Publikasi informasi kesehatan melalui media cetak dan elektronik kepada pasien dan petugas Puskesmas Batang.” Ditunjuk sebagai Calon Pejabat Pemerintah Kabupaten Bulukumba dalam Pembentukan Tenaga Ahli Pertama – Penyuluh Kesehatan Masyarakat di UPT Puskesmas Batang.
STRUKTUR
ORAGANISASI
Untuk mencapai visi UPT Puskesmas Batang, diperlukan metode yang tertuang dalam misi Puskesmas Batang, yaitu:.
VISI MISI
ORGANISASI
TATA NILAI ORGANISASI
PROFIL
PESERTA
TUGAS POKOK
RETNO BUDIATI, S.K.M
FUNGSI
KEGIATAN POKOK
TUGAS TAMBAHAN
UPT PUSKESMAS BATANG
NILAI DASAR PNS
BERORIENTASI PELAYANAN1
MATA PELATIHAN
AKUNTABEL
KOMPETEN
HARMONIS
LOYAL
ADAPTIF
KOLABORATIF
KEDUDUKAN DAN PERAN ASN
MANAJEMEN ASN
- KEDUDUKAN ASN
- PERAN ASN
- LITERASI DIGITAL
- PILAR LITERASI DIGITAL
- HAK DAN KEWAJIBAN
MANAJEMEN ASN
IDENTIFIKASI ISU
CORE ISSUE
GAGASAN KREATIF
PIK MEDICAL
Optimalisasi pemanfaatan media dalam kegiatan promosi Kesehatan untuk meningkatan derajat
Kesehatan masyarakat
TUJUAN GAGASAN KREATIF
Meningkatkan kompetensi pribadi untuk menjawab tantangan yang terus berubah dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik. Publikasi informasi dengan menggunakan media leaflet merupakan wujud nilai-nilai ASN SMART yaitu mengetahui, memahami dan menggunakan perangkat keras berupa telepon genggam, laptop, dan lain-lain. dan perangkat lunak berupa desain grafis (keterampilan digital) dan kemampuan mewujudkan, memberi contoh, mengadaptasi, merasionalisasi, mempertimbangkan dan mengembangkan manajemen etika digital dalam kehidupan sehari-hari (etika digital). Selain itu, kegiatan ini juga merupakan wujud profesionalisme seorang penyuluh kesehatan masyarakat yang mampu memanfaatkan berbagai media dalam kegiatan promosi kesehatan.
Kegiatan Publikasi Informasi Kesehatan dengan menggunakan media pamflet merupakan salah satu bentuk upaya mewujudkan visi UPT Puskesmas Batang yaitu menciptakan pelayanan kesehatan masyarakat yang berkualitas dan mendorong peningkatan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat. Kegiatan ini juga berkaitan dengan misi kedua Puskesmas Batang yaitu terselenggaranya program pemberdayaan dan partisipasi masyarakat untuk menjalani pola hidup bersih dan sehat. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini manfaat yang diperoleh adalah adanya media pendukung kegiatan promosi kesehatan di lingkungan Puskesmas serta peningkatan pengetahuan masyarakat tentang perilaku hidup bersih dan sehat serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan pegawai Puskesmas Batang. .
1 PUBLIKASI INFORMASI
Kegiatan yang dilakukan memperkuat nilai inovasi karena pembuatan leaflet nantinya akan menjadi hal positif bagi karyawan dan pasien serta dapat mengatasi kebosanan pasien saat mengantri pelayanan. Kendala dalam menyelesaikan kegiatan ini adalah terbatasnya sumber daya yang saya miliki untuk mencetak brosur. Untuk mengantisipasi hal tersebut, saya meminta izin kepada Puskesmas untuk menggunakan inventaris Puskesmas untuk mencetak brosur.
KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET
KETERKAITAN DENGAN AGENDA 3
KONTRIBUSI TERHADAP VISI MISI ORGANISASI
PENGUATAN NILAI- NILAI ORGANISASI
MANFAAT KEGIATAN
KENDALA DAN ANTISIPASI
Konsultasi dengan mentor terkait kegiatan Konsultasi dengan mentor terkait kegiatanyang akan dilakukan
OUTPUTOUTPUT
DOKUMENTASIDOKUMENTASI
- Pembuatan ranacangan leaflet Pembuatan ranacangan leaflet
- membuat leaflet yang berisi informasi membuat leaflet yang berisi informasikesehatan
- Mencetak leaflet yang telah dibuat Mencetak leaflet yang telah dibuat
- Membagikan leaflet kepada pasien dan Membagikan leaflet kepada pasien danpegawai Puskesmas
Pada tahapan kegiatan ini, nilai-nilai dasar PNS yang diterapkan adalah berorientasi pelayanan dengan pedoman perilaku, untuk memahami dan mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan masyarakat. Selain menerapkan nilai-nilai di atas, tahapan kegiatan ini juga memuat nilai Akuntabilitas dengan pedoman perilaku Bertanggung Jawab atas tugas yang diberikan. Setia: Dalam tahap kegiatan ini saya juga menerapkan pedoman perilaku harmonis, yaitu membantu orang lain untuk belajar.
