• Tidak ada hasil yang ditemukan

PPT Bab 4 IPA Biologi Kelas X Kur Merdeka

N/A
N/A
Shifa Azzahra

Academic year: 2024

Membagikan " PPT Bab 4 IPA Biologi Kelas X Kur Merdeka"

Copied!
57
0
0

Teks penuh

(1)

IPA Biologi

UNTUK SMA/MA KELAS X

Bab 4

Komponen Ekosistem

dan Interaksinya

(2)

Pendahuluan

Ekosistem merupakan suatu sistem di mana terjadi

hubungan (interaksi) saling ketergantungan antara komponen- komponen di dalamnya, baik yang berupa makhluk hidup

maupun yang tidak hidup. Setiap komponen ekosistem memiliki makna khusus bagi komponen lainnya. Hubungan

saling ketergantungan antara komponen ekosistem sangat terorganisir. Hubungan tersebut berlangsung secara dinamis

sehingga terjadilah keseimbangan lingkungan.

(3)

Temukan dan tuliskan beberapa pertanyaan atau permasalahan terkait dengan ekosistem tersebut.

Selanjutnya, diskusikan dengan teman dan guru untuk

memprediksi jawabannya.

(4)

A A

FF EE

D D

CC BB

Daftar Isi

Komponen Ekosistem

Piramida Ekologi

Interaksi

Antarkomponen Ekosistem

Produktivitas

Aliran Energi

Daur

Biogeokimia

(5)

Komponen Ekosistem A

Semua ekosistem, baik ekosistem daratan (terestrial) maupun ekosistem perairan

(akuatik) tersusun dari komponen-komponen.

(6)

Berdasarkan struktur dasar ekosistem, komponen ekosistem dapat dibedakan

menjadi dua macam, yaitu komponen abiotik dan komponen biotik.

Komponen AbiotikKomponen Abiotik Komponen BiotikKomponen Biotik

(7)

Komponen Abiotik

Komponen abiotik adalah komponen fisik dan kimiawi yang terdapat pada suatu ekosistem sebagai medium atau

substrat untuk berlangsungnya suatu kehidupan.

11

(8)

Sinar Matahari Air

Udara

Suhu

Topograf Garam Mineral

Tanah

Kelembapan pH

Komponen Abiotik

11

(9)

Sekumpulan gas pembentuk lapisan

atmosfer yang menyelimuti bumi.

Udara

Mengandung berbagai jenis unsur atau senyawa kimia dalam

jumlah yang bervariasi.

Air

Terbentuk karena proses

pelapukan batuan dan pembusukan senyawa

organik dan sintesis pembentukan

mineral.

Tanah

Komponen Abiotik

11

(10)

Diperlukan untuk menjaga keseimbangan asam dan basa, mengatur kerja alat-

alat tubuh, dan untuk proses metabolisme.

Garam Mineral

Dimanfaatkan tumbuhan untuk proses fotosintesis dan diubah menjadi energi

potensial dalam bentuk Karbohidrat.

Sinar Matahari

Faktor pembatas bagi kehidupan dan

memengaruhi keanekaragaman

hayati di suatu ekosistem.

Suhu

Komponen Abiotik

11

(11)

Dipengaruhi oleh intensitas sinar matahari, angin, dan

curah hujan.

Kelembapan

Dipengaruhi oleh curah hujan, penggunaan pupuk, aktivitas akar tanaman, dan penguraian

mineral tanah.

pH

Keadaan naik turun atau tinggi rendahnya

permukaan bumi.

Topograf

Komponen Abiotik

11

(12)

Komponen biotik meliputi seluruh makhluk hidup di bumi. Komponen tersebut, antara lain bakteri, jamur, ganggang, lumut, tumbuhan paku, tumbuhan tingkat tinggi, hewan Invertebrata, dan

hewan Vertebrata termasuk manusia.

Komponen Autotrof Komponen

Autotrof Komponen

Heterotrof Komponen

Heterotrof

Komponen Biotik

22

(13)

Organisme autotrof adalah organisme uniseluler ataupun

multiseluler yang memiliki klorofil sehingga dapat melakukan proses fotosintesis. Dari hasil fotosintesis, dihasilkan karbohidrat dan oksigen (O2). Organisme autotrof merupakan produsen utama dalam ekosistem.

Organisme autotrof adalah organisme uniseluler ataupun

multiseluler yang memiliki klorofil sehingga dapat melakukan proses fotosintesis. Dari hasil fotosintesis, dihasilkan karbohidrat dan oksigen (O2). Organisme autotrof merupakan produsen utama dalam ekosistem.

