• Tidak ada hasil yang ditemukan

PPT KELOMPOK 3 HASIL BELAJAR KETERAMPILAN (SKILL) DAN SIKAP ILMIAH

N/A
N/A
Fandy Ocwando Riyanto

Academic year: 2023

Membagikan "PPT KELOMPOK 3 HASIL BELAJAR KETERAMPILAN (SKILL) DAN SIKAP ILMIAH"

Copied!
15
0
0

Teks penuh

(1)

KETERAMPILAN (SKILL)

LABORATORIUM DAN SIKAP ILMIAH

KELOMPOK 3

Dosen Pengampu:

Sabani, S. Si., M.Pd

(2)

KELOMPOK 3

1. SIMSON SABAR APRIANDI SITORUS (4202421007)

2. LENTIANA SIANTURI (4202421006)

3. ESTER SARI ANISA BR SIHOMBING (4202421004)

4. GABRIELLA FLORENSIA SIMAMORA (4203121011)

5. ANGREINI CAHYA PUTRI (4203121076)

6. ERIKSON PRANANDA GINTING

(4173121015)

(3)

KETERAMPILAN (SKILL)

LABORATORIU

M

(4)

 Mata pelajaran fisika adalah salah satu bagian dari sains

 Sains terbentuk dan berkembang melalui suatu proses ilmiah

 Dilakukan praktikum di laboratorium  metode ilmiah  terlibat aktif

 Peserta didik 

KETERAMPILAN (SKILL) LABORATORIUM

Mudah Mempelajari Mengingat

Memahami Menghayati

Pengalaman langsung melalui pengamatan atau eksperimen

 Kegiatan laboratorium umumnya

menggunakan berbagai alat-alat yang terdapat di laboratorium

• Memecahkan masalah

• Menerapkan metode ilmiah

(5)

Laboratorium adalah tempat sekelompok orang yang melakukan berbagai macam kegiatan penelitian (riset), pengamatan, pelatihan dan pengujian ilmiah sebagai pendekatan antara teori dan praktik dari berrbagai macam disiplin ilmu.

 Pembelajaran keterampilan berbeda dengan pembelajaran kognitif dimana siswa mampu belajar secara mandiri.

KETERAMPILAN (SKILL) LABORATORIUM

 Pada pelatihan skill lab mereka membutuhkan

tuntunan dan pengawasan dari instruktur.

(6)

mengajukan pertanyaan

Mengamati

Menafsirkan

Meramalkan

KETERAMPILAN (SKILL) LABORATORIUM

Keterampilan laboratorium menunjukkan keahlian

mengatur alat bahan,

merencanakan penelitian,

menerapkan konsep dan

berkomunikasi

Siswa dapat berkembang dan memiliki skill scientis

melalui kegiatan di dalam laboratorium

• perancangan alat,

• pengaturan bahan,

• penentuan masalah,

• memahami fenomena,

• mengolah data,

• menentukan dugaan sementara dan

• menyimpulkan hasil yang

diperoleh

(7)

TUJUAN PENGADAAN LABORATORIUM

Menurut Depdikbud tujuan pengadaan laboratorium diantaranya adalah meningkatkan kemampuan praktek peserta didik di laboratorium.

Adapun tujuan penggunaan laboratorium fisika/ IPA bagi peserta didik antara lain:

Mengembangkan keterampilan

Melatih bekerja cermat

Melatih ketelitian mencatat dan kejelasan melaporkan hasil

percobaan

Melatih daya berfikir kritis, analitis melalui penafsiran eksperimen

Memperdalam pengetahuan

Mengembangkan kejujuran dan rasa tanggung jawab

Melatih merencanakan dan melaksanakan dan

percobaan lebih lanjut dengan menggunakan

bahan-bahan dan alat yang

ada

(8)

KERJA ILMIAH MENGGUNAKAN LABORATORIUM

Tempat dilakukan kegiatan kerja ilmiah atau Ketrampilan Proses Sains umumnya di laboratorium

Kerja ilmiah diungkapkan menjadi kemampuan-kemampuan

• merencanakan dan melaksanakan penyelelidikan,

• melaksanakan percobaan dan berkomunikasi ilmiah

pengalaman bekerja ilmiah perlu dikembangkan supaya siswa mampu mengembangkan keterampilan proses,

• sikap ilmiah dan menguasai konsep fisika untuk memecahkan masalah,

• memahami masalah dan menyelesaikan masalah

(9)

KERJA ILMIAH MENGGUNAKAN LABORATORIUM

Adapun klasifikasi Ketrampilan Proses Sains terdiri dari sejumlah keterampilan tertentu, sebagai berikut:

 Mengamati

 Mengelompokkan / Klasifikasi

 Menafsirkan

 Meramalkan

 Mengajukan Pertanyaan

 Mengamati

 Mengelompokkan / Klasifikasi

 Menafsirkan

 Meramalkan

 Mengajukan Pertanyaan

 Merumuskan Hipotesis

 Merencanakan Percobaan

 Menggunakan alat dan bahan

 Menerapkan konsep

 Berkomunikasi

 Merumuskan Hipotesis

 Merencanakan Percobaan

 Menggunakan alat dan bahan

 Menerapkan konsep

 Berkomunikasi

(10)

SIKAP ILMIAH

0

2

(11)

SIKAP ILMIAH

Sikap ilmiah  pola pikir umum seorang ilmuwan yaitu objektif, keingintahuan, selalu bertanya, dan menyimpulkan sesuatu sesuai fakta dan kecenderungan, kesiapan, atau kesediaan siswa untuk memberikan tanggapan atau bertingkah laku secara ilmiah.

Sikap sesuatu yang dipelajari, dan sikap menentukan

bagaimana individu bereaksi terhadap situasi serta menentukan apa yang dicari individu dalam

kehidupan

• tingkah laku yang bersifat umum yang menyebar tipis diseluruh hal yang dilakukan siswa

Sikap ilmiah itu sendiri antara lain ialah sikap jujur, teliti,

tanggung jawab, disiplin, dan rasa ingin tahu

(12)

INDIKATOR SIKAP ILMIAH

Terdapat enam indikator sikap ilmiah yang diadaptasi dari science for all Americans

1. Memupuk rasa ingin tahu

2. Mengutamakan bukti

3. Bersikap skeptis 1. Memupuk rasa

ingin tahu

2. Mengutamakan bukti

3. Bersikap skeptis

4. Menerima Perbedaan 5. Dapat

bekerjasama

6. Bersikap Positif terhadap

Kegagalan 4. Menerima Perbedaan 5. Dapat

bekerjasama

6. Bersikap Positif terhadap

Kegagalan

(13)

PENGELOMPOKKAN SIKAP ILMIAH SISWA

Gegga (1977) Harlen (1996) AAAS (1993)

Curiosity, (Sikap ingin

tahu) Curiosity, (Sikap ingin tahu) Honesty (Sikap Jujur)

Inventiveness (Sikap

Penemuan) Respect for evidence (Sikap Respect terhadap data) Curiosity, (Sikap ingin tahu)

Critical thinking (Sikap

berpikir kritis) Critial reflection (Sikap refleksi kritis) Open minded (Sikap berpikiran terbuka)

• Cretivity and inventiveness (Sikap kreatif dan penemuan)

• Open mindedness (Sikap berpikiran terbuka)

• Cretivity and inventiveness (Sikap kreatif dan penemuan)

• Open mindedness (sikap pikiran terbuka)

• Co-operation with others (sikap bekerjasama dengan orang lain)

• Willingness to tolerate uncertainty (sikap keinginan menerima ketidakpastian)

• Sensitivity to environment (sikap sensitive terhada lingkungan

(14)

MENYUSUN INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP ILMIAH

Sikap ilmiah diukur dengan bentuk penilaian non tes.

Teknik penilaian non-tes yang sering digunakan adalah

pengamatan ( observasi),

melakukan wawancara (interview),

menyebarkan angket (kuesioner), dan

dokumen (dokumentasi).

(15)

THANKS

Referensi

Dokumen terkait

Group Investigation Melalui Media Berbasis Lingkungan Untuk Meningkatkan Sikap Ilmiah dan Hasil Belajar Siswa Kelas 3 SD Pada Mata Pelajaran IPA di.. SDN Tlekung

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan: (1) sikap ilmiah siswa dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing (guided inquiry) pada materi pokok kelarutan

Manfaat teoritis yaitu diharapkan dari penelitian ini adalah bahwa temuan penelitian ini dapat dijadikan sebagai tambahan literatur dan informasi ilmiah bagi guru,

Iskandar Dinata Ginting : Pengaruh Strategi Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dan Group Investigation (GI) terhadap Keterampilan Proses Sains, Sikap Ilmiah

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Mengetahui pengaruh media animasi terhadap hasil belajar kognitif dan sikap ilmiah peserta didik materi sistem reproduksi kelas XI

Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan sikap ilmiah dalam pembelajaran IPA secara signifikan antara siswa yang mengikuti model pembelajaran

Penelitian yang dilakukan peneliti untuk mengetahui adakah pengaruh sikap ilmiah siswa terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Minasatene yang telah diuji keberartian,

Hal ini berarti secara simultan terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar fisika, keterampilan berfikir kritis, dan sikap ilmiah siswa antara siswa yang