Pada tataran kegiatan ini, nilai-nilai dasar pejabat yang digunakan adalah: Kompeten dengan pedoman perilaku Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik. Pada tahap kegiatan ini, nilai-nilai dasar pejabat terapan adalah berorientasi pada pelayanan dengan perilaku ramah, fleksibel, berorientasi pada solusi dan dapat diandalkan sebagai pedoman. Selain menerapkan nilai-nilai di atas, fase kegiatan ini juga memuat nilai akuntabilitas dengan pedoman perilaku untuk melaksanakan tugas dengan jujur dan penuh tanggung jawab.
2 PUBLIKASI INFORMASI
Publikasi informasi dengan menggunakan media poster merupakan wujud nilai-nilai ASN SMART yaitu pengetahuan, pemahaman dan pemanfaatan perangkat keras berupa telepon genggam, laptop, dan lain-lain. dan perangkat lunak berupa desain grafis (keterampilan digital) dan kemampuan mewujudkan, mengilustrasikan, mengadaptasi, merasionalisasi, mempertimbangkan dan mengembangkan manajemen etika digital dalam kehidupan sehari-hari (etika digital). Selain itu, kegiatan ini juga merupakan wujud profesionalisme seorang penyuluh kesehatan masyarakat yang mampu memanfaatkan berbagai media untuk promosi kesehatan. Kegiatan yang dilakukan merupakan bentuk upaya mewujudkan visi UPT Puskesmas Batang yaitu terciptanya pelayanan kesehatan masyarakat yang berkualitas dan peningkatan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat.
Kegiatan ini juga berkaitan dengan misi ke-3 Puskesmas Batang yaitu meningkatkan profesionalisme tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang bermutu, adil dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini manfaat dari publikasi informasi kesehatan pada media poster adalah pasien dan karyawan lebih mengenal materi pada poster karena disajikan dengan menarik. Kendala dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah belum tersedianya fasilitas pencetakan poster di sekitar Puskesmas Batang.
KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA POSTER
- Melakukan observasi di ruang-ruang pelayanan Melakukan observasi di ruang-ruang pelayanan terkait poster yang dibutuhkan ruangan tersebut
- Mengumpulkan data terkait materi poster Kesehatan. Mengumpulkan data terkait materi poster Kesehatan
- Membuat desain poster Kesehatan. Membuat desain poster Kesehatan
- Mencetak poster yang telah dikumpulkan dan dibuat Mencetak poster yang telah dikumpulkan dan dibuat
- Memasang poster pada ruang pelayanan Memasang poster pada ruang pelayanan
Selain itu, fase kegiatan ini juga memuat nilai-nilai kompeten dengan petunjuk perilaku. Melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik. Selain penerapan nilai-nilai di atas, fase kegiatan ini juga memuat nilai-nilai adaptif dengan petunjuk perilaku untuk cepat beradaptasi terhadap perubahan. Kerja Sama : Pada tahap kegiatan ini saya juga menerapkan pedoman perilaku kooperatif yaitu Beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan.
Kemampuan beradaptasi: Pada tingkat aktivitas ini saya juga menggunakan pedoman perilaku setia, yaitu cepat beradaptasi terhadap perubahan. Orientasi pelayanan: Pada tingkat kegiatan ini, saya menggunakan pedoman perilaku untuk memahami dan mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan masyarakat. Selain itu, tingkat aktivitas ini juga mengandung nilai tanggung jawab dengan pedoman perilaku pelaksanaan tugas yang adil dan bertanggung jawab.