Tumbuhan lumut Tumbuhan paku Tumbuhan berbiji Ganggang

Fitoplankton

Komponen Autotrof

(14)

Organisme heterotrof adalah organisme yang dalam hidupnya

selalu memanfaatkan bahan organik yang disediakan oleh organisme lain sebagai bahan

makanannya.

Organisme heterotrof adalah organisme yang dalam hidupnya

selalu memanfaatkan bahan organik yang disediakan oleh organisme lain sebagai bahan

makanannya.

Komponen Heterotrof

Konsumen primer (I) Konsumen sekunder (II)

Konsumen tersier (III)

(15)

Dekomposer adalah mikroorganisme yang

menguraikan zat organik sisa tumbuhan

atau hewan (detritus), seperti selulosa atau kitin, menjadi zat yang

lebih sederhana.

Detritivor hidup dengan cara memakan serpihan

tumbuhan atau hewan yang sudah

mati.

(16)

Produsen

(tumbuhan berklorofl) Produsen (tumbuhan berklorofl)

Konsumen I (herbivor) Konsumen I

(herbivor)

Konsumen II (karnivor kecil)Konsumen II

(karnivor kecil) Konsumen III (karnivor besar)Konsumen III

(karnivor besar) Energi yang dilepas ke lingkungan dalam bentuk panasEnergi yang dilepas ke lingkungan dalam bentuk panas

Sampah organik

(tumbuhan dan hewan yang mati)Sampah organik (tumbuhan dan hewan yang mati)

Pembusukan oleh mikroorganisme dalam tanah menjadi humus

Pembusukan oleh mikroorganisme dalam tanah menjadi humus

Mineralisasi oleh mikroorganisme dalam tanah menjadi bahan mineral

Mineralisasi oleh mikroorganisme dalam tanah menjadi bahan mineral Bahan mineral siap

diserap oleh tumbuhan Bahan mineral siap diserap oleh tumbuhan

Skema Siklus Materi dan Arus Energi Dalam Ekosistem Skema Siklus Materi dan Arus Energi Dalam Ekosistem

Keterangan:

= siklus materi/mineral

= siklus energi

(17)

Interaksi Antarkomponen Ekosistem

B

Di dalam suatu ekosistem, terjadi interaksi antara satu komponen biotik dan komponen biotik lainnya serta antara komponen biotik dan komponen abiotik.

Di dalam suatu ekosistem, terjadi interaksi antara satu komponen biotik dan komponen biotik lainnya serta antara komponen biotik dan komponen abiotik.

(18)

Bentuk interaksi antarkomponen biotik dapat terjadi antarspesies yang sama ataupun spesies yang

berbeda. Interaksi antara komponen abiotik dan komponen biotik mengakibatkan terjadinya aliran energi dan daur biogeokimia.

(19)

Tipe Interaksi Antarspesies

Terdiri atas delapan tipe, yaitu sebagai berikut.

Netralisme

Netralisme KompetisiKompetisi KomensalismeKomensalisme

Protokooperasi

Protokooperasi MutualismeMutualisme Amensalisme

Amensalisme ParasitismeParasitisme PredasiPredasi

(20)

Interaksi antara dua atau lebih spesies yang masing-masing tidak terpengaruh oleh adanya asosiasi.

Dalam hal ini, tidak ada yang

diuntungkan ataupun yang dirugikan.

Netralisme terjadi antara spesies yang memiliki kebutuhan yang

berbeda. Gajah dan burung

pemakan bangkai yang tinggal di ekosistem padang rumput

Netralisme

(21)

Interaksi antara dua atau lebih spesies yang saling menghalangi.

Hal ini terjadi karena masing-masing spesies memiliki

kebutuhan yang sama. Spesies bersaing memperebutkan sesuatu yang diperlukan untuk hidupnya, misalnya ruang (tempat),

makanan, air, sinar matahari, udara, dan pasangan kawin.

Persaingan dapat mengakibatkan organisme atau spesies yang kalah bersaing akan mati, tersingkir, atau berpindah ke tempat lain.

Kompetisi

(22)

Kompetisi IntraspesifkKompetisi Intraspesifk

Persaingan yang

terjadi antara organisme atau individu-individu dari spesies yang sama.

Kompetisi InterspesifkKompetisi Interspesifk

Persaingan yang

terjadi antara organisme atau individu yang berbeda spesies.

