PROPOSAL
PENGADAAN TEMPAT SAMPAH PERMANEN
DI KELURAHAN LEATO UTARA KECAMATAN DUMBO RAYA KOTA GORONTALO
OLEH LEMBAGA PENGELOLA SAMPAH KERJA SAMA DENGAN MAHASISWA KULIA KERJA NYATA TEMATIK INFRASTRUKTUR
DAN KEMENTRIAN PUPR
TAHUN 2023
LEMBAGA PENGELOLA SAMPAH KOLABORASI MAHASISWA KKN TEMATIK INFRASTRUKTUR KELURAHAN LEATO UTARA, KECAMATAN DUMBO RAYA
GORONTALO 2023
Nomor : 02/LPS-LU/VII/2023 Lampiran : 1 (satu) Eksemplar
Perihal : Permohonan Bantuan Dana
Kepada Yth.
Dinas PUPR Provinsi Gorontalo Di.-
Gorontalo Dengan Hormat,
Segalah puji hanya milik Allah SWT. Salawat dan salam semoga tetap tercurah kepada Rasulullah SAW beserta keluarga, sahabatnya, serta kepada para pengikut yang senantiasa menjalankan sunahnya. Teriring doa semoga saudara(i) diberi kemudahan oleh Allah SWT dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Amin.
Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan “PENGADAAN TEMPAT SAMPAH PERMANEN” LEMBAGA PENGELOLAH SAMPAH KOLABORASI MAHASISWA
”KKN-INFRASTRUKTUR” UNG yang Insya Allah akan dilaksanakan pada : Tanggal : 4 September 2023 s.d 10 September 2023
Tempat : Kelurahan Limba B, Kec. Kota Selatan
Maka dengan ini kami bermaksud untuk memohonkan bantuan dana guna terlaksananya kegiatan yang dimaksud sebagaimana terlampir dalam proposal ini.
Demikian proposal ini kami buat, atas perhatian dan dukungannya kami ucapkan Terima Kasih.
Gorontalo, 28 Agustus 2023
Hormat Kami
Ketua Sekretaris
Icuk Harson Nurjanah Darise, S.Sos
Koordinator Kelurahan Limba B
Mengetahui, Kepala Kelurahan
Limba B
Moh. Zulfikar Djunaidi NIM : 511420010
Imran Dayi, S.AP NIP : 196702101989021003
Tembusan :
1. Yth. Bapak Penjabat Gubernur Gorontalo di Gorontalo 2. Yth. Bapak Walikota Gorontalo di Gorontalo
3. Yth. Kepala Dinas PUPR Kota Gorontalo di Gorontalo 4. Yth. Camat Dumbo Raya di Gorontalo
5. Yth. Dosen Pembimbing Lapangan di Gorontalo 6. A r s i p
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Masalah persampahan di Kelurahan Limba B, Kecamatan Kota Selatan, Kota Gorontalo sangatlah krusial, dimana di lapangan diperoleh gambaran bahwa Kelurahan Limba B sering mengalami masalah penumpukan sampah di tempat-tempat yang tidak sesuai. Sampah sering dibuang sembarangan di sepanjang jalan, di pantai, atau di area terbuka lainnya. Hal ini mengakibatkan terganggunya kebersihan lingkungan dan menjadi sumber pencemaran.
Kelurahan Limba B juga mengalami kekurangan infrastruktur yang memadai untuk pengelolaan sampah. Kurangnya tempat pembuangan sementara (TPS) yang memadai, kurangnya fasilitas daur ulang, dan minimnya sarana pengangkutan sampah yang efektif merupakan hambatan dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan masih rendah.
Minimnya partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan pemilahan sampah, pengurangan sampah, dan praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan menjadi kendala dalam mencapai lingkungan yang bersih dan sehat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan langkah-langkah strategis dalam pengelolaan sampah berkelanjutan di Kelurahan Limba B. Ini meliputi peningkatan infrastruktur pengelolaan sampah, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam praktik pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Kelurahan Limba B Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo Terbilang cukup luas dan memilikin warga yang cukup banyak. Dan karena jumlah warga yang cukup banyak tersebut, maka jumlah sampah rumah tangga yang dihasilkan semakin banyak pula. Tetapi hal tersebut tidak diikuti dengan kesadaran warga untuk membuang Sampah Pada Tempatnya dan mengelola sampah tersebut sebagaimana mestinya.
