Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan hidayah-Nya sehingga buku “Profil Pendidikan Kabupaten Tangerang Tahun 2022” ini selesai tepat waktu. Diharapkan buku ini dapat menjadi pedoman bagi Dinas Pendidikan dan Bappeda dalam perencanaan pendidikan di Kabupaten Tangerang ke depan. Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang merupakan salah satu organisasi perangkat daerah (OPD) yang memiliki arah politik untuk mewujudkan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Visi Pemerintah Kabupaten Tangerang adalah mewujudkan masyarakat Kabupaten Tangerang yang religius, cerdas, sehat dan sejahtera. Berdasarkan Peraturan Bupati Tangerang Nomor 87 Tahun 2016 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas Dan Fungsi Serta Tata Kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang bertugas membantu Bupati dalam merumuskan kebijakan, mengkoordinasikan, membina dan mengendalikan urusan pemerintahan di bidang pendidikan yang menjadi kewenangan Daerah dan pengelolaannya dipercayakan kepada Pemerintah Daerah. Buku Profil Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang telah disusun dalam upaya menjadi acuan kebijakan pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan.
Harapan Dinas Pendidikan untuk memberikan pelayanan pendidikan yang optimal kepada seluruh warga Kabupaten Tangerang kedepannya. Tujuan disusunnya profil Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang adalah untuk memberikan gambaran secara komprehensif tentang Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dengan situasi dan permasalahan yang berkembang sehingga Dinas Pendidikan menjadi bagian dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkontribusi terhadap pencapaian tersebut. target kinerja sesuai visi dan misi Kabupaten Tangerang. Profil Dinas Pendidikan akan menjadi acuan program dan kegiatan tahun mendatang sebagai bahan perencanaan pemerataan, peningkatan mutu dan relevansi pendidikan, serta perbaikan manajemen pendidikan.
Wilayah Kabupaten Tangerang berbatasan di sebelah utara dengan Laut Jawa, di sebelah selatan dengan Kabupaten Bogor, di sebelah barat dengan Kabupaten Lebak dan Serang dan di sebelah timur dengan Kota Tangerang.
Struktur Organisasi
Dalam melaksanakan tugasnya, Dinas Pendidikan menyelenggarakan fungsi: . A. perumusan kebijakan di bidang pendidikan; . B. pelaksanaan kebijakan di bidang pendidikan; .. C.pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pendidikan; . D.pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan; Dan . e. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati sehubungan dengan tugas dan fungsinya. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, bahwa Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional adalah suatu kesatuan tata cara perencanaan pembangunan untuk menyusun rencana pembangunan jangka panjang, menengah, dan tahunan yang akan dilaksanakan oleh unsur penyelenggara pemerintahan. di tingkat pusat dan daerah dengan melibatkan masyarakat. Kerangka perencanaan jangka panjang diterjemahkan ke dalam perencanaan jangka menengah melalui penyusunan Rencana Strategis (RENSTRA) Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang tahun 2019-2023.
Rencana Strategis Dinas Pendidikan
Dengan perencanaan strategis yang jelas dan sinergis, otoritas publik lebih mampu menyelaraskan perencanaan strategisnya dengan potensi, peluang, dan kendala upaya peningkatan akuntabilitas kinerja. Untuk meningkatkan akuntabilitas kinerja, Dinas Pendidikan melakukan kajian terhadap Rencana Strategis (Renstra), Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Kesepakatan Kinerja (PK) yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang Tahun 2019 - 2023.
Rencana Strategis Dinas Pendidikan Hasil Reviu
Kepegawaian Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang terdiri dari jabatan struktural dan fungsional sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Tugas utama konselor sekolah adalah melaksanakan tugas pengawasan profesional dan manajerial pada satuan pendidikan formal. Tugas utama Inspektur adalah melakukan kegiatan kendali mutu dan mengevaluasi dampak Program Pendidikan Prasekolah (PAUD), Pendidikan Kesetaraan dan Keaksaraan, Pengajaran Kursus pada Jalur Pendidikan Non Formal dan Satuan Pendidikan Non Formal/Pusat Kegiatan Pembelajaran sejenis (SKB).
Program Dinas Pendidikan tahun 2022 terdiri dari 11 program yang terbagi dalam 120 kegiatan di 3 (tiga) bidang sesuai dengan kompetensinya.
Pegawai Dinas Pendidikan
Program Dinas Pendidikan dan Capaian
DATA KEPENDIDIKAN
Angka Partisipasi Kasar (APK) dan Angka Partisipasi Murni APM)
Artinya hampir seluruh penduduk usia 7-12 tahun di Kabupaten Tangerang saat ini sedang menempuh pendidikan di sekolah dasar dan sebagian ada yang berusia kurang dari 7 tahun atau lebih dari 12 tahun dilihat dari MOT-nya yang lebih dari 100%. Secara total, siswa SD sebanyak 324.562 orang, terbagi antara sekolah negeri dengan jumlah 260.090 orang dan sekolah swasta dengan jumlah 64.472 orang. Jumlah siswa di tingkat SMA sebanyak 131.707 orang, terbagi antara 71.860 sekolah negeri dan 59.847 sekolah swasta.
Sebaran guru penanggung jawab sekolah negeri berjumlah 11.751 orang dan sekolah swasta 6.369 orang. Berdasarkan data pada tabel 3.7, terdapat 3.202 guru ASN di sekolah negeri, 3.199 orang tersebar di sekolah negeri dan 3 orang di sekolah swasta. Guru SD non-ASN sebanyak 9.197 orang tersebar di 5.700 sekolah negeri dan 3.497 orang di sekolah swasta.
Guru SD berkualifikasi S1/D-IV sebanyak 11.968 orang, tersebar di sekolah negeri 8.726 orang; di sekolah swasta 3.242 orang. Proporsi guru sekolah dasar yang tidak bergelar S1/D-IV di sekolah dasar sebesar 1,94% dan di sekolah swasta sebesar 7,37%. Guru SD dengan total 3.418 orang telah tersertifikasi, dengan sebaran 2.909 orang di sekolah negeri dan 509 orang di sekolah swasta.
Ada 8.981 guru SD tidak bersertifikat, 5.990 di sekolah negeri dan 2.991 di sekolah swasta. Di sisi lain, persentase guru SD yang tidak bersertifikasi di sekolah negeri sebesar 67,31% dan di sekolah swasta sebesar 85,46%. Jumlah total guru ASN di tingkat SMP adalah 978 orang, 974 orang tersebar di sekolah negeri dan 4 orang di sekolah swasta.
Persentase guru ASN tingkat SMP di sekolah negeri 34,15%, di sekolah swasta 0,14% (guru DPK). Terdapat 5.550 guru SMP berkualifikasi S1/D-IV yang tersebar di 2.836 sekolah negeri dan 2.714 sekolah swasta. Terdapat 171 guru SMP yang belum memiliki kualifikasi S1/D-IV, 16 di sekolah negeri dan 155 di sekolah swasta.
Terdapat 1.361 guru sekolah menengah bersertifikat, 989 tersebar di sekolah negeri dan 372 di sekolah swasta. Ada 4.360 guru sekolah menengah yang tidak bersertifikat, 1.863 di sekolah negeri dan 2.497 di sekolah swasta. Proporsi guru sekolah menengah yang tidak bersertifikat di sekolah negeri sebesar 65,32% dan di sekolah swasta sebesar 87,03%.
Ada 794 kepala sekolah dasar yang bersertifikat, 708 di antaranya bekerja di sekolah negeri dan 86 di sekolah swasta.