Sapi dan kambing saling berkompetisi dalam memperebutkan makanan berupa rumput.

Kompetisi

(23)

Komensalisme, yaitu interaksi antara dua atau lebih spesies yang salah satu pihak untung, sedangkan pihak lain tidak

terpengaruh oleh adanya asosiasi atau tidak dirugikan.

Komensalisme

Ikan remora menempel pada ikan hiu

untuk mendapatkan perlindungan.

(24)

Amensalisme, yaitu interaksi antara dua spesies atau lebih yang berakibat salah satu pihak dirugikan,

sedangkan pihak yang lainnya tidak terpengaruh oleh adanya asosiasi atau tidak berakibat apa-apa (tidak rugi dan tidak untung).

Amensalisme

(25)

Pada banyak kasus, interaksi ini disebabkan oleh fenomena alelopati. Alelopati adalah fenomena ketika suatu organisme menghasilkan zat kimia yang memengaruhi pertumbuhan, kelangsungan hidup, dan reproduksi organisme lain di sekitarnya.

Amensalisme

Nerium oleander menghasilkan racun oleandrin yang mematikan bagi manusia.

(26)

Parasitisme, yaitu interaksi antara dua spesies atau lebih yang berakibat salah satu pihak dirugikan, sedangkan pihak yang lain (parasit) beruntung. Parasit memperoleh makanan dari tubuh inang. Jika tubuh inang mati, parasit akan mencari inang baru atau ikut mati.

Parasitisme

Endoparasit

Endoparasit EktoparasitEktoparasit

(27)

Parasit internal Parasit eksternal

Cacing Ancylostoma caninum

melekat di mukosa usus. Tali putri (Cuscuta sp.) yang hidup menumpang pada tanaman lain.

Endoparasit

Endoparasit EktoparasitEktoparasit

Parasitisme

(28)

Predasi, yaitu interaksi makan dan memakan antarorganisme. Pada umumnya, tubuh

predator berukuran lebih besar daripada

mangsa (prey). Populasi pemangsa ditentukan oleh ketersediaan mangsa, sebaliknya populasi mangsa ditentukan oleh besar kecilnya

populasi predator.

Predasi

Belalang sembah memangsa seekor lebah

(29)

Protokooperasi, yaitu interaksi antara dua spesies atau lebih yang masing- masing pihak memperoleh

keuntungan, tetapi asosiasi yang terjadi tidak merupakan

keharusan.

Protokooperasi

Burung jalak memakan kutu pada tubuh kerbau.

(30)

Mutualisme, yaitu interaksi antara dua spesies atau lebih yang masing-masing pihak memperoleh keuntungan dan saling membutuhkan sehingga asosiasi tersebut merupakan keharusan.

Mutualisme

Liken merupakan mutualisme antara jamur dan ganggang hijau-biru.

(31)

Aliran Energi C

Dalam sistem ekologi, suatu organisme merupakan komponen pengubah energi. Aliran energi dan siklus materi dalam ekosistem terjadi melalui rantai makanan dan jaring-jaring makanan.

(32)

Energi adalah kemampuan untuk melakukan kerja. Sifat energi di ekosistem sesuai dengan hukum termodinamika. Menurut hukum termodinamika, energi tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan, tetapi dapat diubah dari satu bentuk energi ke bentuk energi lain. Energi cahaya dapat diubah oleh

tumbuhan hijau menjadi energi potensial dalam bentuk

karbohidrat melalui proses fotosintesis, kemudian diubah oleh hewan dan manusia menjadi energi panas dan energi gerak.

(33)

Jalur pemindahan (transfer) energi dari satu tingkat trofik ke tingkat trofik berikutnya melalui peristiwa makan dan

dimakan. Herbivor mendapatkan energi dari memakan

tanaman. Saat herbivor dimangsa karnivor, energi tersebut akan berpindah, dan seterusnya. Semakin pendek rantai makanan, semakin besar energi yang dapat disimpan oleh organisme di ujung rantai makanan.

Rantai Makanan

(34)

Rantai Makanan

Produsen Tingkat

Trofk I Energi Panas

Konsumen Primer Tingkat

Trofk II

Konsumen Sekunder

Tingkat Trofk III

Konsumen Tersier Tingkat

Trofk IV Dekomposer

(35)

Jaring-jaring makanan merupakan gabungan dari

berbagai rantai makanan yang saling berhubungan dan

kompleks. Di dalam suatu ekosistem, sebuah rantai makanan saling berkaitan dengan rantai makanan lainnya. Semakin kompleks jaring-jaring makanan yang terbentuk, semakin tinggi tingkat kestabilan suatu ekosistem. Oleh karena itu, untuk menjaga kestabilan ekosistem, suatu rantai makanan tidak boleh terputus akibat musnahnya salah satu atau

beberapa organisme.

