TEKNIK PELAPORAN
2018
(1 JP)
BALAI PENERAPAN TEKNOLOGI KONSTRUKSI DIREKTORAT JENDERAL BINA KONSTRUKSI KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
MATERI SUPLEMEN PENGETAHUAN PEMBEKALAN KEPROFESIAN
D A F TA R I S I
P E N D A H U L U A N
P E N G U M P U L A N D A T A
P E N G O L A H A N D A T A
| 2
PENDAHULUAN
| 3
Laporan dalam suatu proyek pekerjaan instalasi mekanikal / elektrikal yang sedang berlangsung sangat dibutuhkan oleh seorang manajemen operasi. Laporan harus disusun secara periodik dan teratur disertai dengan masalah yang sedang dihadapi dan usulan solusi dengan alternatifnya. Laporan yang disampaikan tepat waktu akan menolong menghindari penyimpangan makin jauh dan mencegah timbulnya biaya yang tidak semestinya ataupun mulurnya jatah waktu yang ditetapkan.
| 4
LANGKAH-LANGKAH DALAM PENYUSUNAN LAPORAN YANG BAIK DAN RAPIH
Laporan yang harus disiapkan oleh seorang pengawas pelaksana untuk disajikan kepada “manajemen operasi” (atasannya langsung) harus bersifat objektif atas dasar fakta-fakta yang berkembang selama pelaksanaan pemasangan lift atau eskalator.;
Laporan harus meliputi kemajuan (progress) pelaksanaan, rencana tahapan berikut yang akan digarap, kesulitan, penyimpangan dan tentative solusi yang perlu diusulkan dan kesimpulan singkat;
Laporan tidak perlu basa-basi bergaya sastra agar indah atau enak dibaca, tetapi tidak pula perlu kata-kata kasar makian ataupun sebaliknya kata-kata pujian
harus dihindari. Sistimatika bentuk laporan disusun dengan nomor-nomor masalah dan terutama dalam bentuk-bentuk daftar formulir yang baku yang ditetapkan oleh atau dari perusahaan;
| 5
| 6 LANGKAH-LANGKAH DALAM PENYUSUNAN LAPORAN YANG
BAIK DAN RAPIH
Laporan harus diisi lengkap dengan kata-kata dan fakta-fakta. Jika ada daftar yang tidak ada kaitannyapun harus diberi tanda N/A (not available atau not applicable), atau diisi TAK (tak ada kaitannya;
Laporan dibuat secara berkala teratur (rutin) dengan bentuk-bentuk khas mingguan, bulanan, dan laporan akhir (final report), atau komisioning saat pekerjaan selesai;
Laporan akhir dapat pula disertai dengan pendapat atau usulan dari site
supervisor atas dasar pengalamannya, agar kelak proyek-proyek yang akan datang lebih berhasil dengan baik.
PENGUMPULAN
DATA
|
Data Laporan Harian
8 Laporan harian mencakup informasi harian mengenai :
Tenaga kerja: tugas, penempatan, dan jumlah;
Bahan: jenis dan jumlah;
Peralatan: jenis, kapasitas, jumlah, dan kondisi;
Perubahan desain, gambar rencana;
Perintah dan persetujuan untuk melaksanakan pekerjaan;
Realisasi pekerjaan, termasuk perbandingan dengan rencana terhadap jenis dan kuantitas pekerjaan terlaksana;
Cuaca dan kondisi alam yang mempengaruhi pelaksanaan;
Dokumentasi foto hasil pelaksanaan pekerjaan, yang diambil dari satu titik tetap untuk satu obyek yang sama;
Permasalahan yang mempengaruhi produksi pekerjaan.
|
9
Data Laporan Mingguan
Laporan mingguan berupa tabel perhitungan pencapaian kemajuan fisik pekerjaan (volume dan bobot) setiap mata pembayaran selama satu minggu dengan memperbandingkan hasil tersebut terhadap Dokumen Kontrak, rencana kerja dan deviasi, hasil minggu yang lalu, dan kumulatif pencapaian kemajuan fisik terakhir.