3 PUBLIKASI INFORMASI
Penerbitan informasi dengan menggunakan media audiovisual merupakan perwujudan nilai-nilai ASN SMART yaitu mengetahui, memahami dan menggunakan perangkat keras berupa telepon genggam, laptop, dan lain-lain dan perangkat lunak berupa video editor (keterampilan digital) serta kemampuan ilustrasi, adaptasi. , merasionalisasi, mempertimbangkan dan mengembangkan tata kelola etika digital dalam kehidupan sehari-hari (etika digital). Dengan dilakukannya kegiatan ini manfaat publikasi informasi kesehatan melalui media audiovisual meningkatkan pengetahuan pasien dan karyawan terhadap materi dalam video karena disajikan secara menarik. Selain itu, kegiatan ini memastikan layar di ruang tunggu Puskesmas Batang dapat digunakan dengan baik.
Kendala yang ditemui pada saat melakukan kegiatan ini adalah remote control TV yang akan digunakan hilang sehingga TV tidak dapat dikontrol. Untuk mengatasi hal tersebut saya berkoordinasi dengan penanggung jawab aset untuk mencari remote televisi agar remote dapat ditemukan. Pembuatan video promosi kesehatan ini merupakan upaya untuk mewujudkan misi UPT Puskesmas ke-3 sebagai wujud profesionalisme seorang Instruktur Kesehatan yang mempunyai kompetensi untuk mampu merancang media edukasi yang baik.
KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA AUDIO VISUAL
Merancang video promosi Kesehatan agar sesuai dengan Merancang video promosi Kesehatan agar sesuai dengankebutuhan
Harmonis: Pada tahap kegiatan ini saya juga menerapkan pedoman berperilaku harmonis, yaitu membantu orang lain untuk belajar. Sedangkan dampaknya jika nilai tersebut tidak diterapkan maka rencana yang dibuat nantinya tidak akan bermanfaat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Berorientasi pelayanan: Pada tahap kegiatan ini saya menerapkan pedoman perilaku untuk memahami dan mengetahui apa yang sebenarnya dibutuhkan masyarakat, karena dalam menentukan materi yang terkandung dalam video, saya berusaha memahami informasi apa saja yang dibutuhkan masyarakat.
Sedangkan dampaknya jika nilai tersebut tidak diterapkan adalah informasi yang terdapat dalam video tersebut mungkin tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat sehingga kurang diminati masyarakat dan tidak berdampak pada peningkatan derajat kesehatan. . Dalam menentukan materi yang terkandung dalam video, saya mencoba memahami informasi apa saja yang dibutuhkan masyarakat agar video yang dibuat mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Selain itu, fase kegiatan ini juga mengandung nilai Kompetensi Perilaku, yaitu meningkatkan kompetensi pribadi untuk menyikapi tantangan yang selalu berubah dan melaksanakan tugas dengan kualitas terbaik.
Membuat Video Promosi Kesehatan Membuat Video Promosi Kesehatan
Selain membuat video, saya juga mengumpulkan video-video yang tersedia di sumber online yang dapat diputar pada tampilan layar di ruang tunggu. Dalam menentukan video yang akan diputar, saya berusaha memahami informasi apa saja yang dibutuhkan masyarakat saat itu agar video yang diputar memenuhi kebutuhan masyarakat. Video yang diputar di layar dapat membantu pembelajaran orang lain karena memberikan informasi mengenai kesehatan yang nantinya dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan menggunakan tampilan layar yang tersedia di Puskesmas, kita akan menggunakan inventaris Puskesmas sesuai dengan tujuannya. Selain menerapkan nilai-nilai di atas, tahapan kegiatan ini juga memuat nilai-nilai Adaptif dengan pedoman perilaku agar cepat beradaptasi terhadap perubahan. Pemanfaatan display ruang tunggu merupakan wujud nyata dari nilai adaptif yaitu beradaptasi terhadap perubahan zaman. Video yang dibuat tersebut kemudian saya publikasikan melalui tampilan layar di ruang tunggu Puskesmas Batang sejak tanggal 2 Agustus hingga laporan ini dibuat.
Publikasi video yang telah dibuat pada display screen Publikasi video yang telah dibuat pada display screenruang tunggu Puskesmas
Selain itu tahapan kegiatan ini juga memuat nilai-nilai Harmonis dengan pedoman perilaku untuk membantu orang lain belajar. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini manfaat dari evaluasi kegunaan media promosi kesehatan adalah kita dapat melihat gambaran pendapat pasien dan pegawai Puskesmas Batang mengenai penggunaan media dalam kegiatan promosi kesehatan. Dengan melihat pendapat tersebut kita akan dapat menentukan intervensi apa yang paling tepat untuk mendukung kegiatan promosi kesehatan di Puskesmas Batang.
