• Tidak ada hasil yang ditemukan

Proposal Penelitian Living Quran

wildan fahdika

Academic year: 2023

Membagikan "Proposal Penelitian Living Quran"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Nama : Wildan Fahdika Ahmad Nim : 21205032023

Makul : Metodologi Penelitian Sosial (Living Quran) Dosen : Dr. Subi Nur Isnaini

Tugas : Proposal Penelitian Living Quran

A. Judul Penelitian

The Living Qur’an: Pencantuman Ayat-ayat Al-Quran dalam Lirik Lagu oleh beberapa Grup Band Religi Indonesia”

B. Latar Belakang Masalah

Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang menjadi pedoman hidup sehari-hari.

Secara terminologis, al-Qur’an adalah Firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw., yang dibaca dengan mutawatir dan beribadah dengan membacanya.1 Sejak awal, mengenai fungsi dan kedudukan al-Qur’an telah dijelaskan oleh Nabi-Nya, Muhammad Saw., kepada umat Islam. Sehingga, sejak saat itu hingga sekarang, al-Qur’an dijadikan pedoman hidup, sumber dari segala sumber hukum, etika, akidah, dan sebagainya. Dari situ muncul berbagai ilmu-ilmu keislaman, seperti Ilmu-ilmu al-Qur’an, Ilmu Tafsir, Ushul al- Tafsir, Ilmu Hadis, Ilmu Fikih, Ilmu Kalam, dan lain-lain. Sebagian besar –kalau tidak malah semuanya, cabang-cabang ilmu al-Qur’an ini berakar pada problem-problem tekstualitas, berupa kajian internal (teks) al-Qur’an, asbāb al-uzūl al-Qur’an, sejarah al-Qur’an, dan lain sebagainya. Sedangkan praktek-praktek tertentu yang berwujud penarikan al-Qur’an ke dalam kepentingan praksis kehidupan umat Islam belum menjadi sesuatu yang menarik.2

Seiring perkembangan zaman, al-Qur’an tidak hanya dijadikan sebagai pedoman hidup yang diterima melalui ilmu-ilmu keislaman yang telah mapan sebelumnya. Dengan kata lain, al-Qur’an diterima dengan pendekatan yang sama sekali berbeda, yang cenderung subjektif dan profan. Jika konsep pengamalan nilai-nilai al-Qur’an sebelumnya memosisikan al-Qur’an

1 Yunahar Ilyas, Kuliah Ulumul Qur’an, cet. 4, (Yogyakarta: Itqan Publishing, 2015), 16.

2 M. Mansur, “Living Qur’an dalam Lintasan Sejarah”, dalam Metodologi Penelitian Living Qur’an & Hadis, ed.

Sahiron Syamsuddin, cet. 1, (Yogyakarta: Teras, 2007), 5.

(2)

di dalam batin diri seseorang, entah itu berupa iman dalam hati, gagasan dalam akal, atau semangat dalam jiwa yang intinya memberi energi kepada seseorang untuk bertindak, sekarang mengalami sedikit perbedaan. Di masa sekarang ini, al-Qur’an tidak hanya berada di dalam diri seseorang, melainkan dijadikan sebagai alat, media, atau teknologi yang bersifat eksternal dalam praksis kehidupan sehari-hari. Hal ini bermula dari fenomena Qur’an in Everyday Life, yakni makna dan fungsi al-Qur’an yang riil dipahami dan dialami masyarakat Muslim.3

Kajian Living Qur’an, menurut Muhammad Yusuf, mengungkap fenomena sosial terhadap sisi amaliah yang terkait dengan al-Qur’an, paling tidak apa yang mereka lakukan merefleksikan bentuk pemahaman masyarakat Muslim terhadap al-Qur’an yang sangat variatif antara kelompok masyarakat tertentu dengan masyarakat lain.4 Menurut Abdul Mustaqim, living qur’an sebagai kata benda, dalam bahasa Arab disebut Al-Qur’ān al-Hayyu, sedangkan dalam fungsinya disebut Tilāwah al-Qur’an, yaitu pembacaan yang berorientasi pada pengamalan.5 Menurutnya, kajian living qur’an akan lebih banyak mengapresiasi respon dan tindakan masyarakat terhadap kehadiran al-Qur’an, sehingga pemaknaan tidak lagi hanya bersifat elitis, melainkan emansipatoris, yang mengajak partisipasi masyarakat.6

Di antara banyak penelitian living Qur’an yang telah dilakukan, rasanya belum ada yang menyentuh wilayah entertainment. Di antara bentuk Qur’an in Everyday Life adalah al- Qur’an dijadikan sebagai bait lagu agar lagu beraroma religius dan berdaya estetis, agar memiliki muatan spiritualitas yang bersifat dakwah/tablīgh (seruan, ajakan) bagi pendengarnya.7 Tidak sampai situ, al-Qur’an selanjutnya didokumentasikan dalam bentuk kaset, CD, VCD, DVD, hard disk, HP, yang sarat dengan muatan hiburan dan kesenian.8 Itulah mengapa pencantuman ayat-ayat al-Quran dalam lirik lagu oleh beberapa grup band religi Indonesia layak dikaji mengingat ayat al-Qur’an ‘hidup’ di dalam musik yang oleh penulis lagu dikutip sebagai penyempurna lirik lagu.

C. Fokus Penelitian

3 Ibid., 5.

4 Muhammad Yusuf, “Pendekatan Sosiologi dalam Penelitian Living Qur’an”, dalam Metodologi Penelitian Living Qur’an & Hadis, ed. Sahiron Syamsuddin, cet. 1, (Yogyakarta: Teras, 2007), 40.

5 Abdul Mustaqim, “Metode Penelitian Living Qur’an Model Penelitian Kualitatif”, dalam Metodologi Penelitian Living Qur’an & Hadis, ed. Sahiron Syamsuddin, cet. 1, (Yogyakarta: Teras, 2007), 68.

6 Ibid., 70.

7 Muhammad Yusuf, “Pendekatan Sosiologi, 45.

8 Ibid., 46.

(3)

Berdasarkan latar belakang di atas dan untuk memperjelas arah penelitian ini, perlu ditentukan fokus penelitiannya, yaitu pokok-pokok masalah yang masih bersifat umum.9 Di sini, peneliti memfokuskan masalah pada fenomena penerimaan al-Qur’an dengan pencantuman ayat-ayat al-Quran dalam lirik lagu oleh beberapa grup band religi Indonesia.

D. Rumusan Masalah

Rumusan masalah adalah pertanyaan penelitian yang disusun berdasarkan masalah yang harus dicarikan jawabannya melalui pengumpulan data.10 Adapun rumusan masalah penelitian ini adalah:

1. Bagaimana Sejarah Kemunculan Grup Band Religi di Indonesia?

2. Apa Bentuk-bentuk Pencantuman Ayat-ayat Al-Quran dalam Lirik Lagu oleh beberapa Grup Band Religi Indonesia?

E. Tinjauan Pustaka

Tinjauan Pustaka ditempuh guna menentukan posisi penelitian dan memastikan orisinalitasnya. Sejauh pengamatan peneliti, belum ada penelitian yang persis atau relevan dengan penelitian ini, sehingga penelitian ini bisa dianggap baru dan orisinal (tidak mengandung unsur plagiarisme).

F. Metodologi Penelitian

1. Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif.

2. Sumber Data

9 Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, edisi 2, cet. 1, (Bandung: Alfabeta, 2019), 274.

10 Sugiyono, Metode Penelitian, 274.

(4)

Ada dua bentuk sumber data dalam penelitian ini yang akan dijadikan penulis sebagai pusat informasi pendukung data yang dibutuhkan dalam penelitian. Sumber data tersebut adalah:

a. Sumber Data Primer

Sumber data primer adalah data yang diperoleh secara langsung di lapangan (objek penelitian). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah lirik lagu yang diteliti, yang didapat dari pengamatan pribadi dan data internet.

b. Sumber Data Sekunder

Sumber data sekunder adalah data yang diperoleh melalui dokumen-dokumen terkait, yang dapat dijadikan sebagai pendukung data primer. Dalam penelitian ini yang menjadi sumber data sekunder adalah karya-karya ilmiah tentang sejarah grup band religi Indonesia, tulisan-tulisan terkait grup band religi Indonesia dalam internet, serta segala bentuk data seperti pemutar lagu online (misal: spotify), video klip online (misal: youtube), dan lain-lain.

3. Populasi

Menurut Spradley yang dikutip oleh Sugiyono, populasi dalam penelitian kualitatif digantikan dengan istilah social situation (situasi sosial) yang terdiri atas tiga elemen: tempat, pelaku, dan aktivitas yang berinteraksi secara strategis.11 Populasi dalam penelitian ini adalah grup band Indonesia yang mencantumkan ayat al-Qur’an dalam lirik lagunya.

G. Teknik Pengumpulan Data

Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data metode dokumentasi, dengan mencari data dari karya-karya ilmiah tentang sejarah grup band religi Indonesia, tulisan- tulisan terkait grup band religi Indonesia dalam internet, serta segala bentuk data seperti lirik lagu, pemutar lagu online, video klip dalam website youtube, dan lain-lain.12 Bentuk penelitian mengikuti pola penelitian positivistik, di mana fenomena sosial dipahami dari perspektif luar, yang bertujuan untuk menjelaskan mengapa suatu peristiwa terjadi, proses terjadinya, hubungan antar variabel, bentuk dan pola peristiwanya.13

11 Sugiyono, Metode Penelitian, 285.

12 Muhammad Yusuf, “Pendekatan Sosiologi, 61.

13 Ibid., 245.

Referensi

Dokumen terkait

MEMBERIKAN JUDUL PENELITIAN MENYUSUN PROPOSAL PENELITIAN.. Pentingnya Penelitian (Justification

usaha roti bakar,proposal roti bakar,contoh proposal usaha roti bakar,proposal usaha makanan,proposal usaha roti,download proposal usaha,contoh proposal bisnis,proposal usaha

PROPOSAL INI HANYA CONTOH BERDASARKAN TEMPLATE PROPOSAL YANG DISEDIAKAN, SILAHKAN MEMBUAT SESUAI DENGAN KREATIVITAS DAN KEBUTUHAN ANDA..!. CONTOH PROPOSAL

24 Maka, dengan ini penulis dapat menyimpulkan bahwa Living Quran adalah sebuah kajian atau penelitian ilmiah tentang studi Alquran kontemporer yang berkaitan

proposal marketing plan pdfpoints from your business plan capturing the rationale behind your application contoh proposal business plan,contoh proposal business plan.pdf

HALAMAN PENGESAHAN Proposal penelitian ini diajukan oleh : Nama : Sri Rahayu NIM : 20210910170076 Program Studi : S-1 Ilmu Keperawatan Judul Proposal : Prevalensi Kecemasan Pasien

Proposal penelitian adalah rancangan penelitian yang dibuat mahasiswa untuk menyusun karya ilmiah seperti skripsi, tesis, atau

Proposal Penelitian adalah dokumen yang berisi rencana penelitian secara