Selain hal tersebut diatas, perlu dicantumkan juga mengenai hasil analisa atas identifikasi permasalahan yang telah dilakukan, dengan mengelompokkan permasalahan: personil, material, peralatan, dan metoda kerja, beserta upaya pemecahan permasalahan yang berupa tindakan nyata sesuai action plan yang telah ditetapkan dalam rapat mingguan.
|
Data Laporan Bulanan
Foto
dokumentasi, rangkuman kondisi cuaca harian,
Sketsa kemajuan pelaksanaan pekerjaan;
Sertifikat dan perincian
pembayaran bulanan;
Perbandingan realisasi dan rencana kemajuan pelaksanaan pekerjaan
(kurva-S), serta deviasi yang terjadi;
Review
design, CCO, dan
perubahan Kontrak (bila ada);
Ringkasan kemajuan pelaksanaan pekerjaan;
Laporan bulanan merupakan rangkuman informasi mengenai kemajuan pelaksanaan pekerjaan bulanan secara teknis, finansial, dan manajemen, yang antara lain terdiri dari:
10
|
Data Laporan Direksi Teknis
Laporan Direksi Teknis mencakup informasi harian mengenai :
Laporan Harian Direksi Teknis (Engineer Daily Report) dibuat oleh personil inti (key personel), mulai dari inspector, Engineer (highway, material, bridge, dan structure), site engineer (Engineer Representative), Pemimpin Proyek/Bagian Proyek. Laporan Bulanan diperlukan sebagai dasar pembayaran, terdiri dari rangkuman data.
Laporan Triwulan merupakan rangkuman laporan bulanan yang berisi hasil kemajuan pekerjaan triwulan.
Penyusunan laporan triwulan ini sangat dipengaruhi oleh kelengkapan dan akurasi laporan bulanan yang telah disusun sebelumnya.
Laporan Akhir merupakan rangkuman seluruh kegiatan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai sampai dengan serah terima pekerjaan sementara (PHO)
Laporan Khusus dibuat oleh konsultan dan diserahkan kepada Pemimpin Proyek l atas kejadian-kejadian yang tidak terduga
11
|
Data Laporan Akhir Proyek
Laporan Akhir Proyek disusun oleh direksi pekerjaan berdasarkan Laporan Akhir direksi teknis, dilengkapi dengan informasi kegiatan yang dilakukan selama masa pemeliharaan sampai dengan serah terima pekerjaan akhir (FHO). Tambahan informasi ini antara lain terdiri dari:
o Hasil pemeriksaan terhadap pekerjaan pemeliharaan, dan penyelesaian sisa pekerjaan;
o Ringkasan dan perincian perhitungan akhir; dan o Lampiran tambahan, terdiri dari
• I
CO N
Sertifikat
Berakhirnya Masa Pemeliharaan;
Berita Acara
Penyerahan Akhir (FHO);
Gambar terlaksana (as-built drawing);
dan
Dokumentasi photo pada kondisi awal, selama masa pelaksanaan, dan akhir pekerjaan
12
Setiap jenis laporan seperti tersebut diatas, kecuali laporan direksi teknis dan laporan akhir direksi pekerjaan, dibuat dengan melalui 3 (tiga) tahapan proses sebagai berikut:
Tugas dan Tanggung Jawab Pembuat Laporan
Dibuat oleh penyedia jasa,
Diperiksa oleh direksi teknis, dan Disetujui oleh direksi pekerjaan
Add Image
Add Image
Add Image
13
Proses pembuatan laporan direksi teknis lebih sederhana
Diperiksa untuk mendapat persetujuan
direksi pekerjaan.