Jaring-Jaring Makanan

(36)

Jaring-Jaring Makanan

Produsen

Konsumen I

Konsumen IV

Konsumen I

Konsumen I

Konsumen II

Konsumen II dan III

Dekomposer Konsumen II

(37)

Piramida Ekologi D

Piramida ekologi adalah susunan tingkat trofik

(tingkat nutrisi atau tingkat energi) secara berurutan menurut rantai makanan atau jaring-jaring makanan dalam ekosistem.

(38)

Piramida Ekologi

Piramida Jumlah

Piramida yang menunjukkan jumlah

organisme pada tiap tingkatan trofik.

Piramida Biomassa

Piramida yang

menggambarkan berat atau massa kering total organisme

hidup dari masing-masing tingkat trofiknya pada suatu

ekosistem dalam kurun waktu tertentu.

Piramida Energi

Piramida yang menggambarkan terjadinya penurunan energi pada tiap tahap

tingkatan trofik.

(39)

Piramida yang menunjukkan jumlah

organisme pada tiap tingkatan trofik.

Piramida Ekologi

Karnivor besar Karnivor kecil

Herbivor Produsen

Piramida jumlah dalam suatu ekosistem

Piramida Jumlah Piramida Jumlah

(40)

Karnivor besar Karnivor kecil

Herbivor Produsen

Perbandingan piramida biomassa pada (a) ekosistem daratan dan (b) ekosistem perairan.

Piramida Biomassa Piramida Biomassa

Piramida yang menggambarkan berat atau massa kering total

organisme hidup dari masing-masing tingkat

trofiknya pada suatu ekosistem dalam kurun

waktu tertentu.

a

Karnivor besar Karnivor kecil

Herbivor Produsen

b

Piramida Ekologi

(41)

Piramida Ekologi

Karnivor besar Karnivor kecil

Herbivor Produsen Piramida energi

Piramida Energi Piramida Energi

Piramida yang menggambarkan terjadinya penurunan energi pada tiap tahap

tingkatan trofik.

0,1 unit energi 1 unit energi

10 unit energi

100 unit energi

(42)

Piramida Ekologi

Piramida Energi Piramida Energi

Tidak dipengaruhi oleh ukuran organisme dan kecepatan metabolisme organisme.

Menunjukkan efisiensi ekologi atau produktivitas ekosistem.

Memberikan gambaran berkaitan dengan sifat fungsional komunitas suatu ekosistem.

Dianggap paling merupakan piramida terbaik

Piramida yang menggambarkan terjadinya penurunan energi pada tiap tahap

tingkatan trofik.

(43)

Produktivitas E

Hasil aktivitas metabolisme organisme berupa pertumbuhan, penambahan, dan penimbunan biomassa dalam periode waktu tertentu.

(44)

Produktivitas

Produktivitas adalah hasil aktivitas metabolisme organisme berupa pertumbuhan, penambahan, dan penimbunan biomassa dalam periode

waktu tertentu.

Produktivitas Primer

Produktivitas Primer Produktivitas

Sekunder Produktivitas

Sekunder

(45)

Produktivitas Primer

Kecepatan pengubahan energi radiasi matahari melalui

aktivitas fotosintesis dan kemosintesis oleh produsen menjadi energi kimia dalam bentuk bahan organik.

Produktivitas primer bersih adalah produktivitas primer

kotor dikurangi respirasi.

Produktivitas primer bersih adalah produktivitas primer

kotor dikurangi respirasi.

Produktivitas primer kotor adalah jumlah total materi organik atau karbon organik yang dihasilkan dalam proses

fotosintesis.

Produktivitas primer kotor adalah jumlah total materi organik atau karbon organik yang dihasilkan dalam proses

fotosintesis.

(46)

Produktivitas Sekunder

Kecepatan penyimpanan energi oleh organisme tingkat konsumen. Organisme tingkat konsumen (heterotrof) mengambil bahan organik dari organisme autotrof dan mengasimilasikannya ke dalam jaringan tubuhnya.

