Juliah Nurjanah P2063702105
9
KESEHATAN DAN
KESELAMATAN
KERJA
Pengert ian
Menurut Filosofi (Mangkunegara)
1
K3 adalah suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan
jasmani maupun rohani tenaga kerja khususnya dan
manusia pada umumnya serta hasil karya dan budaya menuju masyarakat adil dan
makmur
CREDITS: This presentation template was created by Slidesgo, including icons by Flaticon, infographics & images by Freepik
K3 adalah suatu ilmu dan penerapannya untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja (PAK), kebakaran, peledakan dan pencemaran lingkungan
K3 adalah semua kondisi dan faktor yang dapat berdampak pada keselamatan dan kesehatan kerja tenaga kerja maupun orang lain (kontraktor, pemasok, pengunjung dan tamu) di tempat kerja
Menurut
Keilmuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)
Menurut OHSAS 18001:2007
Tujuan
Keselamatan dan Kesehatan
Kerja
Melindungi tenaga kerja atas hak
keselamatannya dalam melakukan pekerjaan
untuk kesejahteraan hidup dan meningkatkan
produksi dan
produktivitas nasional
Menjamin keselamatan setiap orang lain
yang berada ditempat kerja
tersebut
Memelihara sumber produksi
agar dapat digunakan secara
aman dan efisien
(Menurut UU No.1 tahun 1970)
Faktor yang Mempengaruhi Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Beban Kerja
Kapasita s Kerja
Lingkung
an Kerja
Kesehatan kerja
berkontribusi dalam upaya perlindungan kesehatan
dengan upaya promosi kesehatan, pemantauan,
dan survailan kesehatan kesehatan serta unpaya peningkatan daya tahan tubuh dan kebugaran
pekerja
Keselamatan kerja berperan menciptakan sistem kerja
yang aman atau yang mempunyai potensi resiko
yang rendah terhadap terjadinya kecelakaan dan
menjaga aset perusahaan dari kemungkinan loss
Peran Kesehatan dan
Keselamatan Kerja dalam
Ilmu K3
Upaya dalam
Keselamat an dan
Kesehatan Kerja
2
Preventif (Pencegahan)
Pengendalian Risiko (risk Control)
Identifikasi Bahaya (hazard identification)
Penilaian Risiko (Risk Assestment)
2 3 1
Kecelakaan kerja dapat dicegah dengan metode HIRARC
Pelayanan ini diberikan kepada tenaga kerja yang sehat dengan tujuan untuk meningkatkan kegairahan kerja, mempertinggi efisiensi dan daya produktivitas tenaga kerja. Kegiatannya :
1. Pendidikan dan penerangan tentang kesehatan kerja.
2. Pemeliharaan dan peningkatan kondisi lingkungan kerja yang sehat.
3. Peningkatan status kesehatan (bebas penyakit) pada umumnya.
4. Perbaikan status gizi.
5. Konsultasi psikologi.
6. Olah raga dan rekreasi.
Promotif (Peningkatan)
Kuratif (Pengobatan)
Pelayanan ini diberikan kepada tenaga kerja yang sudah memperlihatkan gangguan kesehatan/gejala dini dengan mengobati penyakitnya supaya cepat sembuh dan mencegah komplikasi atau penularan terhadap keluarganya ataupun teman kerjanya.
Kegiatannya antara lain meliputi:
1. Pengobatan terhadap penyakit umum.
2. Pengobatan terhadap penyakit dan kecelakaan akibat kerja.
Rehabilitatif (Pemulihan)
Pelayanan ini diberikan kepada pekerja karena penyakit parah atau kecelakaan parah yang telah mengakibatkan cacat, sehingga menyebabkan ketidakmampuan permanen, baik sebagian atau seluruh kemampuan bekerja yang biasanya mampu dilakukan sehari-hari. Kegiatannya :
1.Latihan dan pendidikan pekerja untuk dapat menggunakan kemampuannya yang masih ada secara maksimal.
2.Penempatan kembali tenaga kerja yang cacat secara selektif sesuai kemampuannya.
3.Penyuluhan pada masyarakat dan pengusulan agar mau menerima tenaga kerja yang cacat akibat kerja.
Kebising an
Bising didefinisikan sebagai suara yang tidak diinginkan yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pendengarnya.
Bising dapat diartikan sebagai bunyi yang tidak dikehendaki yang bersumber dari aktivitas alam seperti bicara dan aktivitas buatan manusia seperti penggunaan mesin
3
Dampak Kebisingan
5. Efek pada
Pendengaran 2. Gangguan
Psikologis 1. Gangguan
Fisiologis
3. Gangguan komunikasi 4. Gangguan
Keseimbangan
Terima
Kasih