Dibuat
langsung oleh direksi teknis,
dan
14
Arsip Dokumen Pelaksanaan Pekerjaan
| 15
Semua pihak yang terkait dengan pelaksanaan pekerjaan (direksi pekerjaan, penyedia jasa, direksi teknis, dan perencana), wajib menyimpan dan memelihara dokumen pelaksanaan pekerjaan selama umur rencana konstruksi atau maksimal 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak penyerahan akhir pekerjaan. Hal ini diperlukan untuk dapat memenuhi ketentuan-ketentuan :
a. UU No. 18/1999 tentang Jasa Konstruksi
b. PP No. 29/2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi
Dokumen pelaksanaan pekerjaan yang harus disimpan oleh direksi pekerjaan dan diserahkan kepada penyelenggara jalan, antara lain terdiri dari:
a. Dokumen kontrak, termasuk addendum/amandemen;
b. Seluruh laporanpelaksanaan pekerjaan;
c. Seluruh korespondensi selama pelaksanaan pekerjaan;
d. Berita Acara pembayaran, beserta lampirannya;
e. Berita acara dan notulen rapat;
f. Foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan (sebelum, sedang, selesai dikerjakan);
g. Gambar terlaksana (as-built drawing);
h. Laporan akhir
Undang-Undang
UU No. 18/1999 tentang Jasa Konstruksi
Peraturan Pemerintah
PP No. 29/2000 tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi;
Syarat Umum Dokumen Kontrak
Peraturan Presiden
No. 80/2003 Lampiran I, Bab II.D.2.c mengenai Laporan hasil Pekerjaan;
Kepmen Kimpraswil
Kepmen Kimpraswil No. 257/2004 mengenai Syarat-syarat Umum Kontrak, Bab IV.A.26 mengenai
Laporan Hasil Pekerjaan;
Kepmen Kimpraswil No. 349/2004 tentang Pedoman Penyelenggaraan
Kontrak Jasa
| 16
RUJUKAN LAPORAN
Pada prinsipnya, pembuatan laporan telah diatur dan harus mengikuti ketentuan-ketentuan yang tercakup dalam berbagai keputusan sebagai berikut :
Laporan Pengawasan
| 17
Secara keseluruhan lingkup yang masuk dalam pekerjaan pengawasan proyek adalah meliputi :
Perencanaan (Planning)
Pengorganisasian (Organizing)
Penggerakan (Motivating)
Pengawasan (Controlling)
Rencana terperinci adalah sebuah dokumen dimana di dalamnya terdapat segala sesuatu yang direncanakan dari awal termasuk segala usaha yang dilakukan dalam menyelesaikan proyek, meliputi:
Laporan Yang Dihasilkan
Lingkup Kegiatan Pengawasan
Sasaran Dalam Pengawasan
Permasalahan Laporan
| 18
Pada umumnya sering dijumpai permasalahan saat pembuatan laporan suatu pekerjaan pengawasan proyek yang berkaitan dengan masalah:
1. Pembuatan Laporan 2. Pengarsipan Laporan 3. Penyebab Permasalahan
4. Solusi Penanganan Permasalahan
5. Secara garis besar, penanganan permasalahan dan peningkatan kinerja
penyusunan pelaporan dapat difokuskan pada usaha-usaha peningkatan dalam beberapa aspek sebagai berikut :
Pemahaman Atas Fungsi, Dan Manfaat Serah Terima Pekerjaan
Manajemen Penyusunan Laporan
Koordinasi Yang Efektif
Dukungan Substansi Laporan
PENGOLAHAN
DATA
Berita Acara Pekerjaan (BAP) Pembayaran
Berita acara pekerjaan dibuat atas permintaan pihak direksi proyek sehubungan dengan tahapan pembayaran angsuran sesuai
persyaratan kontrak.
BAP lebih cenderung sebagai persyaratan administrasi, bukan merupakan laporan kemajuan pekerjaan.
BAP harus diketahui / disetujui oleh CM atau pihak konsultan.
BAP pada akhir penyelesaian yang bersifat komisioning harus disertai dengan daftar simak (check list)
PENGOLAHAN DATA
| 20
Contoh: BERITA ACARA PEMBAYARAN
| 21
| 22
Contoh: BERITA ACARA SERAH TERIMA
PEKERJAAN
Contoh: DAFTAR SIMAK (Check List)
Daftar ini berlaku untuk satu (1) unit saja Nama Pekerjaan : ………. Jenis dan Jumlah unit : ………...………
Nama Proyek : ………..
Pemilik Proyek : ……… Telp : ………..…....Fax : ……..……….
Pelaksanaan : tgl : ……….…….….….. s/d tgl : …………..………...….…
Dilaksanakan oleh : ……….…….
Usulan dan Rekomendasi tindaklanjut
1 ………..………..
2 ………..………..
3 ………..………..
4 ………..………..
5 ………..………..