Peningkatan biomassa pada heterotrof merupakan laju asimilasi.

(47)

Daur Biogeokimia F

Peredaran unsur-unsur kimia dari lingkungan melalui komponen biotik dan kembali lagi ke lingkungan. Proses tersebut terjadi secara berulang-ulang dan tak terbatas

(48)

Daur biogeokimia dapat dikelompokkan dalam tiga tipe, yaitu daur gas, daur cair, dan daur padat (sedimen). Daur gas meliputi daur karbon

dan daur nitrogen. Daur cair meliputi daur air, sedangkan daur padat (sedimen)

meliputi daur fosfor dan belerang.

(49)

Daur Karbon Daur Karbon

Bahan bakar fosil Bahan bakar fosil AirAir Karbon dioksida (COKarbon dioksida (CO22) di atmosfer) di atmosfer

Bikarbonat Bikarbonat

Karbonat Karbonat

Batuan bikarbonat Batuan bikarbonat

Tumbuhan

Tumbuhan HewanHewan

Hewan dan tumbuhan yang mati

Hewan dan tumbuhan yang mati PenguraiPengurai

Larut Berikatan dengan Ca2+

Mg2+

Penguraian Respirasi

Fotosintesis

Dimakan

Pembakaran

Respirasi

(50)

Daur NitrogenDaur Nitrogen

Fiksasi oleh ganggang biruFiksasi oleh ganggang biru

Hewan di perairan Hewan di perairan

Ekskresi dan pembusukan Ekskresi dan pembusukan

N2 di atmosfer N2 di atmosfer

Fiksasi oleh bakteri Fiksasi oleh bakteri Denitrifkasi oleh bakteri

NO3 N2 Denitrifkasi oleh bakteri

NO3 N2

Nitrat (NO3) Nitrat (NO3) Tumbuhan endapan

Tumbuhan endapan

Fiksasi secara elektrokimia Fiksasi secara

elektrokimia

Tumbuhan (fotosintesis)Tumbuhan (fotosintesis)

Hewan di darat Hewan di darat Bakteri nitrit

NHBakteri nitrit3 NO2 NH3 NO2 Amonifkasi oleh bakteri

NH2 NH3 Amonifkasi oleh bakteri

NH2 NH3

Bakteri nitrat NO2 NO3 Bakteri nitrat NO2 NO3

(51)

Titik-titik air Titik-titik air

Tanah Tanah

Air tanah Air tanah

Sungai, danau, wadukSungai,

danau, waduk TumbuhanTumbuhan

AwanAwan

LautLaut

Presipitasi (hujan)

Infiltrasi perkolasi

Kondensasi

Evaporasi Transpirasi

Presipitasi (hujan) Evaporasi

Daur AirDaur Air

(52)

Daur FosforDaur Fosfor

Industri pupuk fosfat Industri pupuk

fosfat

Batuan fosfat, guano, tulang Batuan fosfat, guano, tulang

Ikan, burung, organisme laut

lainnya Ikan, burung, organisme laut

lainnya

Tumbuhan Tumbuhan

Fosfat terlarut Fosfat terlarut

Endapan di laut dalam Endapan di laut

dalam

Bakteri fosfat Bakteri fosfat

Hewan Hewan

Tulang-tulang hewan Tulang-tulang

hewan

Endapan di laut dangkal Endapan di laut

dangkal

Pemanfaatan

Daur FosforDaur Fosfor

(53)

SO4 di atmosfer SO4 di atmosfer

SO4 melalui presipitasi (hujan asam) SO4 melalui presipitasi

(hujan asam)

SO42–

di tanahSO42–

di tanah

Organisme laut Organisme laut

Minyak bumi Minyak bumi

SO2 di atmosfer SO2 di atmosfer

SO42–

di laut SO42–

di laut

H2S H2S

Tumbuh-tumbuhan Tumbuh-tumbuhan

Hewan Hewan

SS

Oksidasi oleh bakteri Oksidasi oleh

bakteri Batu bara

Batu bara

Batuan sulft Batuan sulft

Pembakaran sampah

Pembakaran sampah Industri, kendaraan

bermotor Industri, kendaraan

bermotor

Aktivitas vulkanik Aktivitas vulkanik

SO4 SO4 H2S di tanah

H2S di tanah

Reduksi oleh bakteri Reduksi oleh

bakteri Berikatan

O2, uap air Berikatan O2

Oksidasi

Daur SulfurDaur Sulfur

(54)

Glosarium

Alelopati adalah fenomena ketika suatu organisme menghasilkan zat kimia yang memengaruhi pertumbuhan, kelangsungan hidup, dan reproduksi organisme lain di sekitarnya.