Oleh karena itu Lembaga Pengelolah Sampah dan Mahasiswa KKN TI-UNG kolaborasi untuk melakukan Pengadaan Tempat Sampah Permanen di Kelurahan Limba B Kecamatan Kota Selatan sangat di butuhkan.
B. DASAR PEMIKIRAN
Terobosan - terobosan yang telah di temukan oleh pemerintah setempat melalui kebijakannya terkait kenyamanan lingkungan hidup, akan sia-sia tanpa adanya respon positif dari masyarakat yang ikut andil dalam penanganan ini , kami menganggap ada ketidakwajaran apabila masyarakatnya sendiri yang tidak perduli akan lingkungannya yang hanya menunggu dan berharap lingkungannya menjadi lingkungan yang sehat dan bersih. Karena pada umumnya sampah yang ada di masyarakat mayoritas adalah sampah rumah tangga yang masih bisa di manfaatkan baik untuk di daur ulang maupun dijadikan hasil karya serta dilakukan pengomposan. kemudian Jarak TPS yang cukup jauh dari pemukiman warga juga yang menjadi motifasikami untuk turut serta dalam melakukan penanganan, serta akses yang sulit untuk di jangkau oleh armada pengangkutan TPA oleh dinas lingkungan hidup, hal ini menjadi salah satu penyebab kenapa sampah-sampah yang ada di lingkungan tidak tertata di tempat yang telah disediakan sebagaimana mestinya. Walaupun sudah dipastikan setiap lingkungan memiliki petugas-petugas yang dihususkan untuk menatanya, terlebih lagi dari setiap sampah yang dihasilkan dan akan di tata ke tempat yang telah dihasilkan masyarakat harus mengeluarkan biaya partisipasi alakadarnya dan seikhlasnya untuk itu. Hal ini pula yang selanjutnya kami anggap sedikit merubah rasa keperdulian masyarakat akan lingkungan, dengan mengganti tanggung jawabnya dengan uang yang di keluarkan. Sehingganya masyarakat seolah menyerahkan tanggung jawab tersebut kepada petugas yang mereka anggap telah di berikan haknya. Hal ini sebagai cermin kultur masyarakat yang konsumtif tanpa menyeimbangkan dengan sikap masyarakat yang produktif. Maka dengan sendirinya lambat laun budaya masyarakat yang manjadan gengsi melakukan hal yang baik bagi dirinya akan menjamur sebagai sebuah tradisi. Selanjutnya bahwa sampah yang di angkut menuju TPA adalah pilihan terakhir apabila sampah tersebut sudah tidak menemukan jalan keluar dalam pengolahannya, maka alangkah disayangkannya apabila masyarakat sendiri tidak berusaha mencoba mengolah sampah yang dihasilkan menjadi sesuatu barang yang dapat digunakan dan bermanfaat lagi. Baik yang dapat bermanfaat menjadi barang yang dapat di gunakan kembali, maupun yang bermanfaat untuk penghasilan dari nilai jual hasil pengolahan sampah tersebut.
C. DASAR HUKUM
Dasar pelaksanaan pengadaan tempat sampah di kelurahan leato utara adalah:
1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 69 : Setiap orang dilarang: “melakukan perbuatan yang mengakibatkan pencemaran dan/atau perusakan lingkungan hidup;
2. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Repoblik Indonesia Nomor 14 Tahun 2021 Pasal 2 Tentang Pengelolaan Sampah Pada Bank Sampah : Pemerintah daerah dan masyarakat bertanggung jawab melakukan pengelolaan sampah;
3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2020 Tentang Pengelolaan Sampah Spesifik Pasal 5, Pasal 6, Pasal 7 dan Pasal 8 tentang Penyediaaan Fasilitas Pengelolaan Sampah;
4. Peraturan Walikota Gorontalo Nomor 21 Tahun 2018 Tentang Kebijakan Dan Strategi Kota Gorontalo Dalam Pengelolaaan Sampah Rumah Tangga Dan Sampah Sejenis Rumah Tangga Pasal 3 dan Pasal 6;
5. Peraturan Daerah Kota Gorontalo Nomor 12 Tahun 2017 Tentang Pengelolaan Sampah Pasal 11 dan Pasal 12 Mengenai Pengumpulan Dan Pengangkutan Sampah
BAB II PEMBAHASAN
A. DESKRIPSI KEGIATAN
Pembentukan TEMPAT SAMPAH yang akan kami jalankan dalam kegiatan ini karena TEMPAT SAMPAH ini sebagai salah-satu yang kami anggap dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungan kami diantaranya adalah TEMPAT SAMPAH tersebut, guna untuk mewujudkan rasa kepedulian dan mendidik pola pikir masyarakat yang mandiri dalam memanfaatkan lingkungan sekitar, serta menciptakan lingkungan yang sehat bersih, serta bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari dengan mengembangkan potensi bakat dan kreatifitas masyarakat dalam menyikapi permasalahan serta memanfaatkan peluang yang ada.
Pembentukan Tempat sampah yang akan kami jalankan dalam kegiatan ini karena tempat sampah sebagai salah-satu yang kami anggap dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di lingkungan kami di antaranya adalah tempat sampah tersebut, guna untuk mewujudkan rasa keperdulian masyarakat dan mendidik pola pikir masyarakat dan mendidik pola pikir masyarakat yang mandiri dalam memanfaatkan lingkungan sekitar, serta menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, serta bermanfaat bagi kehidupan sehari- hari dengan mengembangkan potensi bakat dan kreatifitas masyarakat dalam menyikapi permasalahan serta memanfaatkan peluang yang ada.
B. TUJUAN KEGIATAN
1. Meningkatkan kebersihan di daerah Kelurahan Limba B
2. Memberikan motivasi pada masyarakat agar menjaga lingkungan Kelurahan Limba B 3. Meminimalisir timbulnya penyakit yang disebabkan pencemaran lingkungan
Kelurahan Limba B
4. Menjaga Keestetikan lingkungan Kelurahan Limba B C. NAMA KEGIATAN
“Pengadaan Tempat Sampah Permanen Di Kelurahan Limba B”
D. SASARAN KEGIATAN
Seluruh lingkungan dan masyarakat kelurahan Limba B serta UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).
E. RENCANA KEBUTUHAN UNTUK MENDIRIKAN TEMPAT SAMPAH
a. Membentuk tempat sampah yang akan dijadikan tempat sampah pertama yang akan kami lakukan adalah mendirikan tempat yang menarik dan strategis, adapun yang kami anggap menarik adalah tempat yang dapat menarik minat masyarakat agar dapat turut serta dalam kegiatan ini. Kemudian yang kami anggap strategis adalah, tempat yang berada ditengah-tengah masyarakat dan mudah di jangkau serta akses menuju tempat tersebut terbilang mudah, tanpa mengganggu kenyamanan lingkungan masyarakat.
Adapun lahan yang akan kami jadikan sebagai tempat berdirinya TEMPAT SAMPAH PERMANENT adalah :
Alamat : RW 1/2/3 Kelurahan Leato Utara, Kecamatan Dumbo Raya Kota Gorontalo
Hari/Tanggal : 4 September 2023 s.d 10 September 2023 b. Kebutuhan material pengadaan Tempat Sampah Permanen
1. Semen 2. Batako 3. Pasir
c. Kebutuhan Personil Tempat Sampah Permanen 1. Pelatihan mengenai tempat sampah permanen 2. Alat Pelindung Diri (APD)
Sarung Tangan
Sepatu Boot
Grobak Pengangkut Sampah (Argo) 3. Selang 20 m
d. Anggaran Dana (Terlampir) e. Susunan Panitia (Terlampir)
BAB III PENUTUP
Ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan untuk proposal pengadaan bak sampah ini. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, kami yakin bahwa langkah ini akan menjadi kontribusi nyata dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan di kelurahan Leato Utara. Kami berharap proposal ini dapat mendapatkan perhatian positif dan persetujuan, serta kami siap untuk menjawab pertanyaan atau memberikan informasi lebih lanjut yang mungkin diperlukan. Terima kasih atas kerjasama dan dukungannya.
Lampiran 1 Estimasi Biaya
Administrasi dan kesektariatan
No Jenis Pembiayaan Volume Harga (Rp.)
Jumlah Satuan Satuan Jumlah
1 Kertas HVS 1 Rim 45.000 45.000
2 Tinta Suntik Hitam 1 Set 50.000 50.000
3 Tinta Suntik Warna 1 Set 55.000 55.000
4 Kertas Buffalo 1 Pak 65.000 65.000
5 Stofmap 1 Pak 50.000 50.000
6 Amplop 1 Pak 20.000 20.000
Subtotal 285.000
Perlengkapan
No Jenis Pembiayaan Volume Harga (Rp.)
Jumlah Satuan Satuan Jumlah
1 Gerobak
pengangkut 1 buah 659.000 659.000
2
Selang EELIC SEA- 1/2INCH Selang
taman garden hose 20 m 6.000 120.000
3 Sendok Semen 3 buah 10.000 30.000
subtotal 809.000
Komponen pekerjaan
No Jenis Pembiayaan Volume Harga (Rp.)
Jumlah Satuan Satuan Jumlah 1 Pekerjaan Pasangan
Dinding Batako 5.41 m² 109,569.60 593,045.46 2 Pekerjaan Plesteran 10.58 m² 49,030.56 518,498.17
3 Pekerjaan Acian 10.58 m² 25,070 265,115,25
4 Pekerjaan Rabat Beton 0.16 m3 844,814.29 132,213.44
Subtotal 1,508,872.32
Biaya total 4 bak sampah 6,035,489.28
Konsumsi
No Jenis Pembiayaan Volume Harga (Rp.)
Jumlah Satuan Satuan Jumlah
1 Konsumsi 10 orang 15.000 150.000
2 Air Mineral 3 Dus 20.000 60.000
Subtotal 210.000
Rekapitulasi pembiayaan
No Jenis Pembiayaan Jumlah Biaya
(Rp.) 1 Administrasi & Kesekretariatan 285.000
2 Perlengkapan 1.468.000
3 komponen pekerjaan 6.035.489
4 konsumsi 210.000
Total Pembiayaan 7.998.489
Lampiran 2
SUSUNAN PANITIA
PENGADAAN TEMPAT SAMPAH DI KELURAHAN LEATO UTARA Penanggung Jawab
Kepala Lurah Leato Utara : Ha. Radi Botutihe, S.IP Panitia Pelaksana
Ketua Pelaksan : Icuk Harson
Wakil Ketua I : Ardin Bataweya, SH Wakil Ketua II : Yasan Muhamad Fikri Sekertaris I : Nurjanah Darise, S.Sos Sekretaris II : Moh. Ichsan J. Lanti Bendahara I : Dahniar Djalali
Bendahara II : Syakina Hamid Alamri Koordinator RW
1. Rian Sangadi 2. Nandar Polutu 3. Riko Sunaryo Seksi-Seksi Kegiatan
Seksi Acara :
1. Yusuf Owen Tumbelaka, S.Pd 2. Syukur Lihawa
3. Andika Pratama Datau 4. Wia Amalia Kartika 5. Farah Fadhila R. Daud Seksi Perlengkapan :
1. Reflin Bahsoan, S.Pd 2. All Hidayat Saleh 3. Jemy Nuke
4. Moch. Rizky Airlangga 5. Eka Angraini Kaltie 6. Siti Nurhaliva Gani Seksi Konsumsi :
1. Suryawan Polutu, SP 2. Dewi A. Kustur 3. Irsyad Danial
4. Irmawaty Indriani Husain 5. Nurlutfia A. Daiponta 6. Syafrizar W. Yantu
Seksi Usaha Dana : 1. Sahrul Ayuba 2. Anita Piloto, SH 3. Stevanus Makarawo 4. Irana I. Koem
5. Difa Mauizhah Aulia Tayeb Seksi Dokumentasi:
1. Abdullah Tuwalo 2. Haris Usman, S.Kom 3. Dion Darise
4. Fikri Zulkarnain Malabar 5. AbdulSalam Rauf
6. Reza Oktaviani Parentai