Kegiatan evaluasi ini merupakan salah satu bentuk upaya mewujudkan visi UPT Puskesmas Batang yaitu menciptakan pelayanan kesehatan masyarakat yang berkualitas dan mendorong peningkatan kemandirian masyarakat untuk hidup sehat. Kegiatan ini juga merupakan wujud misi Puskesmas Batang ke-6 untuk meningkatkan kinerja petugas dan manajemen Puskesmas. Karena melalui evaluasi kita akan mengetahui bagian mana dari program yang telah dijalankan yang perlu diperbaiki agar kedepannya lebih optimal untuk mewujudkan tujuan organisasi.
4 EVALUASI KEBERMANFAATAN MEDIA INFORMASI KESEHATAN
Melaksanakan evaluasi kegiatan termasuk dalam kategori Manajemen ASN yaitu ketika kita melaksanakan evaluasi, kita wajib memberikan pelayanan kepada masyarakat secara profesional dan berkualitas (Fungsi dan Tugas ASN), mengkomunikasikan hasil evaluasi dengan benar, jujur dan bertanggung jawab ( Etik/kode etik ASN). Dan hasil dari evaluasi kegiatan tersebut diharapkan mampu mengembangkan kompetensi pribadi kita (Hak ASN).
PENGUATAN NILAI- NILAI ORGANISASI MANFAAT KEGIATAN
Merancang kuisioner evaluasi pendapat pasien dan Merancang kuisioner evaluasi pendapat pasien danpegawai tentang kebermanfaatan kegiatan
Harmonis: Saya juga menerapkan nilai-nilai keharmonisan dengan pedoman berperilaku yang menghormati semua orang, apapun latar belakangnya. Dampaknya jika nilai tersebut tidak diterapkan adalah hubungan harmonis antara karyawan dan pasien tidak dapat tercipta. Setia : Nilai loyalitas juga saya terapkan dengan pedoman perilaku menjaga nama baik ASN, pimpinan, instansi dan negara.
Dalam merumuskan pertanyaan-pertanyaan dalam kuisioner, saya jamin tidak ada unsur-unsur yang dapat mencoreng nama baik lembaga tersebut. Sedangkan jika nilai tersebut tidak diterapkan, ada kemungkinan timbul pertanyaan yang menjatuhkan nama lembaga tersebut. Sedangkan dampak dari tidak diterapkannya nilai tersebut adalah efektivitas promosi kesehatan tidak meningkat.
Membagikan Kuisioner kepada Pasien dan Membagikan Kuisioner kepada Pasien danPegawai Puskesmas
Saat membagikan kuesioner, saya menunjukkan sikap ramah dengan mengawali pembicaraan dengan sopan kemudian menjelaskan tujuan dari kuesioner yang saya bagikan. Pada tahap kegiatan ini, nilai-nilai dasar yang diterapkan petugas adalah berorientasi pada pelayanan dengan bimbingan perilaku, memahami dan memenuhi kebutuhan masyarakat, serta melakukan perbaikan terus-menerus. Selain penerapan nilai-nilai di atas, tahap kegiatan ini juga mencakup nilai Akuntabilitas dengan pedoman perilaku: Jujur, bertanggung jawab, hati-hati, disiplin dan berintegritas tinggi.
Saat memasukkan hasil kuisioner, saya memasukkan nilai berdasarkan apa yang dimasukkan oleh responden yaitu pasien dan masyarakat. Selain itu pada tahap kegiatan ini juga menerapkan Nilai-Nilai Harmonis dengan pedoman perilaku yang menghargai semua orang, apapun latar belakangnya. Pada tanggal 14 dan 16 Agustus 2022, saya menganalisis hasil pengisian kuesioner kegunaan media promosi kesehatan yang dikembangkan pada kegiatan pemutakhiran ini.
Menganalisis kuisioner yang telah direspon oleh Menganalisis kuisioner yang telah direspon olehpasien dan pegawai
Melalui hasil kuisioner tersebut nantinya saya mendapatkan informasi mengenai kegunaan dari media yang saya buat, sehingga saya dapat memahami kebutuhan masyarakat dan kemudian melakukan perbaikan jika ada media yang dinilai kurang efektif. Kuesioner yang saya buat tidak mempertimbangkan latar belakang responden karena setiap jawaban responden sangat berharga apapun latar belakangnya.
OUTPUT
OUTPUT DOKUMENTASI DOKUMENTASI
RENCANA TINDAK LANJUT
KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA