• Tidak ada hasil yang ditemukan

PRAKERIN KERJA LAPANGAN (PKL) PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK DAN BISNIS SEPEDA MOTOR DI BENGKEL DELSA MOTOR PASARWAGE

N/A
N/A
Faishal Rifa'i Ahmad

Academic year: 2023

Membagikan "PRAKERIN KERJA LAPANGAN (PKL) PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK DAN BISNIS SEPEDA MOTOR DI BENGKEL DELSA MOTOR PASARWAGE"

Copied!
22
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN

PRAKERIN KERJA LAPANGAN (PKL)

PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK DAN BISNIS SEPEDA MOTOR DI

BENGKEL DELSA MOTOR PASARWAGE Disusun Guna Melengkapi dan Memenuhi Salah Satu Syarat Untuk Mengikuti Ujian Sekolah (US)

Di SMK Cokroaminoto 1 Banjarnegara Tahun Pelajaran 2023/2024

DI SUSUN OLEH:

FAHRIL MAOLANA NIS : 7396

YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM COKROAMINOTO SMK COKROAMINOTO 1 BANJARNEGARA

KOPETENSI KEAHLIAN TEKNIK DAN BISNIS SEPEDA MOTOR TAHUN 2023

(2)

PENGESAHAN SEKOLAH

Laporan ini telah di setujui dan di sahkan guna memenuhi salah satu syarat mengikuti Ujian di SMK COKROAMINOTO 1 BANJARNEGARA Tahun Pelajaran 2022/2023

Pada hari : Tanggal :

Disahkan Disetujui

Kepala Sekolah Smk Cokroaminoto 1 Banjarnegara

Pembimbing PKL Di Sekolah

SLAMET RIYANTO S.Pd HARWOTO S.Pd

(3)

PENGESAHAN INSTANSI

Laporan ini telah di setujui dan di sahkan guna memenuhi salah satu syarat mengikuti Ujian di SMK COKROAMINOTO 1 BANJARNEGARA Tahun Pelajaran 2022/2023

Pada hari : Tanggal :

Disahkan Disetujui

Kepala Bengkel Pembimbing PKL Di Instansi

SOBIRIN AFTON SOBIRIN AFTON

(4)

MOTTO DAN PERSEMBAHAN A. MOTTO

1. ‘’Gagal yang sesungguhnya adalah berhenti untuk mencoba.’’

2. ‘’Jangan risaukan masa depan, jangan takutkan masa lalu. Fokuslah pada hari ini saja.’’

3. ‘’Jangan biarkan perkataan orang lain mengatur hidupmu.’’

4. ‘’Jadilah versi terbaik untuk dirimu sendiri.’’

B. PERSEMBAHAN

Laporan ini saya persembahkan kepada : 1. Bapak dan ibu selaku orang tua.

2. Slamet Riyanto, S.Pd. selaku Kepala Sekolah SMK Cokroaminoto 1 Banjarnegara.

3. Harwoto S.Pd. selaku pembimbing PKL Sekolah.

4. Semua pihak yang telah membantu penulis dalam pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan penyusunan laporan.

5. Keluarga besar SMK Cokroaminoto 1 Banjarnegara.

6. Pemilik Bengkel dan Karyawan BENGKEL DELSA MOTOR PASARWAGE 7. Adik-adik kelas SMK Cokroaminoto 1 Banjarnegara.

(5)

KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehinga penulis dapat menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan (PKL) dan dapat menyusun laporan ini tanpa suatu halangan apapun.

Maksud dan tujuan laporan ini adalah sebagai salah satu syarat untuk dapat mengikuti Ujian di SMK Cokroaminoto 1 Banjarnegara tahun pelajaran 2022/2023.

Kami sebagai penulis akan selalu berusaha meningkatkan kualitas, kreatifitas, dan kuantitas dalam menyajikan laporan ini supaya dapat meningkatkan mutu pembelajaran dan profesionalisme bagi para guru. Laporan ini dapat kami sajikan berkat bimbingan dan arahan dari berbagai pihak yang membatu dalam Praktik Kerja Lapangan. Oleh karena itu perkenankanlah penulis mengucapkan terimakasih kepada :

1. Slamet Riyanto S.Pd. selaku kepala sekolah SMK Cokroaminoto 1 Banjarnegara yang telah memberikan izin kepada penulis untuk melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

2. Harwoto S.Pd. selaku guru pembimbing yang telah memberikan arahan dan bimbingan dalam pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) hingga penyusunan laporan ini.

3. Sobirin Afton , selaku pembimbing intansi yang telah meberikan arahan dan bimbingan dalam pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) hingga menyusun laporan ini.

4. Segenap karyawan BENGKEL DELSA MOTOR PASARWAGE yang telah membantu selama pelaksanaan PKL.

5. Segenap guru dan karyawan SMK Cokroaminoto 1 Banjarnegara yang telah membantu dalam penyusunan laporan ini.

6. Kedua orang tua penulis yang telah memberikan dorongan selama pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL).

(6)

Semoga segala amal baik dari pihak yang telah membantu penulis dapat diterima oleh Allah SWT , dan harapan penulis semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi pembaca pada umumnya dan bagi penulis khususnya.

Penulis menyadari sepenuhnya bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna yang masih banyak kesalahan dan kekurangannya. Untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat penulis harapkan.

Dan tidak lupa penulis ucapkan banyak terimakasih dan mohon maaf atas semua kekurangan yang telah terdapat dalam laporan ini. Penulis berharap agar laporan ini bermanfaat bagi semua pihak khususnya yang telah memerlukan.

Banjarnegara, 21 Juni 2023

Penulis

(7)

DAFTAR ISI

HALAMAN SAMPUL………..i

HALAMAN PENGESAHAN SEKOLAH………....ii

HALAMAN PENGESAHAN INSTANSI………iii

MOTTO DAN PERSEMBAHAN……….iv

KATA PENGANTAR………....v

DAFTAR ISI……….vii

BAB I PENDAHULUAN………. 1.1 Latar Belakang Praktik Kerja Lapangan………....1

1.2 Tujuan Praktik Kerja Lapangan………....1

1.3 Tujuan Penyusunan Laporan………2

1.4 Sistematika Penyusunan Laporan……… 2

BAB II LAPORAN PELAKSANAAN PKL 2.1 Sejarah Surya Yudha Park………... 4

2.2 Visi Misi dan Tujuan Perusahaan……… 4

2.3 Struktur Organisasi………. 4

2.4 Laporan Kegiatan PKL……… 6

BAB III PENUTUP……….. 3.1 Kesimpulan……….10

3.2 Saran-Saran……….10 DAFTAR PUSTAKA……….

LAMPIRAN...

(8)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Praktik Kerja Lapangan

Pendidikan Nasional berakar pada kebudayaan bangsa Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945. Undang-Undang Dasar 1945 mengamatkan upaya untuk mencerdaskan kehidupan satu sistem pendidikan nasional yang di atur dalam Undang-Undang Nomor 20 tahun 2009 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai bentuk satuan pendidikan kejuruan sebagaimana ditegaskan dalam penjelasan pasal 15 UU Sisdiknas, merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dan berkarier dalam bidang tertentu.

B. Tujuan Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan

PKL bertujuan memberikan dan mengajarkan kepada peserta didik akan dan bagaimana kehidupan di dunia kerja. Disamping ajang uji coba ilmu yang ia pelajari.

Melalui PKL siswa diharapkan mampu memahami tentang bagaimana tata dan aturan di dunia usaha/industri, sehingga ketika ia nantinya tamat sudah benar-benar siap bekerja baik secara keilmuan maupun secara kejiwaan dan mental.

Tujuan PKL dijabarkan sebagai berikut :

1. Melengkapi kurikulum pendidikan yang telah ditentukan pada tingkat Sekolah Menengah Kejuruan.

(9)

2. Menerapkan pengetahuan baik Teori maupun Praktik yang telah diperoleh siswa/

peserta didik di sekolah untuk diterapkan dan disesuaikan dengan kenyataan dunia usaha/ dunia industri

3. Mengenali dunia usaha atau industri dalam lingkungan kerja pada masyarakat umumnya.

4. Meningkatkan, memperluas dan mematangkan proses penyerapan teknologi baru dari lingkungan kerja.

5. Memberi peluang dan masukan untuk penempatan tamatan dan kerjasama Sekolah dengan dunia usaha dunia industri

C. Manfaat Praktik Kerja Lapangan

Praktik Kerja Lapangan merupakan salah satu bagian dari kurikulum yang ada di SMK, idealnya setiap anak melakukan Praktik Kerja Lapangan selama enam bulan selama duduk di bangku SMK. atau minimal tiga bulan. Ini adalah bentuk dari sikap SMK dalam menempah tenaga kerja yang siap kerja.

Melalui PKL paling tidak manfaat yang harus diambil oleh siswa SMK adalah :

1. Mengajarkan akan perlunya semangat dan disiplin tinggi sebagaimana di dunia kerja.

2. Untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan dan ilmu serta skill yang ia miliki, sehingga kekurangannya akan dilengkapi bilamana ia sudah kembali ke sekolah.

3. Mengajarkan bagaimana kehidupan yang sebenarnya di dunia usaha/industri.

Maka oleh karena itu, PKL harus menjadi sesuatu prioritas bagi setiap penyelenggara pendidikan SMK, untuk mengembangkan dan menciptakan lulusan yang handal dan siap bekerja, sesuai dengan semangat SMK itu sendiri. Dan untuk mencapai PKL itu berhasil dengan tujuan yang diinginkan diperlukan diadakan PKL, yaitu kegiatan untuk memberikan persiapan bagi siswa sebelum terjun ke lapangan. Meliputi persiapan kemampuan, keahlian, sikap, prilaku, mental dan administrasi.

(10)

D. Tujuan Penyusunan laporan Praktik Kerja Lapangan

1. Merupakan salah satu syarat guna mengikuti Ujian Sekolah di SMK Cokroaminoto 1 Banjarnegara.

2. Merupakan kurikulum yang harus di penuhi oleh setiap siswa kelas tiga Teknik Sepeda Motor setelah melaksanakan Praktik kerja lapangan (PKL).

3. Meningkatkan, memperluas dan memantangkan proses penyerapan teknologi baru dari lingkungan kerja di sekolah.

4. Memperoleh link and match (kesetaraan dan kesapadanan) antara sekolah dan lingkungan kerja.

5. Sebagai dokumentasi atau literatur untuk membantu pembaca dalam belajar sesuai dengan isi laporan yang di sajikan.

6. Agar penulis mampu menggabungkan antara ilmu pengetahuan yang di dapat dari buku dengan pengetahuan Praktik.

7. Agar penulis lebih mampu bekerjasama dengan seluruh karyawan maupun pimpinan, karena dalam penulisan laporan ini banyak melibatkan beliau.

E. Sistematika Penulisan Laporan

Untuk memudahkan penyusunan laporan ini maka penulis menggunakan sistematika penyusunan laporan sebagai berikut :

1. Bagian Depan, meliputi:

 Halaman Sampul

 Halaman Pengesahan Sekolah

 Halaman Pengesahaan Instansi

 Halaman Kata Pengantar

 Halaman Moto

(11)

 Halaman Daftar Isi 2. Bagian isi, meliputi:

Bab 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang B. Maksud dan Tujuan

C. Sistematika Penyususnan Laporan Bab 2 LAPORAN PELAKSANAAN PKL

A. Sejarah Instansi/Tempat PKL B. Visi Misi Instansi

C. Struktur Organisasi Instansi D. Laporan Kegiatan PKL Bab 3 PENUTUP

A. Kesimpulan B. Saran-saran Daftar Pustaka

3. Bagian Lampiran-Lampiran A. Agenda / Laporan Kegiatan PKL B. Dokumentasi kegiatan PKL C. Daftar Hadir PKL

D. Daftar Nilai PKL

(12)

BAB II

LAPORAN PELAKSANAAN PKL

A. Sejarah Bengkel

Nama Bengkel. : DELSA MOTOR

Alamat Bengkel. : Jl. SERMAMUKHLAS PASARWAGE

Berdasarkan hasil hasil wawancara langsung dengan owner/pemilik bengkel DELSA Motor bapak Sobirin Afton. “Bengkel ini di dirikan pada tahun 1981, Berawal dari hobi terhadap dunia otomotif, seseorang yang bernama Sobirin Afton memiliki ide untuk mendirikan bengkel motor sendiri. Pada mulanya beliau mendalami hobinya tersebut dengan kursus montir di salah satu sekolah otomotif. Selama menekuni dan mengikuti pelatihan tersebut beliau bersunggu sungguh hingga akhirnya beliau mencoba untuk memulai membuka usaha, yang pada awalnya beliau hanya menyewa sebuah sebuah tempat di daerah Pasarwage dan diberi nama Bengkel Delsa Motor.

(13)

Seiring berjalamotnnya waktu, konsumen pengguna motor mengetahui hasil service motor yang sangat memuaskan, otomatis dengan sendirinya semakin hari pelanggan bengkel tersebut semakin bertambah lagi.Dengan demikian dibangunlah dan di pilihlah tempat bengkel beliau di Jl Sermamukhlas .Demikianlah sejarah Bengkel Delsa Motor.

A. Struktur Organisasi Bengkel Delsa Motor

Gambar No. 1 Struktur Organisasi Bengkel

KEPALA BENGKEL SOBIRIN AFTON

MEKANIK

SOBIRIN AFTON

PEMILIK BENGKEL

SOBIRIN AFTON

(14)

Struktur / susunan organisasi bengkel delsa motor terdiri dari pemimpin bengkel adalah bapak Sobirin afton sekaligus sebagai pemilik bengkel dan mekanik.

C.Layout Bengkel Delsa Motor

Layout atau tata letak ruang pada bengkel delsa motor pasarwage di jelaskan dalam bentuk gambar berikut ini:

Gambar No.2 Layout Bengkel Delsa Motor D.Denah Lokasi Bengkel Delsa Motor

(15)

Gambar 3. Denah Lokasi Bengkel Delsa Motor

D. Laporan Kegiatan PKL

1. Pengertian Sistem Rem Sepeda Motor

Sistem rem adalah sebuah sistem yang sangat penting dan vital pada kendaraan yang berfungsi untuk mengurangi laju kendaraan dan menghentikan kendaraan,

berdasarkan jenisnya sistem pengereman pada sepeda motor dapat diklasifikasikan menjadi dua jenis. sistem pengereman yang populer digunakan sepeda motor adalah sistem rem cakram hidrolik dan sistem rem tromol (drum brake) mekanik.

2. Jenis Sistem Rem Sepeda Motor

a. Sistem Rem Cakram Hidrolik

A. Pengertian dan Fungsi Sistem Rem Cakram Hidrolik

Sistem rem cakram hidrolik adalah sistem pengereman yang menggunakan metode jepit untuk memperlambat atau menghentikan laju roda dan bekerja

(16)

berdasarkan hukum pascal. Dimana material berupa fluida dijadikan alat untuk meneruskan gaya pengereman dari pedal rem.

Fungsi sistem rem cakram hidrolik adalah sebuah sistem pada sepeda motor yang di desain untuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam berkendara terutama saat kendaraan harus mengurangi kecepatan ataupun menghentikan kendaraan.

Gambar No.4 Ilustrasi Fungsi Sistem Rem

B. Prinsip Kerja Sistem Rem Cakram Hidrolik

Sesuai namanya rem cakram hidrolik merupakan sistem rem dengan metode penjepitan piringan (cakram) yang berputar dengan bantuan / penyalur rem yang menggunakan cairan (Hydro) sehingga terjadi gesekan yang menimbulkan panas dan memperlambat bahkan menghentikan putaran cakram dan roda. Cairan yang digunakan adalah sejenis fluida yang memiliki ketahanan tinggi. Sistem pengereman hidrolik bekerja berdasarkan hukum pascal yang berbunyi “Tekanan yang diberikan pada zat cair didalam ruang tertutup akan diteruskan ke segala arah dengan sama besar dan sama rata.”

Hal menunjukan ketika pedal rem ditekan, tekanan itu akan diteruskan ke aktuator rem dengan besar sesuai gaya penekanan pengguna terhadap pedal rem. Hal inilah yang menjadi dasar prinsip kerja rem cakram hidrolik.

(17)

Gambar No.5 Penjelasan rumus hukum paskal C. Komponen-komponen Sistem Rem Cakram Hidrolik

a) Master Silinder

Master cylinder berfungsi sebagai tempat beberapa komponen yang terdiri atas reservoir tank yang berfungsi sebagai penampung minyak rem, piston master silinder yang membangkitkan tekanan hidrolis, tuas penekan silinder / Breake Lever (handle)dan dudukan switch lampu rem.

(18)

Gambar No.7 Master Silinder Pada Rem

Keterangan :

1 Reservoir cover 7 Brake lever 12 piston assembl 2 Diaphragm plate 8 Lever pivot bolt 13 spring

3 Rubber diaphragm 9 Pivot bolt locknut 14 rubber boot 4 Protector 10 Dust boot 15 sealing washer 5 Clamp 11 Circlip 16 banyo bolt 6 Brake light switch

b) Caliper

Caliper merupakan bagian pada rem cakram yang sering disebut juga cylinder body, berfungsi sebagai tempat minyak pelumas bertekanan dan piston-piston yang siap mendorong kampas/disc pad untuk menghimpit disc brake dan dilengkapi dengan saluran minyak rem

(19)

Gambar No.8 Komponen Caliper Keterangan :

1. Clip kampas rem 2. Pin kampas rem 3. Kampas rem 4. Per kampas rem 5. Bracket caliper rem

6. Bodi caliper rem

7. Baut bleeding/buang angin 8. Piston caliper rem

9. Seal piston caliper rem 10. Seal debu caliper rem

Apabila dikategorikan berdasarkan jumlah piston, maka ada dua macam tipe kaliper.