Amensalisme adalah interaksi antara dua spesies atau lebih yang berakibat salah satu pihak dirugikan, sedangkan pihak yang lainnya tidak terpengaruh oleh adanya asosiasi (tidak rugi dan tidak untung).

Amonifkasi adalah penguraian protein menjadi asam amino dan amonia.

Bioma adalah ekosistemdarat meliputi area yang sangat luas, dipengaruhi oleh iklim.

Dekomposer adalah mikroorganisme yang menguraikan zat organik sisa tumbuhan atau hewan (detritus), seperti selulosa atau kitin menjadi zat yang lebih sederhana.

Denitrifkasi adalah pengubahan nitrat menjadi gas nitrogen (N2) yang akan dibebaskan kembali ke udara.

(55)

Glosarium

Detritivor adalah organisme yang hidup dengan cara memakan serpihan tumbuhan atau hewan yang sudah mati, contohnya cacing tanah dan keluwing.

Ekosistem adalah tingkatan organisasi kehidupan mencakup organisme dengan lingkungan abiotiknya yang saling memengaruhi atau terjadi interaksi.

Evaporasi adalah penguapan air ke udara.

Komensalisme adalah interaksi antara dua spesies atau lebih spesies yang salah satu pihak untung, sedangkan pihak lain tidak terpengaruh oleh adanya asosiasi atau tidak dirugikan.

Kompetisi adalah interaksi antara dua atau lenih spesies yang saling menghalangi.

Komunitas klimaks adalah komunitas akhir suksesi yang homeostasis dalam keseimbangan lingkungan yang dinamis.

Komunitas adalah kumpulan dari berbagai populasi yang saling berinteraksi dalam suatu ekosistem.

(56)

Glosarium

Mutualisme adalah interaksi antara dua spesies atau lebih yang masing-masing pihak memperoleh keuntungan dan saling membutuhkan sehingga asosiasi tersebut

merupakan keharusan.

Parasit adalah organisme yang hidup di luar atau di dalam tubuh inang yang masih hidup.

Perkolasi adalah peristiwa air bergerak ke bawah akibat pengaruh gravitasi bumi.

Piramida ekologi adalah susunan tingkat trofik ( tingkat nutrisi atau tingkat energi) secara berurutan menurut rantai makanan atau jaring-jaring makanan dalam ekosistem.

Predasi adalah interaksi antara organisme pemangsa (predator) dengan organisme yang dimangsa (prey).

Suksesi adalah proses perubahan komunitas yang berlangsung secara lambat dan

teratur dalam waktu yang lama, menuju ke satu arah hingga terbentuk komunitas yang lebih kompleks.

(57)

Selama t

Belajar

!

Sumber gambar:

www.shutterstock.com www.freepik.com

Referensi

Dokumen terkait

 Mendeskripsi kan ciri umum Dunia Tumbuhan  Menyusun klasifikasi dunia tumbuhan  Mendeskripsi kan ciri umum tumbuhan lumut..  Menggambar struktur tubuh tumbuhan lumut

Pelestarian tumbuhan dapat dilakukan dengan menjaga ke- beradaan hutan. Hutan adalah habitat berbagai spesies tumbuhan dan hewan. Hutan juga merupakan sumber industri kayu yang

Menurut sumbernya, limbah padat dapat berasal dari sampah rumah tangga (domestik), industri dan alam (tumbuhan). Adapun menurut jenisnya, sampah dapat dibedakan

Mengapa hanya tumbuhan hijau yang dapat membuat makanan sendiri.. Jelaskan dengan singkat proses fotosintesis yang terjadi pada

Kunci dan pembahasan soal ini bisa dilihat di www.zenius.net dengan memasukkan kode 1609 ke menu search.. Pengamatan terhadap

Semua rantai makanan dimulai dengan organisme autrofik, yaitu organisme yang melakukan fotosintesis seperti tumbuhan hijau.organisme ini disebut produsen

Masa kehamilan dapat di bagi dalam tiga periode , yaitu trimester I,II,dan III. Pada periode ini terjadi awal pembentukan organ – organ tubuh janin. 2) Trimester II : periode

Siswa diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan berkaitan tentang pertumbuhan pada tumbuhan dan hewan, faktor yang mempengaruhi. pertumbuhan tumbuhan