Hasil Pemeriksaan Lapangan
No Baik & Baik Perlu Harus
sesuai tidak sesuai Koreksi ganti baru Bagian I : Machine Room
1 Check the traction sheave, its groove, bearings, etc. ….. ….. ….. …..
2 Check the ropes at dead end hitch (if any) or at top of car ….. ….. ….. …..
3 Check the brake, brake lining/shoes, and spring pressure ….. ….. ….. …..
4 Check the motor, digital-encoder, cummutator ….. ….. ….. …..
5 Check the governor, tripping switch, ropes, retaining jaws ….. ….. ….. …..
6 Check the main switch board, fuse and the balance ….. ….. ….. …..
7 Check the earthling of motor set. ….. ….. ….. …..
8 Check the controller, connection, contact lining. ….. ….. ….. …..
9 Check oil level of machine, rubber cushions, etc. ….. ….. ….. …..
Bagian II : Inside the Car
1 Check the car call buttons : function of all switches ….. ….. ….. …..
2 Check the door gate contact and alignment. ….. ….. ….. …..
3 Check lighting and fan / ventilation. ….. ….. ….. …..
4 Check the car door shoes, door safeties, etc. ….. ….. ….. …..
5 Check the safety door edge, light curtain or light beam. ….. ….. ….. …..
DAFTAR SIMAK (Check List)
Uraian
| 23
No Baik & Baik Perlu sesuai tidak sesuai Koreksi Bagian III : On Top of the Car
1 Check inspection switch button, and emergency stop ….. ….. …..
2 Check safety railing, and other protection devices ….. ….. …..
3 Check guide shoes, its pressure and alignment. ….. ….. …..
4 Check emergency access. ….. ….. …..
5 Check thimble rod / shackle / cross B clamp. ….. ….. …..
6 Check rope tension and any defect or corrosion ….. ….. …..
7 Check car sheave (if any). ….. ….. …..
8 Check landing door, hanger, contact and lining. ….. ….. …..
9 Check the safety-device linkages and the tripping switch. ….. ….. …..
10 Check upper limit switches, direction switches ….. ….. …..
Bagian IV : In Pit
1 Check safety guard of counterweight. ….. ….. …..
2 Check the governor idle-sheave. ….. ….. …..
3 Check the safety device (safety block). ….. ….. …..
4 Check the depth of the pit the refuge space ….. ….. …..
5 Check the lower limit switches. ….. ….. …..
6 Check the cat-ladder. ….. ….. …..
7 Check lighting, emergency stop switches ….. ….. …..
8 Check compensation and its tension sheave ….. ….. …..
Bagian V : At Landing Hall
1 Check every door panels and guide shoes,and door speed ….. ….. …..
2 Check the hall call buttons, position indicators ….. ….. …..
3 Check the hall lantern (if any), arrival gong (chime) ….. ….. …..
4 Check the car leveling. ….. ….. …..
Uraian
Contoh: DAFTAR SIMAK (Check List)
(lanjutan)
LAPORAN KEMAJUAN
Laporan rutin harus disiapkan untuk tiap-tiap periode satu minggu, pada akhir minggu (hari Sabtu) dan diserhakan kepada Construction Management atau pemilik proyek (dimana perlu). Ulasan kemajuan pekerjaan dapat ditulis secara singkat apakah lancar atau ada halangan selama minggu terakhir. Lihat contoh formulir no.2.
| 25
Contoh Formulir No.2
LAPORAN MINGGU KE : UNTUK PERHATIAN
PERIODE : Construction Mgt
PAKET : Direksi Proyek
Intern
NO. URAIAN PEKERJAAN VOL SAT BOBOT
FISIK BOBOT FISIK BOBOT FISIK BOBOT
A PEKERJAAN PERSIAPAN
a. Pemasangan Scaffolding Lot 0,50
b. Pemasangan template (lood) Lot 0,20 c. Shop drawing & data lapangan Lot 0,20 d. Mobilisasi, Material handling Lot 2,00 2,90 B PEKERJAAN MEKANIK
a. Pemasangan braket rail Buah 6,10
b. Pemasangan guide rail Buah 10,25
c. Setting mesin Set 15,25
d. Car assembling Set 19,10
e. Ropping Set 5,05
f. Setting counterweight Set 10,20
g. Pemasangan jamb & pintu Set 12,20
h. Governor & safety Set -
78,15 C. ELECTRIK
a. Setting controller Unit 5,50
b. Wirring & Fixtures Unit 2,95
c. Adjusting Unit 2,15
d. T esting / Uji Coba Unit 3,00
13,60 D. PEKERJAAN TAMBAHAN
a. Penarikan Cable power Meter 1,25
b. Grouting / bobok Lot 0,95
c. Pengadaan sub panel Buah 0,20
d. Instalasi penerangan R.M Buah 0,20
e. T angga monyet Buah 0,90
f. Gudang material Buah 0,95
g. Pintu ruang mesin Buah 0,90
h. Lain-lain Lot -
5,35
JUMLAH 100
Kemajuan pekerjaan telah mencapai prosentase sebesar …. % Minggu yang lalu …. %
Ulasan dan Keterangan :
………
……….
