PENDAHULUAN
Rumusan Masalah
Apa saja faktor penghambat dan pendukung penerapan sistem pemasaran tatap muka terhadap pemahaman nasabah tabungan iB Hasanah di PT.
Tujuan Penelitian
Faktor penghambat dan pendukung penerapan sistem pemasaran tatap muka terhadap pemahaman nasabah tabungan iB Hasanah di PT.
Kegunaan Penelitian
Penelitian Terdahulu
Namun persamaannya antara penelitian Risa Windasari dan penelitian ini sama-sama mengkaji iB Hasanah. Sedangkan persamaannya antara penelitian Ajeng Entaresman dan penelitian ini sama-sama mengkaji iB Hasanah.
Metode Penelitian
- Pendekatan Jenis Dan Penelitian
- Waktu Dan Tempat Penelitian
- Sumber Data
- Imforman Penelitian
- Teknik Pengumpulan Data
- Teknik Analisis Data
Penelitian ini akan dilaksanakan mulai tanggal 16 Oktober 2019 sampai dengan selesai, dan lokasi penelitian akan dilakukan di PT. Data primer merupakan data yang dikumpulkan langsung oleh peneliti dari sumber pertanyaan 18 Data primer ini berasal dari transkrip wawancara dengan informan. Yang terlibat langsung sebagai sumber data primer dalam penelitian ini adalah pimpinan dan karyawan PT.
Informan yang diwawancarai dalam penelitian ini berjumlah 10 orang informan yaitu : 5 orang pihak manajemen dan karyawan PT. BNI Syari'ah KCP Ipuh, dan 5 orang nasabah pengguna produk iB Hasanah di PT. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan observasi langsung ke Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Cabang Pembantu Syari'ah (KCP) Ipuh Kabupaten Mukomuko melalui penglihatan dan metode deteksi lainnya.
Dalam pelaksanaan penelitian ini diperlukan dokumentasi untuk pengumpulan data berupa gambaran kawasan, kondisi pegawai, kondisi sarana dan prasarana, serta foto-foto pada saat penelitian. Reduksi data bertujuan untuk mendapatkan data yang lebih fokus dan tajam, karena data yang dikumpulkan tidak dapat memberikan gambaran yang jelas.
LANDASAN TEORI
Pengertian
Periklanan
Periklanan bersifat massal, artinya pesan yang disampaikan kepada setiap orang adalah sama sehingga preferensi produk dianggap wajar. Iklan bersifat massal dan monolog sehingga pelanggan tidak merasa perlu memperhatikan iklan namun iklan dianggap mampu membangun citra jangka panjang, memicu pembelian bila dipadukan dengan promosi penjualan, dan menjangkau konsumen lebih jauh.27. Namun iklan massal dinilai kurang efektif karena mahal dan kurang persuasif. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan yang menggunakan media periklanan untuk memikirkan bagaimana pesan mereka dipersepsikan oleh pelanggan. 28.
Hubungan Masyarakat
Pemasaran Langsung
Promosi Penjualan
Selain meningkatkan penjualan dalam jangka pendek, promosi penjualan dapat dilakukan oleh perusahaan dengan harapan dapat meningkatkan pangsa pasar dalam jangka panjang.35.
Penjualan Personal
Situs Web perusahaan
Berita Mulut ke Mulut
Melalui WOM, pelanggan dapat berbagi pengalaman positif, pengalaman negatif, maupun pengalaman positif mengenai tindakan pemulihan layanan.39.
Sistem Face to Face Marketing
- Efetivitas Face to Face Marketing
Berdasarkan kedua definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa komunikasi adalah suatu proses yang melibatkan pihak-pihak dalam suatu lingkungan yang mencakup unsur siapa pelakunya, apa yang disampaikan, jenis media yang digunakan dan dampak timbal baliknya. Menurut Kotler dan Keller, kegiatan pemasaran adalah upaya yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia dengan memilih pasar sasaran dan mempertahankan pelanggan. Komunikasi pemasaran adalah penggunaan berbagai media secara sinergis untuk membangun merek produk dan layanan.
Konsep komunikasi pemasaran dalam kegiatan yang dipilih perusahaan sebagai upaya untuk mengingatkan konsumen akan produk dan jasa perusahaan. 44 Peran komunikasi pemasaran dalam memberikan manfaat kepada perusahaan melalui tiga hal, yaitu: (a) memberikan informasi yang diperlukan, (b) membujuk konsumen terhadap produk tertentu, dan (c) mendorong konsumen untuk mengambil tindakan. Kesenangan dimana efek komunikasi tidak berupa pemberian informasi, namun juga menimbulkan hubungan erat antara pihak yang berbicara. Pada dasarnya komunikasi pemasaran merupakan upaya perusahaan untuk menyampaikan informasi mengenai produknya kepada konsumen melalui bauran komunikasi pemasaran.