1. Single piston, merupakan kaliper rem yang hanya memiliki satu buah piston untuk menggerakan dua kampas rem.

2. Multi piston, merupakan kaliper rem yang memiliki dua atau lebih piston untuk menggerakan kaliper rem. Biasanya semakin banyak piston semakin tinggi pula permukaan gesek rem.

(20)

Gambar No.9 Tipe Caliper

Sementara kalau dikategorikan berdasarkan tipe aliran fluida, juga ada dua macam. Yaitu:

1.Tipe fixed caliper, tipe ini biasanya memiliki dua atau lebih piston yang terletak disamping kanan dan kiri kampas rem. Saat rem ditekan, maka piston-piston ini saling menjepit.

2. Tipe floating caliper, tipe ini biasanya hanya memiliki satu piston yang terletak di sisi dalam.

Namun, posisi caliper bisa digerakan ke kanan dan kekiri. Sehingga ketika rem ditekan, gerakan piston akan mendorong kaliper untuk bergerak sehingga bisa menjepit kampas

a) Piringan rem (Disc Brake/Cakram)

Piringan rem (Cakram), pada umumnya dibuat dari besi tuang yang diberikan lubang pada permukaan geseknya untuk ventilasi dan menampung kotoran/debu yang menempel pada permukaan cakram maupun pada brake pad.

Macam-macam cakram (piringan) Cakram Penuh

 Digunakan untuk sepeda motor

 Ukuran sedang

 Kecepatan menengah

 Pendinginan cukup

 Harga lebih murah

Cakram dengan lubang pendingin

 Digunakan untuk sepeda motor

 Ukuran sedang

 Kecepatan tinggi

 Pendinginan lebih baik

 Harga lebih mahal D). Brake pad/disc pad (kampas)

(21)

Kampas terbuat dari campuran metallic fiber dan sedikit serbuk besi (biasa disebut semi metallic disc pad). Pada beberapa pad, penggunaan metallic plate (anti-sequel shim) dipasangkan pada sisi piston dari pad untuk mencegah bunyi pada saat pengereman.

Gambar No.11 Disc Pad (Kampas) Bahan kanvas rem

 Bahan utama : asbes, serbuk tembaga, kuningan, dan timah hitam

 Sifatnya : lebih tahan terhadap panas dan penyebaran panas

 Bahan tambah : aspal dan plastic

 Sifatnya : sebagai penyebaran panas dan mengeraskan bahan utama

Peringatan :

Debu asbes dari kanvas rem diketahui dapat mengakibatkan terjdinya gangguan pernafasan dan kanker., Jangan menggunakan tekanan angin atau sikat kering, saat membersihkan debu.

e) Pipa/Slang Rem,

Pipa/slang rem, merupakan saluran yang berfungsi menyalurkan tekanan hydraulic fluida dari master cylinder ke caliper.

Gambar No.12 Pipa/Slang Rem

(22)

Referensi

Dokumen terkait

Pengembangan instrumen penilaian praktik Kerja industri paket keahlian teknik sepeda motor (studi pada sekolah menengah kejuruan)3. Universitas Pendidikan Indonesia

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui dimensi kualitas pelayanan yang menjadi alasan konsumen untuk memilih bengkel resmi sepeda motor Honda dan bengkel sepeda motor

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar kesesuaian/relevansi antara mata pelajaran paket keahlian teknik sepeda motor dengan kompetensi

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui dimensi kualitas pelayanan yang menjadi alasan konsumen untuk memilih bengkel resmi sepeda motor Honda dan bengkel sepeda motor

Tujuan penelitian ini adalah: (1) Untuk mengetahui dimensi kualitas pelayanan yang menjadi alasan konsumen untuk memilih bengkel resmi sepeda motor Honda dan bengkel sepeda motor

Pemeliharaan Mesin Sepeda Motor 594.. Pemeliharaan Sasis Sepeda

Pembekalan PKL dilaksanakan sebelum PKL. Pembekalan diberikan sesuai program keahlian. Pemateri dari sekolah adalah Ketua Program keahlian masing-masing dan

Laporan praktek kerja lapangan (PKL) siswa SMK Negeri 1 Candipuro pada berbagai bengkel sepeda