJumbo menciptakan citra merek yang positif dan membedakan diri dari pesaing.
Dengan memahami faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pembelian, perusahaan dapat meningkatkan kinerja bisnis Teh Manis Solo Dejumbo. Ini dapat mencakup peningkatan penjualan, pertumbuhan pangsa pasar, dan kepuasan konsumen yang lebih baik.