Jadi efektivitas komunikasi pemasaran akan terlihat pada perubahan sikap konsumen yang ditunjukkan pada aspek kognitif, afektif dan konatif. Aspek kognitif menunjukkan perubahan pengetahuan komunikator, aspek afektif menunjukkan perubahan pandangan komunikator, dan aspek konatif menunjukkan perubahan tindakan komunikator.
Pemahaman
- Pengertian Pemahaman
- Tingkat-tingkat Pemahaman
Pemahaman merupakan tingkat kemampuan yang diharapkan seseorang mampu memahami konsep, situasi, dan fakta yang dikenalnya. Jadi bisa kita artikan bahwa pemahaman adalah suatu proses, cara memahami, cara belajar dengan baik, sehingga memahami dan mengetahui banyak hal. Pengertian pasif, pengertian ini merupakan pengertian yang paling rendah yaitu pengertian bahwa sesuatu hanya mengetahui dan sadar akan pentingnya sesuatu itu.
Pemahaman aktif, pemahaman ini merupakan pemahaman yang sama sekali tidak diketahui dan juga diterapkan dalam kehidupan seseorang. Pemahaman sementara, pemahaman ini merupakan pemahaman tertinggi, yaitu pemahaman yang tidak hanya diketahui, disadari dan diterapkan dalam kehidupan mendatang, namun juga dapat memberikan pemahaman kepada orang lain atau dapat mentransfer pemahaman. Setiap individu mempunyai kemampuan yang berbeda-beda dalam memahami apa yang dipelajari dan dikenalinya.
Interpretasi dapat dilakukan dengan menghubungkan pengetahuan sebelumnya dengan pengetahuan selanjutnya, menghubungkan grafik dengan kondisi sebenarnya yang digambarkan, dan membedakan mana yang menjadi inti dan apa yang tidak menjadi inti pembahasan. Ekstrapolasi dapat dilakukan dengan menemukan kemampuan yang melatarbelakangi pesan tertulis dalam suatu pernyataan atau tulisan.
Perilaku Konsumen
- Komunikasi dan Sikap Konsumen
- Faktor-faktor yang Mempengaruhi Perilaku Konsumen. 38
Perilaku konsumen adalah kegiatan menentukan dan mengambil keputusan sebagai bagian dari proses perolehan dan penggunaan barang dan jasa. Lebih lanjut, perilaku konsumen merupakan suatu proses dinamis keterlibatan antara kasih sayang dan kognisi, perilaku dan lingkungan dalam kegiatan pertukaran.52. Sedangkan pertukaran, baik dalam konsep pemasaran maupun konsep perilaku konsumen, merupakan kata kunci berupa aktivitas antar individu dan individu yang tercipta dari penerapan strategi pemasaran.
Dengan demikian, perilaku konsumen dapat diartikan sebagai studi tentang pembelian suatu barang dan jasa, proses pertukaran dan perolehan yang terjadi.55. Ketiga, komponen konatif, menjelaskan perubahan perilaku konsumen sehingga konsumen memutuskan untuk membeli suatu produk. Kelompok referensi merujuk pada kelompok yang secara langsung atau tidak langsung mempengaruhi perilaku konsumen seseorang.
Kelompok referensi mempengaruhi individu lain melalui tiga cara, yaitu melalui pengenalan gaya hidup baru, proses adaptasi, dan penciptaan tekanan untuk beradaptasi. Persepsi berarti proses manusia dalam mendefinisikan masukan informasi, mengorganisasikannya dan menciptakan gambaran yang akan mempengaruhi perilaku manusia.
Visi dan Misi PT. BNI Syariah
Rencana ini dilaksanakan pada tanggal 19 Juni 2010 dengan mengoperasikan BNI Syariah sebagai Bank Umum Syariah (BUS). Dilaksanakannya spin off time pada bulan Juni 2010 tidak lepas dari faktor eksternal berupa aspek regulasi yang menguntungkan yaitu dengan terbitnya UU No. Selain itu, komitmen pemerintah terhadap pengembangan perbankan syariah semakin kuat, dan kesadaran akan keunggulan produk perbankan syariah juga semakin meningkat.61.
Produk-produk PT. BNI Syariah
Tabungan iB Tapenas Hasanah merupakan tabungan berjangka bagi nasabah perorangan untuk investasi dana pendidikan atau program lainnya dengan manfaat asuransi. Pengertian untuk menjelaskan jenis Tabungan THI Hasanah iB adalah tabungan yang digunakan untuk menghimpun uang dan membayar Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). Pengertian Giro iB Hasanah adalah simpanan transaksional dalam mata uang rupiah yang penarikannya dilakukan dengan menggunakan cek atau bilyet giro.65.
Pengertian Deposito iB Hasanah adalah deposito berjangka dalam mata uang rupiah yang ditujukan untuk investasi dan dapat ditarik pada saat jatuh tempo. BNI Griya iB Hasanah mewujudkan rumah idaman dengan memberikan pembiayaan kepada pemilik rumah, ruko, kavling siap bangun, pembangunan dan renovasi rumah.66. Memberikan solusi kebutuhan pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan model kerja, investasi dan konsumen dengan batas pembiayaan 5 juta. Rp hingga 50 juta Rp.
BNI Rahn Emas iB Hasanah (Gadai Emas Syariah) merupakan pembiayaan yang memberikan jaminan fisik kepada bank dalam bentuk emas (batangan batangan atau perhiasan). Dana BNI Fleksi Umrah iB Hasanah untuk memenuhi kebutuhan pembelian manfaat layanan perjalanan umrah.
HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
Sistem Face To Face Marketing Terhadap Pemahaman
Pemahaman nasabah terhadap tabungan iB Hasanah terdapat beragam pendapat yang diungkapkan pegawai BNI Syariah KCP Ipuh. Sebagai nasabah tabungan iB Hasanah, saya merasakan pelayanan di BNI Syariah KCP Ipuh sangat menyenangkan dan ramah.74. Agensi yang bekerjasama dengan Kantor Cabang Pembantu (KCP) BNI Syariah Ipuh untuk memberikan pemahaman kepada nasabah tentang tabungan iB Hasanah.
Penerapan sistem pemasaran tatap muka untuk memahami nasabah tabungan iB Hasanah di cabang BNI Syariah Ipuh (KCP). Jajaran BNI Syariah KCP Ipuh menyampaikan beberapa pendapat mengenai sistem pemasaran tatap muka terhadap pemahaman nasabah tabungan iB Hasanah. Beberapa pendapat nasabah disampaikan mengenai pemahaman produk tabungan iB Hasanah di BNI Syariah (KCP) cabang Ipuh.
Faktor penghambat penerapan sistem pemasaran tatap muka terhadap pemahaman nasabah tabungan iB Hasanah BNI Syariah di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Ipuh Kabupaten Mukomuko. Terdapat pendapat mengenai beberapa faktor penghambat penerapan sistem pemasaran tatap muka terhadap pemahaman nasabah tabungan iB Hasanah BNI Syariah KCP Ipuh. Faktor pendukung penerapan sistem pemasaran tatap muka terhadap pemahaman nasabah mengenai tabungan iB Hasanah BNI Syariah di Kantor Cabang Pembantu (KCP) Ipuh Kabupaten Mukomuko.
Terdapat pendapat mengenai berbagai faktor pendukung penerapan sistem pemasaran tatap muka dengan pemahaman nasabah tabungan iB Hasanah BNI Syariah KCP Ipuh.
Faktor Penghambat Dan Pendukung Dalam Pelaksanaan
Pembahasan
Yang dilakukan BNI Syariah Pembanrtu (KCP) Cabang Ipuh dalam memberikan pemahaman kepada nasabah tabungan iB Hasanah melalui sistem pemasaran tatap muka adalah dengan melakukan pendekatan emosional seperti komunikasi perorangan atau tatap muka dengan komunitas dan anggota komunitas. . . Namun BNI Syariah dalam penerapan sistem tersebut seringkali mengalami berbagai kesulitan baik di lapangan maupun di kantor untuk memberikan pemahaman kepada nasabah dan calon nasabah mengenai produk tabungan iB Hasanah. Dari sini terlihat masih banyak masyarakat khususnya nasabah sendiri yang belum mengetahui dan memahami tabungan iB Hasanah serta konsep yang digunakan di BNI Syariah KCP Ipuh.
Oleh karena itu, seiring berjalannya waktu, BNI Syariah KCP Ipuh yang terbilang masih baru ini masih berusaha memperkenalkan dan memahami masyarakat dan nasabah tentang produk tabungan iB Hasanah. Sistem pemasaran tatap muka yang diterapkan Kantor Cabang Pembantu (KCP) BNI Syariah Ipuh Kabupaten Mukomuko yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada nasabah mengenai tabungan iB Hasanah nampaknya belum terlalu berhasil. Terlihat dari 5 informan yang diwawancarai peneliti hanya terdapat (1) nasabah yang benar-benar memahami dan memahami tabungan iB Hasanah, sedangkan (4) nasabah lainnya tergolong masih kurang memahami tabungan iB Hasanah dan kurang memahami sama sekali. BNI Syariah KCP Ipuh.
Sedangkan pihak bank dalam penerapan sistem pemasaran tatap muka sedikit terbantu dengan adanya beberapa faktor pendukung seperti: fasilitas perbankan yang memadai, staf BNI Syariah yang cukup mampu berkomunikasi, lebih banyak staf di BNI. Masih banyak faktor yang menjadi kendala yang menyebabkan penerapan sistem pemasaran tatap muka yang diterapkan oleh BNI Syariah untuk memberikan pemahaman kepada nasabah tabungan iB Hasanah belum berhasil.