CSR
PT. KAI
PT. KAI
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau biasa disingkat menjadi KAI, adalah sebuah badan usaha milik negara yang bergerak di bidang perkeretaapian. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga akhir tahun 2021, perusahaan ini memiliki 9 unit kantor daerah oprasi, 4 unit kantor divisi regional, dan 8 unit balai yasa yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatra.
bankir Indonesia yang menjadi Direktur Utama PT Kereta Api
Indonesia yang menjabat sejak 8 Mei 2020.
PROFIL DIREKTUR UTAMA
DIDIEK HARTANTYO
PROGRAM KAI SEHAT
DAN SEJAHTERA
ISU KASUS
DAERAH JAUH DARI
PELAYANAN KESEHATAN
Seperti dalam kutipan berita yang ada (Akses Jalan, Hambatan Pelayanan Kesehatan yang Kerap Terlupa,CNN Indonesia | CNN Indonesia, Selasa, 17 Apr 2018 16:09 WIB), maka pihak PT. KAI membuat program csr yaitu “Program KAI Sehat dan Sejahtera”
Akses Terbatas terhadap Layanan Kesehatan: Daerah-daerah terpencil atau rural yang dilalui oleh jalur kereta api seringkali memiliki akses terbatas terhadap layanan kesehatan. Keterbatasan ini dapat disebabkan oleh jarak yang jauh dari fasilitas kesehatan atau minimnya infrastruktur transportasi
Krisis Kesehatan di Daerah Terpencil: Krisis kesehatan tertentu, seperti wabah penyakit atau kejadian darurat medis, mungkin memunculkan kebutuhan mendesak akan layanan kesehatan di daerah terpencil yang sulit dijangkau.
PROGRAM CSR
KAI SEHAT DAN SEJAHTERA
Rail Clinic merupakan kereta kesehatan pertama di Indonesia, digunakan untuk memberikan layanan kepada masyarakat berupa pemeriksaan
kesehatan gratis.
Kereta Api Rail Clinic
Terdapat dua gerbong layanan kesehatan dan dua gerbong lainnya sebagai perpustakaan (Rail Library).
Adapun layanan kesehatan yang disediakan di dalam Rail Clinic ini meliputi pemeriksaan umum, gigi, cek kehamilan, pemeriksaan laboratorium, serta pelayanan kefarmasian.
Di dalam Rail Library, terdapat perpustakaan manual dengan beragam buku bacaan anak sampai dewasa. Selain itu, tersedia pula fasilitas e-
library yang dilengkapi enam buah monitor layar sentuh dengan database berbagai bacaan, video edukatif, serta lagu anak-anak.
PROGRAM CSR
KAI SEHAT DAN SEJAHTERA
LATAR BELAKANG PROGRAM CSR
KAI SEHAT DAN SEJAHTERA
PT KAI menyadari bahwa ada keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan di daerah- daerah terpencil atau sulit dijangkau. Dengan memanfaatkan jalur kereta api yang sudah ada, Rail Klinik dapat memberikan solusi untuk meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan bagi masyarakat di daerah-daerah tersebut.
Melalui program CSR yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, PT KAI dapat memperkuat reputasinya sebagai perusahaan yang peduli terhadap
kebutuhan dan aspirasi masyarakat di sekitarnya. Ini dapat membantu meningkatkan citra perusahaan dan memperoleh dukungan dari berbagai pihak, termasuk
pelanggan dan pemegang saham.
KEBERHASILAN PROGRAM KAI SEHAT DAN SEJAHTERA
Keberhasilan dari program ini adalah meraih rekor dari
Museum Rekor Indonesia (MURI). pemberian rekor MURI tersebut sebagai apresiasi. atas terobosan KAI yang
membuat layanan kesehatan di kereta.
Mendapatkan antusias baik dari masyarakat sekitar Memberikan akses kesehatan yang lebih mudah bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil atau sulit dijangkau oleh fasilitas kesehatan lainnya.
SDGS
SDGS yang berhasil dari program ini yaitu dari point ke 3 yaitu masalah kesehatan yang baik dan kesejahteraan
Karena dalam program ini menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia. Untuk mencapai kehidupan sehat dan sejahtera
dengan pelayanan gratis yang disediakan PT. KAI didaerah terpencil yang susah diakses kendaraan namun ada akses rel kereta api
PROGRAM
BANTUAN TPST
SIMPANGSARI
ISU KASUS
PENGOLAHAN SAMPAH DI INDONESIA BURUK
Seperti dalam kutipan berita yang ada (Riset: 24 Persen Sampah di Indonesia Masih Tak Terkelola, CNNIndonesia | CNN Indonesia Rabu, 25 Apr 2018 11:26 WIB), maka dibuatlah program pengolahan
sampah namun memilih salah satu daerah di Indonesia
Kurangnya Infrastruktur dan Teknologi Pengolahan Sampah:
Infrastruktur dan teknologi pengolahan sampah yang terbatas di
banyak daerah menyebabkan sebagian besar sampah hanya dibuang begitu saja tanpa melalui proses pengolahan yang tepat. Ini
mengakibatkan dampak lingkungan yang negatif dan meningkatkan risiko kesehatan bagi masyarakat.
PROGRAM CSR
BANTUAN TPST SIMPANGSARI
Pengolahan sampah organik menggunakan metode Maggot Black Soldier Fly (BSF) dilaksanakan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Simpangsari Peduli Lingkungan
(Simpel) yang beralamat di RW 01 Kelurahan Simpangsari Kecamatan Arcamanik Kota Bandung. Proses pengolahan sampah dimulai dari pemilahan sampah organik dan
anorganik yang mana hal tersebut sudah dilakukan pada tingkat rumah tangga masing-masing warga. Kemudian
sampah organik digiling dan disimpan di dalam wadah yang kemudian ditaburi maggot atau larva lalat BSF. Dalam
beberapa hari selanjutnya, sampah organik tersebut akan habis dimakan maggot.
PROGRAM CSR
PROGRAM BANTUAN TPST SIMPANGSARI
LATAR BELAKANG PROGRAM
BANTUAN TPST SIMPANGSARI
PT KAI menyadari dampak negatif dari limbah dan sampah terhadap lingkungan sekitar stasiun-stasiun kereta api. Inisiatif ini bisa menjadi langkah untuk mengurangi dampak negatif tersebut dan mendukung keberlanjutan lingkungan.
Sebagai perusahaan besar dengan jaringan yang luas, PT KAI merasa bertanggung jawab untuk berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah
operasinya. Program bantuan TPS bisa menjadi salah satu cara untuk melakukannya.
PT KAI menyadari pentingnya menjaga kebersihan di sekitar stasiun-stasiun kereta api sebagai bagian dari citra perusahaan yang baik dan kenyamanan bagi penumpang.
KEBERHASILAN PROGRAM
Keberhasilan dari program ini adalah mendapatkan reward 2 kali berturut-turut dalam ajang program CSR
Mendapatkan antusias baik dari masyarakat sekitar Kegiatan ini berhasil meningkatkan efisiensi dalam
pengelolaan sampah, misalnya dengan mengoptimalkan proses pengolahan sampah
SDGS
SDGS yang berhasil dari program ini yaitu dari point ke 11 yaitu Kota dan Pemukinan yang berkelanjutan
Mencakup upaya untuk meningkatkan pengelolaan
limbah dan mempromosikan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan, termasuk pengelolaan sampah yang efisien dan ramah lingkungan. Melalui pengolahan
sampah yang tepat, SDGs berusaha untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih bersih, sehat, dan
berkelanjutan.