Demikianlah laporan pekerjaan ini dibuat dengan sebenarnya untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya
Mengetahui, Dibuat oleh Kontraktor Pelaksana
Construction Management PT. Fadilat Elev ator Rekatama
( ……….. ) ( ……….. )
KOMULATIF NO. : ………..
LOKASI SEKTOR : ………
PER % MNG LALU PER % MNG INI
KONTRAKTOR LAPORAN MINGGUAN KEMAJUAN PEKERJAAN
PT. FADILAT ELEVATOR REKATAMA INSTALASI LIFT / ESKALATOR
LAPORAN LISAN
Dalam kenyataan yang terjadi dilapangan seorang site supervisor harus segera melapor keatasannya secara lisan melalui telpon. Dalam hal ini laporan harus diikuti dengan konformasi tulisan dan dikirim melalui facsimile atau kurir. Terutama menyangkut angka- angka, data teknis dan jumlah biaya. Bentuk konformasi laporan lisan dapat berupa contoh formulir no.1, sebagai berkut :
KONFORMASI LAPORAN LISAN
1. Tanggal dilaporkan : ………. Jam : ………..
2. Dari (nama) : 3. Nama Proyek : 4. Untuk perhatian :
Manajer operasi Superintendent
Bagian logistik Bagian teknik pendukung 5. Sifat : Segera Keadaan darurat Biasa
Keputusan, perlu / tidak perlu
6. Isi Laporan dan Usulan : ………
………
………
Tertanda,
Site Supervisor Nama :
| 16
KONTRAKTOR
PT. FADILAT ELEVATOR INSTALASI LIFT / ESKALATOR
NO. :
LOKASI SEKTOR :
LAPORAN BULANAN KEMAJUAN PEKERJAAN
LAPORAN BULANAN KE : UNTUK PERHATIAN
PERIODE : CONSTRUCTION MGT
PAKET : INTERN
Kemajuan pekerjaan :
Telah tercapai …………..…..%, Tertinggal/mendahului ……….. hari Terdiri dari :
1) Pekerjaan Mekanik ……....%, Seharusnya ………. % 2) Pekerjaan Elektrik ……....%, Seharusnya ………. % 3) Pekerjaan Tambah ………%, Seharusnya ………. % 4) Perlu perpanjangan waktu …….……….. hari
5) Alasan perpanjangan waktu ………
6) Ulasan : ………
……….
Tertanda, Site Supervisor
Nama :
LAPORAN BULANAN
Laporan berkala bulanan adalah merupakan kesimpulan global dari ke-4 laporan periode mingguan terdahulu yang telah terlaksana.
Biasanya laporan bulanan hanya dilakukan untuk proyek-proyek besar dimana terdapat beberapa kelompok- kelompok lift dalam beberapa sektor dari bangunan.
| 16
RAPAT PROYEK
| 28
Rapat proyek perlu diadakan dengan pihak CM dan Direksi Proyek membahas laporan bulanan kemajuan pekerjaan ataupun membahas kesulitan-kesulitan yang mungkin timbul.
Rapat sebaiknya dipimpin oleh CM, tetapi notulen rapat sebaiknya ditulis oleh site supervisor.
Notulen rapat mencakup : tanggal rapat lokasi ruang rapat,
daftar hadir, acara (pokok-pokok) pembahasan, kesimpulan dan
rencana tindakan (action plan) oleh siapa dan kapan
terselesaikan. Notulen harus disebarkan ke semua pihak yang
berkepentingan dengan tanda terima.
TERIMA KASIH
BALAI PENERAPAN TEKNOLOGI KONSTRUKSI DIREKTORAT JENDERAL BINA KONSTRUKSI
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT